Headlines News :
KABARCIANJUR.COM MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS TERPILIHNYA BAPAK JOKO WIDODO DAN JUSUF KALLA SEBAGAI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERIODE 2014 - 2019, SEMOGA AMANAH DAN DAPAT MEMPERJUANGKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT INDONESIA  

LOGIN REPORTER

Enter your username and password to enter your KC Reporter


INFO CIANJUR

TITIK RAWAN CIANJUR

Pembaca Setia KC

Aksi Unjurk Rasa Tolak Aktivitas Penambangan Galian dan Peternakan Nyaris Bentrok

CIANJUR, [KC].- Aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan warga dari tiga desa di Kecamatan Sukaluyu, Sabtu (22/11/2014) nyaris terjadi bentrok. Hal itu terjadi saat puluhan warga bermaksud memblokade aktifitas penambangan pasir dan perusahaan ayam.

Namun aksi warga tersebut berhasil redam oleh aparat kepolisian yang menggiring warga untuk berdialog dengan pihak perusahaan di Kantor Kecamatan Sukaluyu. Namun saat warga merangsek untuk mediasi dengan pihak perusahaan, dihadang oleh puluhan sopir truck pengangkut pasir yang merasa terusik atas aksi warga.

Kericuhanpun tidak bisa dihindari, bahkan nyaris terjadi adu pukul antara warga pengunjuk rasa dengan para sopir. Beruntuk kericuhan tersebut berhasil diredam oleh Camat Sukaluyu Dadan Wildan bersama aparat kepolisian dan berhasil diajak berdialog.

Salah seorang sopir truk, Asep Ahmad Fauji mengaku dirinya merasa terancam karena adanya informasi mobilnya akan dirusak warga. "Saya merasa dirugikan karena ada aksi warga seperti ini kami tidak bisa jalan, sementara setoran harus terus berjalan," kata Asep saat ditemui terpisah.

Salah seorang pengusaha galian Andri membantah tudingan kalau perusahaanya tidak memiliki perijinan dalam melakukan aktifitas penambangan pasir. "Kami menyetujui tuntutan warga seperti perbaikan dan perawatan jalan secara bersama dengan perusahaan lain," tegasnya.

Sementara Camat Sukaluyu Dadan Wildan mengungkapkan, terkait masalah perijin penambangan, sepengetahuanya saat ini sudah diajukan ke Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pertambangan (PSDAP) Kab. Cianjur.

"Saat ini sedang dalam proses karena ada pertimbangan-pertimbangan Perda lama dan Perda baru. Masalah tuntutan masyarakat akan di cover dibuatkan berita acara mengenai apa yang menjadi tuntutan masyarakat dan kesanggupan perusahaan dibuatkan secara tertulis sehingga diketahui oleh Muspika," katanya [KC-02/yan]**.

Warga Tiga Desa di Sukaluyu Demo, Tuding Perusahaan Rusak Lingkungan

CIANJUR, [KC].- Puluhan masyarakat yang berasal dtiga desa yakni Desa Selajambe, Desa Hegarmanah dan Desa Tanjung Sari Kecamatan Sukaluyu Kab. Cianjur menggelar aksi demo ke sedikitnya empat perusahaan yang ada diwilayah mereka. Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan (AMPL) itu menuding perusahaan-perusahaan itu menjadi biang kerusakan lingkungan.

Menurut Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Mekky Gunawan, dampak dari adanya aktifitas galian penambang pasir dan perusahaan peternakan ayam yang berada di wilayah Kec. Sukaluyu setidaknya telah mengakibatkan kerusakan lingkungan. Hal yang jelas terlihat adanya kerusakan tiga akses jalan yang jalan yang menuju Tungturunan Cianjur dan Babakan Sari menjadi rusak parah akibat dilalui hilir mudik truk pengangkut material dari hasil galian pasir tersebut

‎​"Adanya aktifitas penambangan galian C ini secara umum sangat merugikan masyarakat. Keberadaanya merusak rencana tata ruang, banyak sawah yang berubah fungsi menjadi kolan atau kubangan. ‎​Tanah bekas-bekas galian tidak berfungsi bahkan membahayakan lahan pertanian menjadi tidak produktif lagi," kata Mekky disela aksi, Sabtu (22/11/2014).

Dijelaskan Melky, pembangunan jalan desa yang hancur akibat adanya aktifitas hilir mudik kendaraan berat yang mengangkut hasil dari galian C tersebut dalam pembangunannya bersumber dari  APBD. Dengan demikian sumber pembangunanya berasal dari rakyat.

"Pembangunannya dari uang rakyat, namun ironisnya dirusak oleh oknum pengusaha galian yang diduga kuat tidak memiliki ijin. Ini jelas bertentangan dengan rencana tata ruang. Ini tidak bisa didiamkan begitu saja," katanya [KC-02/yan]**.

Sebanyak 128 Peserta Dari Pontren Ikuti Pembinaan Manajamen Pengelolaan Pontren

CIANJUR, [KC].- Sebanyak 128 peserta dari perwakilan 64 Pondok Pesantren (Pontren) di Kabupaten Cianjur mengikuti dari 64 pontren yang ada di wilayah Kab. Cianjur pembinaan manajemen pengelolaan Pontren tahun anggaran 2014, Selasa (18/11/2014). Kegitan tersebut dilaksanakan untuk menciptakan Pontren yang tangguh untuk membendung pengaruh negatif yang tidak sesuai dengan ajaran islam.

Ketua Panitia pembinaan manajemen pengelolaan Pontren tahun anggaran 2014 Kuswara, mengatakan, salah satu adanya pembinaan bagi Pontren tersebut adalah untuk meningkatkan kualitas pontren yang memiliki keahlian dan kreatifitas agark dapat berdayaguna dalam upaya peningkatan kesejahteraan dilingkungan pontren.

"Pemahaman para pengelola pontren tentang manajemen dilingkungan pontren itu sendiri perlu juga ditingkatkan. Makanya kita memberikan pembinaan ini. Adapun pembinaan ini diikuti oleh peserta sebanyak 128 orang perwakilan dari 64 pontren yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur," kata Kuswara.

Asisten Pemkesra Setda Kabupaten Cianjur Drh. Hj. Dwi Ambar WS mengatakan, eksistensi pesantren ditengah-tengah perkembangan dunia modern, akan tetap relevan dan semakin diperlukan khususnya untuk memperkuat benteng moral bangsa. oleh karenanya, pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan islam, diharapkan tetap mampu mencetak penerus yang dapat memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat, agar memiliki pribadi yang benar-benar tangguh, sehingga mampu menangkal berbagai pengaruh negatif yang tidak sesuai dengan ajaran agama islam dan budaya bangsa.

Menurut Ambar yang mewakili Bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh, salah satu ciri khas pendidikan di Indonesia yaitu adanya lembaga pendidikan pesantren. Secara historis, pesantren telah ada dalam waktu yang relatif lama. Sebagai lembaga pendidikan, maka pesantren menjadi tumpuan utama dalam proses peningkatan kualitas keislaman masyarakat.

"Maju mundurnya ilmu keagamaan sangat tergantung kepada pesantren-pesantren. Oleh karenanya, pesantren menjadi garda terdepan dalam proses Islamisasi di nusantara. Pada masa awal proses islamisasi maka pesantrenlah yang mencetak agen penyebar Islam di nusantara. Alumni-alumni yang dihasilkan pesantren pada gilirannya menjadi penyebar Islam yang paling atraktif, melalui ilmu keislaman yang dimilikinya mereka siap menjadi penyangga Islam yang sangat kuat<" tegasnya.

Pihaknya berharap pembinaan ini dapat lebih memotivasi dan mendorong para pengelola pondok pesantren maupun para santrinya untuk mengembangkan manajemen pengelolaan pesantren dengan menerapkan konsep pengelolaan yang baik. "Oleh karena itu, diperlukan kerjasama semua pihak dalam pembinaannya untuk kemudian diterapkan dan dijadikan bentuk pengembangan di lingkungan pondok pesantren," katanya [KC-02]**.

264 PNS Cianjur Terima Penghargaan Satyalancana Karya Satya

CIANJUR, [KC].- Salah satu bentuk perhatian kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemkab Cianjur atas prestasi dan dedikasinya, pemerintah memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 264 orang PNS Pemkab Cianjur yang memenuhi persyaratan. Penghargaan tersebut diserahkan Bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh atas nama Pemerintah Republik Indonesia, Selasa (18/11).

"Penghargaan ini kita berikan juga dalam rangka melaksanakan pembinaan PNS yang berdasarkan perpaduan antara sistem karier dan sistem prestasi kerja. Bagi PNS yang telah menunjukkan kesetiaan terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, negara dan pemerintah, serta kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan di dalam melaksanakan tugasnya sehingga dapat dijadikan teladan bagi pegawai lainnya," kata Tjetjep.

Dikatakan Tjetjep, pemberian penghargaan Satyalancana Karya Satya dimaksudkan untuk mendorong dan meningkatkan prestasi kerja serta untuk memupuk kesetiaan terhadap negara. "Penghargaan juga dapat berupa tanda jasa, kenaikan pangkat istimewa, atau bentuk penghargaan lainnya, seperti surat pujian, penghargaan yang berupa materiil," tegasnya.

Ditegaskan orang nomor satu di Cianjur itu, bahwa kesetiaan adalah ketaatan dan pengabdian kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, negara dan pemerintah. Pengabdian adalah penyumbangan tenaga dan pikiran secara ikhlas dengan mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi atau golongan. Sedangkan kecakapan adalah kemampuan, kepandaian, kemahiran dan ketrampilan di dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan.

"Kalau kejujuran tentu merupakan ketulusan hati dalam melaksanakan tugas dan kemampuan untuk tidak menyalah gunakan wewenang yang diberikan. Kesanggupan untuk mematuhi tata tertib dan mengikuti ketentuan–ketentuan kedinasan yang telah ditetapkan merupakan bentuk kedisiplinan. Ini tidak bisa dipisahkan bagi PNS yang berprestasi," katanya.

Untuk itulah pihaknya berharap, penghargaan yang diberikan atas nama pemerintah RI itu bisa menjadi suatu kebanggaan yang mempunyai arti sangat penting bagi setiap PNS. Selain itu  juga dapat menjadi pendorong untuk lebih meningkatkan semangat kerja, serta dapat lebih meningkatkan dan secara terus menerus menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetiaan dan pengabdian dalam setiap menjalankan tugas kewajiban.

Secara terpisah Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur, H. Cecep Sobandi, mengatakan, maksud dan tujuann pemberian Satyalancana Karya Satya RI untuk memberi penghargaan kepada para PNS yang memilki dedikasi dan loyalitas kepada negara, khususnya Pemerintah Kabupaten Cianjur dan bekerja keras tanpa tercela.

"Adapun yang diberi penghargaan tersebut sebanyak 264 orang yang terdiri dari Satyalancana Karya Satya XXX tahun sebanyak 77 orang, XX tahun sebanyak 148 orang, X tahun sebanyak 39 orang," jelas Cecep [KC-02]**.

BMT Assalam Berangkatkan Anggotanya Umroh

TINGGINYA animo masyarakat Cianjur untuk pergi ke tanah suci Mekah terutama untuk menunaikan ibadah haji ternyata membuat daftar tunggu di Kementerian Agama Cianjur hingga sembilan tahun kedepan. Kondisi tersebut membuat masyarakat banyak yang memilih untuk menunaikan ibadah umroh sebelum pergi menunaikan ibadah haji.

Peluang tersebut rupanya dilirik oleh Koperasi Syari’ah Bmt Assalam Cipanas yang selama ini konsen terhadap pemberdayaan masyarakat melalui berbagai unit usaha dan simpan pinjam. Sebagai badan usaha koperasi, terbilang jeli memanfaatkan peluang untuk mensejahterakan anggotanya.

"Kita ingin memfasilitasi masyarakat yang ingin beribadah ke tanah suci Mekah. Melalui program umroh yang kami lakukan sejak 2013 ini ternayata masyarakat sangat antusias sekali. Terbukti dengan semakin meningkatnya peserta," kata Ketua Koperasi Syari’ah Bmt Assalam
Nanang Rahman, saat dihubungi, Selasa (18/11).

Dikatakan Nanang, melalui program umroh yang digalakkan sejak 2013 silam itu jelas mempermudah warga yang bermimpi ingin berangkat ke Bai’tulloh. Dengan biaya terjangkau warga bisa ikut proogram umroh yang dikelola oleh koperasi.

"Dengan biaya terjangkau dengan asumsi dolar dikisaran Rp.12.300,- jadi diperkirakan Rp 24-25  juta sudah bisa terwujud impian ke Baitulloh," kata Nanang.

Alasan itulah, mantan Sarjana Pendamping Dinas Koperasi dan UMKM Kabbupaten Cianjur itu  membantu mewujudkan cita cita warga yang telah menjadi anggotanya terlebih dahulu. Dengan cara membuka tabungan umroh, maka anggota koperasi dipastikan akan berangkat ke tanah suci Mekah.

"Kita membantu proses dari awal pengurusan administrasi. Dalam pembuatan paspor biasanya warga selalu mendapatkan kendala. Namun disini warga masyarakat yang sudah menjadi anggota di koperasi, tidak perlu kawatir semua surat menyurat atau administrasi akan dibantu dalam pengurusannya. Bahkan sebelum berangkat terlebih dahulu dibimbing selama beberapa kali dan selanjutnya akan diantar sampai kebandara hingga berangkat," katanya.

Pihaknya menampik, kalau programnya itu merupakan strategi bisnis. Dia beralasan hanya melihat banyaknya anggota koperasi yang berkeinginan untuk melaksanakan umroh.

"Kita tidak mengedepankan bisnis, tidak seperti tempat penyedia Tour danTravel lainnya yang mengedepankan bisnis semata. Kita juga menjamin keberangkatannya, karena akan digabung oleh beberapa kantor umroh yang berada diseluruh Indonesia untuk keberangkatannya, Karena Bmt tidak hanya Assalam saja," paparnya [KC-02/tis]**.

Nur Tewas Terlindas Mobil Bok

CIANJUR, [KC].- Jalur rawan kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Cugenang Ciseupan Desa Sukamanah Kecamatan Cugenang Kab. Cianjur kembali menelan korban. Kali ini mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor tewas seketika setelah terjatuh dan terlindas mobil bok, Selasa (18/11).

Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB bermula ketika sepeda motor Yamaha Jupiter MX Nopol F 5605 ZT yang kendarai Nurjaman (30) melaju kencang dari arah Cipanas menuju Cianjur. Tiba-tiba sesampainya di jalan raya lurus dan menurun mendadak oleng hingga mengakibatkan kendaraan tersebut terjatuh.

Pada saat bersamaan melaju mobil bok Nopol F 8079 GE  yang dikemudikan oleh  Jaji (35). Meski berupaya mengerim, namun pengendara motor tersebut akhirnya terlindas ban belakang mobil.

"Tiba-tiba saja terjatuh, kemungkinan hilang keseimbangan. Motornya terpelanting ke kakiri dan pengendaranya ke kanan. Pada saat bersamaan datang mobil bok yang tanpa bisa menghindar melindas tubuh pengendara motor," kata Ujang (45) seorang warga setempat.

Mengetahui terjadi kecelakaan, sejumlah warga yang ada disekitar lokasi kejadian berupaya memberikan pertolongan, namun korban tewas beberapa saat dengan kondisi yang mengenaskan. Korban selanjutnya dilarikan ke RSUD Cianjur.

Kanit Laka Lantas Polres Cianjur, Ipda Tenda membenarkan adanya kecelakaan yang mengakibatkan seorang pengendara motor tewas. Untuk pengusutan lebih lanjut, pengendara mobil bok dalam pemeriksaan intensif petugas.

"Kita tengah kembangkan kasus kecelakaan ini, kami sudah mintai keterangan sejumlah saksi dan termasuk pengendara mobil bok. Dari keterangan sementara korban terlindas akibat terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya," kata Tenda [KC-02]**.

Aat Tewas Diduga Akibat Dianiaya Suami

CIANJUR, [KC].- Diduga mengalami tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Aat Martinah (51) warga Kampung Maleber RT 03/RW 11 Desa Ciherang Kec. Pacet Kab. Cianjur tewas setelah sebelumnya sempat dilarikan ke klinik kesehatan di Jalan Raya Cipanas Kecamatan Cipanas Kab. Cianjur, Minggu (16/11) malam.

Kaplsek Pacet AKP Wadi Saba'ni membenarkan adanya korban yang meninggal diduga akibat KDRT. "Hasil pemeriksaan dari klinik yang menangani korban, Korban mengalami luka lebam dibagian kepala belakang," kata Wadi, Senin (17/11).

Dikatakan Wadi, peristiwa KDRT hingga mengakibatkan korban meninggal dunia tersebut berawal saat suami korban Iik Ikon (49) bermaksud menjemput korban yang berada di depan sebuah apotik di Jalan Raya Cipanas Kecamatan Cipanas Kab. Cianjur sekitar pukul 19.30 WIB. Namun korban tidak ada ditempat, saat itu juga suami korban pulang kerumahnya.

Setibanya dirumah, ternyata korban sudah pulang. Belum diketahui persis penyebabnya, korban dan suaminya terjadi pertengkaran. Korban menjadi bulan-bulanan suaminya, korban ditendang bagian pinggan dan sempat diseret ke kamar. Korbanpun diancam dengan sebilah pisau. Akibatnya korban tidak sadarkan diri.

Melihat korban tidak sadarkan diri, suami korbanpun panik dan membawa korban ke klinik kesehatan di Jalan Raya Cipanas Kecamatan Cipanas. Hasil dari pemeriksaan dokter, korban sudah meninggal dunia.

Menyadari korban sudah meninggal, suami korban pulang kerumahnya untuk mengambil pakaian, barang berharga miliknya, dan kabur menggunakan sepeda motor. "Saat ini kami tengah melakukan pengejaran terhadap suami korban, mudah-mudahan bisa segera tertangkap," katanya.

Untuk memastikan penyebab meninggalnya korban, korban dilarikan ke RSUD Cianjur untuk dilakukan outopsi. "Kita ingin memastikan penyebab kemaatiannya, karena dari pengakuan anak korban, korban memiliki riwayat penyakit jantung," jelasnya [KC-02/tis]**.

Status Honorer Yang Lulus CPNS, Tunggu Penetapan NIP Dari BKN

CIANJUR, [KC].- Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur masih menunggu penetapan nomor induk pegawai (NIP) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait status ribuan tenaga honorer yang dinyatakan lulus dalam tes CPNS kategori pada November 2013. Status mereka diperkirakan akan ditentukan pada Desember 2014.
"Sejauh ini kita tidak bisa mengeluarkan tugas kepada mereka (tenaga honorer yang lulus CPNS), kita sedang menunggu penetapan NIP-nya dari BKN Kantor Regional III Jawa Barat (Jabar)-Banten," kata Kepala BKPPD Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi, ketika dihubungi, Minggu (16/11).
Diakui Cecep, sejauh ini banyak diantara tenaga honores yang lulus CPNS itu menanyakan sttatusnya. Setidaknyaa sebanyak 1142 tenaga honorer lulus tes CPNS kategori dua. Mereka statusnya belum berubah masih sebagai tenaga honorer. "Mereka sudah bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing. Hanya memang secara formalnya belum karena belum ada surat keputusan dari bupati," ujar Cecep.
Cecep mengatakan, penetapan NIP bagi tenaga honorer di Kabupaten Cianjur yang lulus CPNS kategori dua pada November 2013 diperkirakan akan rampung Desember 2014. Hal itu sesuai dengan keterangan yang diperoleh BKPPD Kabupaten Cianjur dari BKN Kantor Regional III Jabar-Banten.
"Kita harapkan tidak lewat Desember 2014. Itu didasarkan hasil konsultasi ke BKN Kantor Regional III Jabar-Banten memang direncanakan Desember. Mudah-mudahan yang disampaikan itu sesuai kenyataannya," kata Cecep.
Untuk itulah pihaknya meminta kepada para tenaga honorer yang lulus CPNS untuk bersabar. Dipastikan semua tenaga honrer yang lulus itu tetap akan diangkat menjadi PNS di Kabupaten Cianjur. "Kita tidak bisa memaksa BKN untuk segera turunkan nomor induk pegawai. Karena itu prosesnya untuk seluruh Jabar. Jadi sabar menunggu karena dalam proses. Yang penting kalau lulus itu sudah aman cuman tinggal menunggu penetapannya," kata Cecep.
Pihaknya juga belum bisa memastikan nasib tenaga honorer yang tidak lulus tes CPNS. Sejauh ini kata Cecep belum ada petunjuk BKN maupun kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi yang membahas nasib tenaga honorer yang tidak lulus itu.
"Surat terakhir dari kementerian pendayagunaan aparatut negara dan reformasi birokrasi hanya minta data tenaga honorer yang tidak lulus. Data itu sudah kami kirim. Ada 3985 orang yang tidak lulus dan itu sudah kami kirimkan," katanya.
Disinggung, wacana moratorium pemberhentian penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) Cecep berharap hanya semua itu hanya wacana. Sebab di Kabupaten Cianjur sangat membutuhkan tenaga PNS baru terutama di sektor pendidikan menyusul hampir empat tahun tak melakukan perekrutan.
"Kami anggap selagi kami belum menerima surat resmi, moratorium PNS itu baru sebatas wacana. Kami tidak mengumumkan ada moratorium kalau belum ada surat resminya. Itu kan baru disampaikan di pusat saja," kata Cecep.
Kalaupun benar ada moratorium, lanjut Cecep, tidak untuk tenaga pendidikan. Pasalnya Kabupaten Cianjur sangat membutuhkan tenaga PNS di bidang pendidikan. "Yang saya dengar mooratorium itu untuk umum, tapi tidak untuk tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan. Mudah-mudahan seperti itu, tapi sampai hari ini belum ada petunjuk," katanya [KC-02/g]**.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Tuntutan Kenaikan UMK Tergantung Para Pengusaha

CIANJUR, [KC].- Tuntutan para buruh yang menginginkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2015 di Kabupaten Cianjur naik 30 persen di tanggapi oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) dengan mengembalikan kepada para pengusaha. Alasanya yang mengupah para buruh bukan pemerintah melainkan pengusaha.
"Keputusan kenaikan upah itu sebenarnya ditangan pengusaha. Karena yang menggaji buruh itu bukan bupati atau pemerintah, jadi keputusan ada di pengusaha, kami tidak bisa memaksa untuk menaikkan. Kalau mereka memberikan lampu hijau kami siap usulkan lagi," kata Kepala Dinsosnakertrans Kabupaaten Cianjur, H. Sumitra kepada sejumlah wartawan, Minggu (16/11).
Kendati keputusan di pengusaha, pihaknya juga membantaah jika pemerintah tidak memberikan ruang untuk harapan buruh yang menginginkan kenaikan sebesar 30 persen. Pihaknya terus melakukan pendekatan dan lobi kepada pengusaha mengenai tuntutan buruh.
"Penentuan UMK 2015 itu juga bukan asal angka tapi berdasarkan kajian. Salah satunya hasil survei di tiga pasar. Ketiga pasar itu dipilih sesuai aturan di mana banyak konsentrasi buruh, yakni Pasar Cipanas dekat dengan usaha perhotelan dan perkebunan. Pasar Ciranjang dekat dengan lokasi industri dan Pasar Induk Cianjur dekat dengan pusat perdagangan," kata Sumitra.
Diakui Sumitra, sejumlah perusahaan telah menyampaikan keberatan atas tuntutan kenaikan UMK 30 persen yang dilayangkan para buruh. Sejauh ini pengusaha tidak mau UMK di Kabupaten Cianjur lebih dari usulan yang telah ditetapkan Dewan Pengupahan Kabupaten Cianjur.
Hanya saja pemerintah sangat berharap dan mendukung aspirasi yang dilontarkan buruh dalam aksi unjuk rasa beberapa kali di kantor bupati. Kenaikan upah juga akan berdampak pada kesejahteraan buruh.
"Sebagai gambaran atas kondisi yang terjadi, ada sejumlah perusahaan yang mulai bangkrut, BSK misalnya, pekerjanya tinggal 100 dengan UMK Rp 1,5 juta. Kemudian Chunil, Limbah Prakata, pabrik farmasi sudah tutup. Kabarnya Golden Bel juga akan tutup setelah kami mendapatkan penjelasan dari personalia akibat dampak dari tuntutan kenaikan UMKN 2015 ini," kata Sumitra.
Selain itu Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur mengklaim jika kenaikan UMK juga akan memberikan dampak terhadap usaha hotel dan restoran di Cipanas. Pasalnya sudah mulai banyak restoran dan hotel tutup dan dijual. "Selain adanya Tol Cipularang, kenaikan UMK juga mempengaruhi tutupnya hotel dan restoran," kata Sumitra.
Pihaknya mengaku juga siap digugat buruh jika usulan UMK 2015 diputuskan Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Pihaknya pun siap menerima penolakan usulan UMK 2015 dari Dewan Pengupahan Provins Jabar jika hal itu terjadi. Namun menurut Sumitra, yang perlu dipikirkan adalah keberlangsungan hidup para buruh kedepannya.
"Yang pasti dalam pengupahan itu bukan hanya angka tapi kelangsungan hidup perusahaan dan buruh. Kalau memang ditolak Dewan Pengupahan Provinsi Jabar, kami tidak bisa jawab kalau tidak ada alasannya," kata Sumitra.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Cianjur, Asep Saepul Malik, menilai sikap pemerintah yang menyerahkan kenaikan UMK kepada pengusaha itu tidak mendidik dan tidak sesuai aturan.
"Mereka itu bagian dari unsur pemerintahan. Di dewan pengupahan ada 14 orang, harusnya lebih berkuasa daripada pengusaha. Ini meruakan bentuk cuci tangan pemerintah. Otoritasnya juga jelas, rekomendasi sajaa ditandatangani oleh bupati, masa keputusan dipengusaha," kata Asep terpisah.
Pihaknya kecewa dengan sikap pemerintah dan mengaku akan tetap melakukan aksi unjuk rasa menuntut kenaikan UMK 2015 sebesar 30 persen. Rencananya para buruh akan melakukan unjuk rasa di DPRD Kabupaten Cianjur Senin 17 November 2014 dan Selasa 18 November 2014.
"Aksi kami tetap mempriooritaskan kenaikan UMK 30 persen, tapi itu dinamis. Ada nego karena Sukabumi juga nego, tapi mereka melalui mekanisme. Dalam enam syarat kenaikan UMK, satu di antaranya melihat besaran UMK di kota/kabupaten sekitar. Masa di Sukabumi bisa naik, kita yang bertetangga tidak," ujar Asep [KC-02/g]**.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!











Terkait Status CPNS K2, BKPPD Minta CPNS K2 Bersabar

CIANJUR[KC],- Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur meminta tenaga honorer yang lulus tes CPNS kategori dua untuk tetap bersabar. Dipastikan semua tenaga honorer yang lulus akan diangkat menjadi PNS di Kabupaten Cianjur.

"Kita kan tidak bisa memaksa mereka (BKN. Red) segera turunkan nomor induk pegawai. Karena itu prosesnya untuk seluruh Jabar. Jadi sabar menunggu karena dalam proses. Yang penting kalau lulus itu sudah aman cuman tinggal menunggu penetapannya," kata Kepala BKPPD Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi ketika dihubungi, Minggu (16/11).

Status ribuan tenaga honorer di Kabupaten Cianjur yang dinyatakan lulus dalam tes CPNS kategori pada November 2013 masih belum jelas hingga saat ini. Sebanyak 1142 tenaga honorer lulus tes CPNS kategori dua ini sudah bekerja sesuai tugasnya masing-masing. Hanya saja status mereka masih tenaga honorer karena belum ada surat keputusan dari bupati.[KC.05/Cis]

Sumber : Tribun

Kwarcab Cianjur Gelar Pekan Lomba Pramuka Penggalang Tahun 2014

CIANJUR [KC],- Kwartir  Cabang Gerakan Pramuka Cianjur, tahun ini kembali menyelenggarakan kegiatan perlombaan antar  pramuka penggalang yang berpangkalan di SD/MI dan SMP/MTs. Kegiatan rutin tahunan dengan tajuk “ Pekan Lomba Pramuka Penggalang Tahun 2014” ini telah berlangsung mulai tanggal 9 – 15 Nopember 2014, dengan pusat kegiatan di komplek sekretariat kwarcab pramuka cianjur, Jl. Pramuka No 2 Rawabango karangtengah.
Staf sekretariat Kwartir Cabang, Ade Aboh mengungkapkan kegiatan ini terbuka untuk Pramuka pangkalan SD/MI/SMP/MTs se kab Cianjur, mempertandingkan berbagai materi tentang pengetahuan dan keterampilan meliputi olah raga, seni, keagamaan, ilmu pengetahuan alam dan matematika, dan keterampilan kepramukaan , yang di kelompokan dalam 8 mata lomba ini, yakni : lomba keterampilan baris berbaris, lomba senam pramuka, lomba cerdas cermat spiritual, lomba cerdas cermat Matematika dan IPA, lomba qiro'at dan tarjim Al-Quran, lomba paduan suara, lomba scouting skill, dan lomba lintas alam.
Kegiatan tersebut  diikuti oleh 53 pangkalan SMP / MTs dan 48 Pangkalan SD/MI dari 18 kecamatan/kwarran, dengan peserta terjauh berasal dari SMP N 2 Takokak" Ungkap Ade.
Kegiatan yang mengambil tema " Dengan Semangat Persatuan Dijiwai Nilai-nilai Sumpah Pemuda Dan Kepahlawanan, Tingkatkan Kemampuan Pribadi Untuk Meraih Prestasi Mandiri” dilaksanakan dalam rangka memperingatI Hari Sumpah pemuda dan Hari Pahlawan Tahun 2014.
Sekretaris Kwarcab Cianjur, Nana Suryana menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk Meningkatkan rasa kebersamaan sesama anggota Pramuka Penggalang di Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Cianjur, meningkatkan jiwa patriot anggota yang menjujung tinggi nilai-nilai sportifitas, persahabatan dan persaudaraan dan mampu menghargai jasa-jasa pahlawan nasional serta Pahlawan Pramuka serta  mampu menghargai dan mencintai alam disekitarnya.
Kegiatan ditutup dengan resmi oleh sekretaris Kwarcab Cianjur, Nana Suryana, SH,MT,  (15/11) pkl. 17.00 wib.  Keluar sebagai juara umum untuk golongan SD/MI Pangkalan MI Ass-saidiyah, Cipanas, sementara untuk golongan SMP/MTs diraih oleh pangkalan SMP Al-Ittihad, Karangtengah [KC.01]***

BERIKUT
JUARA – JUARA TIAP MATA LOMBA
PADA PEKAN LOMBA PRAMUKA PENGGALANG
KWARTIR CABANG GERAKAN PRAMUKA CIANJUR
TAHUN 2014


I.          LOMBA KETERAMPILAN BARIS-BERBARIS
NO
PERINGKAT
NOMOR PESERTA
PANGKALAN
KWARRAN

GOLONGAN PENGGALANG SD PUTERA

1
JUARA 1
07
SDN IBU JENAB 2
CIANJUR

2
JUARA 2
33
SDN PEUTEUYCONDONG 1
CIBEBER

3
JUARA 3
31
SDN IBU JENAB 1
CIANJUR

GOLONGAN PENGGALANG SD PUTERI

1
JUARA 1
07
SDN TANJUNGJAYA
CIANJUR

2
JUARA 2
34
SDN IBU DEWI 2
CIANJUR

3
JUARA 3
12
SDN SAYANGSEMPER
CIANJUR

GOLONGAN PENGGALANG SMP PUTERA

1
JUARA 1
06
SMPN 2 CIBEBER
CIBEBER

2
JUARA 2
01
SMPPN 4 CIANJUR
CIANJUR

3
JUARA 3
09
SMPN 1 TAKOKAK
TAKOKAK

GOLONGAN PENGGALANG SMP PUTERI

1
JUARA 1
05
SMPN 2 CIANJUR
CIANJUR

2
JUARA 2
25
SMPN 1 TAKOKAK
TAKOKAK

3
JUARA 3
27
SMPN 3 KARANGTENGAH
KARANGTENGAH



II.       LOMBA SENAM PRAMUKA
NO
PERINGKAT
NOMOR PESERTA
PANGKALAN
KWARRAN

GOLONGAN PENGGALANG SD

1
JUARA 1
10
MI ASSAIDIYAH
CIPANAS

2
JUARA 2
09
SDN IBU JENAB 1
CIANJUR

3
JUARA 3
18
SDN SELAKOPI 2
CIANJUR

GOLONGAN PENGGALANG SMP

1
JUARA 1
26
SMPN 1 CIANJUR
CIANJUR

2
JUARA 2
24
SMPN 2 CIBEBER
CIBEBER

3
JUARA 3
22
SMPN 2 CIANJUR
CIANJUR






III.    LOMBA CERDAS CERMAT SPIRITUAL ISLAM
NO
PERINGKAT
NOMOR PESERTA
PANGKALAN
KWARRAN

GOLONGAN PENGGALANG SD

1
JUARA 1
17
MI ASSAIDIYAH
CIPANAS

2
JUARA 2
12
SDN IBU JENAB 4
CIANJUR

3
JUARA 3
28
SDN BOJONG 2
KARANGTENGAH

GOLONGAN PENGGALANG SMP

1
JUARA 1
11
SMP ISLAM CENDEKIA
KARANGTENGAH

2
JUARA 2
15
MTs ISLAMIYAH
CIANJUR

3
JUARA 3
35
MTs ASSAIDIYYAH
CIPANAS



IV.    LOMBA CERDAS CERMAT MATEMATIKA IPA
NO
PERINGKAT
NOMOR PESERTA
PANGKALAN
KWARRAN

GOLONGAN PENGGALANG SD

1
JUARA 1
21
MI ASSAIDIYYAH
CIPANAS

2
JUARA 2
32
SDN WARUNGKONDANG 1
WARUNGKONDANG

3
JUARA 3
09
SDN MALEBER 1
KARANGTENGAH

GOLONGAN PENGGALANG SMP

1
JUARA 1
15
SMPN 4 CIANJUR
CIANJUR

2
JUARA 2
24
SMP ISLAM AL-AZHAR 20
CIANJUR

3
JUARA 3
5
MTs ASSAIDIYYAH
CIPANAS



V.       LOMBA QIRO’AT DAN TARJIM AL QUR’AN
NO
PERINGKAT
NOMOR PESERTA
PANGKALAN
KWARRAN

GOLONGAN PENGGALANG SD PUTERA

1
JUARA 1
27
MI ASSAIDIYAH
CIPANAS

2
JUARA 2
25
MI ISLAMIYAH
CIANJUR

3
JUARA 3
14
SDN NYALINDUNG 3
CUGENANNG

GOLONGAN PENGGALANG SD PUTERI

1
JUARA 1
10
SDN IBU JENAB 1
CIANJUR

2
JUARA 2
16
SDN BOJONG 4
KARANGTENGAH

3
JUARA 3
24
SDN NYALINDUNG 3
CUGENANG

GOLONGAN PENGGALANG SMP PUTERA

1
JUARA 1
12
SMP AL ITTIHAD
KARANGTENGAH

2
JUARA 2
33
SMP IT DAARUL HASAN
CUGENANG

3
JUARA 3
23
SMPN  1 CIBEBER
CIBEBER

GOLONGAN PENGGALANG SMP PUTERI

1
JUARA 1
20
SMP AL ITTIHAD
KARANGTENGAH

2
JUARA 2
25
SMPN 1 KARANGTENGAH
KARANGTENGAH

3
JUARA 3
09
MTs AL - IKHLAS
SUKALUYU



VI.    LOMBA PADUAN SUARA
NO
PERINGKAT
NOMOR PESERTA
PANGKALAN
KWARRAN

GOLONGAN PENGGALANG SD

1
JUARA 1
13
SDN SANTOSA
HAURWANGI

2
JUARA 2
16
SDN PASIRHAYAM
CILAKU

3
JUARA 3
29
SDN MALEBER 3
KARANGTENGAH

GOLONGAN PENGGALANG SMP

1
JUARA 1
08
SMPN 1 CIBEBER
CIBEBER

2
JUARA 2
10
SMPN 1 CIANJUR
CIANJUR

3
JUARA 3
20
SMPN 2 CIANJUR
CIANJUR



VII. LOMBA SCOUTING SKILL
NO
PERINGKAT
NOMOR PESERTA
PANGKALAN
KWARRAN

GOLONGAN PENGGALANG SD PUTERA

1
JUARA 1
29
SDN PANYUSUHAN 3
SUKALUYU

2
JUARA 2
15
SDN TANJUNGSARI 1
SUKALUYU

3
JUARA 3
07
SDN TANJUNGJAYA
CIANJUR

GOLONGAN PENGGALANG SD PUTERI

1
JUARA 1
27
SDN TANJUNGSARI 1
SUKALUYU

2
JUARA 2
18
SDN PASIRHAYAM
CILAKU

3
JUARA 3
05
MI ISLAMIYAH
CIANJUR

GOLONGAN PENGGALANG SMP PUTERA

1
JUARA 1
02
SMP N 1 TAKOKAK
TAKOKAK

2
JUARA 2
26
SMP N 1 CIBEBER
CIBEBER

3
JUARA 3
29
SMP N 2 CIBEBER
CIBEBER

GOLONGAN PENGGALANG SMP PUTERI

1
JUARA 1
7
SMP N 4 CIANJUR
CIANJUR

2
JUARA 2
30
SMP N 2 CIANJUR
CIANJUR

3
JUARA 3
11
MTs AL-IKHLAS
SUKALUYU



VIII.        LOMBA LINTAS ALAM
NO
PERINGKAT
NOMOR PESERTA
PANGKALAN
KWARRAN

GOLONGAN PENGGALANG SD PUTERA

1
JUARA 1
1
SD N PATARUMAN
CIANJUR

2
JUARA 2
23
SDN SAYANG 3
CIANJUR

3
JUARA 3
9
SD N SELAKOPI 2
CIANJUR

GOLONGAN PENGGALANG SD PUTERI

1
JUARA 1
11
SD N IBU JENAB 4
CIANJUR

2
JUARA 2
15
SD N MUKA 2
CIANJUR

3
JUARA 3
8
SDN IBU JENAB 4
CIANJUR

GOLONGAN PENGGALANG SMP PUTERA

1
JUARA 1
10
SMP AL- ITTIHAD
KARANGTENGAH

2
JUARA 2
09
SMP N 1 TAKOKAK
TAKOKAK

3
JUARA 3
46
SMP N 1 MANDE
MANDE

GOLONGAN PENGGALANG SMP PUTERI

1
JUARA 1
4
MTs AL IKHLAS
SUKALUYU

2
JUARA 2
2
MTs AL IKHLAS
SUKALUYU

3
JUARA 3
9
SMP N 1 TAKOKAK
TAKOKAK





 

KELUHAN MASYARAKAT CIANJUR

Nama

Email *

Pesan *

Redaksi: Jl. Perintis Kemerdekaan Kp. Baru RT. 01/21 Kel. Sayang Cianjur | 089698682683 | 089698682683
Copyright © 2012. KABAR CIANJUR - NPWP : 00.539.489.5-406.000
BADAN HUKUM NOMOR 80 TAHUN 2014 NOTARIS : KUSNADI,SH,MH,MKn
Terdaftar di Kemenkumham RI dan Lembaran Negara RI