CIANJUR, [KC].- Produksi susu murni yang dikelola Koperasi Unit Desa (KUD) Mandiri Cipanas tembus angka 4.000 liter per hari. Jumlah tersebut dimungkinkan akan terus bertambah seiring dengan rencana KUD yang akan melokalisasi para peternak sapi perah dalam sebuah kawasan khusus.

Sekretaris KUD Mandiri Cipanas H. Usman mengatakan, saat ini pihaknya memiliki sekitar 200 peternak sapi perah yang semuanya merupakan bagian dari anggota KUD. Dari para peternak tersebut kebutuhan susu ditampung melalui KUD dan dipasarkan.

"Kalau koperasi itu berbeda dengan PT, koperasi itu dari anggota dan oleh anggota. Kita berupaya melaksanakan prinsip itu. Kesejahteraan anggota merupakan bagian dari kesejahteraan koperasi. Makanya seluruh susu yang dikirim anggota kita pasarkan dan hasilnya sama untuk para anggota," kata H. Usman, Senin (17/6/2013).

Untuk pasar susu murni, pihaknya mengaku tidak menemui kesulitan. Banyak permintaan dari pihak perusahaan. Bahkan salah satu perusahaan yang memiliki bascamp didaerah Bogor siap menampung berapapun jumlah susu yang akan dikirim.

"Kita sudah kerjasama dengan sebuah perusaan makanan dan minuman yang berbahan dasar susu. Mereka membeli susu dari koperasi kita dengan harga bersaing. Bahkan perusahaan tersebut menantang koperasi untuk memasok kebutuhan sebanyak-banyaknya. Namun kita belum bisa penuhi semuanya, karena produksi susu kita masih terbatas," tegasnya.

Untuk memperbesar usaha susu di KUD Mandiri Cipanas, pihaknya berencana akan melokalisasi para peternak yang merupakan anggota koperasi. Saat ini keberadaan peternak sapi perah masih terpencar dibeberapa kecamatan seperti Kecamatan Pacet, Cipanas dan Sukaresmi.

"Selain kita ingin menambah jumlah peternak, kita juga ingin melokalisir para peternak di sebuah kawasan. Saat ini lahannya sudah ada. Kita juga sedang menunggu cairnya bantuan dari pemerintah yang kita harapkan bisa mendongkrak kebutuhan para peternak," paparnya.

Upaya yang dilakukan tersebut merupakan salah satu bukti bahwa KUD itu masih bisa berbuat banyak untuk mensejahterakan para anggotanya. Belakangan citra perkoperasian terutama KUD kurang menggembirakan. Dengan kerja keras ternyata KUD bisa berbuat banyak bagi para anggotanya.

"Kita tidak malu dengan usaha KUD, tapi kita bangga. Apalagi dengan lahirnya undang-undang baru nomor 17 tahun 2012 tentang Koperasi semakin memperkuat koperasi sebagai penggerak perekonomian. Tentunya ini harus kita dorong terus agar koperasi bisa lebih maju dan berkembang," tegasnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kab. Cianjur, Dudun Abdullah mengakui KUD Mandiri Cipanas merupakan salah satu KUD yang sampai saat ini masih aktif, baik dari sisi kelembagaanya maupun dari usaha-usahanya.

"Makanya kita terus dorong agar koperasi terutama KUD untuk bisa lebih maju dan berkembang. Seperti KUD Cipanas misalnya, selain memililiki usaha susu, KUD tersebut juga ada unit usaha lainya seperti simpan pinjam. Ini membuktikan kalau KUD masih bisa maju dan mensejahterakan anggotanya," kata H. Dudun saat dihubungi terpisah [KC-02]***.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

1 comments:

  1. jangan dulu banyak bicaratentang program yang blum tentu efektif
    NAIKAN DULU HARHA SUSU
    kita bicara kesejahteraan anggota
    kesejahteraan menentukan hasil

    BalasHapus

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.