CIANJUR, [KC].- Masalah pertanian menjadi sorotan Calon Bupati Cianjur H. Suranto. Diperlukan penanganan yang fokus untuk meningkatkan produksi hasil pertanian. Tidak hanya mengenai kualitas tapi juga harus mengedepankan kuantitas sektor pertanian.

"Sudah menjadi kewajiban kita selaku pihak pemerintah untuk dapat mempertahankan ketahanan pangan khususnya untuk wilayah Kabupaten Cianjur dengan cara selalu menjalankan program pemerintah yang profesional juga selalu memperhatikan masalah para petani. Sehingga petani mendapat hasil yang baik untuk kualitas dan kuantitas dari komoditas padi Cianjur. Maka dapat dipastikan petani sejahtera dengan meningkatnya nilai ekonomi petani Cianjur," kata Suranto yang juga masih menjabat sebagai Wakil Bupati Cianjur saat mengunjungi Balai Pengembangan Benih Padi Jawa Barat yang beralamat di jalan terusan Moch. Ali, Desa Cihea Kecamatan Bojongpicung.

Dikatakan calon bupati yang diusung koalisi delapan partai peraih kursi DPRD Cianjur, PDIP, PKS, Hanura, PAN, Gerindra, PPP, Nasdem dan Demokrat itu bahwa pembangunan teknologi bidang pertanian Cianjur perlu diperhatikan dan dikembangkan sesuai dengan kemajuan teknologi di era masa kini.

"Para petani dapat memperhitungkan penggunaan alat modern mulai dari penanaman benih padi sampai pada saat panen dimulai, sehingga waktu juga hasil akan tercipta efektif dan efisien," katanya.

Pihaknya berharap para petani padi yang tergabung dalam gabungan kelompok tani maupun perseorangan seyogyanya selalu melakukan hubungan yang baik, berkoordinasi dengan dinas atau badan terkait guna mendapatkan ilmu terapan tentang peningkatan kualitas dan kuantitas padi Cianjur.

Saat mengunjungi BPBP Cihea itu Suranto diterima oleh Kepala BPBP Cihea, Ir. Iwan Cahmawan serta jajarannya.  Perbincangan seputar dinamika pertanian sektor pengembangan benih tentunya diharapkan berdampak positif untuk petani. Fokus penelitian benih padi unggulan Provinsi Jawa Barat terus dilakukan.

Dihadapan Suranto, Kepala BPBP Cihea, Iwan menuturkan sepertinya fasilitas pendukung yang telah digulirkan pihaknya seperti Box Drayer, Penapian/Seed Cleaner, Hand Tractor, Seed Processing dan alat pendukung penelitian lain. Hal ini juga terdapat di beberapa tempat atau instalasi di Cibeber, Cikarang, Jatisari Karawang juga instalasi kawalu Tasik.

Adapun fungsi dari Balai Pengembangan Benih Padi Cihea, kata Iwan,  diantaranya untuk pengelolaan dan perbanyakan benih padi bermutu tinggi dalam upaya  peningkatan produksi tanaman pangan melalui penerapan teknologi perbenihan juga Pelayanan kebutuhan benih, penyebaran rekomendasi dan informasi perbenihan serta pelatihan keterampilan teknis bagi petugas dan petani [KC-02/hms]**
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.