CIANJUR,[KC].- PT. Tirta Investama Cianjur (Aqua) mengandeng instansi TNI untuk pembuatan lubang biopori. Salah satunya yang baru saja dilakukan dengan Koramil Warungkondang Kab. Cianjur. Pembuatan lubang biopori tersebut dilaksanakan di Desa Cikahuripan Kecamatan Gekbrong.
Kegiatan yang dilakukan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-68 TNI ini dihadiri sejumlah karyawan aqua, pihak koramil, Camat Gekbrong dan pihak dari Perwakilan Polsek Warung Kondang. Pembuatan biopori ini dibagi dalam beberapa tahap dengan target secara keseluruhan sekitar 450 lubang biopori. Untuk tahap awal biopori yang berhasil dibuat sekitar 150 lubang
Selain itu kegiatan pembuatan lubang biopori dilakukan juga bersama dengan Batalyon Infantri 300 Raider. Kegiatan itu dilaksanakan di Markas Batalyon 300 Raider Jalan Ariawiratanudatar. Para prajurit Batalyon Infantri 300 Raider dan Karyawan PT. Tirta Investama Cianjur bekerjasama melaksanakan penggalian lubang dan mengisinya dengan pipa/botol aqua bekas yang sudah dimodifikasi secara bergantian. Lubang biopori yang dibuat bevariasi antara 30-10 centimeter tergantung dari adanya batuan di tanah yang digali tersebut. Biopori yang berhasil dibuat pada kegiatan itu sekitar 450 lubang.
Menurut salah satu Tim CSR PT. Tirta Investama yang juga sekaligus sebagai pengarah dalam kegiatan biopori tersebut, Jajang Saepul Malik mengatakan, pembuatan lubang biopori diharapkan dapat menjadi contoh dan menumbuhkan kesadaran serta perubahan perilaku masyarakat bahwa pembuatan lubang resapan biopori tidak hanya berdampak bagi lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan ketahanan lingkungan dari dampak perubahan iklim.
"Lubang resapan biopori merupakan contoh yang sederhana yang baik, murah, dan mudah untuk diterapkan di masyarakat. Selain untuk konservasi sumberdaya air, sekaligus sebagai sarana dan prasarana mengolah sampah organik menjadi kompos," kata Jajang.
Aksi nyata pembuatan lubang biopori kata Jajang, merupakan salah satu bagian dari membangkitkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lubang resapan biopori. Karena dalam jangka panjang merupakan penyimpanan cadangan air dan mencegah bencana banjir dan tanah longsor.
Sementara itu Komandan Batalyon 300 Raider, Mayor Inf Suharma Zunam mengatakan program pembuatan biopori ini menjadi salah satu program TNI AD dalam bina teritorial dan lingkungan masyarakat. Diharapkan dengan adanya program biopori ini, masyarakat wilayah Cianjur yang tinggal di wilayah rawan bencana longsor untuk tetap waspada.
"Kami sangat menyambut baik program kerjasama sama seperti ini, seperti yang telah dilakukan oleh PT Tirta Investama Cianjur. Untuk pembuatan lubang Biopori ini kami punya target membuat 11.000 lubang biopori," kata Zunam [KC-02]**.


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!







Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.