May 2017
CIANJUR,[KC],- Ketua Komite Rakyat Nasional (KORNAS Jokowi) Isman Muslim mendesak pihak Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dan Polres Cianjur  agar segera membebaskan Didin pencari cacing sonari untuk obat di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) yang saat ini masih di tahan di mapolres cianjur.

"Kita berharap  agar pihak Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dapat mencabut laporan yang dituduhkan terhadap didin, dan pihak kepolisian segera membebaskan yang bersangkutan demi keadilan untuk rakyat kecil"  kata Isman di cianjur (16/5).

Menurutnya Kornas Jokowi Jawa Barat sangat heran dengan berbagai kasus hukum di Cianjur  sepertinya terjadi banyak ketimpangan tak terkecuali bidang hukum yg dinilai Tajam kebawah dan tumpul ke atas.

"Saya heran  Cianjur terjadi banyak ketimpangan tak terkecuali bidang hukum yg dinilai Tajam kebawah dan tumpul ke atas, saya meyakini pak didin  disini tidak memahami aturan ini,  setidaknya kasus ini bisa di redam dan dikasih teguran keras saja, sebelum masuk ke ranah hukum hal ini yang sangat saya sayangkan" kata Isman.

Isman menambahkan mendapat banyak informasi baru mengenai dua persoalan tersebut, sehingga dia berencana mengagendakan dan mengkoordinasikan ini dengan Kornas Jokowi Pusat, agar segera  terjun langsung ke lokasi dan mendapat gambaran objektif mengenai persoalan atau kasus Didin.

" Terlepas apapun tuntutan pelapor dalam hal ini polisi hutan TNGGP yg pertama kali melaporkan kasus ini, harus bertanggung jawab pula terhadap pencemaran nama baik, kami menduga ini adalah bentuk kriminalisasi wong cilik atas nama bapak Didin, Untuk itu saya mengajak para putera puteri terbaik yang ada di Jabar khususnya Cianjur bahu membahu menuntaskan dan melakukan advokasi untuk  Bapak didin yang sampai detik ini masih di tahan di Polres Cianjur" kata Isman.

Sebelumnya diberitakan Didin (48), pedagang jagung bakar yang terancam hukuman 10 tahun penjara gegara mengambil cacing Sonari di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) namun  Didin membantah tegas semua tudingan yang dialamatkan kepadanya.[KC.06]**


CIANJUR, [KC],- Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD BKPRMI Kabupaten Cianjur yang dilaksanakan hari ini, Minggu (14/5) di Gedung Guru Indonesia (GGI) Joglo Cianjur, Berlangsung dengan baik dan sukses, 32 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) BKPRMI  Se- Kabupaten Cianjur memilih Muhammad Soleh secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Cianjur .

Muhammad Soleh, sebagai calon tunggal terpilih menjadi ketua umum secara aklamasi,  Keterpilihan secara aklamasi tersebut diputuskan oleh Ketua Sidang dan disetujui seluruh Peserta Musda BKPRMI yang terdiri dari 32 pengurus tingkat Kecamatan yang hadir di dalam Musda ke 7 DPD BKPRMI Kabupaten cianjur, pimpinan sidang lalu menetapkan Muhammad Soleh sebagai Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Cianjur periode 2017-2021.

Muhammad Soleh mengatakan, posisi ketua yang diamanahkan kepada dirinya merupakan tanggung jawab besar. Dirinya pun berjanji akan membawa BKPRMI sebagai wadah kaderisasi bagi para Remaja Masjid dan siap menjadi bemper terdepan dalam mewujudkan organisasi yan mengakar dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Tanggung jawab yang besar ini akan saya jalankan secara amanah agar BKPRMI dapat menjadi wadah lahirnya pemimpin Umat dan Bangsa,” kata soleh.

Sebelumnya Bupati Cianjur H. Irvan Rivano Muchtar melalui Kepala Kesbangpol  Cianjur Dadan Harmilah dalam sambutannya mengajak seluruh peserta Musda menjalankan musda dengan baik dan diharapkan dapat memilih pemimpin yang baik sehingga menghasilkan program yang luas dan dapat berperan aktif dalam syiar islam, serta memiliki kepedulian terhadap peningkatan akhlaqul karimah generasi muda.

Kegiatan Musyawarah daerah berjalan dengan lancar dan kondusif , hadir dalam kesempatan itu, Ketua MPD BKPRMI Kab. Cianjur H. Aguslani Muslih,ZA.,M.Pd., Ketua DPW BKPRMI Provinsi Jawa Barat Drs.H. Yeyen Munawar, Ketua FKDT Kab. Cianjur Muhammad Toha, M.Ag, Kabag Kesra Setda Cianjur Ahmad Mutawali, serta undangan lainnya.[KC.06]**


CIANJUR,[KC],- Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Cianjur menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-7 di Gedung Guru Indonesia (GGI) Joglo Cianjur, Minggu (14/5).

Bupati Cianjur diwakili Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Kabupaten Cianjur, Dadan Harmilah hadir dan membuka gelaran musda tahun ini. hadir dalam kesempatan itu, Ketua MPD BKPRMI Kab. Cianjur H. Aguslani Muslih,ZA.,M.Pd., Ketua DPW BKPRMI Provinsi Jawa Barat Drs.H. Yeyen Munawar, Ketua FKDT Kab. Cianjur Muhammad Toha, M.Ag, Kabag Kesra Setda Cianjur Ahmad Mutawali, serta undangan lainnya.

Bupati Cianjur H. Irvan Rivano Muchtar melalui Kepala Kesbangpol  Cianjur Dadan Harmilah dalam sambutannya mengajak seluruh peserta Musda menjalankan musda dengan baik dan diharapkan dapat menghasilkan program yang luas dan dapat berperan aktif dalam syiar islam, serta memiliki kepedulian terhadap peningkatan akhlaqul karimah generasi muda.

Panitia Musda BKPRMI Rustiman, menyampaikan bahwa musda adalah sebuah kegiatan wajib organisasi karena sebagai media evaluasi baik struktur maupun program dihadiri oleh seluruh pengurus Dewan Pengurus Kecamatan dan Dewan Pengurus Daerah.

"Alhamdulillah Musda kali ini peserta dari DPK hadir seluruhnya sebanyak 32 kecamatan" kata Rustiman.

Sementara itu Ketua Umum DPD BKPRMI Kab. Cianjur Muhammad Soleh mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemkab Cianjur dalam kegiatan Musyawarah Daerah VII BKPRMI ini, dengan harapan dapat memberikan pengaruh dalam mengembangkan BKPRMI dan Syiar Islam di Kabupaten Cianjur.

"BKPRMI salah satu organisasi yang berperan besar dalam proses syiar Islam di Kabupaten Cianjur,  kami  juga mendukung semua program keagamaan yang dikomandoi langsung Bupati Cianjur dan siap menjadi bemper terdepan dalam mewujud visi dan misi kabupaten Cianjur" kata Soleh. [KC.06]**

CIANJUR, [KC],- Inilah daftar nama korban Kecelakaan yang melibatkan Bus Pariwisata Nopol D 7784 AP yang mengangkut rombongan santri Pesantren Al-Ittihad cianjur dengan truk Mitsubhisi Fuso Nopol BE 9957 TB di jalur A arah Palimanan Tol Cipali, tepatnya di Km 117.600, Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, Subang, Rabu (3/5/2017).

Kepolisian Resor Subang mencatat, kecelakaan  ini menewaskan dua orang, dua orang lainnya menderita luka berat dan tujuh lainnya luka ringan.

Korban Meninggal atas nama Wini Syafina (18), santri asal Kampung Leuweung Lame Desa Ciranjang Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, dan Toni Permadi (25), kernet bus asal Kampung Bojong Asem, Desa Cangkuang Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung.

Korban dengan Luka Berat, Arsyad (44), warga Blok Kapling Desa Karang Asem Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, Meli Nuraini (18), santri asal Kampung Sukalarang Desa Sukalarang Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi.

Korban dengan Luka Ringan, Siti Aulia (18), santri warga Kampung Cileungsi Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, Narsida Nursida (17), santri asal Kampung Pasir Karang Desa Sukatani Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Indah Fitriani (18), santri asal Kampung Pasir Karang Desa Sukatani Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Resti (18), asal Jalan Baru Tunturunan, Kampung Sukasirna Desa Sukasirna Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur, Dedi Sodikin (41), asal Kampung Pangalengan Desa Margamulya Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, Hilda Hamdanah (25), mahasiswi asal Kampung Panyawahan Desa Ciherang Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Nursyifa Azzahra (18), asal Kampung Palabuhan 2 KM 6 Desa Lembur Kecamatan Lembursari Kabupaten Sukabumi.

Kecelakaan bus  terjadi saat mereka hendak ziarah walisongo. Diduga sopir bus wisata kurang hati-hati hingga menabrak truk yang dikemudikan Sutikno yang ada didepannya. [KC.06]**
CIANJUR,- [KC],- Bus Pariwisata Nopol D 7784 AP yang mengangkut rombongan santri Pesantren Al-Ittihad cianjur menabrak truk Mitsubhisi Fuso Nopol BE 9957 TB di jalur A arah Palimanan Tol Cipali, tepatnya di Km 117.600, Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, Subang, Rabu (3/5/2017) sekira pukul 04.00 WIB.

Dalam kecelakaan tersebut, sedikitnya dua orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka, korban yang tewas adalah kernet dan seorang penumpang bus Pariwisata. Korban yang luka dibawa ke RS Syaeful Anwar, Pagaden, Subang.

Kasatlantas Polres Subang, AKP Iim Abdurochim melalui Kepala Operasi, Iptu Ade didampingi Kasubag Humas, AKP Udi Sahudi, membenarkan adanya kejadian ini. "Kita belum mendapat identitas para penumpang yang tewas dan luka, karena masih masih dalam pendataan anggota," ujarnya.

Kecelakaan bus  terjadi saat mereka hendak ziarah ke Yogyakarta. Diduga sopir bus wisata kurang hati-hati hingga menabrak truk yang dikemudikan Sutikno yang ada didepannya. "Truk yang ditabraknya pun terdorong dan ke luar jalan," kata Iim.[KC.06]**
CIANJUR, [KC],- Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia ( DPD. BKPRMI) Kabupaten Cianjur terus lakukan konsolidasi dan Pembentukan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) dan Dewan Pengurus Desa (DPDes)  melalui rangkaian kegiatan Cianjur Ngawangun Lembur dengan rangkaian kegiatan orientasi dan pelantikan DPK dan DPDes yang diselenggarakan secara roadshow.

Ketua Umum DPD BKPRMI Kab. Cianjur, Muhammad Soleh, mengungkapkan bahwa kegiatan orientasi remaja mesjid dan pelantikan digelar bersamaan dengan program Cianjur Ngawangun Lembur yang digagas oleh pemerintah daerah, rencananya kegiatan dalam 1 hari ada 2 sampai 3 titik lokasi pelantikan, dan akan dihadiri oleh Muspika, Pengurus MUI, dan tokoh masyarakat setempat.

Menurut soleh, BKPRMI adalah organisasi yang strategis dan potensial, karena BKPRMI sudah memiliki kader di setiap masjid, sudah memiliki markas di setiap masjid, lengkap dengan berbagai lembaga pendidikan melalui TPA/TQA, dan lembaga konsultasi keluarga sakinah, lembaga ekonomi, dan lembaga lainnya.

Sebelum  acara pelantikan rencananya diisi dengan kegiatan orientasi kelembagaan bagi calon pengurus DPK dan DPDes dengan melibatkan  150  calon pengurus setiap minggunya hingga desember nanti.

Orientasi kelembagaan ini sangat dibutuhkan oleh pengurus DPK dan DPDes BKPRMI ini, agar setiap lembaga di BKPRMI  bisa melaksanakan sesuai prosedurnya sehingga tidak ada tumpang tindih dalam pelaksanaan progam, ujar soleh disela pelantikan pengurus DPK BKPRMI Kecamatan Cianjur, Karangtengah, Sukaluyu, dan Ciranjang di SMPIT Nurul Hidayah Palalangon Di ranjang.

“Orientasi kelembagaan ini sangat penting bagi perkembangan peningkatan organisasi ke depan dan menjadi persyaratan untuk mendapatkan status organisasi yang ideal dan diharapkan sesuai amanat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga BKPRMI.” terangnya.

Sementara itu Ketua Majlis Pertimbangan Daerah BKPRMI Kab. Cianjur, Drs. Aguslani Muslich, ZA dalam kegiatan orientasi remaja mesjid memaparkan sejarah terbentuknya BKPRMI dan mengapresiasi DPD BKPRMI Cianjur atas prestasi yang sudah diraih saat ini dengan terbentuknya kepengurus hingga tingkat desa bahkan hingga Ikatan Remaja Mesjid (IRM) di masjid masjid tingkat RT dan RW, serta mampu bermitra dengan Pemerintah Daerah. [KC.06]**