TRENDING NOW

CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman berjanji menindaklanjuti laporan warga yang mengeluhkan jalan rusak di Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang. Haji Herman mengatakan telah memerintahkan Kepala Dinas PUPR Cianjur untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut.

"Insya Allah dalam waktu dekat segera diperbaiki," kata Haji Herman Suherman, Sabtu (18/01).

Pernyataan tersebut disampaikan Haji Herman saat menghadiri undangan acara jalan sehat yang diadakan warga RW 08 Desa Mangunkerta Kecamatan Cugenang. Bupati bersama warga duduk bersama (lesehan) bertatap muka silaturahmi sekaligus membuka acara tersebut. Pada kesempatan itu pula perwakilan warga diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya langsung kepada Bupati.

Baca Juga : Haji Herman: Investasi Di Cianjur, Libatkan Juga Masyarakat Sekitar

Ketua RW 08 Desa Mangunkerta Muhammad Mujahidin menjelaskan jalan yang rusak tersebut berada di perbatasan Desa Mangunkerta dengan Desa Gasol. Mujahidin mengaku senang dengan respon Bupati yang akan menindaklanjuti masalah jalan itu.

"Saya berterima kasih kepada Bupati karena sudah mau turun melihat sendiri masalah yang ada di sini," kata Mujahidin.


Dalam kesempatan itu, Haji Herman juga berpesan kepada masyarakat untuk menjaga dan mengamalkan 7 pilar budaya Cianjur. Mujahidin mengaku bahwa warganya sudah menjalankan dan mengamalkan 7 pilar tersebut.

Video : Reuni Lintas Angkatan SMP Islam Al-Ianah

"Saya kira kalau mengikuti 7 Pilar yang tadi disampaikan Bupati itu sudah bagus dan sudah berjalan di wilayah sini," kata Mujahidin.

Seperti diketahui Pemerintah Kabupaten Cianjur sudah lama menggalakan 7 pilar budaya Cianjur. 7 pilar tersebut di antaranya Maos (Mengaji), Mamaos (Berkesenian), Maenpo (Pencak Silat), Tangginas (Gesit), Tatanen (Bercocok Tanam), Someah (Ramah), dan Sauyunan (rukun). [KC.08]**
CIANJUR, [KC],- Nama Plt Bupati Cianjur menjadi salah satu kandidat kuat untuk di usung DPC PPP Kabupaten Cianjur sebagai bakal calon bupati (Cabub) dalam Pilkada 2020. Selain sebagai petahana, Herman juga sudah memiliki dukungan dari partai lain peraih kursi di DPRD Cianjur.

Ketika hal itu di konfirmasikan ke ketua DPC PPP Cianjur Jimmi Perkasa HAS, ia hanya berkilah semua bakal calon memiliki kedekatan dan keseriusan berangkat dari PPP. "Kelima nama itu kita dekat, teemasuk Plt Bupati Cianjur Herman Suherman," kilah Jimmi.

Ia menyerahkan semuanya di tangan DPW dan DPP PPP. Tugas untuk melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati sudah terselesaikan. "Intinya semua kandidat yang kami usulkan memiliki peluang yang sama, baik untuk calon bupati maupun wakilnya," tegasnya.

Sekretaris DPW PPP Jabar Pepep Syaeful Hidayat menegaskan, ada mekanisme yang harus ditempuh untuk para bakal calon bupati dan wakil bupati hasil penjaringan yang dilakukan DPC PPP Cianjur.

Baca Juga : DPC PPP Jaring Lima Bakal Calon Bupati Dan Wakil Bupati Untuk Pilbub 2020

"Kami sudah menerima lima nama kandidat bakal calon bupati dan wakil bupati hasil penjaringan di DPC. Tentunya mereka akan melalui melanisme partai sebelum nanti ditentukan oleh DPP PPP," kata Pepep Syaeful Hidayat.

Pepep tidak memungkiri jika partai akan bertindak secara realistis dalam menentukan pilihan. "Tentu kita akan realistis, dan kita ingin menang. Tentunya semua itu butuh proses, terutama bagi lima kandidat hasil penjaringan oleh DPC," pungkasnya. [KC-02]**
CIANJUR, [KC],- DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Cianjur telah berhasil menjaring lima bakal calon bupati dan wakil bupati untuk pelaksanaan Pilkada Cianjur 2020. Dari lima bakal salon tersebut dua untuk bakal calon bupati dan tiga untuk  bakal calon wakil bupati.

"Setelah kita buka pendaftaran ada 12 bakal calon yang mengambil formulir, namun yang mengembalikan sampai batas waktu yang telah ditentukan hanya ada lima bakal calon," kata Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur, Jimmi Perkasa HAS saat ditemui disela kegiatan Harlah PPP di kantor DPC PPP Cianjur jalan raya Bandung, Sabtu (18/1).

Baca Juga : Plt Bupati Berpeluang Besar Diusung PPP Di Pilkada 2020

Menurut Jimmi, dari lima nama hasil penjaringan tersebut sudah disampaikan ke wilayah DPW PPP Jabar untuk disampaikan ke DPP melalui mekanisme yang berlaku. "Tugas kita di DPC sudah selesai, sudah melakukan penjaringan dan sudah mengusulkan," jelasnya

Ketiga nama bakal calon bupati dan wakil bupati hasil dari penjaringan tersebut adalah Ade Barkah Surahman dan H Herman Suherman sebagai calon bupati, Hendang Purnamasari, Hedi Permadi Boy dan  Pairuzillah sebagai calon wakil bupati.

"Yang serius yang lima orang itu, kalau sebelumnya beredar sejumlah nama, itu hanya sebatas kabar. Kelima orang itu kini sudah ditangan DPW untuk menjalani tahapan proses selanjutnya," jelasnya [KC-02]**
CIANJUR,[KC],- Setelah santer berita tentang kemunculan  tiga ekor surili di Desa Sukaharja Cibeber, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat menurunkan tim untuk mengecek keberadaan monyet langka surili di perkampungan warga di Kecamatan Cibeber.

"Kita langsung membuat surat tugas untuk dua orang petugas mendatangi lokasi terkait keberadaan surili di Cianjur," kata Lana Sari Kepala Bidang Wilayah I BBKSDA Jawa Barat.

Menurut Lana, tim dengan peralatan lengkap tersebut juga diturunkan untuk mengevakuasi  surili tersebut. Di samping itu, tim BBKSDA juga akan mencari tahu faktor penyebab surili keluar dari habitatnya di hutan dan masuk ke perkampungan warga.

Video : MI Al-Khoeriyah Cibeber Cetak Generasi Qurani

"Kalau benar dan sudah ditemukan akan langsung di evakuasi hari ini dan kami akan mengidentifikasi penyebab tiga ekor surili berada di lingkungan yang tidak biasanya," ujar Lana.

Selain itu, Lana mengatakan, BBKSDA akan mencari tahu apakah surili tersebut tersesat di perkampungan atau sebelumnya ada yang memelihara namun kemudian melepasnya karena tidak mau berurusan dengan hukum. Tiga surili dilaporkan berkeliaran di Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Cianjur, dalam dua bulan terakhir. Satwa itu membuat heboh warga karena sempat berkeliaran di atap balai desa. [KC.10]**
Primata "Surili" 
CIANJUR,[KC],- Warga Desa Sukaharja, Kecaatan Cibeber heboh lantaran melihat  tiga ekor primata langka berkeliaran, primata langka tersebut adalah surili yang merupakan spesies endemik Jawa Barat.

"Kehadiran tiga ekor surili itu, menghebohkan warga karena primata langka tersebut terlihat di sejumlah tempat dan terakhir sempat berkeliaran di atas atap balai desa," kata Kasi Pemerintahan Desa Sukarahaja Budi Komara, Kamis (16/1).

Primata endemik Jawa Barat yang hampir punah dan sempat dijadikan Maskot PON 2016 yang digelar di Bandung-Jawa Barat itu sudah terlihat berkeliaran di desa tersebut sejak dua bulan terakhir.


Tiga ekor pertama kali terlihat warga mencari buah di sekitar kawasan makam di Kampung Pasirdogong, Desa Sukaraharja yang lokasinya terletak di belakang kantor desa.

"Salah satunya berukuran besar sekitar 60 centimeter dengan bulu warna putih dan hitam dan dua ekor lainnya berukuran kecil sekitar 40 centimeter dengan warna yang hampir sama," katanya.

Hingga saat ini, tidak ada warga yang berani menangkap atau memberi makan ketiga ekor primata. Budi sendiri mengaku tak tahu kiranya asal primata endemik tersebut, karena Desa Sukaraharja tidak memiliki hutan lindung.

"Setahu kami habitat surili di hutan yang memiliki pohon tinggi seperti kawasan Gunung Gede-Pangrango dan hutan lain di Jabar. Kami berharap ada dinas atau instansi terkait untuk menangkap dan membawa kembali surili ke habitatnya," kata Budi.


Sementara beberapa orang warga yang sempat melihat kehadiran primata langka tersebut, mengatakan tidak berani menangkap atau memberi makan.

"Kami lihat langsung ketiganya berebut buah mangga dari pohon di balai desa," kata Feri seorang warga.

Ia menilai primata langka yang sempat dipelihara tersebut sengaja dilepaskan dan berkeliaran mencari makan.

"Mungkin saja sebelumnya ada yang pelihara karena takut kena undang-undang, sengaja dilepaskan," katanya menduga asal kehadiran tiga surili itu di pemukimannya. [KC.10/Net]**