CIANJUR, (KC).- Pihak Kepolisian Resort (Polres) Cianjur hingga kini masih memburu otak utama dibalik kasus penyelundupan imigran gelap asal Iran dn Irak yang sebagian berhasil diamankan di Pantai Jayanti Cisela, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu. Upaya pihak kepolisian tersebut membantahkan rumor yang berkembang kalau pihak kepolisian diskriminasi dalam menangani masalah imigran gelap.

"Kami pihak kepolisian bersama TNI terus mencari otak utama dalang dibalik penyelundupan imigran gelap itu. Karena saat dilakukan penyergapan, kami hanya mendapati imigran gelapnya, siapa yang mengirim imigran gelap, dengan kendaraan apa dan siapa orangnya sudah tidak ada dilokasi. Kami terus melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolres Cianjur AKBP Agustri Heriyanto saat ditemui di pendopo Pemkab Cianjur, Senin (27/8/2012).

Pihanya juga tidak bisa menyebutkan apakah dalam praktek penyelundupan imigran gelap itu ada keterlibatan oknum aparat, nelayan atau masyarakat sekitar. Semuanya masih dalam pengembangan. Bakan pihanya bersama aparat dari TNI berupaya mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak melibatkan diri dalam penyelundupan imigran gelap.

"Kami terus sosiaisasikan kepada masyarakat, kalau ternyata ada masyarakat atau siapapun termasuk oknum aparat yang terlibat, kita akan tindak. Bisa saja kita jerat dengan pasal 55 dan 56 KUH Pidana karena telah turut serta," katanya (KC-02)**.
Axact

Kabar Cianjur

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.