2015
CIANJUR, [KC],- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Cianjur, belum menetapkan pemenang Pilkada Cianjur 2015, karena pasangan nomor 3 Suranto-Aldwin Rahardian, melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

"Penetapan pemenang Pilkada Cianjur akan kita tunda hingga putusn Mahkamah Konstitusi keluar, sehuungan dengan gugatan dari pasangan nomor 3 jadi kami harus menunggu putusan MK," kata Ketua KPU Cianjur Anggy Shofia Wardhani, di Cianjur, Senin (21/12)

Terkait gugatan tersebut, ungkap dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU RI karena belum ada kepastian apakah gugatan tersebut akan diambil alih pusat atau diserahkan seluruhnya ke daerah.

"Kami masih menunggu jawaban KPU Pusat tengang gugatan ini, apakah nanti ditanggani pusat atau daerah yang akan ditanggani kuasa hukum KPU Cianjur atau tim hukum yang disiapkan untuk menangani persoalan-persoalan hukum yang muncul seputar gugatan tersebut," katanya.

Sebelumnya pasangan Suranto-Aldwin mengajukan gugatan hasil Pilkada Cianjur 2015, ke MK, dimana kedua pasangan tersebut langsung menyerahkan gugatan tersebut ke Jakarta.

Pasangan tersebut dalam gugatannya meminta sejumlah kejanggalan dan pelanggaran yang dilakukan pasangan nomor 2 diusut tuntas sebelum hasil Pilkada diumumkan secara resmi.[KC.11/Net]***
CIANJUR [KC],- Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cianjur, Senin (21/12), mengepung kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur di Jalan Ir H Juanda, Selakopi, Kabupaten Cianjur.

Ribuan massa tersebut tidak datang secara bersamaan, melainkan bergelombang dalam jumlah ratusan orang dimulai sejak sekitar pukul 10.30 wib.

Adapun massa tersebut datang dengan berjalan kaki, kendaraan roda dua dan empat. Selain membawa sound system di atas sebuah truk, ratusan poster dan spanduk pun turut dibawa.

Tidak hanya itu, ribuan warga tersebut juga membentangkan sebuah kain putih sepanjang 60 meter yang penuh dibubuhi tanda tangan dan kalimat ungkapan banyaknya kecurangan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Cianjur yang dilakukan paslon nomor urut dua, Irvan-Herman yang calon bupatinya adalah anak bupati Cianjur.

Pengunjuk rasa menyebut, adanya keterlibatan sejumlah pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) yang massif, sistemik dan terstruktur untuk memihak salah satu pasangan calon.
Massa juga menyebut adanya penyalahgunaan dana rakyat dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBD). [Net/KC.11/RH]***
CIANJUR[KC],- Warga Masyarakat Cianjur merasakan getaran gempa pukul 22.03 Sabtu (19/12). Menurut keterangan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa berpusat di 146 KM Barat Daya Cianjur.

"Info Gempa Mag:5.6 SR, 19-Dec-15 22:03:37 WIB, Lok:8.49 LS,106.97 BT (146 km BaratDaya CIANJUR-JABAR), Kedlmn:20 Km #BMKG," tulis akun resmi BMKG. [KC.11]****
Wiro Sableng #132 : Kutukan Sang Badik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : BADIK SUMPAH DARAH

LEMBAH Welirang terletak di tenggara kawasan Bukit Menoreh, tak jauh dari sebuah desa kecil sepi penduduk bernama Imoyudan. Sepanjang pagi asap kuning yang berbaur dengan kabut menggantung di udara membuat pandangan mata kadang-kadang hanya bisa menembus jarak beberapa tombak saja. Bau belerang tercium di mana-mana. Siapa saja yang berada di sekitar lembah, apa lagi berani menuruni sampai ke bawah, akan mengalami sesak nafas bahkan bisa jatuh pingsan akibat sengatan uap belerang yang menyumbat jalan pernafasannya.

Namun saat itu di bibir lembah sebelah timur kelihatan sepasang muda-mudi asyik bercakap-cakap sambil memasang mata dan telinga, seolah-olah tidak terganggu oleh asap dan kabut serta-bau belerang yang begitu santar. Kalau tidak memiliki kepandaian tinggi, tidak mungkin keduanya bisa berbuat seperti itu.

Sang pemuda yang berambut gondrong berpakaian serba putih dan bukan lain adalah Pendekar 212 Wiro Sableng adanya berdiri di bibir lembah, menatap ke arah danau kecil menyerupai kawah berair kuning pekat di dasar lembah. Dari danau kecil inilah berasalnya asap berbau belerang yang menyatu dengan kabut.

Beberapa saat berlalu, Wiro alihkan pandangan ke bagian lembah di atas dan seputar danau belerang yang hampir seluruhnya t
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #132 : Kutukan Sang Badik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
CIANJUR, [KC],- Ruas jalan di Desa Sukakerta Kecamatan Kadupandak Cianjur kondisinya rusak parah, kondisi jalan dipenuhi genangan air, berlumpur, dan batu-batu koral berserakan. 

Menurut keterangan Ispan warga Kp. Jatiwangi Desa Sukakerta, kerusakan terparah di saat musim hujan seperti sekarang, jalanan yang diselimuti tanah ini nyaris tidak dapat dilewati oleh kendaraan bermotor karena akan membahayakan keselamtan pengendara. “musim hujan seperti sekarang kondisi jalan tergenang air dan tidak dapat dilewati oleh kendaraan bermotor karena dapat membahayakan keselamatan”.

Kondisi seperti ini dialami masyarakat Desa Sukakerta selama puluhan tahun, jalan desa Sukakerta belum mendapat perhatian dari pemerintah, seperti diungkapkan oleh salah satu tokoh msyarakat Desa Sukakerta, Enjang. “selama ini kami belum menikmati jalan yang diaspal, hal ini kami alami selama puluhan tahun”, Ungkap Enjang yang juga selaku Ketua ARWT Desa Sukakerta.

Jalan merupakan akses utama jalannya roda perekonomian masyarakat, diharapkan jika infrastruktur jalan bagus, ekonomi masyarakat akan bangkit karena tidak ada hambatan. “Harapannya kedepan pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi jalan di desa, karena di desalah tempat awal dimulainya roda ekonomi masyarakat”. Tambahnya.

Ditemui ditempat terpisah, tokoh agama Desa Sukakerta KH. Jamah Sari mengatakan ia akan senantiasa mengingatkan pemerintah untuk merealisasikan program-program pro rakyat, salah satunya dengan membangun infrastruktur jalan yang bagus. “mensejahterakan warga masyarkat adalah bentuk pengabdian kepada warga juga melaksanakan perintah agama”.pungkas tokoh ulama ini. [KC.04/Iman]***


Oleh. Herlan Firmansyah

Dewasa ini, desa bak gadis cantik yang sedang banyak di dekati para pria lajang, bukan karena ada banyak bungsa desa, melainkan desa sedang menjadi “kiblat baru” pemerintah dalam melakukan program-program pembangunannya. Membangun bangsa dimulai dari desa menjadi tageline yang akhir-akhir ini semerbak di seantero nusantara. Adalah Undang-Undang Nomor  6 tahun 2014 tentang Desa menjadi titik nadir berubahnya kiblat pembangunan bangsa.
Setidaknya ada sejumlah persoalan yang berpotensi untuk menjadi gelembung amunisi hingga akhirnya meledak dan meluluhlantahkan eksistensi desa sebagai kiblat pembangunan bangsa. Semisal persoalan terkait kompetensi sumber daya insani di desa untuk membuat perencanaan pembangunan yang masif dan sistem pelaporan anggaran yang sesuai dengan SOP Kementerian Keuangan, atau terkait dengan kapasitas Kepala Desa untuk menjadi nakoda utama dalam meracik anggaran sehingga bukan sekedar daya serap yang menjadi target, melainkan terurainya kebutuhan masyarakat di sekitar desa sehingga “parkirnya kiblat” pembangunan benar-benar menjadi solusi, bukan melahirkan persoalan baru yang kian memperberat beban sang Kepala Desa pada khususnya dan beban bangsa pada umumnya.
Terlepas dari segala persoalan yang berpotensi untuk mencuat, hal yang mesti menjadi bahan pemikiran bersama adalah bagaimana meracik sumber daya ekonomi desa agar memberikan nilai tambah (value added) dan multiplier effect terhadap tatanan ekonomi masyarakat desa. Dalam konteks pembangunan 342 desa di Kabupaten Cianjur dengan segala potensi ekonominya, membangun pranata ekonomi desa yang berbasis kepada prinsip usaha syariah (Red.Ekonomi Syariah) adalah pilihan terbaik. Mungkin orang kebanyakan masih berpandangan skeptis, tetapi jika pemerintah daerah memiliki political will dan political action  untuk berani mendeklarasikan konsep pembangunan ekonomi desa berbasis syariah, maka yakin Allah swt akan mendatangkan keberkahan terhadap masyarakat desa sehingga didekatkan dengan keserbacukupan dan kesejahteraan yang seimbang (falah).
Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2006 tentang Gerbang Marhamah dan jumlah ummat muslim yang mayoritas dengan stigma kesantriannya menjadi modal utama bagi Kabupaten Cianjur untuk menciptakan ciri khas design pembangunan desanya, yakni pembangunan pranata ekonomi desa dengan berbasis ekonomi syariah, setidaknya dimulai dari membuat satu desa di setiap wilayah pembangunan Kabupaten Cianjur sebagai model pembangunan desa ekonomi syariah. 
Sektor ekonomi desa yang secara struktural dapat dirancang agar berbasis kepada ekonomi syariah diantaranya pariwisata syariah, kuliner syariah, fashion syariah, jual beli syariah (al ba’i al murabahah, al ba’i al ishtisna, al ba’i as salam), tata kelola pertanian dengan al muzara’ah dan al-musaqah, Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), Baitul Maal wa Tamwil (BMT), asuransi syariah, gadai syariah (rahn), praktik sewa menyewa barang dengan akad al ijarah, Ijarah Muntahia bit Tamlik (IMBT), sentra produk halal desa, BUMSDes dengan prinsip usaha syariah, dan sebagainya. 
Setiap desa yang dijadikan sebagai model, diunggulkan salah satu atau beberapa dari sektor ekonomi yang paling memungkinkan untuk diperkuat sesuai dengan potensi desa tersebut, sehingga kedepan tercipta semacam cluster ekonomi syariah berbasis desa, semisal desa A sebagai cluster pariwisata syariah, desa B cluster kuliner syariah dan seterusnya. Harapannya, setiap tahun Kabupaten Cianjur memiliki target pembangunan desa ekonomi syariah, sehingga suatu saat nanti, 342 desa yang ada sudah beraroma ekonomi syariah, jika demikian maka keberkahan ekonomi ummat dapat mewujud.
Akhirnya, membangun model desa ekonomi syariah dapat menjadi pilihan bagi stakeholder pembangunan desa di Kabupaten Cianjur. jJika ini terjadi, maka diyakini bahwa Cianjur dapat menjadi trending topics dalam percaturan pembangunan desa di nusantara. Selain itu, upaya menyemai nilai-nilai dan pranata ekonomi syariah di desa sebagai kiblat pembangunan bangsa diyakini akan memberikan Maslahah Effect (manfaat+berkah) terhadap tatatan perekonomian masyarakat Cianjur.  Jika menciptaan desa peradaban saja bisa, kenapa menciptakan desa ekonomi syariah tidak bisa!
Posisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur yang memilukan di tingkat Provinsi Jawa Barat bukan tidak mungkin akibat salah formula dalam membangun ekonomi masyarakat sebagai salah satu indikator IPM. Hilangnya keberkahan akibat masyarakat dan pemerintahnya memilih jalan kapitalisme dalam membangun ekonomi desa akan berakibat fatal terhadap masa depan ummat, bukankah sejarah ummat terdahulu sudah memberikan ibrah bahwa akibat ummat meninggalkan ajaran agamanya, termasuk ajaran Islam dalam melakukan tatanan ekonomi yang berbasis kepada maslahah dan falah, sudah menjadikan ummat Islam terpuruk. Dengan demikian, adalah keniscayaan untuk meretas ekonomi syariah di desa sebagai kiblat pembangunan bangsa. 

Penulis Adalah Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) PD Kabupaten Cianjur, Sekum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) ORDA Kabupaten Cianjur)

Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“If money is your hope for independence you will never have it. The only real security that a man can have in this world is a reserve of knowledge, experience, and ability. – Jika Anda menyandarkan harapan hidup mandiri pada uang, maka Anda tidak akan mendapatkannya. Satu-satunya hal yang menjamin kehidupan seseorang adalah cadangan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan.” Henry Ford, Pendiri Ford Motor Company (30 Juli 1863 – 7 April 1947)

Kalau dulu bekerja pada orang lain dianggap sebagai satu-satunya cara untuk mendapatkan uang, tetapi sekarang berwirausaha menjadi trend masa depan, karena dianggap lebih prospektif untuk meraih kebebasan waktu dan keuangan. Namun berwirausaha juga memerlukan pengetahuan, kecakapan, serta pengalaman, sehingga harus dipupuk sejak dini. Beberapa hal berikut ini merupakan hal yang perlu kita perhatikan dan lakukan berkenaan dengan upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan tersebut.

Menumbuhkan jiwa wirausaha terkait erat dengan usaha memperbaiki kualitas diri sendiri dan kehidupan rohani, agar kita mampu menjadi personifikasi yang dapat dipercaya dan dihormati karena memiliki standar moral tingg
... baca selengkapnya di Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Tips Anya Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dulu ia sering tampil di layar kaca. Maklum saja. Tiga kata yang paling banyak digunakan untuk menggambarkan pekerjaannya adalah: model, pemain sinetron, presenter. Tingginya sedang saja, sekitar 160-an sentimeter. Wajah yang bulat telur membuatnya enak dipandang. Apalagi gerak bola matanya acap dinamis. Gadis Tiara Sunsilk (2002), Duta Keluarga Berencana dari BKKBN (2007), Duta Koperasi dan UKM (2010), dan Duta Diabetes Anak (2011) adalah sebagian dari prestasi yang pernah diraihnya. Anak bungsu dari Budhi Wibhawa dan Titien Tjasmo ini diberi nama Anya Dwinovita Pahlawanti, karena lahir di Jakarta saat peringatan Hari Pahlawan, 10 November 1982.

Kini frekuensi penampilannya di layar kaca relatif berkurang, kecuali untuk peran sebagai presenter yang memang dinikmatinya. Dunia persinetronan sudah ia tinggalkan sejak 2006, entah karena apa. Ke mana waktu dan pikirannya teralih? “Jadwal yang saya utamakan adalah jadwal presenter atau MC atau tugas Duta saya karena untuk melakukan pekerjaan tersebut saya wajib hadir secara fisik. Setelah itu jadwal dari bisnis saya, karena secara fisik bisa saya wakilkan, sedangkan pemikiran dan keputusan-keputusan bisa melalui e-mail, telepon, BBM, dan teknologi lainnya uang sudah tersedia untuk mempermudah hidup kita. Lalu,
... baca selengkapnya di Tips Anya Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

CIANJUR, [KC].- Dua pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar-Herman Suherman (Beriman) dan Suranto-Aldwin Rahadian (Suara), saling mengklaim kemenangan. Proses hitung cepat Cyrus Network menyebutkan Beriman menang. Sedangkan, berdasarkan Rectoverso Institute, giliran Suara yang menang.

Berdasarkan laporan PRLM, perbedaan hasil hitung cepat ini diklaim oleh masing-masing calon. Cabup Irvan berterimakasih pada masyarakat Cianjur dan seluruh pendukungnya yang telah mempercayakan kepemimpinan dalam lima tahun ke depan pada pasangannya.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada para pihak yang sudah bekerja keras untuk kemenangan yang dicapai hari ini. Selanjutnya kami kepada tim dan masyarakat agar menjaga kondusivitas, jangan melakukan euforia kemenangan berlebihan. Karena, hari ini baru diberikan kemenangan separuhnya," kata dia.

Hal senada diungkapkan Cabup Suranto. Suranto mengucapkan syukur karena penyelenggaraan Pilbup berlangsung baik dan aman. Meski begitu, timnya mencatat sejumlah pelanggaran.

"Quick count dari hasil informasi pasangan nomor 3 unggul. Di mana, kami mengungguli pasangan nomor 2. Namun, ini hanyalah hasil sementara. Terimakasih masyarakat Cianjur kepada pasangan nomor 3. Namun, hasil tetap masih menunggu tabulasi KPU, kami juga melakukan tabulasi itu," kata dia.

Sementara itu, Cabup nomor urut 1 Deni menyerahkan hasil suara pada penghitungan KPU. Namun siapapun pemenangannya nanti, pemimpin Cianjur harus menjaga amanahnya pada masyarakat. Deni berencana menitipkan program unggulan pihaknya agar dapat direalisasikan pada pasangan pemenang [KC-02/ta]**
CIANJUR, [KC].- Calon Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar, yang dinyatakan menang berdasarkan hasil hitung cepat, mengajak  pasangan calon Suranto-Aldwin Rahadian dan Deni Sunarya-Zainy Hamzah, untuk bersama–sama membangun Cianjur lebih maju.

“Salam hormat kami kepada pasangan kandidat nomor urut 1 dan 3.  Kami mengajak untuk bersama-sama membangun kabupaten Cianjur lebih maju, mari kita menghormati untuk sama-sama membangun lebih maju dan agamis,” kata Irvan Rivano  Muchtar didampingi Ketua Tim  Media Center Deni Abdul Kholik.

Menurut Irvan dalam proses kampanye, tentu setiap kandidat melakukan ikhtiar dalam mensosialisasikan program-programnya. Karena itu kini, saatnya setelah rakyat menggunakan hak pilihnya, para kandidat berjalan bersama kembali untuk Cianjur yang dicintai.

Selain itu, setelah nanti ada keputusan resmi dari KPUD Cianjur, pasangan nomor urut dua ini akan langsung mempersiapkan pelaksanaan program-program yang sudah dipersiapkan. “Tentu ada program 100 hari kerja, program jangka pendek, menengah dan panjang yang akan langsung dijalankan nantinya. Seperti bagaimana agar warga tidak mampu, untuk diberikan akses sumber daya ekonomi untuk lebih produktif. Juga agar Kabuaten Cianjur lebih maju dari kabupaten lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Beriman, Ade Barkah Surahman mengatakan, kemenangan yang telah diraih ini harus dikawal bersama-sama hingga nanti KPUD Cianjur mengeluarkan keputusan resmi. Menurutnya juga, agar seluruh rakyat Cianjur kembali bergandengan tangan membangun Cianjur.

“Mari kita semua berangkulan, bergandengan tangan dan kembali kepada aktifitasnya masing-masing untuk menghidupkan kembali Cianjur di berbagai bidang. Mari ktia kawal kemenangan ini dengan baik, proses tahapan masih berlangsung dan harus terus dijaga kertas suara kita, hingga nanti KPUD mengeluarkan keputusan resmi,” kata Ade Barkah [KC-02/dak]**
CIANJUR, [KC].- Berdasarkan hasil hitung cepat Rectoverso Institute, pasangan Suranto-Aldwin Rahadian (Suara) memenangkan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2015. Suara menang dengan selisih 6,95%.

Pasangan ini berhasil meraih 48,65%, disusul pasangan Irvan Rivano Muchtar-Herman Suherman dengan 41,70% dan Deni Sunarya-Zainy Hamzah 5,61%. Sementara, 4,04% suara lainnya dinyatakan tidak sah.

Sebagaimana dilansir PRLM, suara pasangan Suranto-Aldwin itu menang di tiga dapil dan sisanya dikuasai Beriman. Sebanyak 220 TPS dijadikan sampel pada hitung cepat ini. TPS tersebut berada di 55 desa dengan dipilih secara acak di 32 kecamatan yang berada di Cianjur. Rectoverso mengklaim, tingkat kesalahan pada hitung cepat ini yakni 6,6%.

Peneliti Rectoverso Isra Yanuar Giu mengatakan adanya perbedaan setiap proses hitung cepat bisa terjadi. Hal itu disebabkan karena metedologinya menggunakan sampel. Namun, untuk kecermatannya dapat dilihat dari tingkat kesalahan perhitungan tersebut.

"Bukan hasil akhirnya yang dilihat tapi margin error-nya. Artinya dari margin error itu bisa mensimulasikan hasil yang ada. Kalau biaara soal perbedaan ini tidak bermasalah, kami siap mempertanggungjawabkannya," kata Isra di Cianjur [KC-02/ta]**
CIANJUR, [KC].- Hasil Quick Count dan Real Count Pilkada Cianjur menobatkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar – Herman Suherman (IRM-Herman), berhasil memenangkan Pilkada Cianjur 2015.

Perhitungan cepat (Quick Count) yang dilakukan Cyrus Network menunjukkan pasangan nomor urut 2 ini dengan data masuk 100 persen, berhasil unggul 49.26 persen, selisih sekitar 3.78 persen dengan mengalahkan pasangan Suranto-Aldwin Rahadian dengan 45.48 persen dan pasangan Denny Sunarya – Zainy Hamzah dengan 4.81 persen.

 “Alhamdulillah, ini adalah kemenangan rakyat Cianjur. Dua perhitungan yaitu hitung cepat dan hitungan riil internal tim, telah menunjukkan pasangan kami memenangkan Pilkada Cianjur. Terima kasih atas dukungannya kepada kami kepada seluruh rakyat Cianjur dari kota hingga desa. Kita harus menjaga kemenangan ini dan secara resmi kita harus tetap menunggu keputusan resmi KPU Cianjur,” kata Irvan Rivano Muchtar didampingi Ketua Tim  Media Center Deni Abdul Kholik , usai menggelar konfrensi pers kemenangan di Posko IRM-Herman, di Cianjur, kemarin (9/12).

Hasil hitung cepat menunjukkan, pasangan yang diusung Partai Golkar, PKB dan PBB ini berhasil menguasai tiga dapil dari lima dapil yang diperebutkan. Pada dapil 5, IRM-Herman melesat unggul jauh dengan 53.42 persen, selisih 11 persen dari pasangan Suranto-Aldwin yang hanya mampu meraih 41.26 persen, dibelakangnya mengikuti pasangan Deni-Hamzah dengan 5.33 persen.

Kemudian di dapil 4,  pasangan IRM-Herman juga unggul selisih 11 persen dengan 52.99 persen mengalahkan Suranto – Aldwin yang hanya meraih 41.64 persen, dibelakangnya menyusul pasangan nomor 3 dengan 5.37 persen. Pada dapil 2, pasangan nomor urut 2 ini unggul 48.4 persen, disusul Suranto-Aldwin dengan 45.27 persen dan Deni-Zaini hanya meraup 6.33 persen.

Sementara untuk dapil 1 dan 3, IRM-Herman mengalami kekalahan tipis. Pada dapil 1 , IRM-Herman meraih 46.49 persen, dibawah pasangan Suranto-Aldwin dengan 48.7 persen dan diurutan ketiga pasangan independen Deni-Zaini dengan 4.81 persen. Kemudian di dapil 3, IRM-Herman mendapatkan suara 46.5 persen, dibawah pasangan Suranto – Aldwin dengan 48.86 persen dan Deni-Zaini dengan 4.65 persen.

"Mari jaga situasi kemenangan ini dengan tertib, jangan melakukan euforia berlebihan. salam hormat saya kepada pasangan nomor urut 1 dan 3, mari kita bangun Cianjur lebih maju bersama-sama," papar Irvan.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Beriman, Ade Barkah Surahman mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Cianjur yang telah memberikan kepercayaan kepada pasangan Beriman (Bersama Irvan Rivano Muhctar dan Herman Suherman), untuk memimpin cianjur lima tahun mendatang. “Kemenangan ini bukan kemenangan kami, tapi kemenangan masyarakat Cianjur. Kita jadikan cianjur lebih maju dan agamis lima tahun mendatang,” imbuhnya [KC-02/dak]**
CIANJUR, [KC].- Ketua Tim Pemenangan Beriman  Ade Barkah Surahman, mengajak semua pendukung calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar – Herman Suherman (Beriman), untuk mengawal proses pencoblosan hingga penghitungan mulai dari TPS hingga kabupaten.

“Semua harus menyukseskan Pilkada ini dengan baik,dan partisipasi politik pada Pilkada tahun ini tinggi. Untuk berjalan dengan baik dan jujur, maka kita harus mengawal proses pencoblosan, penghitungan mulai dari TPS hingga rekapitulasi di tingkat kabupaten. Awasi kecurangan selama masa tenang dan pencoblosan nanti, dan mari kita kawal pemilu ini berlangsung demokratis,” kata Ade Barkah.

Menurutnya, kewaspadaan harus dilakukan oleh setiap relawan dan kader partai pendukung Beriman di setiap desa atau TPS. Karena dengan kewaspadaan ini, bisa mencegah dari tindak kecurangan yang akan dilakukan pihak-pihak yang tidak diinginkan.

“Masa tenang harus dijaga sehingga situasi berjalan kondusif. Kita juga akan membantu untuk mematuhi ayuran KPU untuk menurunkan alat peraga,” tukasnya.

Selain itu, Ade Barkah juga mengucapkan terima kasih kepada semua pendukung juga petugas keamanan baik dari kepolisian dan TNI yang telah menjaga situasi Cianjur berlangsung aman selama masa kampanye [KC-02/dak]**
CIANJUR, [KC].- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar – Herman Suherman (Beriman), menutup akhir masa kampanye dengan shalat jumat  berjamaah, doa dan dzikir bersama ribuan masyarakat Cianjur kota, di  Bale Rancage, Cianjur kota, Jum'at (4/12/2015).

Pada hari Jumat, adalah harinya umat muslim,hari penuh barakah ketika kita bermunajat kepada Allah SWT.  Alhamdulillah, semoga dengan doa dan zikir bersama ini, semua ikhtiar yang telah kita lakukan dalam hubungannya hablum minannas berkampanye telah dilakukan, diijabah oleh Allah SWT dalam ikhtiar membangun Cianjur lebih maju dan agamis,” kata Irvan Rivano Muchtar dihadapan 6000 jamaah zikir di Bale Rancage.

Pada zikir yang dihadiri oleh ayahanda Irvan, Tjetjep Muchtar Soleh, dan Ketua Rois Syuriah PC NU Cianjur KH. Abdul Kodir Rozy.  Irvan  menceritakan,  pada awal pendaftaran sebagai cabup dan cawabup, pasangan nomor urut 2 ini melakukan sujud syukur di Masjid Agung dan berjalan menuju KPU Cianjur dengan ribuan massa sambil diiringi shalawat badar.

Kini menutup masa kampanye, juga di akhiri dengan melakukan shalat jumat berjamaah di Masjid Agung, lalu berjalan beriringan ribuan orang diringi juga shalawat badar, juga doa dan dzikir bersama. Pasangan Beriman ini berharap, dengan munajat doa yang dipanjatkan bersama-sama, semua yang dikhtiarkan bisa terwujud.

“Sebentar lagi kita semua akan mencatatkan sejarah, bagaimana kita harus memenangkan perhelatan politik di kabupaten Cianjur tercinta dengan penuh kesungguhan dan doa. Karena itu, dengan penuh keikhlasan kami berdua mohon restu, memohon doa dari bapak ibu semua, semoga diijabah oleh Allah SWT,” tuturnya.

Selain itu, pasangan yang diusung Partai Golkar, PKB dan PBB ini mengucapkan terima kasih atas dukungan yang terus bertambah dari masyarakat Cianjur selama masa kampanye ini. Serta bisa menjaga kedamaian selama masa awal kampanye hingga akhir kampanye ini.

“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua masyarakat Cianjur. Mudah-mudahan pemilukada ini berjalan dengan aman dan kondusif. Kita harus menjadi pelopor menjaga situasi kondusif ini selama masa tenang hingga akhir. Mari kita wujudkan Cianjur lebih maju dan agamis,” tutur Irvan didampingi Ketua DPD II Partai Golkar Cianjur Ade Barkah Surahman, Ketua PKB Cianjur Lepi Ali Firmansya dan Ketua MPC PBB Cianjur Muhammad Toha.

Hal senada dikatakan calon Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman. Menurutnya, dukungan seluruh masyarakat Cianjur dari kota hingga pelosok desa, membuat pasangan Beriman ini semakin yakin ikhitar yang dilakukan akan terwujud pada 9 Desember nanti.

“Doa, dukungan dari seluruh rakyat Cianjur dari awal kampanye hingga saat ini, adalah sebuah ikhtiar bersama untuk mewujudkan Cianjur lebih maju dan agamis. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Cianjur, mari kita pungkaskan semua ikhtiar kita dengan mencoblos nomor 2 pada 9 Desember nanti. Kami ikhlas gambar kami di kertas suara untuk ditusuk atau dicoblos di TPS nanti,” kata Herman [KC-02/dak]**
CIANJUR -  Ketua Tim Relawan Advokasi dan Hukum Beriman, Abdul Kholik, mengatakan dasar pengaduan anggota DPD RI Fahira Idris ke Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPD RI, bukan karena memakai memakai bros kecil DPD RI. Melainkan menggunakan jabatannya sebagai Senator asal DKI Jakarta dan pencatutan nama Menteri PAN-RB Yuudy Chrisnandi.
"Jangan alihkan issu menjadi memakai bros DPD RI. Yang kami tahu, Fahira menggunakan jabatannya sebagai Senator asal DKI Jakarta untuk melakukan kegiatan terselubung kampanye di Cianjur. Begitu juga mencatut nama Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi terkait dengan dukungannya kepada PNS yang mendukung paslon nomor 3. Jadi tidak usah panik dengan mengalihkan alasan," kata Kholik.
Kholik menjelaskan, dalam Peraturan DPD RI Nomor 3 Tahun 2012 tentang Kode Etik Anggota DPD RI, dalam Bab II hurup d, tertulis anggota DPD RI harus mampu mengendalikan diri dalam setiap ucapan, sikap dan perilaku guna menjaga perasaan orang lain. Pada hurup e, harus bersikap profesional dalam mengemukakan pendapat. Kemudian pada hurup k,  tertulis, tidak menyalahgunakan kewenangan dan/atau bertindak sewenang-wenang untuk kepentingan pribadi, keluarga atau orang lain. Serta hurup i, tidak menggunakan kewibawaan DPD untuk kepentingan di luar tugas dan wewenang.
"Dalam bab V tentang kegiatan di daerah, kunjungan kerja dan perjalanan dinas juga tertulis, jika anggota melakukan kunjungan kerja lainnya pada masa sidang, harus menyampaikan pemberitahuan kepada pimpinan Alat Kelengkapan dan/atau Pimpinan. Jadi landasan hukum pengaduan kami jelas, bukan mengada-ada seperti yang dituduhkan. Kami mempertanyakan kehadiran beliau di Cianjur sebagai apa, anggota DPD atau istri Cawabup? Juga pernyataannya yang sudah diluar etik," jelasnya.
Kemudian dalam setiap kalimat yang bernada kampanye di media massa dan sosial, Fahira selalu menunjukkan statusnya sebagai anggota DPD RI atau Wakil Ketua Komisi III DPD RI. Bahkan dalam salah satu postingan di
facebook, Fahira mengaku akan melindungi seseorang yang menebar ancaman membakar salah satu harian lokal Cianjur dan membunuh wartawannya. Tidak hanya itu, dalam postingan lainnya , istri dari calon Wakil Bupati Cianjur Aldwin Rahadian ini  menyatakan tidak bisa dipidanakan dengan statusnya sebagai anggota DPD RI, apabila berpendapat secara tegas dan pedas.

"Kalau mau memposisikan sebagai istri seorang cawabup, ya jangan bawa embel-embel DPD RI. Harus jelas posisinya," tukasnya.
Hal senada dikatakan anggota Tim Relawan Hukum dan Advokasi Beriman, Dedi Mulyadi. Menurutnya, pernyataan yang muncul di salah satu koran lokal Cianjur, sudah menunjukkan kepanikan luar biasa dari Fahira. Sehingga meluncurkan tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar kepada pasangan nomor urut 2. "Kami bisa melaporkan lagi hal ini kepada Panwaslu dan BKD, karena sudah melakukan tuduhan dan pencemaran nama baik pasangan nomor urut 2," tegas Dedi Mulyadi [KC-02/dak]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!



CIANJUR, [KC].-  Ketua Tim Pemenangan Beriman Ade Barkah Surahman mengajak semua relawan dan kader partai pendukung Beriman, untuk fokus menjaga wilayahnya masing-masing menjelang lima hari sebelum pemiilihan pada 9 Desember nanti.
Ade Barkah yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Cianjur ini menegaskan, selama proses kampanye dari awal hingga jelang berakhir ini, kerja-kerja pemenangan akan dilihat hasilnya pada 9 Desember nanti.  Karena itu, sebelum hari pencoblosan dan keputusan KPU, maka seluruh pendukung harus bekerja maksimal memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar – Herman Suherman (Beriman) nomor urut 2.
Saatnya lari sprint hingga hari pencoblosan. Semua yang kita perjuangkan untuk kesejahteraan rakyat dan kemajuan Cianjur. Karenanya jangan lengah, jangan melemah, jangan jumawa, tetap fokus, sabar dan tenang dalam bekerja. "Rakyat nanti yang akan merasakan manfaatnya dari perjuangan kita,  karena program-program kerakyatan akan dijalankan untuk Cianjur lebih maju dan agamis," kata Ade Barkah.
Ade Barkah juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Cianjur, dari wilayah utara, tengah dan selatan, yang telah bersatu padu membangun kebersamaan selama masa kampanye ini. Persahabatan mengusung pasangan nomor urut 2, telah terjalin erat selama ini dan terus melekat hingga pencoblosan dan setelahnya nanti ketika pasangan yang diusung Partai Golkar, PKB dan PBB ini terpilih.
Ade mengakui, guncangan demi guncangan yang datang menerpa diyakini Ade Barkah, adalah sebuah ujian bagi para pendukung Beriman. Hal itu terjadi, karena kekhawatiran dari pendukung pasangan lain, karena semakin membesarnya dukungan kepada pasangan Irvan-Herman.
"Seperti halnya pohon, semakin besar dan tinggi, maka akan semakin kencang anginnya. Begitu juga saat ini, karena kita makin kuat, maka ada banyak guncangan yang diarahkan kepada kita semua. Tapi tidak perlu dirisaukan, terpenting kita harus tetap bersama dan fokus. Jaga masa tenang nanti agar tetap kondusif," jelasnya.
Hal senada dikatakan Sekretaris Tim Pemenangan Beriman, Lepi Ali Firmansyah. Menurutnya, selama masa kampanye, rakyat Cianjur di penjuru-penjuru desa Cianjur sudah memahami dan mendukung pasangan Beriman.  Program infrastructure road map, insan rabbani mandiri dan insentif rakyat miskin, telah dipahami akan dilaksanakan untuk memenuhi kepentingan dan kebutuhan rakyat Cianjur.
"Semangat kebersamaan ini,  Insya Allah terus terjalin, tidak tergoyahkan dan akan semakin kuat. Karena program-program yang akan digulirkan adalah harapan rakyat untuk kemajuan Cianjur lebih maju dan agamis," tuturnya.
Pada masa akhir kampanye ini, Lepi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Cianjur yang terus menerus memberi dukungan. "Terima kasih dan mohon maaf bila ada kekeliruan selama masa kampanye, tetap bersama, ajak sahabat kita sakasur, sasumur dan sadapur untuk memenangkan nomor 2, demi Cianjur lebih maju dan agamis," tutur Ketua DPC PKB Cianjur ini [KC-02/dak]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!






CIANJUR, [KC].- Relawan Jari (Jaringan Irvan Rivano Muchtar) bergerak melakukan sosialisasi program calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Irvan Irvan Rivano Muchtar – Herman Suherman (Beriman) ke warga Gunung Padang, Campaka Mulya.

Ketua Jari  Andi Syarif Hidayatullah mengatakan, relawan Jari terus bergerak demi kemenangan Beriman dengan melakukan tatap muka, serta santunan kepada anak yatim piatu dan panti jompo. Hal ini menurutnya, dirasakan efektif karena langsung bertemu dengan masyarakat. "Melalui tatap muka , kami mengetahui keinginan masyarakat Cianjur," kata Andi Syarif.

Pria yang akrab disapa Andi Tar menambahkan, berdasarkan evaluasi di lapangan, banyak masyarakat yang menginginkan Cianjur lebih maju dan agamis. Program dana RT/RW sebesar Rp10 juta yang selama ini bergulir dan akan dilanjutkan serta ditingkatkan oleh pasangan Beriman, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

"Masyarakat menginginkan program bantuan RT berkelanjutan. Karenanya masyarakat tidak mau program itu dihilangkan, dan mendukung program pasangan Beriman yang pas untuk melanjutkan program tersebut. Masyarakat juga ingin Cianjur lebih maju dan agamis," paparnya.

Sementara itu, Yayat Mulyana warga Gunung Padang, mengapresiasi relawan Jari yang bergerak ke wilayahnya. Menurut Yayat, melalui relawan Jari, warga Gunung Padang mengetahui program pasanagn Beriman yang menyentuh masyarakat.
"Setelah mengetahui visi misi pasangan Beriman. Warga sepakat untuk mendukung dan mensukseskan pasangan nomor urut 2," kata Yayat [KC-02/dak]**


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
CIANJUR, [KC].-  Pasangan calon Bupati Cianjur dan Wakil Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar –Herman Suherman (Beriman), menegaskan  untuk mengentaskan kemiskinan atau menurunakan angka kemiskinan, maka rakyat harus diberikan akses sumber daya ekonomi paling dasar.
Akses tersebut dikatakan Irvan yaitu akses terhadap lahan, akses terhadap modal dan keahlian.  Karena itu, untuk menurunkan angka kemiskinan harus dilakukan melalui berbagai pola program, tidak hanya dilakukan dengan memberikan modal saja.
"Mungkin banyak orang yang salah mengira dalam program kami, bahwa untuk menurunkan angka kemiskinan hanya dibaca dengan pemberian modal. Melainkan dengan berbagai program yang bisa membuat rakyat memiliki akses terhadap sumber daya ekonomi dasar tersebut," kata Irvan seusai pelatihan saksi tahap dua di Warungkondang Cianjur .
Calon bupati nomor urut 2 ini menjelaskan, kemiskinan bukanlah akar masalah melainkan sebab. Akar masalahnya adalah tidak memiliki akses terhadap sumber daya ekonomi.
Hal itu menyebabkan rendahnya produktifitas, sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar, maka terjadilah kemiskinan. Karenanya, rakyat harus dipermudah untuk mendapatkan akses lahan, bisa mengakses modal, juga ditingkatkan keahliannya agar tidak kesulitan mendapatkan lapangan pekerjaan.
Hal itu yang kemudian tertuang dalam program ekonomi pasangan Beriman yaitu peningkatan ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan, pengembangan ekonomi koperasi usaha menengah  kecil dan mikro (KUMKM). Kemudian pengembangan ekonomi investasi, industri, perdagangan dan ketenagakerjaan, pengembangan potensi pertanian, kelautan dan pesisir,  pengembangan ekonomi syariah dan pengembangan ekonomi perdesaan. Serta pembangunan kelembagaan usaha dan pasar berbasis potensi dan   keunggulan  lokal, dan pengentasan kemiskinan melalui "insentif  rakyat miskin."
Pasangan yang diusung Partai Golkar, PKB dan PBB ini, nantinya akan lebih dulu memetakan, mana diantara mereka yang lebih memerlukan modal. Kemudian mana yang lebih membutuhkan lahan dan siapa diantara mereka yang harus diberi ketrampilan. Pemerintahan nantinya ditambahkan Irvan,  akan membantu memfasilitasi rakyat agar  dapat mengaksesnya.
"Selain itu kami menyadari bahwa diantara rakyat Cianjur, ada kelompok masyarakat yang sudah berumur, cacat atau tidak produktif lagi, karenanya kami akan memberikan insentif 100 ribu rupiah per KK. Jika rakyat dibantu mengkases sumberdaya ekonomi, maka kesejahteraan mereka otomatis akan meningkat. Itulah hakikat dari program kami, Insentif Rakyat Miskin," pungkas Irvan [KC--02/dak]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!





no image
Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Dr. Sjarifuddin Hasan, MM, MBA,
menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di gedung Juang 45 Cianjur beberapa
waktu lalu, dihadiri jajaran pengurus DPC Partai Demokrat dan puluhan kader
diikuti warga masyarakat dari berbagai elemen.
Dalam kesempatan itu, Sjarief Hasan secara gamblang memaparkan tentang apa arti
pentingnya empat pilar kebangsaan, yaitu untuk merekatkan berbagai elemen
bangsa dalam bingkai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. "Empat
pilar kebangsaan harus menjadi pegangan hidup setiap warga Negara Indonesia,
nasionalisme dibangun bukan sekedar jargon, tetapi harus menjadi pandangan hidup
bangsa." Paparnya
Sjarifudin Hasan sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik
Indonesia yang terpilih dari Dapil Cianjur dan kota Bogor ini, memberikan
perhatian lebih untuk rakyat konstituennya dalam memperoleh pendidikan wawasan
kebangsaan sehingga diharapkan mampu menghayati dan mengamalkan empat pilar
kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, di ruangan berbeda, usai menyampaikan sosialisasi empat pilar
kebangsaan, Sjarif Hasan menggelar pertemuan rapat dengar pendapat didampingi
sejumlah pengurus dan kader partai Demokrat, dengan agenda mendengarkan
aspirasi masyarakat Kabupaten Cianjur. Syarif menyoroti persoalan kemiskinan
rakyat Cianjur yang masih belum tersentuh oleh pemerintah daerah, hal tersebut
dikemukakan Syarif menyikapi warga miskin di Cianjur yang sempat menjadi berita
nasional karena kasus seorang ibu memasak batu. "saya prihatin dengan masalah
kemiskinan yang membelit masyarakat Cianjur saat ini, oleh karenanya saya
berharap dari pilkada 9 Desember nanti akan melahirkan pemimpin yang memiliki
kepekaan sosial yang tinggi terhadap rakyat". Pungkas Sjarif.

CIANJUR, [KC].- Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Ekka Sastra, turun ke lapangan demi memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakik Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar – Herman Suherman (Beriman). Penegasan tersebut disampaikan Ekka saat deklarasi Baraya Eka Sastra (BES), untuk pasangan Beriman,  di Kantor DPD Golkar Cianjur.

Menurut Ekka Sastra, anggota BES saat ini mencapai 750 orang. Mereka tersebar di setiap  desa, sedangkan satu desa terdiri dari dua anggota BES. "Setiap anggota memiliki basis massanya sendiri. Sehingga saya memprediksi ada 100 ribu pemilih pendukung Beriman dari BES ini," katanya.

Ekka menerangkan, BES merupakan pendukung setianya yang selalu kompak mendukung dirinya. Jika sebelumnya, BES mendukungnya saat Pileg tahun 2014 lalu, kini di Pilkada mendukung pasangan Beriman. "Kami yakin dengan bergeraknya BES , maka suara Beriman akan semakin bertambah. Saya targetkan BES akan menyumbangkan suara 10 ribu," imbuhnya.

Sementara itu, Wawan Setiawan pendukung BES warga Sindangbarang, siap untuk mengsukseskan pasangan Beriman. "Beriman harus menang di Pilkada, karena programnya sangat menyentuh untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya [KC-02/dak]**


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Ferry, paman calon Wakil Bupati Cianjur Aldwin Rahadian, melabuhkan dukungan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar - Herman Suherman (Beriman). Dukungan itu diberikan Ferry bersama warga Perum Hegarmanah Karangtengah saat bertandang ke kediaman Irvan Rivano Muhchar di Ciherang Karangtengah beberapa hari lalu.

Kang Ferry panggilan akrabnya  mengatakan, kedatangan mereka untuk mendengarkan langsung program yang akan dijalankan pasangan Beriman ketika terpilih nanti.  Setelah mendengarkan, Ferry langsung menyampaikan sikap dukungan kepada pasangan nomor urut 2 ini.

"Setelah mendengarkan secara langsung,  alhamdulillah semakin yakin bahwa paslon 2 ini memiliki visi dan misi yang lebih jelas dan lebih nyata untuk masyarakat Cianjur," paparnya.

Paska memberikan dukungan kepada pasangan Beriman, Ferry menambahkan,  dia dan warga Perum Hegarmanah, akan memaksimalkan pemenangan dengan menargetkan kemenangan 80 persen di Perum Hegarmanah," tegasnya.

Sementara itu, calon Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar mengucapkan terima kasih, kepada tokoh masyarakat Perum Hegarmanah, Kang Ferry, yang telah memberikan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 2. "Dukungan ini menjadi energi  baru untuk kemenangan Beriman," tegasnya.

Irvan menambahkan, pendukung Beriman di 32 kecamatan sudah bergerak untuk memenangkan IRM-Herman. Mereka bergerak dengan cara menawarkan berbagai program untuk lima tahun mendatang. "Program kami yang ditawarkan untuk Cianjur lebih maju dan agamis," imbuhnya [KC-02/dak]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Miss Culun Menjadi Miss Beauty Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Eh, Rena cupu lihat dong gaya aku! keren kan? Gak seperti gayamu yang culun itu hahaha,” ejek Citra yang dijuluki si “Miss Beauty” di sekolah International Kids yang mempunyai asrama itu.

“Sudahlah Rena, gak usah sedih ya. Kan ada aku, Chika, dan Mita yang mau berteman sama kamu,” hibur Jennie.
“Betul yang dibilang Jennie itu, Rena. Gak usah sedih dan jangan dengar ejekan si ratu eksis itu!” kata Chika.
“Baiklah, terima kasih kalian selama ini mau menerima aku sebagai teman kalian,” kata Rena.
“Tidak apa-apa Rena,” jawab Jennie, Chika, dan Mita.

Memang, Rena adalah gadis yang dijuluki si “Culun” di sekolahnya. Rena dijuluki seperti itu karena setiap hari Rena selalu mengepang dua rambutnya, memakai kawat gigi, dan memakai kacamata hitam yang suuuupeeeeeer tebal.
Hihihi jadi terbayang deh gaya si Rena. Suatu hari Rena dan kawan-kawan sedang melihat pengumuman yang ada di mading sekolahnya.

“Wah lomba fashion show!, kayaknya menarik, deh,” kata Chika yang fashionista.
“Betul juga kamu Chik, menarik banget,”
... baca selengkapnya di Miss Culun Menjadi Miss Beauty Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

CIANJUR, [KC].- Jaringan Irvan Rivano Muchtar dan Herman Suherman (Jari), terus bergerak  untuk mensosialisasikan program Beriman (Bersama Irvan dan Herman). Kali ini Jari sosialisasi di Kampung  Sarogol RT  02 RW 02 Desa  Selagedang  Cibeber dan di wilayah Mande.

Ketua Jari, Andi Syarif Hidayatullah memaparkan, tanggal 9 Desember sebentar lagi. Maka dari itu, semua tim pemenangan termasuk relawan Jari terus bergerak untuk mengsukseskan Irvan dan Herman. "Kita terus bergerak dan sosialisasi kepada masyarakat," kata Andi seusai menyerahkan bantuan kegiatan sosial kepada masyarakat Salagedang belum lama ini.

Andi Tar memaparkan, Jari dibentuk karena melihat program dan visi misi Beriman sangat menyentuh untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, Jari sangat mendukung program tersebut dan membantu ikut mengosialisasikan kepada masyarakat.

Andi memaparkan, program yang ditawarkan pasangan Beriman. Dari mulai bidang infrastruktur jalan, sosial ekonomi dan keagamaan. "Tentu tiga program tersebut sangat menyentuh dan akan dirasakan masyarakat," paparnya.

Andi berkeyakinan, dengan program Beriman tentu masyarakat akan memilih pasangan nomor urut 2 . "Insa Allah masyarakat juga sudah cerdas dan pintar. Mana cabub dan cawabup yang berpihak kepada masyarakat," imbuhnya [KC-02/dak]**
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Tidak semua jadwal kampanye terbuka bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati Kab. Cianjur dilaksanakan dengan mengundang massa banyak dan menghadirkan juru kampanye serta artis sebagai hiburannnya. Seperti yang dilakukan oleh pasangan calon bupati dan akil bupati Cianjur nomor urut 1, Deni Sunarya (Gawel) - Zainy Hamzah.

Pasangan cabub dari jalur perseorangan itu lebih memilih kampanye terbukanya dengan menggelar solawatan di wilayah Cianjur selatan, tepatnya di Kecamatan Sindangbarang. Mereka terlihat berangkat menuju Sindangbarang pada pukul 9.00 WIB diikuti oleh ratusan massa pendukungnnya dari pemuda dan santri Pesantren Gentur dan Al-Barkah dengan mengenakan baju khas pendukung mang 
Gawel-Zaini.

Dalam perjalanannya, lagu Mang Gawel dinyanyikan, serta mengajak warga yang dijumpai untuk mendukung calon perseorangan tersebut.

Calon Bupati Cianjur, Deni Sunarya mengatakan, dipilihnya Cianjur 
selatan sebagai tujuan dan tempat dia menggelar kampanye lantaran 
ingin mengajak warga di wilayah tersebut untuk ikut berpartisipasi 
meramaikan pilbup Cianjur.

"Suasana pilbup harus juga dirasakan warga Cianjur selatan. Pilbup ini 
untuk seluruh warga Cianjur bukan hanya warga perkotaan. Makanya kami menggelar kampanye akbar di selatan," ujar Deni Gawel.

Di samping itu, lanjut Deni, digelarnya solawatan bersama massa pendukung dan tokoh agama di Cianjur selatan juga dibuat agar nuansa islami di Cianjur semakin kental. "Cianjur ini Kota Santri, Agamis. Makanya nuansa itu juga harus terasa, salah satunya dengan solawatan bersama. Jangan malah dangdutan," katanya.

Deni menuturkan, dirinya yakin dapat menang dalam pilbup tahun ini. "Yakin menang, sebab selain ikhtiar tenaga untuk mendapatkan dukungan, juga diiringi doa dari santri dan tokoh agama Cianjur," paparnya [KC-02/is]**
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Calon Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar mengaku miris dan sedih dengan terulangnya lagi tawuran pelajar di Cianjur, bahkan kembali menelan korban tewas.
"Saya sedih, ini bisa terjadi lagi. Seharusnya sekarang, pihak-pihak terkait harus melakukan langkah tegas persuasif mendidik, untuk mencegah tidak lagi ada tawuran," katanya.

Langkah tegas menurutnya, pihak terkait seperti dinas pendidikan dan kepolisian melakukan razia senjata tajam di sekolah ataupun dijalanan ketika para pelajar berkumpul. Kemudian membubarkan atau tidak membiarkan para pelajar berkumpul di jalanan setelah pulang sekolah, dan diarahkan untuk segera pulang.

Kemudian menyisir area sekolah untuk mendapatkan senjata tajam, yang disembunyikan selama jam sekolah. Langkah tegas berikutnya, dinas pendidikan juga dimungkinkan memberikan sanksi kepada kepala sekolah yang siswanya telah berulang kali melakukan tawuran.

Sementara langkah persuasif mendidik yang bisa dilakukan yaitu, memberikan konseling edukasi kepada para siswa di sekolah-sekolah. Khususnya di sekolah yang kerap tawuran. Misalnya dengan memutarkan film tentang bahaya tawuran, menjadi sahabat siswa yang mau mendengarkan masalah siswa, dan mengajak siswa-siswa untuk lomba di bidang seni seperti musik dan olahraga.

Sebab menurut Ketua Karang Taruna Cianjur ini, para pelajar adalah anak-anak muda yang sedang mencari jati diri. Dalam proses itu, mereka senang untuk berkumpul dengan kawan-kawannya.

Nah disinilah, kata Irvan, mulai masuk informasi-informasi yang bisa mempengaruhi tindakan mereka. Kalau para pelajar punya dasar agama mereka. Maka otaknya akan memfilter informasi itu. Tapi bila tidak, maka mereka akan menelan mentah-mentah, dan akibatnya ego mudanya keluar yang ingin menunjukkan kemampuannya sebagai anak muda, namun keliru. "Maka mereka mereka butuh kawan, butuh sahabat yang bisa memfilter informasi yang masuk, terutama soal kekerasan, butuh pengawasan dari orang tua dan guru" tutur Irvan.

Karena itu, Irvan menjelaskan, bila dirinya terpilih nanti. Maka selain meningkatkan sistem pendididikan dan kualitasnya, juga meningkatkan nilai-nilai keagamaan di jiwa para pelajar. Selain membuka ruang kreatifitas pelajar untuk menyalutkan hobi dan bakatnya, program Insan Rabbani Mandiri pada substansinya bagaimana mengamalkan ajaran agama pada keyakinan, pemikiran dan perilaku.

Bukan hanya sekedar mengaji atau menggunakan simbol keagamaan, tutur Irvan, tapi lebih dari itu, mengaji dan mengkaji diri sehingga perilaku kita sesuai nilai agama. "Kalau para pelajar kita bantu, kita didik dan awasi dalam sebuah program mengaji pelajar di madrasah diniyah hingga tingkat wustho atau halaqoh pelajar, yang memberitahukan soal pentingnya nilai-nilai agama dalam diri kita, maka Insya Allah tawuran akan terhindarkan," pungkasnya [KC-02/dak]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Untuk kali pertama, sejumlah fraksi di DPRD Cianjur menolak Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Cianjur tahun 2016. Darii tujuh fraksi yang ada, lima fraksi menyatakan belum menerima RAPBD 2016.

Akibat belum diterimanya penetapan RAPBD oleh sejumlah fraksi tersebut, akhirnya pembahasanyapun ditunda hingga pekan depan. Kelima fraksi yang menolak yakni fraksi Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrat dan Fraksi Gerakan Pembangunan Nasional. Sedangkan dua fraksi lainnya, yakni Partai Golongan Karya dan Partai Kebangkitan Bangsa menerima RAPBD tahun 2016.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Setiawan Hanafi menegaskan, kalau RAPBD Kabupaten Cianjur mendapatkan penolakan tentu akan berdampak kepada pembangunan Cianjur. Dari mulai bantuan untuk pembangunan di tingkat pedesaan, gaji pegawai dan lainnya. "Jalas ini sangat merugikan pembangunan di Cianjur," paparnya.

Koordinator Kabupaten Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (Koorkab JPPR), Kabupaten Cianjur,
Rifa Rosyandi memaparkan, penolakan RAPBD terlihat lebih kepada politis. Karena saat ini di Cianjur dilaksanakan Pilkada. Rifa menegaskan, seperti diketahui jika lima fraksi yang menolak merupakan lima partai yang mengusung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Cianjur.

Sementara fraksi yang menerima RAPBD juga mengusung pasangan calon lainnya. "Ini tentu dampak dari Pilkada. Ingat masyarakat jangan menjadi korban atas ulah anggota DPRD," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Tjetjep tidak banyak berkomentar. Tjetjep hanya berharap proses pembahasan ini berjalan lancar. Sedangkan, Sekretaris Daerah Oting Zaenal Mutaqin mengatakan akan membahas ulang terkait pandangan terakhir yang disampaikan dewan.

Ketua DPRD Yadi Mulyadi menyatakan, penundaan rapat dilakukan untuk memberi kesempatan pada eksekutif agar dapat menjawab pandangan dewan. Diharapkan pada rapat nanti eksekutif dan legislatif bersepakat sehingga tidak ada sanksi bagi Cianjur.

Berdasarkan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pasal 312 ayat 2 menyebutkan, DPRD dan kepala daerah yang tidak menyetujui bersama RAPBD dapat dikenai sanksi. Yakni berupa tidak dibayarkan hak-hak keuangan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan selama enam bulan.

Hak keuangan tersebut seperti berbagai bantuan dari provinsi atau pusat, termasuk berbagai tunjangan dan gaji bagi kepala daerah dan anggota dewan."(Penolakan) ini kali pertama terjadi Cianjur. Sebelumnya tidak pernah," kata Yadi [KC-02/dak]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Ada yang berbeda pada pakaian yang dikenakan oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati Cianjur pada saat debat kandidat beberapa waktu lalu. Kalau dalam pelaksanaan kampanye mereka senatiasa mengenakan pakaian kebesarannya, tidak demikian pada saat debat kandidat. Tidak semua pasangan calon mengenakan pakaian kebesarannya.

Seperti yang dilakukan oleh pasangan Irvan Rivano Muchtar dan Herman Suherman (Beriman). Pasangan tersebut menjadi satu-satunya kandidat yang mengenakan busana khas lokal. Keduanya mengenakan pakaian batik Cianjur. "Sebagai orang Cianjur yang dilahirkan di tanah pribumi. Maka sudah menjadi kewajiban mengenalkan produk Cianjur. Salah satunya batik Cianjur yang kami pakai ini," kata Irvan, usai debat kandidat.

Menurut Irvan,  ketika memakai batik Cianjur, menjadi bangga terhadap daerah sendiri. Karena, motif batik Cianjur banyak maknanya. "Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan melestarikan warisan budaya nenek moyang?" tuturnya.

Irvan menjelaskan, ‎batik Cianjur sudah ada dan dikenal masyarakat sejak sekitar tahun 1920. Batik Cianjur menyimpan cerita sejarah pertanian di Tanah Sunda. Karena itu, pada batik Cianjuran, pakem yang terkenal adalah beasan. "Motif batik yang bersumber dari inspirasi pertanian ini juga mempengaruhi pewarnaaan, sehingga warna umumnya mendekati warna tanah, daun, atau bulir padi lebih dominan," kata Irvan.

Saat ini diakuinya, motif batik Cianjur sudah cukup banyak berkembang. Contohnya motif padi, kecapi suling atau mamaos, motif maenpo atau pencak silat, serta motif ayam pelung. "Semuanya bersumber dari budaya, tradisi, dan sumber daya alam yang melimpah di Cianjur, dan dituangkan dalam batik. Sedangkan yang saya pakai dengan pak Herman, batik motif padi," katanya.

Sementara itu, calon Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman menerangkan, semua harus bangga dengan batik Cianjur. Terlebih bila ada kaum muda sekarang bisa menciptakan motif teranyar, seperti pada tahun 2013. Saat itu, hasil kreatifitas rakyat Cianjur memunculkan batik Gurisan dan Pangkur.

Oleh sebab itu, jika terpilih nanti. Pasangan Beriman  berjanji akan bekerja keras melestarikan dan meningkatkan promosi batik Cianjur ke tingkat nasional bahkan dunia. "Itu (pelestarian) harus dimulai dari sekarang dan dari kita sendiri, bangga memakai batik Cianjur," imbuhnya [KC-02/dak]**
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Calon Bupati Cianjur nomor urut 2, Irvan Rivano Muchtar menyatakan sosok Komandan Kompi (Danki) Korps Brigade Mobil (Brimob) Subden III Cipanas Cianjur, AKP Mukhlis, adalah sosok patriot yang berjiwa mulia. "Saya turut berduka cita meninggalnya Danki Brimob Subden III Cipanas AKP Mukhlis. Sungguh jiwa mulia yang dimiliki almarhum, sosok yang berani dan penolong rakyat. Kita patut meniru tindakannya yang luar biasa. Beliau layak dan Insya Allah mendapatkan surganya Allah," kata Irvan Rivano Muchtar.

Irvan sangat terharu dengan kesigapan almarhum, yang berani mengambil resiko saat menolong warga yang tenggelam di Kampung Cipurut di irigasi Bendungan Leuwi Pogor Kampung Cipurut, Cijagang, Cikalongkulon. Almarhum berhasil menyelamatkan korban, namun Allah dikatakan Irvan lebih menyayangi almarhum dengan memanggilnya saat melakukan penyelamatan.

Karena itu, menurut Ketua Karangtaruna Kabupaten Cianjur ini, masyarakat Cianjur harus mendoakan almarhum dan memberikan penghargaan kepadanya. Serta mencontoh perilaku sejatinya sebagai seorang patriot yang berhati mulia. Bertindak atas nama kemanusiaan, dan panggilan nurani sebagai seorang anggota kepolisian yang selalu membantu dan melayani masyarakat.

"Mari kita semua mendoakan almarhum mendapatkan surga Allah di sana. Kita nyatakan bahwa beliau adalah orang yang sangat baik. Juga kesehatan kepada Bripda Prento yang saat ini masih dalam perawatan. Serta kepada keluarga almarhum AKP Mukhlis, agar tetap sabar dalam menghadapi musibah ini," tuturnya.

Sementara itu, calon Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman yang saat ini berada di kota Madinah Al-Munawarrah untuk melaksanakan ibadah umrah di Makkah nantinya, mengajak semua masyarakat Cianjur untuk mendoakan bagi almarhum AKP Mukhlis. "Saya turut berduka cita, dan dari Madinah di Masjid Nabawi,  saya mendoakan almarhum mendapatkan surganya Allah dan diampuni segala kealfaannya. Beliau adalah pahlawan bagi kita semua," kata Herman melalui pesan singkat [KC-02/dak]**


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Perampok Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Shiciri Kojun adalah seorang perajin tenun sutra. kata orang, ia bukan hanya sebagai seorang pengrajin kain ? tetapi lebih dari pada itu, ia adalah seniman kain. Motif-motif kain sutra rajutannya sangat indah, sehingga tidak heran jika ia menjadi sangat terkenal karena karya-karyanya.

Pada suatu senja, saat Shiciri Kojun sedang merajut sutra, datanglah seorang perampok memasuki rumahnya. Perampok itu membawa sebilah pedang, yang langsung ditempelkannya ke leher Shiciri Kojun.. ?Serahkan semua uangmu !? kata perampok itu.

Dengan tenang Shiciri berkata, ?Semua uangku ada di laci itu, tapi jangan ganggu saya, karena saya sedang berkonsentrasi mengerjakan tenunan sutra ini..? Pencuri itu pun segera melepaskan pedang yang ditempelkannya di leher Shiciri, lalu berjalan dan bergegas membuka sebuah laci lemari yang ditunjukkan Shiciri.

Ketika perampok itu sedang memasukkan uang-uang itu di tasnya, tiba-tiba Shiciri berkata, ?Jangan ambil semuanya, saya masih butuh seperempat dari uang itu untuk membayar pajak besok pagi.?

Entah mengapa, perampok itu menuruti kata-kata Shiciri. Ia pun hanya mengambil tiga per empat uang di laci itu. Setelah
... baca selengkapnya di Perampok Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

CIANJUR, [KC].- Sejumlah orang yang mengaku jajaran pengurus DPC dan PAC Partai Demokrat (PD) Cianjur, mendeklarasikan diri mendukung calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar – Herman Suherman (Beriman). Bahkan punggawa PDtersebut langsung hadir di kampanye akbar pasangan nomor urut 2 Irvan Rivano Muchtar dan Herman Suherman di Hypermat, Minggu (22/11/2015) lalu.

Mereka yang mendeklarasikan diri mendukung pasangan Beriman itu Wakil Ketua Jevernando, Ketua Bappilu Arry Syahridar, Wakil Bendahara Kan-Kan Iskandar, Sekretaris Bappilu Erdang Ruhiyat. Serta 20 PAC dari 32 PAC se-Cianjur. "Kami memiliki berbagai alasan untuk mendukung pasangan Beriman (Bersama Irvan dan Herman)," kata Jevernando usai deklarasi di kawasan jalan BLK Cianjur baru-baru ini.

Pria yang akrab disapa Jever menerangkan, selama 10 tahun dalam kepemimpinan Tjetjep  Muchtar Soleh sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur.  Partai bintang Mercy ini telah tumbuh dan berkembang menjadi partai terkuat dan terbesar di Kabupaten Cianjur. "Ini dibuktikan jumlah kursi di DPRD paling terbanyak yaitu 10 anggota DPRD. Ini membuktikan kinerja Pak Tjetjep sudah tidak diragukan lagi untuk Demokrat," paparnya.

Maka dari itu, kata Jever, sudah sepantasnya Irvan Rivano Muchtar sebagai anaknya mendapat dukungan dari kader Demokrat. "Sebagai kader Demokrat yang dibesarkan di Cianjur. Kami sudah menjadi kewajiban untuk menyukseskan Irvan dan Herman," tegasnya.

Alasan lain memilih Irvan dan Herman menurutnya, karena ketidakpercayaan mereka  atas kepemimpinan Hedi Permadi Boy sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur saat ini.  Selain itu, berdasarkan beberapa kali hasil survey dalam Pilkada. Pasangan nomor urut 3 Suranto dan Aldwin Rahadian yang didukung Demokrat, berada pada peringkat kedua jauh dibawah pasangan nomor urut 2 Irvan-Herman.

"Meski demikian, kami juga tetap mencintai dan menghormati Bapak SBY selaku tokoh, pendiri, dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat," tegasnya.

Ketua Bappilu DPC Partai Demokrat Arry Syahridar memaparkan, sebenarnya dari awal pasca penetapan Irvan-Herman mencajadi calon bupati dan wakil bupati. Sebagian besar kader Partai Demokrat sudah memilih nomor urut 2. "Meski Irvan akhirnya tidak bisa menggunakan perahu dari Demokrat, tapi bisa mendapatkan dukungan dan usungan dari partai lain. Malahan gelombang dukungan dari masyarakat yang bersedia menjadi relawan pemenangan semakin banyak," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator 20 PAC Agus Ishak memaparkan, pihaknya sudah mengelilingi 32 kecamatan yang ada di Kabupaten Cianjur, dengan tujuan menanyakan Demokrat. "Hasilnya kami sangat miris. Masyarakat Cianjur yang awalnya sebagian besar basis Demokrat, sekarang membenci Demokrat disebabkan Ketua Plt Tjetjep Muchtar Soleh waktu itu dan anaknya Irvan Rivano Muchtar dizholimi oleh kepentingan elit partai," papar Agus Ishak yang juga Ketua PAC Demokrat Kec Warungkondang.

Tokoh masyarakat Sukanagara, Deden Baso menerangkan, suara dari konstituen Demokrat atau  pemilih Demokrat berdasarkan hasil konsolidasi bahwa Irvan Rivano Muchtar  adalah kader terbaik dari Partai Demokrat yang harus di dukung secara total untuk jadi bupati cianjur. "Walaupun telah di jegal untuk berangkat dari partai demokrat," kata Deden yang juga mantan caleg DPRD Cianjur dari Partai Demokrat

Plt Ketua DPC Parta Demokrat Kab. Cianjur, Hedy Permadi Boy mengungkapkan, sejumlah orang yang mengaku pengurus DPC PD Kab. Cianjur saat ini sudah tidak lagi menjabat. Bahkan mereka merupakan kader yag sudah di pecat oleh Dewan Pimpinan Pusat PD.

"Kalau beberapa orang yang deklarasi berseberangan dengan sikap partai itu mereka kader yang sudah di pecat. Dengan demikian mereka tidak berhak lagi mengatasnamakan PD dalam tindakannya" kata Hedy.

Sebagai bentuk tindak lanjut dari koordinasi dengan DPP PD, mereka yag sudah di pecat itu agar segera di cabut kartu ke anggotaanya dari PD. "Atas petunjuk Sekjen DPP, kartu anggotanya agar segera dicabut," katanya [KC-02/dak]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Tim relawan advokasi hukum pasangan Beriman (Bersama Irvan dan Herman), melaporkan dugaan negative campaign  yang dilakukan anggota DPR RI Fraksi PKS EAM melalui spanduk, kepada panitia pengawas pemilu (Panwaslu), Kabupaten Cianjur baru-baru ini.

Tindak dugaan kampanye negatif  yang dilakukan EAM, dilakukan beberapa minggu lalu dengan pemasangan spanduk yang bernada menyerang pasangan Beriman. Spanduk yang tersebar di Cianjur kota tersebut menuliskan kalimat berbunyi,  "Bupati bukan warisan , saatnya mendukung Suranto-Aldwin" dan "Kini zaman merdeka, bupati bukan dinasti".   

"Spanduk tersebut sudah mengarah dan menegatifkan pasangan Beriman. Makanya, kami laporkan ke Panwaskab untuk ditindaklanjuti," kata tim advokasi hukum Beriman, Dedi Mulyadi.

Menurut Dedi yang akrab disapa Toser ini,  semua tahu kalau Irvan adalah anak Bupati Cianjur saat ini Tjetjep Muchtar Soleh. Dan semua tahu kalau majunya Irvan adalah hak politik dirinya yang tidak dilarang undang-undang. Karena Mahkamah Konstitusi (MK) sudah membatalkan aturan yang melarang keluarga pejabat publik untuk maju menjadi kandidat. 

"Dan spanduk tersebut sudah membuat opini seakan-akan , kalau Irvan maju menjadi kandidat, itu salah. Ini namanya penzaliman kepada Beriman," kata Toser.

Toser menambahkan, dalam berkampanye hendaknya menggunakan etika-etika politik yang santun. Apalagi seorang anggota DPR RI. Spanduk yang muncul saat ini tentunya sudah mengarah kepada
negatif campaign, dengan menyudutkan pasangan Beriman.  Padahal menurutnya, pasangan Beriman mengikuti Pilkada Cianjur ini sesuai prosedur. Mereka berkompetisi dengan semua pasangan calon lain sesuai aturan yang ditetapkan oleh KPU Cianjur.

"Yang artinya, untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Cianjur nanti, pasangan Beriman tidak ada istilah mendapatkan warisan jabatan. Pasangan Beriman berkompetisi dan nanti yang akan menentukan adalah masyarakat Cianjur pada 9 Desember.  Meski demikian, saya mengajak semua masyarakat Cianjur untuk tenang dan tidak terpancing dengan negative campaign yang terjadi saat ini," tuturnya.

Sementara itu, Ketua  Tim  Advokasi Hukum relawan Beriman, Abdul Kholik  mengatakan, munculnya spanduk-spanduk pasangan lain yang menyudutkan pasangan Beriman sudah menunjukkan indikasi pelanggaran. Sebab menurutnya, alat peraga kampanye (APK) di ruang publik sudah diatur hanya dikeluarkan oleh KPU.

"Terlebih spanduk yang muncul bunyinya sudah menyudutkan dan merugikan pasangan Beriman. Orang awam juga ketika membaca spanduk itu sudah mengetahui bawah isi spanduk itu mengarah ke pasangan Beriman," kata Kholik.

Ketua Panwaslu Kabupaten Cianjur, Saeful Anwar, didampingi Stafnya Ferry Wirabuana mengakui, jika spanduk anggota DPR RI itu menjadi temuan Panwas Kecamatan Cianjur Kota.
Saeful menerangkan, ketika dilaksanakan kampanye terbuka pasangan nomor urut 3 Suranto-Aldwin Rahadian pada 15 November lalu, di sejumlah titik hypermat bertebaran spanduk tersebut. Panwascam Kota lalu melaporkan hal tersebut ke Panwaskab. "Kami langsung turun ke lapangan, kami langsung menertibkan spanduk tersebut," kata  Saeful Anwar.

Saeful menjelaskan, dalam penertiban spanduk, pihak panwascam sudah koordinasi dengan PPK Cianjur Kota dan Satpol PP. Kenapa koordinasi dengan PPK? Karena, untuk penempatan alat peraga kampanye (APK), merupakan ranah KPU, kalau di kecamatan ranah PPK. Sedangkan untuk penertiban koordinasi dengan satpol PP. "Spanduk-spanduk yang mengarah kepada negative campaign telah kami tertibkan pada waktu itu juga," tegasnya.

Sedangkan mengenai laporan dari tim advokasi Beriman. Pihaknya siap untuk menindaklanjutinya. "Kita akan mengirim surat kepada EAM untuk klarifikasi pemasangan spanduk tersebut. Setiap ada laporan, pasti kami akan tindaklanjutinya," imbuhnya [KC-02/dak]**


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!