Syekh Hasyim Al Jaelani (kanan)
CIANJUR, (KC).- Pondok Pesantren (Pontren) Darul Falah Suryalaya Pamoyanan Cianjur, Cabang Tasikmalaya, dikunjungi oleh Syekh Hasyim Al Jaelani atau bernama lengkap Al Shaikh Al Sayed Hashimuddin Abdul Qadir Mansoor Uddin Al Gaylani Al Qadri dari Bagdad Irak. Syekh Hasyim merupakan cucu ke 17 dari Syekh Abdul Qodir Jaelani atau cucu ke-27 Nabi Muhammad SAW.
Kunjunganya ke Pontren Darul Falah dikabarkan atas perintah dari Syekh Abdul Qodir Jaelani, karena di Ponpes ini mengamalkan Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah. "Saya datang ke Ponpes ini untuk silaturahmi dengan jamaah Ponpes Darul Falah yang juga pengikut Syekh Abdul Qodir Jaelani, karena telah mengamalkan Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah," katanya.

Syekh Hasyim sempat memberikan ceramah. Falam ceramahnya Syekh Hasyim menjelaskan silsilah dari mulai nabi Muhammad SAW sampai ke Syekh Abdul Qodir Jaelani, hingga ke dirinya. Syekh Hasyim juga menjelaskan karomah dari Syekh Abdul Qodir Jaelani, terutama masalah keilmuaan dan dakwah Islamiyah.

"Banyak yang diharus disampaikan kepada masyarakat, tentang dunia Islam yang penuh kedamaian dan beribadah kepada Allah SWT," ujarnya.
Dia memaparkan, dirinya merasa bangga terhadap Indonesia, lebih khusus ke Cianjur, karena masyarakatnya mayoritas beragama Islam. Hal ini menunjukan betapa besarnya Islam di dunia, salah satunya di Indonesia. "Kami mengajak kepada umat Islam, untuk terus beribadah kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Tarqin Potren Darul Falah, H Asep Samsul Hudaya didamping pengurus yayasan, Ahmad Cacay mengatakan, umat Islam dalam melaksanakan shalat selalu membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, dan keluarganya. Sedangkan salah satu keluarganya adalah Syekh Hasyim Al Jaelani yang berkunjung untuk bersilaturahmi ke pontren.

"Tentunya kami sangat berbahagia dan merasa terhormat dikunjungi cucu ke 17 dari Syekh Abdul Qodir Jaelani atau cucu ke-27 Nabi Muhammad SAW. Pontren kita selalu mengamalkan ajaran Syekh Abdul Qodir Jaelani , salah satunya Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah. Itu diamalkan setiap hari, agenda kegiatan bulanan dan lainnya," katanya.

Hingga saat jumlah jamaahnya yang turut aktif mengamalkan thariqah sekitar 15 ribu orang, sementara yang tidak aktif jumlahnya jauh lebih banyak "Keimanan dan ketaqwaan harus selalu ditingkatkan sebagai umat islam," tegasnya (KC-02)**.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.