Headlines News :
REDAKSI KABARCIANJUR KINI BERPINDAH ALAMAT KE JL. NYI RADEN SITI BODEDAR NO. 42 KAUM CIANJUR (TV CIANJUR) WAKIL BUPATI SURANTO LAKUKAN PEMBINAAN APARATUR KECAMATAN DAN PUSKESMAS KECAMATAN CIPANAS USAI MERESMIKAN BAKSOS DI LK NU KAB CIANJUR YPI AL I’ANAH GELAR DISKUSI PUBLIK ISLAM BUKAN AGAMA TERORIS SDN LEMBURSITU DAN SDN PASIRHAYAM LAKSANAKAN UPACARA REPLEKSI HARI KARTINI,WAKIL BUPATI SURANTO DIDAMPINGI KETUA LKNU HADIRI PERINGATAN ISRO MI’RAJ MAJELIS TA’LIM ASSA’IDIYYAH CIPANAS DEWAN MASJID INDONESIA (DMI) KAB. CIANJUR GENCAR LAKUKAN PEMBINAAN MASJID DI KABUPATEN CIANJUR DPD PUI KAB CIANJUR DILANTIK PENGURUS DPW KESBANGPOL KAB. CIANJUR SELENGGARAKAN DIALOG WAWASAN KEBANGSAAN UNTUK MASYARAKAT UMUM DEWAN MASJID INDONESIA (DMI) KAB. CIANJUR BESERTA PENGURUS BKPRMI DAN BKMM HADIRI AUDIENSI DENGAN BUPATI CIANJUR DI PENDOPO KAB. CIANJUR H. YOSEP UMAR SELAKU KETUA DMI CIANJUR MENGAPRESIASI BUPATI CIANJUR YANG TELAH MEMBERIKAN BANTUAN KEPADA 5000 MESJID IKUTI TERUS BERITA VIDEO TERKINI DI MEDIA ONLINE NO 1 WWW.KABARCIANJUR.COM  

LOGIN REPORTER

Enter your username and password to enter your KC Reporter


INFO CIANJUR

TITIK RAWAN CIANJUR

Pembaca Setia KC

Diserbu Pembeli, Pengrajin Akik di Pameran Pendidikan Kewalahan

CIANJUR, [KC],- Endang Kartiwa, pengrajin batu mulia di Pameran Pendidikan Cianjur kewalahan menghadapi pelanggan. Sebabnya, koleksi batu akik yang ia pajang di sana ludes dan banyak pesanan dalam dua hari setelah diserbu para pembeli.

"Baru saja dua hari, saya sudah harus pulang ke kampung halaman untuk ambil persediaan di rumah," ujar Endang, saat ditemui KC di Pameran Pendidikan Cianjur, Kawasan Parkir Hypermat, Cianjur, Minggu 26 April 2015.

Pria asal Cidaun, Cianjur Selatan,  ini mengatakan dirinya tak menyangka koleksi batu cincin mulianya bisa habis dalam dua hari. Padahal, festival batu akik ini digelar cukup lama yakni sejak 21 April, hingga tanggal 2 Mei 2015.

"Saya tidak tahu yang datang ke pameran ini semua orang dari berbagai daerah," ujar Endang. Menurut dia, kebanyakan pelanggannya datang dari Cianjur, Bandung, dan jakarta. Meski demikian, dia mengaku tak jarang pelanggan jauh seperti dari Aceh pun datang ke sana.

Endang mengatakan dia menjual batu akik sedikit lebih murah dari harga pasaran karena salah perkiraan. Awalnya dia mengira tidak banyak orang yang akan mendatangi pameran itu sehingga dia harus menurunkan harga pasaran.

Beberapa jenis batu yang ia jual antara lain Black Aren, pancawarna, dan kecubung, kalimaya, kembang bungur asli asal cianjur. Menurut dia, banyak orang berminat pada batu black aren. Selain karena warnanya yang bagus dan harganya murah, batu jenis ini memiliki khasiat tertentu menurut pemakainya dan ini dirasakan oleh semua pemilik batu akik Black Aren.

"Batu yang dapat ditemukan di sekitar Sungai Cidamar itu dipercaya mampu menyembuhkan sejumlah penyakit meski belum bisa dipastikan secara ilmiah. Ada kemungkinan, batu yang dibentuk akibat pelapukan fosil pohon itu memiliki zat-zat tertentu yang bisa digunakan sebagai penangkal racun atau hal bermanfaat lainnya." Ungkapnya.

Dikatakan Endang, harga batu mulia asal Kecamatan Cidaun memang masih terbilang murah. Ia biasanya menjual batu itu dengan harga Rp 50 ribu sampai Rp 1 juta tergantung ukuran dan motif yang ada pada batu.
"Walau murah harganya, tapi kalau pengolahannya bagus nilai jual batu mulia yang sudah menjadi cincin batu akik ini bisa mahal," ujar Endang. [KC.01]***

DPD BKPRMI Cianjur Akan Lantik 32 Pengurus Kecamatan

CIANJUR, [KC],- Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia ( DPD. BKPRMI) Kabupaten Cianjur telah membentuk  32 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) dan akan segera  menggelar  pelantikan kepengurusan DPK  BKPRMI Se-Kabupaten Cianjur  untuk masa bakti 2015 – 2019. Kegiatan pelantikan akan diselenggarakan secara roadshow mulai tanggal 4-28 Mei 2015.

Sekretaris Umum DPD BKPRMI Kab. Cianjur, Rudi Susanto, mengungkapkan bahwa acara pelantikan akan digelar bersamaan dengan pelantikan Pengurus Kecamatan Dewan Masjid Indonesia (DMI) se-Kabupaten Cianjur, sekaligus penyerahan bantuan untuk masjid-masjid di setiap kecamatan, rencananya kegiatan dalam 1 hari ada 2 sampai 4 titik lokasi pelantikan, dan akan dihadiri oleh Muspika, Pengurus MUI, dan tokoh masyarakat setempat.

“ Pelantikan akan digelar secara sederhana di 32 Kecamatan bersama-sama pengurus DMI Kabupaten Cianjur, target kami setelah terbentuk DPK BKPRMI adalah setiap masjid menjadi makmur dengan berbagai kegiatan remaja mesjid yang inovatif, kreatif dan produktif.” ungkap rudi di ruang kerjanya.

Dia menambahkan, Organisasi BKPRMI ini tidak ada uangnya jadi sebagai pengurus harus benar-benar siap untuk menjalankan roda organisasi sebagai bekal akhir nanti.

Setelah acara pelantikan rencananya akan diisi dengan kegiatan orientasi kelembagaan yang akan dilaksanakan oleh DPD BKPRMI Kabupaten Cianjur bulan Juni nanti, dengan melibatkan  150 pengurus lembaga dan bagian di DPD BKPRMI, serta 32  Dewan Pengurus Kecamatan Se-Kabupaten Cianjur.

Orientasi kelembagaan ini sangat dibutuhkan oleh lembaga BKPRMI ini, agar setiap lembaga di BKPRMI  bisa melaksanakan sesuai prosedurnya sehingga tidak ada tumpang tindih dalam pelaksanaan progam.

“Orientasi kelembagaan ini sangat penting bagi perkembangan peningkatan organisasi ke depan dan menjadi persyaratan untuk mendapatkan status organisasi yang ideal dan diharapkan sesuai amanat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga BKPRMI.” terangnya. [KC.01]***

Herman: Usaha Kecil Harus Bebas dari Rentenir

CIANJUR, [KC],- Calon Bupati Cianjur periode 2016-2021 berkeinginan  mewujudkan  masyarakat khususnya pelaku usaha mikro terbebas dari jeratan para rentenir yang sangat memberatkan  dan mereka mampu mandiri dalam menjalankan berbagai usahanya. “Untuk memberantas rentenir, bukan tanpa hambatan. Diperlukan keberanian yang serius,” kata Herman saat memberikan sambutan di hadapan pimpinan dan karyawan Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat(PD BPR) dan Lembaga Perkreditan Kecamatan  (LPK), Pemkab  Cianjur di Pendopo Sabtu (4/25/2015).

Menurut Kang Herman panggilan akrabnya, pinjaman ke rentenir jadi pilihan pelaku UMKM karena aksesnya lebih mudah tanpa jaminan. "Meski pun memiliki bunga yang tinggi mencapai satu persen per hari.," katanya.Bagi pelaku usaha mikro, permodalan menjadi kendala utama. Untuk itu, mereka terpaksa meminjam uang dari para rentenir. "Selain permodalan, pelaku usaha mikro juga kerap menggunakan jasa rentenir karena terdesak faktor kesehatan, pendidikan dan konsumtif," tambahnya.Herman menilai akselerasi rentenir sangat luar biasa dan mampu menyusup ke perkotaan hingga pedesaan. Akses pencairan dana bisa lebih cepat dan mudah, bahkan tanpa syarat. 

Rentenir juga cukup kenal dengan para nasabah. Mereka lebih pro aktif hingga pedesaan. Bahkan dalam aksinya rentenir kerap mengatasnamakan koperasi sehingga mampu membius masyarakat. "Tidak heran banyak petani yang terjerat," ujarnya.

Herman menambahkan, dampak utang rentenir bisa menimbulkan tindak kriminal dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sebab, bukannya usaha tambah maju tetapi malah makin bangkrut. "Rumah bisa disita, menimbulkan KDRT dan tindak kriminal lainnya," paparnya.

Jika ditakdirkan menjadi Bupati Cianjur lima tahun mendatang, ia akan memberantas rentenir melalui kebijakan untuk melindungi para pelaku usaha mikro dan masyarakat dari rentenir. "Praktik rentenir harus segera diberantas," jelasnya.

Selain itu, para pelaku mikro harus mendapatkan edukasi terkait manfaat perbankan. Mereka harus dapat penyuluhan agar usahanya bisa berkembang maju tanpa tergantung kepada rentenir.[KC.13/DEN]***

Pedagang Lokal Menjadi Perhatian Herman

CIANJUR, [KC],- Pedagang lokal Cianjur  perlu mendapatkan peran optimal dalam pengembangan pasar tradisional agar semakin dinamis untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Untuk itu,  perlu penguatan kerja sama dan koordinasi antara berbagai pihak dengan para pedagang lokal supaya pasar tradisional semakin dinamis dan mampu bersaing, terlebih dalam menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN," kata Calon Bupati Cianjur, Herman Suherman saat menghadiri  silaturrahim dengan para anggota K5 (Kebersihan, Ketertiban, Keamanan, Kenyaman dan Keindahan), yang bekerja di Pasar tradisional  se Kabupaten Cianjur  di Gedung Generasi Muda Cianjur, Jumat (24/04/2015).

Menurutnya, pengusaha atau pedagang di tingkat lokal perlu mengambil peran penting dalam usaha meningkatkan perekonomian daerah, termasuk melalui peranannya di berbagai pasar tradisional. "Jangan sampai berbagai kebutuhan di pasar tradisional di daerah, dipasok oleh para pengusaha besar ataupun pengusaha asing, namun pengusaha lokal perlu memainkan peranan yang lebih kuat," katanya.

Kalangan pengusaha atau pedagang lokal, katanya, membutuhkan fasilitasi dari pemerintah setempat, antara lain sosialisasi kepada masyarakat luas terkait dengan pentingnya perananan mereka dalam meningkatkan perekonomian daerah.

Ia juga mengemukakan, pentingnya kalangan pengusaha lokal menggali kekayaan potensi ekonomi lokal.  Antara lain bahan baku diolah menjadi bahan jadi dan dijual di pasar tradisional. "Kalau pedagang lokal maju dan berkembang, otomatis masyarakat Cianjur lebih maju," imbuhnya.

Herman mengakui, kerja sama kalangan pengusaha atau pedagang lokal  dengan pemerintah daerah sudah baik selama ini. "Tentu perlu ditingkatkan kembali kerjasama ini," katanya.

Herman berjanji, jika terpilih menjadi Bupati Cianjur lima tahun mendatang. Pihaknya akan membantu pedagang lokal untuk meningkatkan ekonomi. Dengan cara, memberikan pelatihan penguatan ekonomi lokal, modal usaha, membuka jaringan dengan pedagang lokal di daerah lain serta lainnya. "Kita bertekad untuk bersama-sama membangun cianjur  lebih maju dan agamis tahun 2021," imbuhnya [KC.13/DEN]***

Ketua Panitia CSL 2015 Benny Sumarna; Belum Ada Bakal Calon Bupati Berbicara Mengenai Bola

CIANJUR, [KC],- Mulai menghangat iklim Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Cianjur disikapi beragam dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari insan olahraga di Cianjur. Disaat tengah bergulirnya Cianjur Super Leage (CSL) ke dua di Cianjur, belum ada satupun para kandidadt bakal calon bupati yang saat ini mulai 'tebar pesona' itu berbicara mengenai bola.

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia CSL 2015 Beni Sumarna. Ia sangat menyayangkan para kandidat bakal calon bupati itu tidak pernah menyentuh persoalah olahraga khsusunya bola di Cianjur. "Saya pernah menanyakan sejauh mana perhatian kepada insan sepak bola terhadap salah satu bakal calon bupati melalui sosial media, tapi tidak ada reaksi, tapi kalau pertanyaan lainnya dijawab," kata Benny ketika berbincang disela pertandingan CSL yang mempertemukan Persib Bandung dengan Viking PNB.

Benny berencana akan mengundang kandidat bakal calon bupati yang akan meramaikan Pilkada Cianjur 2015 itu ke kantor PT. Liga Cianjur. Tujuannya ia ingin mengetahui sejauh mana komitmen mereka terhadap kemajuan olahraga di Cianjur.

"Kita akan ajak ngopi sambil meminta visinya tentang olahraga, sebagaimana kita ketahui bersama kondisi oalharaga khususnya sarana dan sarana yang ada di Cianjur sangat terbatas. Nah sejauh mana upaya para kandidat bakal calon bupati ini menyikapinya," tegas Benny.

Jika diantara bakal calon bupati itu menyampaikan komitmen yang realistis terhadap olahraga khusunya sepak bola, pihaknya yakin para insan olahraga akan mendukungnya. "Jelas kami akan mendukungnya, kami tidak akan mendukung bakal calon yang banyak menebar pesona," katanya [KC-02]**.

Cianjur Super League; Persib Bandung Gunduli Viking PNB 9-0

CIANJUR, [KC].- Persib Bandung berhasil menggulung Viking PNB 9-0 tanpa balas pada lanjutan kompetisi Cianjur Super Leage (CSL) 2015 yang digelar di lapang Badak Putih Jalan Slamet Riyadi Cianjur, Sabtu (25/4/2015). Gol pembuka persip tercipta ketika pertandingan baru memasuki menit ke lima melalui pemain asal Cianjur Jeni Jatnika. Tendangan kerasnya gagal ditangkap penjaga gawang Viking PNB Teja.

Unggul 1-0 ata Viking PNB Pada  menit-menit awal pertandingan membuat para pemain Persib semakin terpacu untuk menambah keunggulanya. Praktis permainan hanya setengah lapang. Persib Bandung mengurung pertahanan Viking PNB hingga membuat mereka panik. Sejumlah pelanggaranpun terjadi dilakukan oleh para pemain PNB.

Licinnya lapangan akibat sebelumnya diguyur hujan membuat sejumlah peluang Persib gagal ϑî konfersi menjadi gol. Sebaliknya Viking PNB Ɣªήğ terus ditekan berupaya bakit melalui serangan balik. Namun lagi-lagi anak upaya anak asuh Yudi itu selalu kandas ϑî kaki para pemain Persib.

Hingga menit ke 17, diklat Persib U-19 masih unggul 1-0 atas Viking PNB yang pada tiga pertandingan terakhir CSL belum pernah menang. Memasuki menit 35 Persib Bandung menambah keunggulan melalui tendangan pinalti setelah Agung yang tengah membawa bola dijatuhkan pemain Viking PNB didalam kotak pinalti. Ekskusi dilakukan Agung gagal di tangkap penjaga gawang Viking PNB. Merubah skor menjadi 2-0 untuk keunggulan Persib Bandung.

Unggul atas lawannya, anak asuh Budiman Yunus itu semakin meningkatkan serangan. Dua menit berselang Jeni Jatnika nyaris menambah keunggulan, namun bola hasil sundulan kepalanya berhasil ditepis penjaga gawang PNB. Baru Pªa̲̅ϑa̲̅  menit 39, lagi-lagi Agung berhasil menambah keunggulan Persib Bandung setelah menerimaa umpan dari sisi kanan Viking PNB. Bola hasil sundulan kepalanya melesak mulus ke gaeang Viking PNB ϑαπ merubah kedudukan menjadi 3-0.

Persib semakin diatas angin, lapang becek tidak membuat semangat para pemain untuk tidak menambah keunggulan. Hanya selang tiga menit Persib kembali menambah keunggulan. Kerja sama Ɣªήğ apik antara Agung dengan Jefri membuahkan gol tambahan. Umpan Agung dari sisi kiri pertahanan Viking PNB berhasil dikonfersi gol oleh Jefri. Hingga pluit panjang ditiupkan Yandi wasit Ɣªήğ memimpin pertandingan pertanda babak pertama berakhir, Persib unggul 4-0 atas Viking PNB

Memasuki kick off babak kedua, Persib Bandung langsung menggebrak dengan memainkan bola-bola pendek ciri kas permainan mereka. Kendati lapang becek, anak asuh Budiman Yunus itu terus menekan Viking PNB.

Kerja kerasnya kembali membuahkan hasil, menit ke 59, Basit berhasil menjaringkan gol setelah lolos dari kawalan Viking PNB ϑαπ merubah skor menjadi 5-0 untuk Persib Bandung. Selang satu menit kemudian giliran pemain asal Cianjur Jeni Jatnika menambah pundi-pundi gol Persib. Lagi-lagi pemain Ɣªήğ mengenyam pendidikan ϑî SMAN Cilaku Cianjur itu kembali menggandakan keunggulan Persib enam menit kemudian. Sehingga merubah skor menjadi 7-0 untuk Persib.

Tertinggal jauh, Viking PNB berupaya bangkit, namun upaya anak asuh Yudiansyah itu selalu mentah dikaki pemain Persib. Sebaliknya meski unggul jauh, Persib semakin intens melakukan tekanan. Sejumlah peluang tercipta, namun akibat kurang sabarnya para pemain, peluang tersebut belum berhasil ϑî konfersi menjadi gol.

Persib baru berhasil memanfaatkan peluang Pªa̲̅ϑa̲̅  menit ke 80 setelah Arya lepas dari kawalan pemin belakang viking PNB. Tendangannya Ɣªήğ menyisir tanah gagal ditangkap penjaga gawang Viking PNB. Hanya selang lima menit kemudian, Persib menambah pundi-pundi golnya melalui man to man Basit Ɣªήğ menggiring bola sendiri. Kiper Viking PNB Ɣªήğ berupaya merebut bola berhasil ϑî kecoh Basit dengan mencip bola ke gawang Ɣªήğ sudah ditinggalkan penjaga gawang. Hingga babak kedua berakhir skor akhir 9-0 untuk keunggulan Persib Bandung ϑαπ sekaligus menggesar pimpinan puncak klasemen CSL 2015 Drass 07 Ɣªήğ terpaut selisih gol.

Pelatih Viking PNB, Yudiansyah mengakui kekalahan timnya karena dari segi permainan anak asuhnya tertinggal jauh. Selain itu nama besar Persib membuat para pemainnya grogi sehingga sejumlah kesalahan dilakukan.

"Kita memang kalah kelas semuanya, dari materi pemain ϑαπ juga fisik pemain kita tertinggal. Persib jaauh lebih siapp dibandingkan kita. Wajar saja kalau kita kalah telak. Strategi Ɣªήğ kita turunkan ternyata tidak berjalan lantaran pemain grogi dengan nama besar Persib," katanya.

Namun pihaknya mengaku ada hikmahnya bisa bermain dengan Persib Bandung. Hasil dari kekalahan akan menjadikan bahan evaluasi. "Ini menjadi pengalaman bagi para pemain, kita akan evaluasi hasil pertandingan ini. Terutama mengenai fisik pemain Ɣªήğ sangat perlu ditingkatkan," tegasnya.

Pelatih Persib Bandung, Budiman Yunus mengaku cukup pus dengan permainan anak asuhnya meski masih ada beberapa hal Ɣªήğ harus dibenahi. Bermain dilapangan becek, Persib masih kurang greugeut dalam bermain.

"Selama babak pertama tim worknya masih kurang berjalan, mungkin ini akibat bermain dilapang becek. Baru Pªa̲̅ϑa̲̅  babak kedua bisa mulai berjalan. Hanya saja dipenyelesaian akhir Ɣªήğ masih kurang, banyak peluang Ɣªήğ terbuang Ɣªήğ semestinya membuahkan gol," kata Budiman ditemui usai pertandingan.

Secara umum, para pemainnya mengalami perkembangan. Permainan semakin padu, masalah transisi pemain Ɣªήğ harus dibenahi. "Secara umum memang graafiknya meningkat, kita aakan terus upayakan perbaikan hasil dari evaluasi pertandingan ini," tegasnya  [KC-02]**.

Lesti D' Academy Jadi Juri di SDMB

ADA YANG BERBEDA berbeda pada Seleksi Dangdut Menuju Bintang (SDMB) yang dilaksanakan di halaman parkir Hypermart Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Sabtu (25/4/2015). Kegiatan yang ke 9 kalinya di gelar itu kali ini menghadirkan juri salah satunya Lestini atau biasa disapa Lesti sang Juara I Dangdut Academy di salah satu stasiun televisi swasta nasional.

Kehadiran Lesti sebagai Juri pada SDMB itu sengaja didatangkan tidak lain untuk memberikan motivasi kepada paras peserta SDMB. "Kita hadirkan Lesti untuk memberikan motivasi kepada para peserta untuk berkarya seperti Lesti. Ia itu warga Cianjur yang sudah juara dangdut di kencah nasional. Mudah-mudahan melalui SDMB ini banyak Lesti-Lesti baru," kata pelindung SDMB 9, H. Jamhur Hidayat didampingi Penanggung Jawab kegiatan, Deni Santiko.

Pihaknya yakin melalui ajang SDMB akan lahir penyanyi lokal yang berkualitas. "Sudah banyak penyanyi dari Cianjur yang saat ini masih mewarnai dunia musik tanah air. Saya yakin dari ajang SDMB ini akan lahir penyanyi yang bisa mewarnai blantika musik tanah air," katanya.

Ketua Panitia SDMB, Abes memaparkan, peserta SDMB ke 9 kali ini diikuti sebanyak 35 orang. Dari jumlah itu, sekitar 60 persen kalangan pelajar dan 40 persen kalangan umum. Adapun kriteria penilaian peserta terbagi tiga diantaranta dari mulai penguasaan panggung, penghayatan, dan olah vokal.

Dikatakan Abes, dari 35 peserta nantinya akan dikerucutkan menjadi 15 besar. Setelah itu para peserta yang lolos 15 besar itu akan mengikuti grand final pada 2 Mei 2015 mendatang. "Nanti juara pertama akan langsung masuk dapur rekaman dan terus dibina," paparnya.

Abes yang juga penyiar sebuah radio di Cianjur itu mengungkapkan, tim juri terdiri dari empat orang. Mereka itu diantaranya juara 1 Dangdut Academy, Penanggung Jawab SDMB, Deni Santiko, artis dangdut Erly Ross dan Nonong dari Dinas Pendidikan Cianjur."Jurinya sangat objektif, dari tangan merekalah nantinya akan diputuskan siapa yang menjadi terbaik," katanya.

Sementara itu, Lesti mengakui suatu kebanggan tersendiri bisa menjadi juri pada SDMB. Sebagai warga Cianjur, ia ingin memberikan kontribusi atau sumbangsih bagi peserta SDMB. Pihaknya juga sangat mendukung  warga Cianjur yang ingin berkiprah di dunia dangdut. "Saya akan dukung dan support masyarakat Cianjur yang ingin belajar dangdut. Musik ini memang diterima semua kalangan," ujarnya singkat  [KC-02]**.

24 Perusahaan Nunggak Iuran BPJS

CIANJUR, [KC].- Sekitar 10 persen dari sekitar 240 perusahaan yang sudah mendaftarkan pada program Badan Penyelenggaran Jaminan Kesehatan dan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan masih nunggak iuran. Tunggakan perusahaan itu bervariatif mulai dari tiga bulan hingga lebih dari satu tahun.

Kepala Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Cianjur, Drajat Heryatna mengungkapkan, pihaknya sudah berulangkali mengingatkan 24 perusahaan yang menunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan itu untuk segera melakukan pembayaran. Hal itu sifatnya wajib harus segera dilaksanakan karena menjadi tanggungjawab perusahaan.

"Kami sudah tagih berkali-kali, tapi mereka sepertinya tidak ada itikad baik. Padahal mereka itu perusahaan yang memiliki pekerja mulai dari 100 hingga 500an pekerja. Kalau memang terpaksa, ya akan kita tempuh laternatif lain, kita ajukan proses secara hukum," kata Drajat, Jum'at (24/4/2015).

Secara terpisah, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Cianjur, Asep Saipul Malik juga membenarkan adanya perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan menunggak iuran. Tidak hanya itu masih ada sejumlah perusahaan yang tidak memenuhi hak-hak nomatif para pekerja. beberapa perusahaanpun masih ada yang memberikan upah di bawah UMK yang sudah ditetapkan sebesar Rp 1.648.000,-.

"Atas dasar itulah sepertinya para pengusaha itu memilih Cianjur untuk berinvestasi, karena pekerjanya bisa dibayar murah dari daerah lainnya," kata Asep.

Hasil dari investigasinya, ada perusahaan di Cianjur yang mempekerjakan para pekerjanya melebihi jam kerja yang sudah ditentukan. Anehnya, kelebihan jam kerja tersebut tidak masuk dalam jam lembur sebagaimana peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami telah siapkan advokasi, jika sampai tiga kali surat peringatan kami tidak digubris, para pekerja akan turun ke jalan untuk kembali menuntut haknya. Ini mungkin langkah terakhir yang harus kami lakukan, jika secara baik-baik tidak digubris," pungkasnya  [KC-02/gp]**.


Pramuka Jauhkan Perilaku Negatif

CIANJUR [KC],- Kasus narkoba di wilayah Kabupaten Cianjur meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga dengan kasus kenakalan remaja lainnya seperti geng motor dan yang lainnya. Hal itu, menurut Herman Suherman salah satunya disebabkan oleh kurangnya kegiatan positif yang bisa dilakukan anak muda.

Herman selaku Wakil Ketua Keuangan Usaha Sarana, Mabicab Gerakan Pramuka Cianjur,  mengharapkan Pramuka mampu menjadi filter bagi anak muda, agar tidak mudah terbawa arus melakukan perilaku negatif. Hal itu disampaikan Herman seusai pembukaan Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandea Putera dan Putri (Muspanitera), ke XIV Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Cianjur di aula kantor Kwarcab Jalan Raya Rawa Bango Karangtengah, Jumat (4/24/2015).

Herman menambahkan, seluruh anggota pramuka di Cianjur harus menjadi garda terdepan dalam memantapkan tekad kaum muda sebagai patriot pembangunan. “Harus menjadi agen dan pelopor pembangunan melalui karya-karya nyata," imbuh Herman yang juga Calon Bupati Cianjur periode 2016-2021.

Menurutnya Pramuka harus terus meningkatkan prestasi dan menyiapkan generasi muda penerus secara berkelanjutan. “Sehingga mereka siap mengganti dan melanjutkan kepemimpinan maupun pembangunan negeri ini,” kata HermanMenurut Herman, sebagai generasi penerus, segenap anggota Pramuka bersama-sama seluruh komponen masyarakat, berkewajiban mengisi pembangunan dengan kegiatan-kegiatan yang konstruktif dan bermanfaat [KC.13/DEN]***

Jumatan Keliling, Herman Dengar Keluhan Warga Pamoyanan

CIANJUR [KC],- Warga RW 14 Salakopi Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Cianjur Kota mendukung  H Herman Suherman  menjadi Calon Bupati Cianjur  periode 2016-2021. Dukungan tersebut disampaikan warga saat Herman datang bersilaturahmi ke rumah Ketua RW 14 , Usep Wahyudin (Abon), usai melaksanakan jumat keliling (jumling), di Masjid Al-Ikhlas,  Jumat (4/24/2015).

"Insya Allah, kami mendukung Bapak Herman. Mudah-mudahan  Bapak terpilih menjadi Bupati Cianjur , Amiin," kata Ketua  RW 14  Usep  , mewakili para pemuda Karangtaruna, tokoh masyarakat yang hadir.

Dalam pertemuan itu,  Herman  minta restu kepada warga , terkait pencalonannya sebagai Calon Bupati Cianjur dalam Pemilukada yang digelar  9 Desember mendatang.Herman dalam visi dan misinya berjanji akan melakukan perubahan-perubahan jika nanti dirinya terpilih menjadi Bupati Cianjur periode 2016-2021.

Herman yang didampingi tim pemenangan,  banyak mendapat masukan dari warga.  Di antaranya  keluhan jalan rusak, banjir, fasum, lapangan pekerjaaan, gaji guru honorer hingga minimnya tempat pemakaman umum serta biaya pengobatan di rumah sakit bagi warga miskin.

Mendengar masukan tersebut, Herman dengan nada merendah bertekad akan melakukan perubahan seperti yang dikeluhkan warga Salakopi. “Insya Allah kalau ditakdirkan menjadi Bupati Cianjur, saya akan merealisasikan keluhan warga. Saya ingin Cianjur lebih maju dan agamis 2021,” imbuhnya. [KC.13/DEN]***

Sembilan SIswa Tidak Ikut UN Susulan

CIANJUR,  [KC].-  Dari 23 peserta Ujian Nasional (UN) susulan SMA/SMK yang dilaksanakan sejak Senin (20/4/2015) ternyata tidak seluruhnya hadir. Sembilan siswa tidak hadir dan tidak diketahui persis alasan ketidak hadirannya. Dipastikan mereka tidak akan lulus dari sekolahnya pada tahun kelulusan saat ini. 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia UN, Jum'ati mengatakan, berdasarkan data yang diterimanya UN susulan yang seharusnya diikuti oleh 23 iswa itu hanya diikuti oleh 14 siswa. Mereka berasal sari SMK sebanyak 9 orang dan dari SMA sebanyak 5 orang.

"Seharusnya yang mengikuti UN susulan itu dari SMK sebanyak 13 orang dan dari SMA sebanyak 10 orang. Tapi dengan alasan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan ternyata untuk SMK sebanyak 4 siswa tidak hadir dan untuk SMA sebanyak 5 siswa yang tidak hadir," kata Jum'ati, Jum'at (24/4/2015).

Jum'ati menegaskan, pelaksanaan UN susulan sebenarnya merupakan kesempatan emas bagi para siswa yang pada saat UN tidak bisa ikut. Meski tidak menjadi dasar utama kelulusan siswa, UN masih menjadi hal yang penting bagi siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi negeri.

"Pemerintah sudah memikirkan jika pada pelaksanaan UN ada yang tidak hadir dengan berbagai alasan, makannya ada yang namanya UN susulan. Tapi kalau ternyata kesempatan itu tidak juga dimanfaatkan oleh para siswa, dengan sendirinya siswa yang bersangkutan itu tidak mau lulus sekolahnya," katanya.

Diakuinya, dalam kelulusan tahun ini, UN tidak menjadi satu-satunya pertimbangan bagi sekolah untuk meluluskan siswanya atau tidak. Namun dengan adanya UN masih menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan belajar siswa. 

"Memang benar UN tahun ini tidak menjadi dasar kelulusan, tapi paling tidak dengan adanya UN sekolah juga bisa mengetahui sejauh mana kemampuan para siswanya dan keberhasilan proses belajar mengajar yang selama ini dilaksanakan. Walaupun kelulusan itu dikembalikan kepada sekolah yang lebih mengetahui kemampuan anak didiknya," papar Jum'ati.

Pelaksanaan UN susulan di Kabupaten Cianjur berlangsung lancar. Hanya sejumlah siswa saja yang tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas. "Kalau pelaksanaanya secara umum berjalan lancar sebagaimana yang kita harapkan," tegasnya [KC-02]**.

Herman : Dorong Kualitas Layanan PDAM Tirtamukti

CIANJUR, [KC],- Meski mulai banyak undangan dari berbagai kelompok masyarakat terkait pencalonannya sebagai Bupati Cianjur. Herman Suherman tidak meninggalkan tanggung jawab utamanya sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Mukti Cianjur.

Seminggu terakhir ini, Herman mengunjungi setiap kantor cabang PDAM di wilayah Cianjur. Tujuan kunjungan untuk melaksanakan pembinaan agar pelayanan pelanggan atau konsumen air bersih meningkat.“ Peningkatan pelayan penting dilakukan agar PDAM dipercayadan terus berkembang pada masa yang akan datang,” kata Herman seusai kunjungan kerja ke kantor PDAM Cabang Pacet Cianjur, Kamis (4/23/2015). 

Menurut Kang Herman panggilan akrabnya, manejemenPDAM  diharapkan dapa tmeningkatkan pelayanan masyarakat, khususnya  pelayanan  air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Herman mangaku, berdasarkan laporan soal kinerja, semua karyawan  PDAM kinerjanya sudah bagus. Meski begitu, penilaian tersebut harus lebih ditingkatkan. “Kita jangan merasa bagus kinerja, kita tetap harus lebih meningkatkan kinerja lagi,” tuturnya. 

Herman juga berpesan kepada semua karyawan, agar mensosialisasikan program-program pelayanan PDAM. Di antaranya, pelayanan sambungan air kepada ibu hamil, jompo dan menyusui secara gratis. Selain itu, memberikan biaya murah untuk pemasangan sambungan baru. Biaya sambungan baru yang sebelumnya mencapai Rp 940.000, padatahun 2015 menjadi hanyaRp 200.000.

Biaya murah sambungan baru PDAM tersebut berlak uuntuk semua masyarakat tanpa terkecuali. Pemasangan akan dilayani jika di daerah pemohon terlayani sambungan pipa PDAM.

"Ini sebagai upaya kita memberikan layanan kebutuhan masyarakat akan air bersih. Kalau sebelumnya pasang sambungan air PDAM itu mahal, sejak 2015 ini tidak lagi. Hanya dengan Rp 200.000, masyarakat bisa menikmati layanan sambungan air bersih dari PDAM,” imbuh Herman yang akan maju di Pilkada sebagai Calon Bupati Cianjur periode 2016-2021. [KC.13]***

 
Redaksi: Jl. Perintis Kemerdekaan Kp. Baru RT. 01/21 Kel. Sayang Cianjur | 089698682683 | 089698682683
Copyright © 2012. KABAR CIANJUR - NPWP : 00.539.489.5-406.000
BADAN HUKUM NOMOR 80 TAHUN 2014 NOTARIS : KUSNADI,SH,MH,MKn
Terdaftar di Kemenkumham RI dan Lembaran Negara RI