CIANJUR, (KC).- Aksi unjuk rasa dilakukan oleh ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pasundan 2 Cianjur di halaman sekolah mereka. Aksi yang jarang terjadi dilakukan oleh pelajar Cianjur tersebut merupakan salah satu bentuk protes terkait rencana pemindahan kegiatan belajar mengajar ke sekolah lain.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, aksi unjuk rasa yang dilakukan paras siswa SMK tersebut diduga sebagai dampak kebijakan dari pihak Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah Pasundan (YPDM) yang menerbitkan surat berisi rencana pemindahan kegiatan belajar mengajar ke SMK Pasundan 1 Cianjur dan SMA Pasundan 1 Cianjur per tanggal 1 Februari 2013.

Dalam surat yang dilayangkan tersebut, yakni Nomor 287/YPDM/L/2013 disebutkan jika nantinya untuk kelas X dan XI kegiatan belajar mengajar dijadwalkan pada pukul 13.00 WIB hingga 17:30 WIB, sedangkan kelas XII dijadwalkan pada 07:00 WIB hingga 12:30 WIB.

Kontan saja rencana tersebut ditolak oleh para siswa karena tidak adanya kejelasan alasan pemindahan. Mereka lebih memilih untuk bertahan berada di gedung sekolahnya, sambil meminta kepada pihak yayasan untuk membatalkan rencana tersebut.

"Kami tetap ingin sekolah disini, kami minta pihak yayasan membatalkan rencana pemindahan itu. Kami tetap ingin belajar dan tidak ada pemindahan," kata Ketua OSIS SMK Pasundan 2 Cianjur M Aris.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Pasundan 2 Cianjur Dadang memastikan jika rencana pemindahan aktivitas belajar mengajar dibatalkan. Hal tesebut berdasarkan kesepakatakan antara pihak yayasan dengan pihak sekolah. Ketika ditanya penyebab permasalahannya, Dadang mengatakan hal tersebut terjadi karena kesalahpahaman.

"Ini terjadi lantaran salah paham saja, sudah diselesaikan. Yang pasti rencana pemindahan tidak jadi, alias dibatalkan.  Kami minta kepada para siswa dan orang tua siswa untuk tenang dan melakukan aktivitas seperti biasa," katanya.

Usai mendapatkan kepastian akan pembatalan rencana pemindahan kegiatan belajar mengajar dari pihak sekolah maupun pihak kepolisian yang mengamankan jalannya aksi, para siswa diminta untuk membubarkan diri dan meninggalkan area sekolah, karena pihak sekolah memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar (KC-02)**.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.