Wawan Setiawan
CIANJUR, (KC).- Kartu Tribakti yang diluncurkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf-Lex Lasamana diharapkan bisa mensejahterakan masyarakat Jawa Barat khususnya di Kabupaten Cianjur. Kartu tersebut isinya merupakan program pembangunan yang digagas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang diusung oleh Gabungan Partai Demokrat, PAN, PKB dan Gerindra itu.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Partai Demokrat Dapil Cianjur-Sukabumi, Wawan Setiawan, mengatakan, Kartu Tri Bakti yang diluncurkan pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana itu sebenarnya mencakup tiga hal yakni mengenai pendidikan, Kesehatan dan Sosial. Hanya saja implementasinya terdapat sembilan program yang semuanya buat masyarakat.

"Melalui kartu Tri Bakti ini pasangan Dede Yusuf Lex Laksamana ingin meningkatkan kualias hidup masyarakat dengan jika nantinya dipercaya memimpin Jawa Barat. Kartu Tri Bakti merupakan salah satu bentuk komitmen terhadap masyarakat yang kurang beruntung di Jawa Barat. Kartu ini akan mengkafer masayarakat yang belum tersentuh dalam berbagai bantuan pemerintah," kata Wawan disela mendampingi Dede Yusuf-Lex Laksamana saat menyapa masyarakat Cianjur diareal car free day Jalan K.H. Abdullan bin Nuh, Minggu (10/2/2013).

Sementara itu Calon Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf saat ditemui disela menyapa warga Cianjur mengaku, kedatanganya ke Cianjur tidak lain merupakan rangkaian kampanye sebagaimana jadwal yang ditetapkan oleh KPU. Kedatangannya ke Cianjur dia lebih memilih menyapa masyarakat sambil menyampaikan visi dan misinya agar diketahui oleh khalayak luas.

"Salah satu program yang akan kita usung adalah pemberian Kartu Tri Bakti kepada masyarakat Jawa Barat yang selama ini masih kurang beruntung. Pemegang kartu Tri Bakti nantinya akan mendapat sejumlah fasilitas gratis, seperti bebas biaya sekolah sampai dengan SMA, bebas jaminan kredit KUKM di setiap kabupaten/kota, bebas biaya sertifikat bagi petani miskin, bebas biaya sambungan listrik bagi yang kurang mampu serta  bebas biaya pendidikan keterampilan," kata mantan actor laga itu.

Tidak hanya itu, pemegang kartu Tri Bakti tersebut juga berhak mendapatkan bebas bantuan hukum bagi masyarakat, biaya nikah di KUA lengkap dengan akte nikah, serta bebas biaya pendidikan hingga perguruan tinggi bagi siswa yang berprestasi.

Ketika disinggung berapa banyak kartu Tri Bakti yang akan di cetak, pihaknya belum bisa memastikan berapa banyak. "Minimal kita akan pakai data Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 10 persen dari total waraga Jawa Barat yang tidak mampu, Saat ini warga Jawa Barat kira kira ada 47 juta Jiwa," tegasnya.

Sementara itu lawatan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 3 itu diawali sekitar pukul 07.30 WIB dengan mendatangi ribuan warga yang tengah berolahraga di areal car free day Jalan KH. Abdullah bin Nuh. Begitu turun dari kendaraan bus yang membawanya, Dede Yusuf dan Lex Laksamana langsung diserbu oleh penggemarnya yang kebanyakan ibu-ibu minta untuk berjabat tangan.

Sambil terus dikerubuti penggemarnya, dengan senyum khasnya Dede Yusuf terus menyapa warga sambil berjalan kaki. Dia juga sempat naik ke panggung Baraya Cianjur dan di panggung DPD PAN Cianjur yang sengaja di siapkan. Dede juga sempat bernyanyi dua buah lagu yang disambut antusias warga yang tengah berolahraga.

Setelah menyapa warga di Jalan KH. Abdullah bin Nuh, masih terus berjalan kaki Dede menuju lapangan Prawatasari Joglo. Ribuan warga telah menunggunya meski harus rela berpanas-panasan. Dipanggung tersebut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf-Lex Laksamana menyampaikan visi dan misinya sebelum akhirnya bertolak ke Sukabumi (KC-02)**.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.