Headlines News :
KABARCIANJUR.COM MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS TERPILIHNYA BAPAK JOKO WIDODO DAN JUSUF KALLA SEBAGAI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERIODE 2014 - 2019, SEMOGA AMANAH DAN DAPAT MEMPERJUANGKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT INDONESIA  

LOGIN REPORTER

Enter your username and password to enter your KC Reporter


Keluhan/Opini Masyarakat

KELUHAN & OPINI MASYARAKAT

Saya menyimak sedikit peyampaian mengenai tatap muka bapak bupati cianjur di desa kademangan kecamatan mande,,,,, mengenai capaian program selamaini yang dijalani,,, sedikit mengutif,,, hal-hal yang disampaikan beliau,,, mengenai infrastruktur jalan yang mengalami penurunan/ tidak ada realisasi jalan,,, walaupun buakn sebagian dari jangji" padasaaan pemilihan namun kami berharap wajib untuk melaksanakan kerja yang lebi dari sebuah program kerja.../mengutamakan umum dibangsing realisasi janji...!!!(Dadan)

Situs nya mantap, beritanya ok, sukses buat kabar cianjur. (Adi)

Pemerintah daerah cianjur sepertinya tidak memperdulikan pemerataan kualitas jalan di cianjur, daerah pedalaman ciranjang, jalur gadung jangari, nagrak gasol, bertahun tahun kondisinya parah, padahal daerah tersebut bisa dibilang aktif dan trmsk daerah kota (Akhmadi Adillah)

keluhan masalah penetapan umk kab.cianjur kenapa tidak melibatkan serikat pekerja(purnama)

Aslmlikum. sya warga desa mulyasari kec.cilaku,mau menanyakan tentang harga beras raskin,apakah dibenarkan oleh perda cianjur tentang harga jual beras raskin itu Rp 2000 perliter? sya warga desa mulyasari dike RTan 05 membeli beras raskin dri ketua RT dengan harga Rp 2000 PERLITER. Terimakasih.(Najwa)

di musim era repormasi dan demokrasi di NKRI ini kita rasakan, tetapi tidak begitu yang kini di rasakan oleh warga Desa Sindangsari Kecamatan Kadupandak, semenjak keluar SK bupati tentang pemekaran tahun 2010 sampai saat ini belum diadakan pemilihan kepala desa, ada apa gerangan yang menyebabkan hal tersebut sampai sekarang masih di jabat oleh mantan kepala desa. mudah mudahan sistem dinasti ratu atut banten tidak terjadi di cianjur yang kita cintai ini , salam sukses KC. (Baraya ti Kidul)

Assalamu'alaikum...Wr.Wb. Interupsi point of information Pak/Bu Yth... 1. Sebenarnya saya sangat khawatir dengan keadaan di kecamatan Mande saat itu, ketika saya hendak membuat E-KTP dan katanya gak bisa bikin,katanya sih mesin pembuat E-KTP nya rusak. kepada pihak yang bersangkutan gimana nih sarannya? mohon untuk di perhatikan juga. 2. Satu lagi untuk penomoran atau NIK pada KTP lama punya saya kok bisa tidak sesuai dengan yang tercantum di data KPU? padahal saya hendak mendaftar CPNS. Nah, dengan keadaan seperti ini maka akan terjadi kekeliruan data dan ini tidak bisa dibiarkan juga. Pertanyaannya gimana juga dengan solusi tersebut? Terima Kasih... Hatur Nuhun... Wassalamu'alaikum...Wr.Wb. (sopiyudin)

peningkatan jalan kandang sapi - tanjung sari tidak sesuai kontrak. mohon tanggapan dari dinas terkait.(Usman)

Harga pupuk urea subsidi naik 50% di pasar cipanas sudah di ambang kekawatiran (Ari)

dear team, tolong donk di cek, kerjanya orang-orang pdam tirta mukti apa. sudah ditelp ke kantor tidak ada yg jwb, air tidak keluar sudah 1 mgg. trims, (Dewi)

tolong di liput jalan di wilayah kecamatan sukaluyu cianjur,terutama dari tungturunan sampai ke kantor kecamatan sukaluyu,dari dulu tahun 99 ga pernah ga berlubang (Herlan)

jalan desa talaga rusak berat coba jalan solusinya agar dapat diperbaiaki cepat udah cukup lama saudaraku yang ada cianjur (Solehudin)

tolong dong minta info kabar update cianjur setiap hari nya.trims (Hendi)

Mohon informasi tentang pemasangan iklan di kc. Tq (Agus)

SILAHKAN SAMPAIKAN KELUHAN DAN OPINI ANDA DI FORMULIR KELUHAN MASYARAKAT DI WEB INI

INFO CIANJUR

TITIK RAWAN CIANJUR

Pembaca Setia KC

Puluhan Warga Pasir Sarongge Gotongroyong Aspal Jalan

CIANJUR, [KC].- Puluhan warga di Kampung Pasir Sarongge Girang Desa Ciputri Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Kamis (18/12/2014) secara bergotong royong melaksanakan pengaspalan jalan yang menghubungkan kampung mereka ke Desa Ciputri. Pengaspalan jalan tersebut dilakukan atas swadaya masyarakat dan bantuan pemerintah.

Dalam pelaksanaanya, pengaspalan jalan itu dilakukan dalam pengawasan tenaga ahli. "Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan pengaspalan jalan oleh masyarakat dengan cara bergotong royong. Ini suatu bukti bahwa masyarakat masih memiliki tanggungjawab terhadap daerahnya," kata Dedi S, Sekretaris Organisasi Masyarakat (OMS) Desa Ciputri, Kamis (18/12/2014).

Dalam pelaksanaan pengaspalan di Ciputri, rencananya sepanjang 525 meter, namun dalam pelaksasanaan bisa melebihi. "Kita patut bersyukur, berkat swadaya dan gotong royong hasilnya bisa melebihi yang direncanakan," katanya.

Fasilitator Tekhnik Rio Arista Hidayat mengatakan, pelaksanaan pembangunan jalan di Desa Ciputri Kecamatan Pacet tersebut merupakan bantuan dari Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan. Dalam bantuan tersebut masyarakat didorong untuk melakukan swadaya.

"Kalau melihat pekerjaanya, rata-rata melebihi target dari gambar rencana. Baik dari segi ukuran maupun dari segi kualitas pekerjaan. Kami selalu memberikan dampingan agar pekerjaanya tidak hanya berkwantitas tapi harus berkualitas," katanya [KC-02]**.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Retribusi Parkir UPT Cipanas Diduga Menguap

CIANJUR, [KC].- Retribusi parkir dari Unit Pengelola Terminal (UPT) Cipanas diduga menguap. Dugaan tersebut didasari tidak jelasnya besaraan tarif parkir yang dikeluarkan petugas parkir. Padahal pihak Pemerintah Desa Cipanas selaku pemilik lahan telah menetapkan besaran tarif parkir.

Kondisi tersebut diperparaah dengan dibiarkannya sejumlah pungli terhadap parkir terjadi. "Saya harus membayar parkir sepeda motor Rp 2.000 sekali pparkir. Itupun saya tidak dikasih ticket parkir. Padahal sudah jelas besaran parkir sepeda motor itu hanya Rp 1.000,- sekali parkir," kata Asep Jafar (28) seorang warga saat dihubungi, Kamis (18/12/2014).

Dikatakan Asep, pungli tersebut terjadi sudah cukup lama berlangsung di lokasi parkir UPT Cipanas. Selaku pengguna lahan parkir ia mengaku keberatan adanya pungli tersebut. "Saya pernah minta bukti ticket parkirnya tapi malah tidak dikasih. Kalau resmi saya tidak masalah ini kan tidak resmi, malah besaranya di mark up. Pertanyaannya kemana uang lebihnya," kata Asep.

Pihaknya sangat menyayangkan adanya pungli parkir itu dibiarkan tanpa ada tindakan. Oknum petugas parkir yang nakal terkesan cuek menjalankan aksinya. "Kalau nyari duit seharusnya tidak seperti itu, saya juga sebagai pedagang di pasar sangat kecewa tidak adanya tindakan tegas terhadap oknum juru parkir. Berapa uang rakyat yang menguat. Kalau dhitung memang hanya Rp 1.000 tapi kalau dijumlahkan akan besar," paparnya.

Secara terpisah Cecep Sudrajat, petugas parkir UPT Cipanas mengaku kalau besaran parkir sejatinya sudah ditentukan oleh pihak pemerintah Desa Cipanas. Untuk parkir kendaraan roda dua (sepeda motor) besaran tarif parkir mencapai Rp 1.000,- sekali parkir. Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau lebih (mobil) besaranya parkir mencapai Rp 10.000,-sekali parkir.

"Kalau ternyata dilapangan berbeda, mungkin saja ada oknum. Tapi yang jelas petugas parkir kami selalu dibekali karcis atau ticket parkir dan itu wajib diberikan setiaoo ada kendaraan yang parkir," kata sataf pelaksana UPT Cipanas itu.

Pihaknya juga membantah, membiarkan terjadinya pungli terhadap retribusi parkir. Semuanya menganai tarif parkir sudah ada dasarnya. "Pokoknya tarif parkir itu sudah jelas, petugas selalau dibekali karcis parkir dan harus diberikan kepada setiap kendaraan yang parkir diareal UPT CIpanas," tegasnya.

Kepala Desa Cipanas Dadan BK membenarkan kalau tarif pengelolaan parkir UPT Cipanas ditentukan oleh pihak desa. Penentuan besaran tarif parkir tersebut berdasarkan peraturan desa (Perdes). "Lahan parkir terminal tersebut dikelola oleh UPT, dan besarnya tarif parkir sudah sesuai dengan Perdes. Untuk mobil Rp.10.000 dan kendaraan roda dua Rp.1000,- persekali parkir. Pengguna lahan parkir tersebut diberikan karcis untuk satu kali parkir," kilah Dadan.

Pihaknya mengaku tidak tahu banyak dilapangan kalau prakteknya terjadi pungli. "Kalau masalah pungli kami tidak tahu itu, karena pengelolaanya di UPT. Yang pasti tarif parkir sudah jelas dan siapa saja yang parkir harus diberi karcis parkir," jelasnya [KC-02/tis]**.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

PNPM Masih Sangat Dibutuhkan

CIANJUR, [KC].- Penanggulangan Kemiskinan Daerah Melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), dipandang masih sangat diperlukan. Adanya PNPM masih sangat dirasakan manfaatnyaa oleh masyarakat.

Hal itu terungkap dalam kegiatan Lokakarya Review PNPM Perkotaan akhir tahun 2014, yang dilaksanakan di Aula Graha Permana Desa Cipendawa Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Kamis (18/12/2014). Lokakarya tersebut diikuti oleh 25 Desa yang berada di 3 BKM/Kecamatan di Kabupaten Cianjur.

Ae Haenudin perwakilan UPK Pacet mengungkapkan, PNPM merupakan kegiatan nasional, yang menangani kemiskinan diperdesaan dan perkotaan. PNPM sudah berlangsung meski terjadi pergantian pimpinan dinegeri ini. "Cuma dalam hal pengelolaan belum bisa memastikan dalam bentuk bagai mana, karena saat ini akan berakhir programnya," kata Ae disela kegiatan Lokakarya.

Pihaknya masih berharap, program PNPM masih bisa terus berlangsung meski namanya berubah. "Mudah-mudahan masih terus, ini program penanggulangan kemiskinan pasti berkelanjutan. Pelaku di daerah dan pelaku PNPM menunggu kebijakan yang baru dari pemerintahan yang baru, bentuknya seperti apa," ungkapnya.

Dikatakan Ae, dalam rangka mempertahankan kegiatan, pelaku PNPM masih berupaya dalam hal bentuk pendataan data base yang paling akurat. Karena di PNPM terdapat Pemetaan Swadaya (PS). "Jadi bisa tergambarkan,tentang data orang miskin ada berapa banyak dan orang kaya ada berapa banyak. Kalau diperdesaan ada  UPK  dan dikota  BKM," tegasnya [KC-02/tis]** .


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

SMKN 1 Cipanas Lakukan Kunjungan Industri ke PT. Indofood

CIANJUR, [KC],- SMKN 1 Cipanas melakukan kunjungan industri ke PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Cabang Bandung . Kunjungan Industri ini diikuti oleh dua program keahian yaitu Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) dan Pemasaran dengan jumah 166 siswa-siswi, 8 guru pembimbing dan 16 guru produktif yang ada di dua program keahian tersebut.

Kunjungan Industri diawali dengan penerimaan dari pihak PT Indofood. dalam sambutannya beliau mengucapkan selamat datang yang dilanjutkan dengan penjelasan singkat tentang company profile dari PT Indofood.

Adapun tujuan kunjungan industri ini adalah untuk menambah wawasan siswa-siswi sesuai program keahlian masing-masing.

"Kegiatan kunjungan industri ini selain sudah menjadi program kerja dari Jurusan, diharapkan juga dapat menambah wawasan siswa-siswi terutama di bidang pengolahan, karena di sini juga kita diajak melihat-lihat proses produksi secara langsung" ujar Dian Marzilupah,S.Si ketua program keahlian TPHP.

Setelah berkunjung ke PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, acara dilanjutkan dengan berkunjung ke Trans Media untuk mengikuti acara seminar tentang Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan.

"Serangkaian acara ini diharapkan benar-benar dapat menambah wawasan siswa siswi SMK Negeri 1 Cipanas, yang natinya dapat menjadi motivasi bagi mereka ke depan sesuai dengan program keahlian yang ditempuh sehingga dapat menghasilkan siswa-siswi yang sukses" ungkap Neneng Yanti,SE Ketua Program Keahlian Pemasaran yang sekaligus Ketua Panitia dari acara Kunjungan Industri ini [KC.06/Angga]*** 

Polsek Sukaluyu Amankan 1.200 Botol Miras Dari Sebuah Rumah

CIANJUR, [KC].- Sebanyak 1.200 botol minuman keras (miras) berbagai merk berhasil diamankan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Sukaluyu dari sebuah rumah milik Irpan (37) di Kampung Bancey RT 02/RW 06 Desa Tanjung sari Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur, Rabu (17/12/2014).

Selain mengamankan barang bukti (BB) miras, petugas juga berhasil mengamankan pemiliknya berinisial E (66) warga Cipanas. Selanjutnya E akan dikenakan tindak pidana ringan (tipiring) atas perbuatannya yang memperjual belikan miras.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, penyitaan ribuan botol miras tersebut bermula saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat. Informasi tersebut ditindak lanjuti dan akhirnya mengarah pada sebuah rumah yang beraada di lokasi perkampungan yang cukup terpencil.

"Kita bergerak cepat, setelah memastikan adanya miras di dalam rumah tersebut, kami langsung melakukan penggerebekan. Ternyata benar, didalam rumah itu ada sekitar 100 dus (1.200 botol) miras siap edar," kata Kaplsek Sukaluyu AKP Achmad Suprijatna, Rabu (177/2014).

Dikatakan Achmad, rumah tempat penyimpanan miras tersebut ternyata milik anak dari E pemilik miras. Sedianya miras yang baru saja dibeli dari Sukabumi itu akan di edarkan didaerah Cipanas.

"Pengirimannya dari Sukabumi menggunakan mobil box. Rencanannya akan di edarkan di Cipanas, di Sukaluyu hanya untuk penyimpanan sementara saja," katanya.

Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan terkait adanya ribuan miras yang berhasil di sita. Pemiliknya diancam dengan Tipiring. "Secepatnya akan segera disidangkan," tegas Achmad.

Kapolres Cianjur AKBP Dedy Kusuma Bakti menegaskan pihaknya telah memerintahkan seluruh jajarannya diwilayah untuk gencar memerangi peredaran miras melalui operasi Cipta Kondisi. "Kita sudah perintahkan anggota diwilayah untuk gencar melakukan operasi peredaran miras. Hasilnya Plsek Sukaluyu berhasil menyita 1.200 botol miras dari pemiliknya," katanya [KC-02]**.


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

FKPS Gelar Porseni Antar Panti

CIANJUR, [KC].- Untuk kali pertama, Forum Komunikasi Panti Sosial (FKPS) Kabupaten Cianjur menggelar acara pekan olahraga dan seni (Porseni) antar panti yang dilaksanakan di Panti Asuhan Al-Madina Desa Ciherang Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur. Kegiatan yang diikuti perwakilan 34 panti asuhan itu dilaksanakan merebutkan tropi Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur.
Ketua Panitia Pelaksana Porseni antar Panti Sosial Irwan Stefanus mengungkapkan, Porseni antar panti tersebut dilaksanakan untuk yang pertama kalinya. Salah satu tujuannya untuk menjalin tali silaturahmi antar sesama panti yang terbilang langka sebelumnya untuk saling bertemu.
"Kegiatan Porseni ini merupakan rangkaian peringatan hari Kesitiakawanan Sosial Nasional (KSN) yang jatuh setiap tanggal 20 Desember. DI Cianjur yang pertama digelar, meski kita sudah merencanakan jauh-jauh hari," kata Irwan yang merupakan Ketua Yayasan Penuai Indonesia didampingi Sekretarisnya Beben saat ditemui di Kantor Dinsosnakertrans CIanjur, Rabu (18/12/2014).
Dikatakan Irwan, pelaksanaan Porseni antar Panti Sosial itu akan dilaksanakan pada Kamis (19/12/2014). Pesertanya diperkirakan sebanyak 500 oorang dariperwakilan 34 Panti Sosial. "Salah satu tujuannya dalam rangka membina persaudaraan dan kesetiakawanan sosial serta persaudaraan antar lembaga sosial di Cianjur," tegasnya.
Dalam pelaksanaanya, para peserta Porseni akan bertarung dalam berbagai cabang diantaranya untung cabang olahraga yang dipertandingkan futsal, bulutangkis, catur dan tenis meja. Sedangkan untuk cabang seni diantaranya kaligrafi, marawis, kosidah dan baca puisi. Sementara untuk Keagaamaan diantaranya Hifdzul quran, tilawtil quran dan pidato.
"Peserta Porseni ini diikuti mulai dari tingkat SD hingga SLTA yang semuanya merupakan penghuni panti. Mereka nantiinya yang berprestasi akan kita arahkan ke dinas pendidikan dan kementerian agama," katanya.
Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur, H. Sumitra menyambut baik, adanya kegiatan Porseni antar panti sosial di Cianjur. Selain yang pertama kalinya, kegiatan tersebut juga sebagai upaya untuk mengukur kemampuan anak-anak panti.
"Kegiatan Porseni ini merupakan ajang publikasi bagi panti. Tidak banyak yang tahu kalau ternyata di Cianjur itu ada 34 Panti Sosial. Secara tidak langsung masyarakat akan mengetahui, ternyata banyak juga anak panti yang memiliki prestasi," kata Sumitra saat ditemui terpisah.
Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur, H. Sumitra menyambut baik, adanya kegiatan Porseni antar panti sosial di Cianjur. Selain yang pertama kalinya, kegiatan tersebut juga sebagai upaya untuk mengukur kemampuan anak-anak panti.
"Kegiatan Porseni ini merupakan ajang publikasi bagi panti. Tidak banyak yang tahu kalau ternyata di Cianjur itu ada 34 Panti Sosial. Secara tidak langsung masyarakat akan mengetahui, ternyata banyak juga anak panti yang memiliki prestasi," kata Sumitra saat ditemui terpisah.

Sumitra mengharapkan, adanya sejumlah panti di Cianjur bisa memberikan kontribusi sebagai upaya mewujudkan Cianjur yang lebih sejahtera dan berakhlakul karimah. "Adanya Porseni ini merupakan salah satu bagiannya. Kedepan kita harapkan akan bisa lebih baik lagi kegiatannya yang bisa dirasakan oleh masyarakat," paparnya [KC-02]**. 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!









128 Pemuda Cipanas Ikuti Pelatihan Mengurus Jenazah

CIANJUR, [KC].- Minimnya masyarakat yang bisa memandikan dan mengkafani orang yang meninggal, mengilhami Pemerintahan Desa Cipanas Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur untuk mendidik para pemuda dan pemudi agar trampil melakukan haal yang jarang dikuasai oleh orang lain itu.
Sebanyak 128 peserta dari perwakilan 64 ke RTan di Cipanas, Senin (15/12/2014) mengikuti pelatihan tatacara memandikan, mengkafani dan menguburkan Jenazah/mayat yang diselanggarakan di Desa/Kecamatan Cipanas Kabupate Cianjur. Para peserta tersebut terlihat serius, meski mengikuti kegiatan yang terbilang jarang dilaksanakan.
Kepala Desa Cipanas Kecamatan Cipanas, Dadan Busyrol Karim mengatakan, pada saat ini, banyak pemuda dan pemudi yang tidak mengetahui tata cara memandikan, mengkafani dan memandikan jenazah disinyalir akibat generasi muda saat ini lebih menyenangi kegiatan yang lainnya. Kondisi tersebut akibat kurangnya kegiatan positif bagi generasi muda yang dilaksanakan.
"Kita harapkan setelah peserta yang mayoritas pemuda-pemudi ini dapat menerapkan ilmu yang didapatnya dan dilaksanakan ditengah-tengah masyarakat. Sehingga tidak akan kesulitan lagi jika ada yang meninggal untuk mencari tukang memandikan jenazah dan mengkafaninya," kata Dadan.
Dijelaskan Dadan, pelatihan tata cara memandikan mayat tersebut menjadi salah satu programnya. Diharapkan perwakilan dari setiap RT mampu menyerap ilmu selama ikut pelatihan. "Ini bukan main-main, kami serius mencetak kader. Saat ini sudah susah nyari orang yang mahir mengurus mayat. DEngan peihan ini diharapkan tidak ada lagi bahasa kesulitan itu," paparnya.
Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Pelatihan memandikan, mengkafani dan menguburkan jenazah, Ceceng Ma'mun Nawawi, mengatakan, selama pelatihan para peserta terlihat sangat antusias mengikuti pelatihan. Terutama saat memasuki materi praktek, peserta terlihat sangat serius.
"Kita patut bersyukur ternyata para utusan dari masing-masing RT ini mereka terlihat bersungguh-sungguh untuk belajar. Tentu kita berharap besar, ditangan merekalah nantinya akan lahir para pengurus jenazah yang handal dan siap pakai bila sewaktu-waktu dibutuhkan bantuannya," katanya.
Pihaknya mengakui, selama ini jumlah pengurus jenazah sangatlah minim. Jika terjadi ditengah masyarakat ada yang meninggal, harus mencari-cari dulu tenaga ahlinya. "Harapan kami dengan adanya pelatihan ini, kesuitan-kesulitan itu bisa terurai, apalagi setiap ke RTan ada dua perwakilannya yang ikut pelatihan," katanya [KC-02/tis]**.



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!







Pengadaan Pesawat HT di Sindangjaya Disoal

CIANJUR, [KC].- Pengadaan sejumlah alat komunikasi Handy Talki (HT) di Desa Sindangjaya Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur disoal. Pasalnya pengadaan HT yang bertujuan untyuk memudahkan komunikasi itu anggarannya bersumber dari bantuan insentif unyuk RT/RW.
Ketua RT Cihurang Desa Sindangjaya, Adim mengaku keberatan dengan rencana kepala desa mengenai pembelian alat komunikasi pesawat HT. "Sebenarnya saya sangat keberatan dengan program pembelian alat komunikasi HT tersebut. Saya rasa di Cihurang masih ada hal yang lebih penting lagi dari alat komunikasi seperti itu, kan sekarang jaman sudah modern. Ada hand phone, mengapa tidak menggunakan hand phone saja," kata Adim, Ketua RT 04/RW 07 Desa Sindangjaya, Minggu (24/12/2014).
Secara terpisah Kepala Desa Sindangjaya, Deni Rosdaya, mengaku pengadaan alat komunikasi pesawat HT dipandang perlu untuk memudahkan komunikasi. Maraknya aksi pencurian ternak diwilayahnya menjadi salah satu alasan perlunya ada sarana komunikasi yang mudah untuk penanganan.
"Semuanya bertujuan untuk memudahkan komunikasi. Bila terjadi hal yang tidak diinghinkan bisa dengan cepat dilaporkan dan lebih cepat dalam penanganannya. Kalau ternyata ada warga yang keberatan dengan pengadaan sarana komunikasi ini itu hak mereka," kata Deni.
Deni menegaskan bahwa rencana pengadaan pesawat HT tersebut sebelumnya telah dimusyawarhkan dengan 48 ketua RT dan dihadiri beberapa aparatur didesa. "Rencana ini muncul kan setelah terjadinya sejumlah aksi pencurian hewan ternak seperti yang terjadi di sebuah yayasan panti asuhan dimana 17 ekor domba dan mobil hilang," katanya.
Aksi kejahatan itu kata Deni, masih berlanjut dengan adanya belasan ekor ternak milik warga yang dipotong dikandangnya tanpa dibawa ooleh pelakunya. "Atas dasar itulah saya berinisiatif melalui dana ARWT megusulkan dan merapatkan terlebih dahulu kepada Ketua RT dan RW untuk pembelian sarana komunikasi HT dengan tujuan mempermudah komunikasi," paparnya.
Pihaknya membantah kalau pembelian alat kominikasi HT tersebut merupakan upaya mencari keuntungan pribadi. "Kalau ada tuduhan kalau pengadaan HT itu untuk keuntungan pribadi, itu jelas tidak mendasar. Semuanya dilakukan terbuka, termasuk berapa harganya," tandasnya.
Ketika singgung mengenai harga dan tempat pembeliannya, Deni menjelaskan bahwa pesawat HT itu dipesan sebanyak 50 unit dari sebuah toko. Masing-masing pesawat harganya Rp 1.250.000,-. Pesawat HT tersebut dibagikan ke 45 ke RT-an sisanya dipegang oleh Kantor Desa untuk yang piket, dan Babinmas Sindangjaya. "Bayarnya di cicil, dengan uang muka Rp 600.000,- per unit," tegasnya.

Pemilik toko penjual alat komunikasi HT, Doni membenarkan adanya pemesanan pesawat HT dari Kades Sindangjaya. "Benar ada pembelian pesawat HT dari pak Kades, pesannya sebanyak 50 unit dengan harga Rp 1.250.000.- per unit," jelasnya [KC-02/tis]**.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!







Mantan Kabag Humas Meninggal Akibat Kecelakaan

CIANJUR, [KC].- Mantan Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Cianjur, Jaenudin (52) meninggal dunia setelah sebelumnya sempat mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akibat kecelakaan tunggal terjatuh dari motor di daerah Rajamandala Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (13/12/2014) malam. Korban dinyatakan meninggal oleh tim dokter RSHS Bandung sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu (14/12/2014).

Meninggalnya pria yang akrab di sapa Jejen itu menjadi duka tersendiri bagi rekan-rekanya di Pemkab Cianjur.Jejen yang terakhir menjabat sebagai Kabag Organisasi Setda Cianjur itu dikenal dikalangan pejabat merupakan pria yang pendiam dan memiliki dedikasi tinggi.

"Kita semua tidak menyangka kalau kang Jejen akan secepat itu meninggalkan kita semua. Kami jelas sangat kehilangan beliau, seperti mimpi saja," kata Wahyu Ginanjar, Kasubag Humas Setda Cianjur yang mengaku almarhum sempat kirim black berry massanger (bbm) selama dua kali namun kosong pada Sabtu (13/12/2014) pagi saat dihubungi, Minggu (14/12/2014).

Dikatan Wahyu, peristiwa kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut terjadi saat korban hendak pulang setelah menjenguk ibunya yang sakit di Purwakarta. Korban yang mengendarai sepeda motor sendirian itu berangkat dari Purwakarta sekitar pukul 18.00 WIB, Sabtu (13/12/2014).

"Sekitar pukul 20.00 WIB terjadi kecelakaan, informasinya korban menghindari lubang dijalan dan terjatuh. Sempat dibawa ke puskesmas terdekat oleh warga dan karena lukanya cukup parah dirujuk ke RSHS Bandung," kata Wahyu.

Korban langsung mendapatkan penanganan dari tim medis RSHS. Korban mengalami luka pendarahan dibagian kepala dan bagian paru-paru serta lengan kiri korban patah. "Dari puskesmas hingga di RSHS kang Jejen tidak sadarkan diri, sampai akhirnya di vonis meninggal dan dimakamkaan di TPU Pasarean Cianjur," tegasnya.

Seperti diketahui, selama ini pria yang meninggal seorang istri dan dua ini aktif diberbagai kegiatan. Beberapa jabatan pernah di embanya, mulai dari Pengurus Cabang Olahraga Pabsi, dan yang terakhir masih aktif menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian Cianjur (DKC). Namun semua itu harus ditinggalkan setelah ajal menjemputnya, selamat jalan kang Jejen [KC-02]**.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Ingin Belajar Budaya, KNPI Cilegon Sambangi Cianjur

CIANJUR, [KC].- Untuk mengetahui lebih banyak perkembangan pembangunan di Kabupaten Cianjur, sejumlah pengurus dan anggota DPD KNPI Kota Cilegon Provinsi Banten selama dua hari Rabu dan Kamis (10-11/12/2014), melakukan studi banding ke DPD KNPI Kabupaten Cianjur . Mereka sengaja datang ingin tahu lebih banyak tentang Cianjur.
           
"Selama ini kami dengar bahwa Cianjur itu terkenal dengan kebudayaan, kesenian dan pariwisata. Karena itu, agenda KNPI Cilegon datang ke KNPI Cianjur untuk mengetahui hal itu," kata Ketua DPD KNPI Cilegon, Tatang Sukarna Kamis (11/12/2014).
Dikatakan Tatang, di bidang kebudayaan dan kesenian, Kabupaten Cianjur terkenal dengan ngaos, mamaos dan maenpo. "Tiga filosopi ini terkenal sampai ke nusantara, termasuk ke Kota Cilegon dan sudah barang tentu di Cilegon tidak ada," katanya.
Di bidang pariwisata, Tatang menyebut, Cianjur terkenal dengan Situs Magalitikum Gunung Padang di wilayah Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur yang hingga kini masih dalam p[enelitian para ahli. "Kalau diteliti, berarti situs ini menyimpan paradaban yang sangat luar biasa. Ini yang menjadi daya tarik kami untuk datang ke Cianjur," tegasnya.
Pihaknya berharap, apa yang didapatnya dari Cianjur akan diadopsi atau di sosialisasikan kembali kepada para pemuda yang tergabung di KNPI Cilegon. "Pengetahuan itu mahal, banyak pelajaran yang berharga dari Cianjur yang dapat diadopsi di Cilegon. Tentu menjadi pelajaran yang berharga bagi kami," katanya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Cianjur, Yuce  Awan Safrial mengungkapkan, rombongan KNPI Cilegon yang berjumlah sekitar 40 orang melaksanakan berbagai kunjungan di wilayah Cianjur. Salah satunya mengunjungi kantor DPD KNPI Cianjur di Jalan Raya Panembong. Setelah itu rombongan mengikuti acara seminar tentang kebudayaan  yang dilaksanakan KNPI Cianjur.
"Rombongan juga mengunjungi Pemkab Cianjur dan disambut Wakil Bupati H. Suranto. Setelah selesai dialog dengan wabup lalu mengunjungi museum budaya. Dilanjutkan ke Situs Megalitikum Gunung Padang dan terowongan lampegan kereta api yang dibangun pada tahun 1882," katanya [KC-02/dak]**.


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Akibat Memotong Arus, Mulyadi Tewas Tertabrak

CIANJUR, [KC].- Jalur arawan kecelakaan di Jalan Raya Cipanas tepatnya di Kampung Ciherang Sasak Desa Ciputri Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur kembali menelan korban. Sorang pengendara sepeda motor Mulyadi (55) tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya tertabrak sepeda motor lainya dari arah yang sama, Kamis (11/12/2014). Warga Kampung Warung Bawang RT 03/RW 04 Desa Cibeureum Kecamatan Cugenang tersebut sempat mendapatkan pertolongan dari rumah sakit, namun akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.
Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, kecelakaan lalu lintas yang terjadi sekitar pukul 13.00 itu bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Honda Supra Nopol F 6065 WE melaju cukup kwncang dari arah Cipanas menuju arah Cianjur. Ketika menempuh jalan lurus menurun dan belok kanan, tiba-tiba korban memotong arus.
Pada saat bersamaan beriringan sepeda motor Honda Mega Pro Nopol F 3732 ZK yang dikemudikan Altur Pane (20) warga Komplek Gadung Permai Blok A Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Cianjur melaju cukup kencang. Melihat sepeda motor didepannya yang tiba-tiba memotong arus, Altur sempat menginjak rem kendaraannya. Namun karena kencang dan mendadak, tabrakanpun tidak bisa dihindari.
"Benturannya sangat keras sekali, korban yang ditabrak maupun yang menabrak sama-sama terpental. Kendaraanya juga ringsek. Terlihat korban yang ditabrak luka parah, sedangkan yang menabrak juga mengalami hal yang sama," kata Ujang (45) seorang warga.
Warga yang mengetahui adanya kecelakaan segera berupaya menolong korban sebelum akhirnya pihak kepolisian tiba dilokasi kejadian. Korban selanjutnya dilarikan kerumah sakit umum daerah (RSUD) Cimacan dengan menggunakan mobil dinas kepolisian.
Banyaknya warga yang ingin tahu dari dekat tempat terjadinya kecelakaan sempat membuat arus kendaraan baik yang menuju maupun sebaliknya ke Cianjur sempat tersendat beberapa saat. Kesigapan pihak kepolisian dari satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Cianjur berhasil mengurai kepadatan arus lalu lintas.
"Kita masih dalami penyebab terjadinya kecelakaan yang menelan korban jiwa itu. Sejumlah saksi sudah kita mintai keterangan mengenai terjadinya kecelakaan itu. Sementara kecelakaan terjadi akibat korban memotong arus tanpa memperhatikan kendaraan dibelakangnya," kata Kanit Laka Polres Cianjur Ipda Tenda [KC-02]**.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Puluhan PSK di Cipanas Ikuti Seminar Tentang Pencegahan Penularan HIV/AIDS

CIANJUR, [KC].- Sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) yang berada dikawasan wisata Cipanas mengikuti seminar sehari tentang pencegahan penularan HIV/AIDS dan penyalahgunaan Napza yang dilaksanakan di aula  Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto Bagian Badan  Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, Kamis (11/12/2014).
Tidak hanya para PSK, peserta seminar yang diikuti sekitar 300 peserta itu ada diantaranya dari para waria dan mucikari yang datang dari wilayah Bogor, Bandung dan Sukabumi. Mereka terlihat antusia mendengarkan pemaparan dari sejumlah nara sumber yang didatangkan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan Komisi Penanggulangan Aids Nasional(KPAN).
"Tujuan seminar ini tidak lain untuk meningkatkan pemahaman, kepedulian dan komitmen seluruh pemangku kepentingan berkaitan dengan pelaksanaan penanggulangan HIV/AIDS dan penyalahgunaan Napza," kata Agus Hendroyono ditemui disela kegiatan, Kamis (11/12/2014).
Kegiatan seminar yang dilaksanakan tersebut juga dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia. "Harapannya semoga dengan seringnya dilaksanakan kegiatan serupa, mudah-mudahan dapat mengingatkan kembali kepada peserta, tentang materi yang telah disampaikanbisa dilaksanakan ditengah-tengah masyarakat," kata Agus.
Kegiatan seminar tentang pencegahan penularan HIV/AIDS dan penyalahgunaan Napza tersebut merupakan program kerja BPPK Ciloto setiap tahunnya. "Semoga warga yang telah mengikuti seminar ini jadi lebih paham dan mengingatkan dalam pencegahan HIV/AIDS itu sangat sulit. Makanya harus dilakukan secara bersama-sama," katanya.
Kegiatan seminar tentang pencegahan penularan HIV/AIDS dan penyalahgunaan Napza tersebut juga ditandai dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara BBPK Ciloto dengan Desa Gadog Kecamatan Pacet dalam rangka pengembangan Model Desa Peduli Napza dan HIV/AIDS dan dapat dijadikan sebagai laboraturium lapangan untuk pelatihan-pelatihan pencegahan HIV/AIDS dan penyalahgunaan Napza.
Seorang peserta seminar sebut saja Bunga, mengaku tertarik mengikuti seminar tentang pencegahan penularan HIV/AIDS dan penyalahgunaan Napza lantaran dirinya merupakan rentan terjangkit penyakit yang belum ada obatnya itu. Profesinya sebagai PSK dikawasan wisata Cipanas membuatnya harus lebih tahu untuk jaga diri.
"Siapa sih yang mau bekerja seperti yang saya alami saat ini. Tiap sore berangkat gadang (istilah mangkal bagi PSK), pulang menjelang subuh. Penghasilan harus dibagi-bagi, tapi resikonya tidak ada yang mau dibagi," kata Bunga yang tidak mau menyebut nama aslinya.
Wanita berparas ayu tersebut ikut seminar ingin tahu banyak bagaimana caranya agar tidak tertular penyakit HIV/AIDS. "Biar lebih tahu dalam pencegahannya, sehingga bisa lebih aman. Ini resiko profesi, harus pandai-pandai menjaga diri," katanya [KC-02/tis]**.



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
 

KELUHAN MASYARAKAT CIANJUR

Nama

Email *

Pesan *

Redaksi: Jl. Perintis Kemerdekaan Kp. Baru RT. 01/21 Kel. Sayang Cianjur | 089698682683 | 089698682683
Copyright © 2012. KABAR CIANJUR - NPWP : 00.539.489.5-406.000
BADAN HUKUM NOMOR 80 TAHUN 2014 NOTARIS : KUSNADI,SH,MH,MKn
Terdaftar di Kemenkumham RI dan Lembaran Negara RI