Kemacetan seringkali terjadi di Cipanas
CIANJUR, (KC).- Longsor tebing pembatas di Jalan Raya Puncak Kampung Puncak RT 01/RW 01, Desa Ciloto, Kec. Cipanas, Kab. Cianjur, Rabu (9/1/2013) lalu ternya berdampak luas. Salah satunya terhadap roda perekonomian dikawasan yang sempat dikenal dengan sebutan petro dollar itu.

Akibat terjadi longsor, jalur Cianjur-Bogor sempat di tutup selama dua hari. Kondisi ini dirasakan sangat berdampak terhadap tingkat hunian hotel dan restoran di kawasan wisata Puncak Cipanas. Tidak hanya pengusaha hotel dan restoran, para petani, pedagang, maupun sopir angkot juga merasakan dampaknya.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur, Satyawan Hambari mengatakan, dampak akibat ditutupnya jalur Cianjur-Bogor akibat adanya bencana longsor tersebut tentunya sangat dirasakan para pengusaha, khusunya hotel dan restoran. “Ya jelas, jalur di tutup, otomatis tidak ada pengunjung. Kalau pun ada, mereka cepat-cepat meninggalkan, karena khawatir takut ada longsor,” ujar Satyawan, Jum'at (11/1/2013).

Dikatakan Satyawan, jika dihitung kerugian sebagai akibat terjadinya longsor di Jalan Raya Puncak, kerugian materiil yang ditimbulkan tidak terhitung ba dilihat dari sektor bisnis dan pariwisata. Tidak hanya pengusha hotel dan restoran saja yang terkena imbasnya, tapi para petani sayuran menjual hasil panennya ke Jakarta dan sekitarnya juga terkena dampaknya.

"Jelas para petani sayuran merasa dampaknya. Mereka yang terbiasa menjual hasil panennya ke Jakarta dan sekitarnya tidak bisa dilakukan pasca terjadi longsor karena jalur jalan ditutup untuk arah Bogor Jakarta dan sebaliknya. Banyak yang dirugikan akibat kejadian ini,” kata Satyawan, Jum'at (11/1/2012).

Hanya saja pihaknya melihat longsor yang terjadi diwilayah Desa Ciloto itu dari sisi positif. Pemerintah harus bisa mengambil hikmahnya dengan memperhatikan kondisi infrastruktur jalan di kawasan Puncak Cipanas yang notabene merupakan daerah wisata.
          
"Sekarang kita ambil hikmahnya saja, tentunya peristiwa itu harus dijadikan sebuah pembelajaran bagi pemerintah untuk lebih konsen memperhatikan kondisi jalan, lingkungkan yang ada. Agara peristiwa serupa tidak lagi terjadi," tegasnya.

Secara terpisah Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh, membantah jika longsor yang terjadi di Jalan Raya Puncak itu akibat adanya bangunan villa The Villas yang berada tepat diatas lokasi longsor. Bangunan villa tersebut kata bupati, sudah lama berdiri.

"Saya rasa bukan akibat adanya bangunan villa diatasnya, yang mengakibatkan longsor. Villa itu sudah lama sekali dibangun. Tapi, tetap tebing itu harus dibangun kembali dan trap nya diupayakan tidak tinggi," kata Tjetjep.

Maraknya bangunan liar yang ada didaerah resapan air, bupati mengaku sudah mengendalikannya terutama dalam pemberian ijin mendirikan bangunan. "Kalau masalah ijin sebenarnya sudah dikendalikan dari dulu. Tapi kenyataanya ada saja yang nekat membangun sendiri. Pernah dilakukan pembongkaran terhadap bangunan liar, tapi setelah dibongkar, mereka bangun kembali," katanya.

Terjadinya bencana alam belakangan diwilayah Cianjur memasuki musim hujan, pihaknya telah melakukan himbauan antisipasi kepada masyarakat sekitar, terutama yang tinggal diwilayah yang rawan bencana. "Himbauan siaga bencana terus kita lakukan bersama-sama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kita selalu waspada dan stanby bila sewaktu-waktu terjadi bencana," katanya.

Sementara itu, arus lalu lintas yang melintas dari arah Cipanas ke Bogor dan sebaliknya pasca terjadi longsor sudah bisa berjalan. Meski belum berjalan normal, para pengendara roda dua maupun empat sudah bisa melintas meski harus antri.

"Arus lalu lintas sudah berjalan lancar, tapi belum normal. Karena dilokasi longsor masih dalam pengerjaan pengerukan material, sehingga diberlakukan sistem buka tutup. Kita masih antisipasi jika terjadi longsor susulan, otomatis jalur akan kembali ditutup," tegasnya (KC-02)**.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.