CIANJUR, [KC].- Warga masyarakat yang tinggal di kawasan wisata Cipanas mengeluhkan sering matinya aliran listrik kerumah mereka. Kondisi tersebut terjadi dalam sepekan terakhir. Tidak ada pemberitahuan resmi dari PLN menghenai matinya aliran listrik kerumah warga tersebut.

"Tidak kesal bagaimana, selagi listrik digunakan tiba-tiba mati lampu. Mending kalau sebentar, ini adang dari pagi sampai sore. Semestinya ada pemberitahuan dulu, jadi bisa siap-siap cari alternatif," kata Nanang (32) warga Cipanas, Senin (8/12/2014).

Hal tidak jauh beda juga diungkapkan , Neneng Yudi Marlina (28). Selaku  ibu rumah tangga yang mempunyai bayi warga Kampung Ciketug RT 01/RW 04 Desa Sindangjaya itu mengaku akibat seringnya mati listrik dikampungnya sangat mengganggu aktivitas. "Sering sekali listrik dikampung mati. Terkadang sore, baru siang hari kemudian baru menyala. Apa lagi saya punya anak bayi suka rewel apa bila sering-sering mati listrik," kata Neneng.

Keduanya mengharapkan PLN bisa lebih peduli kepada masyarakat. Karena jika listrik mati, sepertinya dianggap hal yang biasa, sementara jika tagihan listrik telat bayar, selalu dikenakan denda. "Sebenarnya tidak adil, masa kalau listrik telat bayar kita di denda, tapi kalau listrik padam apalagi tidak ada pemberitahuan, dianggap seperti biasa," katanya.

Menejer PLN Rayon Cipanas Muhtar, secara terpisah mengungkapkan, matinya aliran listrik dalam sepekan terakhir tidak ada unsur kesengajaan. Semuanya terjadi akibat adanya bencana alam yang berdampak pada jaringan.

"Adanya angin puting beliung didaerah jalur PLTA di Kampung Gedeh, Jamaras, Kecamatan Cugenang berdampak pada ke Kampung Cibodas Desa Cimacan Kecamatan Cipanas  yang mengakibatkan listrik dibeberapa desa didaerah rayon cipanas menjadi mati. Semuanya bukan unsur kesengajaan, tapi karena adanya bencana alam," katanya

Oleh karena itu pihak PLN selalu berupaya untuk melakukan pemeliharaan jaringan. Muhtar menghimbau kepada warga yang rumahnya berada didekat dengan jaringan arus listrik yang melintasi rumahnya, agar waspada akan bahaya tegangan listrik. Kepada warga masyarakat yang memiliki pohon, agar mau merelakan pohonnya dipangkas agar tidak menggangu arus listrik ke rumah-rumah warga.

"Kita ingin memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada warga. Tapi kami juga minta warga membantu kami, agar jaringan listrik dirawat agar tidak terjadi gangguan. Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan," katanya [KC-02/tis]**.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.