CIANJUR, (KC).- Ratusan warga mendatangi kamar mayat RSUD Cianjur untuk memastikan apakah ada kerabat atau keluarga mereka yang menjadi korban kecelakaan maut di Jalan Raya Cianjur Sukabumi, Desa Bangbayang, Kec. Gekbrong, Kab. Cianjur, Sabtu (23/2/2013). Tidak hanya warga sejumlah perwakilan perusahaa yang berada tidak jauh dari lokasi kecelakaan juga mendatangi kamar mayat RSUD Cianjur.

"Kami datang ke kesini (kamar mayat RSUD Cianjur) untuk mémastikan apakah ada karyawan kami yang menjadi korban atau tidak. Barusan juga ada laporan dari keluarg karyawan yang hilang kontak sama anaknya yang kerja diperusahaaan kami. Saat ini masih kami kroscek, apakah yang bersangkutan bekerja atau masuk dalam daftar korban," kata Humas PT. Pratama Abadi Industri, H. Makmur.

Menurutnya, jika ternyata ada karyawan yang menjadi korban, pihaknya akan langsung memberikan perhatian sebagaimana semestinya. "Kita persilahkan pihak keluarga mengurus sebagaimana mestinya. Kami dari perusahaan akan membantu," tegasnya.

Sedikitnya 15 orang tewas dan 10 lainya menderita luka berat dan ringan akibat diseruduk truk tronton bermuatan olie yang diduga mengalami rem blong di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi Kp. Lembor Kebon, Desa Bangbayang, Kec. Gekbrong, Kab. Cianjur, Sabtu (23/2/2013). Korban meninggal maupun luka dilarikan ke RSUD Cianjur.

Sementara dari 15 korban yang meninggal baru teridentifikasi tiga orang. Ketiganya adalah Jaenal Samsudin (29) warga Kp. Cipaku RT 3/01, Desa Cisaradi, Kec. Warungkondang, Kab. Cianjur dan pasangan suami istri Ahmad Noval Fauzi (29) dan Agnes Devi Lestari (19) warga Kp. Cipadang RT 01/05 Desa Bangbayang, Kec. Gekbrong, Kab. Cianjur (KC-02)**.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.