Deddy Mizwar Saat mengunjungi lokasi bencana banjir bandang
CIANJUR, (KC).- Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mizwar, mulai "tebar pesona". Dedi Mizwar yang berpasangan dengan Ahmad Heryawan itu, Jum'at (21/12/2012) menyambangi warga korban banjir di Kampung Ciguntur, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Selain melihat lokasi rumah yang kebanjiran, artis yang membintangi produk makanan sosis itu juga memberikan sejumlah bantuan kepada para korban banjir berupa 20 dus sosis dan sejumlah uang.

Dalam kesempatan tersebut Dedi Mizwar juga menyempatkan diri berbincang dengan beberapa korban banjir yang tinggal dipengungsian. Melihat lokasi bekas banjir, dia mengjarapkan, pemerintah bersama sejumlah pihak harus bahu-membahu secara bersama-sama membantu para korban, dan segera melakukan pembersihan di sekitar lokasi banjir bandang.

"Melihat cuaca yang tidak menentu seperti ini, masyarakat yang tinggal ditempat yang rawan bencana harus selalu waspada. Termasuk masyarakat yang sekarang menjadi korban banjir di Ciguntur. Sepertinya wilayah tersebut sangat rentan terjadi banjir," kata Dedi Mizwar.

Dikatakannya, proses pembersihan dan normalisasi lokasi banjir bandang, di Kampung Ciguntur sebenarnya bisa cepat selesai kalau musim hujan sudah berhenti."Yang penting, warga masyarakat dan pemerintah daerah secara bersama-sama,  terus berupaya agar persoalan ini bisa cepat selesai dan warga yang menjadi korban bisa menempati kembali rumahnya," paparnya.

Ketua Tagana Kabupaten Cianjur Ceceng Suryana mengungkapkan, proses pembersihan rumah yang terkena banjir bandang terus dilakukan. Selain melibatkan unsur masyarakat, pemerintah, sejumlah relawan juga larut saling bahu membahu membersihkan bekas banjir yang menenggelamkan rumah warga.

"Tinggal tiga rumah lagi yang belum dibersihkan, karena alat berat tidak bisa masuk. Pembersihan secara manual perlu waktu karena tidak hanya lumpur yang tersisa, tapi banyak akar pohon yang berserakan masuk kedalam rumah warga," kata Ceceng.

Ceceng mengatakan, untuk sementara waktu para korban banjir masih tinggal dipengungsian baik dirumah warga maupun madrasah. "Warga masih mengungsi dan memilih tinggal di rumah warga lainya dan madrasah. Padahal tenda juga telah disiapkan, alasan mereka dingin sehingga lebih memilih tempat lain," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Achmad Suhara mengatakan, peristiwa banjir bandang Ciguntur masuk dalam masa tanggap darurat selama tujuh hari atau seminggu untuk melakukan pembersihan di sekitar lokasi dari berbagai material bekas banjir bandang.

"Meski tujuh hari kalau masa tanggap darurat, tapi kalau misalnya dalam lima hari sudah dianggap selesai atau beres, kita sudah bisa keluar dari lokasi yang terkena banjir bandang bersama relawan lainnya. Saat ini kita masih fokus melakukan pembersihan bekas banjir dan penanganan para warga yang menjadi korban," tegasnya (KC-02)**
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.