IKLAN KC
Headlines News :
ALAMAT REDAKSI KABARCIANJUR : JL. NYI RADEN SITI BODEDAR NO. 42 KAUM CIANJUR HARI INI MENSOS RI ERA SBY AKAN KUNJUNGI PONDOK PESANTREN AL-MUSYAROFAH CIANJUR PAC PP CIANJUR KOTA SANTUNI 300 ANAK YATIM PIATU DAN KAUM DHUAFA LKP GARUDA MEDIA INDONESIA ADAKAN KURSUS DAN PELATIHAN GRATIS SELAMA BULAN MARET PRIVATE KOMPUTER DI GARUDA MEDIA CUMA 1 JUTA HINGGA BISADPC IPPRISIA KAB. CIANJUR GELAR SEMINAR KEPRIBADIAN DI BALERANCAGEALUMNI SANTRI ATTAUBAH LAPAS CIANJUR DISAMBUT MASYARAKAT DENGAN ANTUSIASSIRKULASI DAN IKLAN : 087714522998GEDUNG TV CIANJUR JL. NYI RADEN SITI BODEDAR NO. 42 KAUM CIANJUR IKUTI TERUS BERITA VIDEO TERKINI DI MEDIA ONLINE NO 1 WWW.KABARCIANJUR.COM  

LOGIN REPORTER

Enter your username and password to enter your KC Reporter


INFO CIANJUR

TITIK RAWAN CIANJUR

Pembaca Setia KC

Gekbrong Menjadi Pusat Pertanian Sehat


kabarcianjur.com - KABUPATEN Cianjur sejak dulu dikenal sebagai salah satu daerah penghasil beras terbaik di Indonesia. Itu sebabnya upaya untuk menjaga kualitas beras Cianjur terus dilakukan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat dan juga sektor swasta. AQUA Grup yang menjalankan kegiatan operasional melalui pabriknya di Kecamatan Gekbrang pun telah menjalankan program pengembangan pertanian sehat secara terpadu sejak pabrik mulai dibangun pada tahun 2009.

“Program ini dilaksanakan secara berkelanjutan kerjasama dengan masyarakat di kecamatan Gekbrong dan LSM,” kata Direktur Aqua Grup Rachmat Hidayat, seusai menghadiri peresmian penetapan Kecamatan Gekbrong sebagai  pusat pertanian sehat di Desa Kebon Peteuy, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Rabu (5/25).

Menurut Rachmat, pengembangan program pertanian sehat di Kecamatan Gekbrong ini terus dilakukan oleh Himpunan Petani Organik Cianjur (HIPOCI). Kini Hipoci yang beranggotakan sekitar 700 petani telah mampu menghasilkan beras 133 ton per musim tanam. “Hasil produksi itu telah mampu mememuhi kebutuhan konsumen beras sehat di cianjur, Bandung dan Jakarta,” paparnya.

Rachmat memaparkan, penetapan kecamatan Gekbrong sebagai pusat pertanian sehat di Cianjur ini merupakan hasil kerjasama Hipoci,  Pemkab Cianjur dan Aqua Grup.  Kerjasama ini diarahkan agar beras sehat hasil produksi Hipoci dapat didistribusikan atau dijual oleh para pengelola Aqua Home Service (AHS), di Jabodetabek.  “Jadi AHS, selain mendistibusikan produk  Aqua galon, juga akan menjual beras sehat dari Kecamatan Gekbrong,” jelasnya.

Sementara itu, Humas Aqua Gekbrong, Jajang memaparkan, pada hari ini juga kita menyaksikan peluncuran beras sehat merk Orisa yang diolah dengan menggunakan system pertanian ramah lingkungan dan peresmian rumah penggilingan padi. Acara peresmian ini juga ditandai dengan penanaman padi sehat oleh 1.000 orang di atas lahan seluar lima hektar yang diiringi penampilan kesenian tradisional. “Para pengujung juga dapat melihat secara langsung hasil produksi Hipoci berupa produk perikanan, pertanian, peternakan dan makanan,” papranya.

Terpisah, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman memaparkan, keberadaan Hipoci dan kiprahnya kemudian membuat Kecamatan Gekbrong kini ditetapkan sebagai pusat pertanian sehat di kabupaten Cianjur. “Dengan ditetapkannya Kecamatan Gekbrong sebagai pusat pertanian sehat di Cianjur diharapkan lahan pertanian di Gekbrong dapat dikelola secara optimal, sehingga pendapatan petani pun meningkat,” imbuhnya. [KC-02/dak]**

PKS Kab. Cianjur Gelar Training Orientasi Partai Untuk Masyarakat

CIANJUR, [KC],- PKS Kabupaten Cianjur menggelar Training Orientasi Partai (TOP) Ahad (22/5). Kegiatan ini digelar untuk menyampaikan informasi mengenai PKS kepada warga Cianjur.

"TOP ini intinya ingin menyampaikan informasi mengenai PKS dari sumber aslinya,’’ ujar Humas PKS Kab. Cianjur Aulia Sukendar kepada Kabarcianjur.com, Ahad. Sasarannya adalah tokoh masyarakat dan pemuda yang ada di  kecamatan di Kabupaten Cianjur.

Menurut Aulia, selama ini  masyarakat mengenal PKS dari media massa maupun media sosial di internet. Namun, informasi tersebut tidak selamanya benar.

Sehingga kata Aulia, dalam kegiatan ini PKS ingin memberikan informasi secara utuh kepada para tokoh. Terlebih, dalam forum tersebut warga diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai PKS.

Aulia menuturkan, dalam TOP akan diberikan materi mengenai  masalah konsepsi Islam dalam berpolitik. Materi lainnya yakni sejarah PKS dari awal hingga kekinian Lebih lanjut Aulia menerangkan, TOP ini rencananya akan digelar dua kali dalam setahun. Jumlah peserta pada acara ini mencapai sebanyak 100 orang yang berasal dari beberapa kecamatan. [KC.11/Yed]**

Bupati Cianjur H.Irvan Rivano Muchtar Soleh Serahkan Material Untuk Renovasi Mesjid

CIANJUR, [KC],- Bupati Cianjur H. Irvan Rivano Muchtar Soleh, S.IP. SH. M.Si. Rabu 18 Mei 2016 kemarin menyerahkan bantuan material secara simbolis kepada fihak DKM Mesjid Agung setelah selesai melaksanakan sholat magrib berjamaah di mesjid Agung Cianjur, Hadir pula Wakil Bupati Cianjur H. Herman Suherman,ST. M.AP, Ketua umum Dewan Mesjid Indonesia Kabupaten Cianjur H. Yosep, Kabag Humas dan Keprotokolan, Pratama serta jemaah mesjid Agung lainnya.

Dalam sambutannya Bupati mengajak untuk saling bahu membahu bersama sama membangun Cianjur, program yang sudah bagus selama kepemimpinan H. Tjetep Muchtar Soleh di lanjutkan, dan yang menjadi kekurangannya semakin untuk di tingkatkan lagi supaya Cianjur semakin baik. Bupati Cianjur menceritakan sekilas perjalanan hingga menjadi bupati diawali dengan mendaptarkan sebagi calon bupati berangkat dari mesjid Agung Cianjur, ditetapkan sebagai pemenang di KPU Cianjur berangkat dari mesjid Agung Cianjur dan ditetapkan sebagai bupati Cianjur berangkat dari mesjid Agung Cianjur dan sehabis dilantik di bandung pun kembali mendatangi mesjid Agung Cianjur, hal ini juga alasan bupati melaksanakan kegiatan pertamanya merenovasi mesjid Agung Cianjur harapannya agar mesjid Agung Cianjur semakin nyaman bagi para jamaahnya, dan semakin makmur.

Selanjutnya Bupati menyampaikan ketika Rosulallah datang ke madinah pertama yang dilakukan adalah membangun mesjid, jadi kiranya jika yang pertama dilakukan sebgai bupati Cianjur untuk merenovasi mesjid tidak jauh berbeda akan tetapi di Cianjur mesjidnya sudah ada jadi untuk merenovasinya saja ujar bupati, Bupati mengajak kepada warga Cianjur diawali dari keluarga besar birokrasi yang berkantor di pendopo untuk program gemar mengaji dan sholat shubuh berjamaah harapannya agar masyarakat Cianjur keluar dari krisis kemiskinan sebagai contoh negara turki selama delapan bulan dengan melaksanakan program sholat subuh berjamaah keluar dari krisis ekonomi tandasnya.[KC.11/Yed/Net]***

Buntut Penggunaan Ijazah Palsu dalam Pilkades, Warga Desa Mekarmukti Gerudug DPRD Cianjur

CIANJUR,,[KC],- Sebanyak  70 perwakilan warga dari empat kedusunan di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur menggeruduk  gedung DPRD Cianjur di jalan K.H. Abdullah bin Nuh,  (19/5). Mereka meminta  pembatalan seorang calon kades yang diloloskan oleh Panitia Pilkades Desa Mekarmukti karena diduga menggunakan ijazah palsu.

Deni Siswanda salah satu tokoh masyarakat desa mekarmukti mengungkapkan bahwa kedatangan perwakilan warga ke gedung DPRD Cianjur murni aspirasi masyarakat tidak ada unsur lain. Masyarakat menginginkan adanya perubahan di desa dan tidak mau dipimpin oleh Kades yang berbohong.

"Kami datang atas nama masyarakat yang menginginkan perbaikan. Ini bentuk perjuangan. Kami ingin desa kami dipimpin oleh kades yang tidak suka berbohong," kata Deni saat ditemui digedung DPRD Cianjur.

Dijelaskannya, persoalan Pilkades mencuat saat dilakukan pendaftaran bakal calon oleh Pilkades Desa Mekarmukti Kecamatan Cibinong. Ada tiga nama yang mendaftar di antaranya Rustandi, A. Somantri (incumben), Deden Candra. Setelah melalui proses penjaringan hanya dua bakal calon yang lolos yakni A. Somantri dan Rustandi. Sedangkan Deden Candra tidak lolos terganjal masalah KTP.
"Ini yang aneh, pihak panitia meloloskan A. Somantri yang sebelumnya menjadi kades, padahal dalam ijazah yang digunakan legalisirnya sudah dicabut oleh pihak sekolah, berarti patut diduga ijazahnya palsu. Sedangkan seorang calon yang kesehariannya memang warga setempat hanya masalah KTP malah dicoret, ini kan janggal," katanya.

Untuk itulah pihaknya meminta agar penetapan calon kades yang diduga menggunakan ijazah palsu itu dibatalkan. "Kami ingin pencalonannya dibatalkan, kami tidak ingin dipimpin kades yang berbohong.karena ini sudah masuk ke pidana murni bukan pidana umum lagi polisi harus segera memulai penyelidikan menurut salah seorah anggota dewan dalam forum tadi siang , Dulu menggunakan ijazah paket A sekarang pakai ijazah MI (Madrasah Ibtidaiyah ) masa punya dua ijazah, buat apa," pintanya.[KC.11/yed]**

Perjuangan Hidup

Perjuangan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dikisahkan, ada seekor anjing yang masih muda dan terkenal dengan keangkuhannya. Dia merasa dirinya gagah, berani, gesit, dan cepat dalam berlari serta pandai dalam memburu mangsa sasarannya.

Suatu siang yang terik, si anjing yang terbangun dari tidur nyenaknya memutuskan hari ini dia ingin berburu dan menyantap binatang kesukaannya yakni seekor kelinci putih yang masih muda. Hem…air liurnya segera menetes membayangkan nikmatnya daging hasil buruannya. Saat berlari-lari kecil untuk memulai hari perburuannya, tidak lama kemudian, dia melihat seekor tikus berlari melintas di depannya. Dengan iseng, dikejarnya si tikus, ditangkap dengan kuku kakinya yang tajam, tikus yang ketakutan dipermainkan dengan gembira dan setelah puas bermain, si tikus pun dilepas diiringi suara raungan si anjing untuk menakut-nakutinya.

Setelah melihat tikus yang lari ketakutan, ekor si anjing kembali melambai santai. Dia melanjutkan perjalannya sambil mewaspadai setiap gerakan di sekelilingnya, tekadnya kuat untuk mencari kelinci walaupun perutnya terasa makin melilit karena kelaparan. Setelah cukup lama waktu berlalu, akhirnya dia berhasil menemukan si kelinci dan segera terjadilah kejar kejaran yang seru di antara mereka.

Kelinci yang ketakutan mengerahk
... baca selengkapnya di Perjuangan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

MENDIDIK ADALAH MEMIMPIN

Oleh: 
Dede Sunaryat
(Pengawas SMK Kabupaten Cianjur)


“Mendidik adalah memimpin”, demikian sebuah tema yang diberikan oleh Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada Pelatihan Calon Instruktur Nasional Kurikulum 2013 tahun 2016, yang dilaksanakan dari tanggal 20 sampai dengan tanggal 24 Maret 2016 di Sawangan. Tema tersebut sungguh menggugah, karena sesungguhnya begitulah seharusnya pendidikan dilakukan.  Pendidikan adalah sebuah upaya untuk mengarahkan peserta didik agar dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya semaksimal mungkin, sehingga menjadi manusia unggul, yaitu manusia yang memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni dan dapat dijadikannya sebagai bekal,  bukan saja sebagai warga negara melainkan sebagai bagian dari warga dunia. Dengan kata lain, melalui pendidikan,  perubahan harus terjadi. Oleh karena itu, seorang guru harus mampu menjadi pemimpin bagi murid-muridnya agar senantiasa mengorientasikan kegiatan pembelajaran yang diikutinya pada tujuan sebagaimana disebutkan di atas. James Mill's  dalam Bowles (1970) menyatakan: "if education cannot do everything, there is hardly anything it cannot do." Yang artinya, ketika pendidikan tidak dapat melakukan segalanya, hal tersebut berarti ada sesuatu yang tidak dapat dilakukan pendidikan. Ungkapan tersebut mengisyaratkan bahwa sejatinya pendidikan harus mampu menjangkau ranah peserta didik dari segala aspek. Andai hasil pendidikan tidak sesuai dengan harapan, maka dapat diartikan bahwa ada yang salah dengan pendidikan. Kesalahan praktik pendidikan dapat berarti pula sebagai kesalahan dalam mempraktikan kepemipinan pendidikan, karena pada hakikatnya guru adalah merupakan pemimpin pembelajaran.

Mendidik adalah memimpin mengandung konotasi bahwa pendidik harus benar-benar memerankan dirinya sebagai pemimpin pembelajaran, sebagaimana  Bapak Pendidikan Bangsa “Ki Hajar Dewantoro”   mengutarakan tiga hal penting dalam praktik  kepemimpinan pendidikan, yaitu  ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso dan tutwuri handayani. Ungkapan tersebut mengandung makna bahwa seorang pendidik harus memerankan dirinya sebagai teladan, sebagai inspirator  dan sebagai motivator. 

Seorang guru adalah teladan bagi murid-muridnya, artinya, apapun yang diucapkan dan dilakukan oleh seorang guru akan ada kecenderungan untuk ditiru oleh anak-anak didiknya.  Oleh karena itu seorang guru sangat perlu untuk berhati-hati dalam berucap dan berperilaku. Disamping itu, seorang guru harus mampu menjadi patron bagi tumbuhnya perilaku postif peserta didik.

Seorang guru adalah insprirator bagi murid-muridnya, artinya bahwa kehadiran guru harus mampu menumbuhkan ide ide positif pada diri setiap individu siswa, sehingga dibawah bimbingan guru, dari hari ke hari setiap individu siswa, akan terus tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang kreatif, inovatif dan produktif.

Seorang pendidik adalah motivator bagi murid-muridnya, artinya bahwa pendidik harus mampu membangkitkan motivasi peserta didik untuk belajar lebih baik, belajar yang seharusnya mereka pelajari dan belajar untuk menyongsong masa depan. Seorang pendidik yang baik akan menjadi  pendorong bagi tumbuh dan berkembangnya minat dan bakat siswa. Sebagai pendidik ia senantiasa akan berada disamping anak-anak didiknya untuk mengarahkan mereka agar tumbuh dan berkembang menjadi manusia-manusia yang cerdas, terampil dan berkepribadian.

Seorang pemimpin seringkali disejajarkan dengan seorang  manajer. Dengan demikian tugas seorang pendidik dapat juga disejajrkan dengan tugas seorang sebagai seorang manajer. Sebagai seorang manajer pendidik dituntut untuk memiliki dan dapat mengaktualisasikan prinsip-prinsip manajerial dalam kegiatan mengajar yang menjadi tangung-jawabnya. Pertama, bahwa pendidik harus memiliki dan dapat mengaktualisasikan prinsip perencanaan dalam tugasnya. Wujud perencanaan yang harus dimiliki dan dapat diaktualisasikan oleh seorang pendidik adalah adanya rencana pembelajaran yang dibuatnya. Seorang pendidik harus dapat membuat rencana pembelajaran yang merujuk pada upaya pencapaian tujuan pendidikan secara umum (yang tergambarkan dalam tujuan pendidikan nasional dan standar kompetensi lulusan) maupun tujuan pembelajaran secara khusus pada setiap kegiatan pembelajaran yang dipimpinnya. Kedua, pendidik harus memiliki dan dapat mengaktualisasikan prinsip-prinsip pengorganisasian. Wujud dari prinsip pengorganisasian yang harus dimiliki dan diaktualisasikan oleh seorang pendidik adalah kemampuannya dalam mengorganisasikan peserta didik, materi pembelajaran dan kegiatan pembelajaran sedemikian rupa sehingga kegiatan pembelajaran berjalan menarik dan menyenangkan serta dapat mengarahkan peserta didik untuk dapat berbuat kreatif, inovatif dan produktif.  Ketiga, pendidik harus memiliki dan dapat mengaktualisasikan prinsip-prinsip pengaktualisasian perencanaan. Adapun wujudnya adalah kegiatan pembelajaran yang diampunya. Seorang pendidik di abad milenium harus senantiasa berusaha agar kegiatan pembelajaran yang dipimpinnya terpusat pada siswa, dengan demikian, perannya adalah sebagai fasilitator. Tugasnya sebagai pendididk adalah  mengarahkan agar kegiatan pembelajaran dapat berlangsung “on the track”, sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Keempat, seorang pendidik harus memiliki dan dapat mengaktualisasikan prinsip-prinsip pengendalian. Adapun wujudnya adalah kegiatan penilaian hasil belajar atau assesment, baik yang bersifat assesment of learning (penilaian untuk mengukur hasil belajar) , assesment for learning (penilaian untuk mengukur keberhasilan mengajar), maupun assesment as learning (penilaian yang ditujukan agar siswa dapat mengetahui kelemahan-kelemahan dirinya sebagai pembelajar). 

Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Tingkat SMP/MTs dalam Bidang IPA Melalui HOTS

Oleh Ai Hikmawati, S.Pd.Si
Guru SMPN 1 Cipanas

Persaingan di era globalisasi dapat terlihat dalam bidang teknologi, manajemen, dan sumber daya manusia (SDM). Keunggulan SDM pada era global ditandai dengan kemampuan berpikir dalam pemecahan masalah. Namun komparasi internasional pada siswa Indonesia menunjukkan kebertolak belakangan.

Hasil Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2012 menunjukkan bahwa peserta didik Indonesia usia 15 tahun (kelas VIII) jejang SMP berada pada peringkat 64 dari 65 negara survey (OECD, PISA 2012).  Sedangkan hasil Trend in International Mathematics and Science Study (TIMSS) tahun 2012 pada kelas VIII jenjang SMP menunjukkan peserta didik Indonesia ada pada peringkat 40 untuk mata pelajaran IPA.

Kondisi ini juga diperparah dengan kenyataan bahwa prestasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran IPA di sekolah masih dikatakan belum memuaskan. Belajar dari kondisi ini, sudah semestinya kita perlu melakukan tindakan reflektif dalam upaya  meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik. Strategi komunikasi antara guru dan peserta didik dapat dibangun melalui berbagai pertanyaan kontekstual dan aplikatif. Bahkan  pengembangan soal-soal berpikir tingkat tinggi dalam proses evaluasi dapat diterapkan.

Bila mempelajari berbagai tipe soal IPA yang diajukan dalam even  komparasi sains internasional seperti PISA dan TIMSS, terdapat berbagai hal yang nampaknya dapat kita adopsi. Salah satunya adalah bagaimana sebuah soal memuat permasalahan yang kontekstual namun terintegrasi pada konsep materi yang sedang dipelajari. Sehingga jawaban dari permasalahan yang diajukan tidak sekedar mengingat, merujuk dan menyatakan kembali apa yang telah dipelajari. Konsep mengungkap persoalan ini dikenal dengan Higher Order Thinking Skill (HOTS).

Pertanyaan HOTS itu sendiri mengacu pada kriteria tingkat berpikir yang dikembangkan oleh Bloom pada edisi revisinya. Taksonomi Bloom ranah kognitif yang telah direvisi Anderson dan Krathwohl (2001) yakni: mengingat (remember), memahami/mengerti (understand), menerapkan (apply), menganalisis (analyze), mengevaluasi (evaluate), dan menciptakan (create). Selain tingkatan Taksonomi Bloom revisi, proses kemampuan berpikir dapat dikaji berdasarkan dimensi pengetahuan. Menurut Kartwoll, dimensi pengetahuan terbagi menjadi pengetahuan faktual, pengetahuan konseptual, pengetahuan prosedural dan pengetahuan metakognitif.

 “Higher Order Thinking Skill” (HOTS) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi dibagi menjadi empat kelompok, yaitu pemecahan masalah, membuat keputusan, berpikir kritis dan berpikir kreatif (Brookhart : 2010). Dalam pembentukan sistem konseptual IPA proses berpikir tingkat tinggi yang biasa digunakan adalah berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis sangat diperlukan pada zaman perkembangan IPTEK sekarang ini, sebab saat ini selain hasil-hasil IPTEK yang dapat dinikmati, ternyata timbul beberapa dampak yang membuat masalah bagi manusia dan lingkungannya.

Para peneliti pendidikan menjelaskan bahwa belajar berpikir kritis tidak langsung seperti belajar tentang materi, tetapi belajar bagaimana cara mengkaitkan berpikir kritis secara efektif dalam dirinya (Brookhart : 2010). Maksudnya masing-masing keterampilan berpikir kritis dalam penggunaanya untuk memecahkan masalah saling berkaitan satu sama lain.

Untuk menguji keterampilan berpikir peserta didik, soal-soal untuk menilai hasil belajar IPA dirancang sedemikian rupa sehingga peserta didik menjawab soal melalui proses berpikir yang sesuai dengan kata kerja operasional dalam taksonomi Bloom, baik pada soal kognitif, afektif maupun psikomotorik. Di dalam pembelajaran IPA dinyatakan bahwa IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan (Jumadi, 2006), berarti peserta didik harus selalu diajak untuk belajar IPA menggunakan proses berpikir untuk menemukan konsep-konsep IPA.

Pada standar kompetensi mata pelajaran IPA dinyatakan pula bahwa Pendidikan IPA diarahkan untuk inkuiri dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar. Berdasarkan hal itu, maka sebaiknya soal-soal IPA selain untuk menguji daya ingat dan pemahaman dan penerapan harus juga dapat menguji peserta didik sampai tingkat HOTS atau menguji proses analisis, sintesis dan evaluasi. Soal-soal ini dapat dirancang dengan melihat kata kerja operasional yang sesuai dengan masing-masing ranah kognitif. Misalnya untuk menguji ranah analisis peserta didik pada pembelajaran IPA, guru dapat membuat soal dengan menggunakan kata kerja operasional yang termasuk ranah analisis seperti menganalisis, menditeksi, mengukur dan menominasikan. Ranah evaluasi contohnya membandingkan, menilai, memprediksi, dan menafsirkan.

Pengembangan soal HOTS memerlukan berbagai kriteria baik dari segi bentuk soalnya maupun konten materi subyeknya. Teknik penulisan soal-soal HOTS baik yang berbentuk pilihan ganda atau uraian secara umum sama dengan penulisan soal tingkat rendah, tetapi ada beberapa ciri yang membedakannya.

Ada beberapa cara yang dapat dijadikan pedoman oleh para penulis soal untuk menulis butir soal yang menuntut berpikir tingkat tinggi, yakni materi yang akan ditanyakan diukur dengan perilaku sesuai dengan ranah kognitif Bloom pada level analisis, sintesis dan evaluasi, setiap pertanyaan diberikan dasar pertanyaan (stimulus) dan soal mengukur kemampuan berpikir kritis.
Agar butir soal yang ditulis dapat menuntut berpikir tingkat tinggi, maka setiap butir soal selalu diberikan dasar pertanyaan (stimulus) yang berbentuk sumber/bahan bacaan seperti: teks bacaan, paragrap, teks drama, penggalan novel/cerita/dongeng, puisi, kasus, gambar, grafik, foto, rumus, tabel, daftar kata/symbol, contoh, peta, film, atau suara yang direkam. Beberapa keterampilan berpikir kritis dan contoh indikator soalnya adalah sebagai berikut : 1) menfokuskan pada pertanyaan, 2) menganalisis argumen, 3) mempertimbangkan yang dapat dipercaya, 4) mempertimbangkan laporan observasi, 5) membandingkan kesimpulan, 6) menentukan kesimpulan, 7) mempertimbangkan kemampuan induksi, 8) menilai, 9) mendefinisikan konsep,  10) mendefinisikan asumsi, 11) Mendeskripsikan

Penyajian sosl-soal HOTS ini sebaiknya dilakukan dahulu pada saat siswa latihan soal atau digabungkan pada Lembar Kegiatan Siswa untuk eksperimen maupun kegiatan diskusi. Sehingga siswa terbiasa mengerjakan soal-soal HOTS. Guru sebaiknya mencoba mengembangkan sendiri soal-soal HOTS atau dengan sesama guru di MGMP sehingga kualitas soal termasuk ke dalam kategori soal HOTS untuk pembelajaran IPA SMP/MTs. [KC]**

Wabup Cianjur Monitoring Pelaksanaan UN SMP Sederajat

CIANJUR, [KC],- Syukur Alhamdullah pelaksanaan Ujian Nasional tingkat menengah pertama sederajat di cianjur hingga hari ini berjalan lancar, mereka (peserta UN) dapat menyelesaikan soal-soal dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, “ kata Wakil Bupati Cianjur dr. H. Suranto, MM., sesaat setelah monitoring UN tingkat SMP sederajat di SMPN 1 Karangtengah dan SMPN 2 Ciranjang.

Lanjutnya, kata wakil bupati, hal tersebut dapat berjalan lancar karena penentuan kelulusan sangatlah di utamakan pentingnya kejujuran para peserta yang mengikuti UN juga kejujuran para pangawas.

Pada monitoring di SMPN 1 Karangtengah yang berlokasi di jl. Raya bandung. Wakil bupati didampingi kepala sekolah Dadan, MPd. “ Jumlah peserta UN yang mengikutidi sekolahnya berjumlah 431 peserta ditambah dari sekolah terbuka 74 siswa serta siswa dari SMP Al Ma'mun berjumlah 38 peserta “.

Monitoring UN dilanjutkan ke SMPN 2 Ciranjang berlokasi di kp Joglo desa Sindangsari. Kepsek SMPN 2 Ciranjang Gatot Sunyoto, menerangkan peserta UN di sekolahnya berjumlah 53 peserta terdiri dari 23 siswa dan 30 siswi. “ Semua peserta Alhamdulillah hadir dan saat ini dapat menyelesaikan soal-soal mata ujian Bahasa Indonesia dengan lancar, “ ujarnya.

Gatot mengatakan, info kelulusan akan dikirimkan lewat surat ke alamat siswa masing-masing pada tanggal 11 Juli nanti menjadi penentuan kualitas yang di lahirkan sekolah kami diharapkan lulus semua, tuturnya.

Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/sederajat yang dilaksanakan tanggal 9-12 Mei ini semoga berjalan lancar dan menghasilkan generasi yang mampu melanjutkan belajar ke tahap selanjutnya, " pungkasnya.

Shinta (15) dan Selfi (15) siswi SMPN 2 Ciranjang, yang telah mengikuti ujian dihari pertama menuturkan soal-soal dapat di selesaikan tanpa hambatan. " Alhamdulillah ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia sudah selesai dan semoga besok dihari kedua kami dapat melaksanakan UN hingga hari kamis mendatang di UN hari terakhir [KC.11/Yed/Net]**

Aher Himbau 6.950 Warga Penerima Redis Tak Jual Lahannya

CIANJUR,[KC],- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menghimbau kepada sebanyak 6.950 kepala keluarga Penerima Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah pada program Reforma Agraria untuk tidak menjual lahan yang diterimanya. SHM ini diberikan langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI Ferry Mursyidan Baldan, di Kampung Ciguntur, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Selasa (10/05/16).

“Saya berpesan kepada para penerima lahan, dengan sertifikat dari BPN, jangan dijual! Menjual tanah awal kemiskinan, awal kebangkrutan, itu yang terjadi,” seru Gubernur Aher.

Aher mencontohkan, banyak pemilik lahan di daerah Cianjur, menjual lahannya untuk dijadikan vila. Namun akibatnya, dia yang harusnya jadi pemilik vila, malah jadi penjaga vila. “Dia yang awalnya pemilik lahan, dibangun vila menjadi penjaga vila, yang harusnya mengelola lahan malah jadi jongos di lahan tersebut. Itu jelas sangat berbahaya bagi masa depan kita dan anak- anak kita,” katanya,

Aher pun mengaku dirinya menyambut baik program Reforma Agraria. Menurutnya Reforma Agraria adalah pemerataan kepemilikan lahan. Dia yakin program ini tentu menjadi sumber kemakmuran untuk masyarakat, bila aturan pada program ini dijalankan dengan baik oleh semua pihak.

Adapun Aher meminta pada Menteri ATR untuk menertibkan pengajuan Hak Guna Usaha (HGU), bahkan ia meminta HGU yang terindikasi disalahgunakan perusahaan pengelola lahan, untuk dibatalkan saja.

“Ini suara saya mewakili masyarakat Jawa Barat, apabila ditemukan HGU yang tidak sesuai penggunaannya oleh perusahaan, batalkan saja sudah HGU -nya. Karena tidak memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Aher.

Sementara Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI Ferry Mursyidan Baldan, mengatakan bahwa Reforma Agraria merupakan upaya untuk mengefektifkan pemanfaatan tanah. “Kita tidak bisa membiarkan ketika ada izin- izin yang telah dikeluarkan ternyata tidak bermanfaat secara optimal. Sementara masyarakat membutuhkan. Saya kira ini langkah awal kita menyelesaikan,” ungkapnya.

“Kita akan terus mendorong pelaksanaan ini baik dari lahan- lahan yang pernah dikeluarkan izinnya tapi tidak dimanfaatkan, atau tanah- tanah yang kemudian habis masa pakainya. Atau kemudian tanah- tanah negara. Lewat program ini Pemerintah Pusat, dan Pemda kita kawal pemanfaatan tanah,” ujar dia.

Saat ini redistribusi lahan Program Nasional (Prona) Reforma Agraria di wilayah I Jabar meliputi Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Depok di Kabupaten Cianjur, adalah dengan luas total sekitar 4.814 Hektare, atau 17.498 bidang.

Rinciannya, Kabupaten Cianjur (Prona, Redist, Nelayan dan UKM) jumlah bidang yang didistribusikan sebanyak 6.950 bidang dengan luas 2.085 Hektare, kota depok 200 bidang dengan luas 4 Hektare, Kota Bogor (Prona) 200 bidang tanah seluas 5 Hektare.

Kemudian Kabupaten Bogor (Prona) 3.700 bidang seluas 1.100 Hektare, Kabupaten Sukabumi (Prona, Redist, dan UKM sebanyak 5.350 bidang seluas 1.600 Hektare, Kota sukabumi (prona) sebanyak 1.048 bidang luas 20 Hektare.

Pelaksanaan Reforma Agraria di Indonesia adalah berdasarkan Undang-undang nomor 5/1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria dan Ketetapan MPR nomor IX/MPR/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam. Kemudian peraturan tersebut diperbaharui dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11/2010 tentang Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar.

Masyarakat penerima sertifikat lahan reforma agraria, tidak dapat memperjualbelikan lahan Prona tersebut selama kurun waktu 10 tahun. Namun demikian, setelah 10 tahun, masyarakat penerima sertifikat lahan reforma agraria dapat menjual lahan kepada peserta program, dengan catatan tidak dapat dialihfungsikan.

Hadir pula Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh, pada acara tersebut beserta ribuan warga masyarakat. [KC.11/Yed/Net]**

Menteri Agraria Distribusikan Kepemilikan 2.085 Hektare Tanah kepada Masyarakat Cianjur

CIANJUR, [KC],- Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) Republik Indonesia kembali meredistribusikan lahan kepada masyarakat petani melalui Program Nasional (Prona) Reforma Agraria.

Kali ini, redistribusi lahan negara dilaksanakan di Kabupaten Cianjur, dengan luas total sekitar 4.814 Hektare (17.498 bidang).

Pelaksanaan Reforma agraria wilayah I Jabar itu sendiri meliputi Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Depok di Kabupaten Cianjur.

Rinciannya, Kabupaten Cianjur (Prona, Redist, Nelayan dan UKM) jumlah bidang yang didistribusikan sebanyak 6.950 bidang dengan luas 2.085 Hektare, kota depok 200 bidang dengan luas 4 Hektare, Kota Bogor (Prona) 200 bidang tanah seluas 5 Hektare.

Kemudian Kabupaten Bogor (Prona) 3.700 bidang seluas 1.100 Hektare, Kabupaten sukabumi (Prona, Redist, dan UKM sebanyak 5.350 bidang seluas 1.600 Hektare, Kota sukabumi (prona) sebanyak 1.048 bidang luas 20 Hektare.

"Jumlah bidang yang diserahkan terkait kegiatan reforma agraria dan legalisasi aset," kata Menteri ATR/Kepala BPN RI Ferry Mursyidan Baldan, dalam keterangannya, Selasa (10/5).

Penyerahan lahan yang ditandai dengan pemberian Sertifikat Hak Milik (SHM) kepada para petani dilaksanakan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN RI.

Pada kesempatan itu, Ferry didampingi Gubernur Jabar Ahmad Heryawan secara simbolis juga menyerahkan lahan kepada masyarakat di Kampung Ciguntur Desa Cipendawa Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur Jabar.

Pelaksanaan reforma agraria di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria dan Ketetapan MPR Nomor : IX/MPR/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam.

Aturan tersebut diperbarui dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2010 tentang Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar.

Masyarakat yang menerima sertifikat lahan reforma agraria tidak dapat memperjualbelikan selama kurun waktu 10 tahun. Namun demikian, setelah 10 tahun, masyarakat penerima sertifikat lahan reforma agraria dapat menjual lahan kepada peserta program, dengan catatan tidak dapat dialihfungsikan [KC.11/Yed/Net]**

Lobang Hidung Lohi

Lobang Hidung Lohi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sebongkah batu tampak membentur sebuah tong sampah berwarna biru di tepi jalan pas di depan gang Gaharu. Seorang anak dengan raut wajah kesal rupanya adalah sumber batu itu. Ditendangnya keras-keras batu tadi hingga berbunyi “Tung…” ketika membentur tong. Tak banyak yang peduli dengan suaranya. Mungkin karena kalah dengan bisingnya lalu-lintas saat itu.

Namanya Lohi. Dia sendiri tidak tahu kenapa dinamai demikian. Tapi hari itu Lohi sedang kesal. Sebenarnya kalau mau jujur tiap hari Lohi kesal. Kesal bukan karena hari yang buruk tapi karena teman yang buruk. Teman yang buruk? Ya, di kelasnya Lohi selalu jadi bahan celaan. Siapa lagi yang jadi motor para pencela kalau bukan Mahfud?, tapi bukan Lohi namanya kalau tidak bisa menguasai dirinya. Sebagai anak tertua dalam keluarganya dengan adik berjumlah 4 orang, Lohi di tuntut untuk menjadi lebih dewasa di banding umurnya. Walau masih kelas 5 SD, Lohi tampak mempunyai raut wajah lebih dewasa dari teman-temannya. Ketika di cela, Lohi hanya diam. Memang kesal kalau di cela tapi biasanya setelah menendang satu-dua batu, Lohi kembali lega.

Angkot D jurusan terminal Joyoboyo melintas di hadapannya. Lohi
... baca selengkapnya di Lobang Hidung Lohi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Belajar Perubahan dari Paul S Otellini

Belajar Perubahan dari Paul S Otellini Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Erwin

Apakah Anda kenal dengan nama di atas? Paul S Otellini? Coba ditebak dulu, apakah dia seorang Presiden? Seorang jendral di Amerika? Atau seorang artis? Atau pencipta Otello, sejenis permainan seperti Domino dengan bulatan hitam putih?

Hehehe … Jawabannya semuanya salah. Dia adalah CEO dari Intel Corporation, Perusahaan IT yang awalnya memproduksi Memory Chips dan berubah menjadi Microprocessor yang telah menghebohkan dunia IT di Era Tahun 90an. Nah Anda tentu tahu kalau dulu kita beli komputer maka selalu ada tempelan “Intel Inside“ di Casing CPU nya. Yah itu menandakan bahwa processor komputer tersebut menggunakan Intel.

Bentar … bentar. Jangan komplain dulu. Benar, saya bukanlah orang IT, bukan juga ahli di bidang teknologi yang beginian. Namun saya sangat terinspirasi dengan membaca sejarah perubahan yang dilakukan oleh Paul Otellini. Dan tentu saja juga sangat menghormati kejiwa besaran Andy S Groove, Mantan CEO Intel yang sangat spiritual, kharismatik, dan yang memimpin Intel di masa lalu menjadi raja di bidang Microproce
... baca selengkapnya di Belajar Perubahan dari Paul S Otellini Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kau Tetap Sahabatku

Kau Tetap Sahabatku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“BERUBAH” itulah kata-kata yang tepat untuk kamu sekarang.

Aku melihat ke arah dua cewek yang sedang jalan menuju ke kelas, lebih tepatnya ke seorang cewek yang sedang tertawa sambil melihat ke arah sahabat barunya. Dulu dia adalah sahabatku tapi semenjak dia mempunyai teman baru. Bukan, lebih tebatnya ‘sahabat baru’nya sifatnya berbeda, tak seperti dulu.

Entahlah yang jelas persahabatan kami hancur karena dia mulai mendapatkan sahabat barunya. Padahal dia adalah sahabat pertama bagiku. Mungkin teman barunya lebih bisa diandalkan dibanding dengan diriku. Aku tau, aku tak semenarik teman barunya. Tapi mengapa dia melupakanku? Aku tak pernah sama sekali melupakan dia, andaikan dia tau bahwa aku disini masih sangat berharap bahwa hubungan persahabatan ini kembali seperti dulu.

Aku teringat saat pertama kali bertemu dengannya di kantin. Dia menyapaku lebih dulu.
“Hai, aku Amalia.” Ia memperkenalkan dirinya, dan tangannya terulur di hadapanku.
“Hai juga, aku aisyah” aku berkata sambil tersenyum melihatnya.
Sampai akhirnya kami berbincang-bincang di kantin dan tak terasa bel sekolah berbunyi aku mengucapkan selamat tinggal, karena kelas kita beda. Tapi disaat walaupun aku dan dia beda kelas kami tetap bermain bersama-sama.

Dan aku teringat disaat aku sakit dan tida
... baca selengkapnya di Kau Tetap Sahabatku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

 
Redaksi: Jl. Perintis Kemerdekaan Kp. Baru RT. 01/21 Kel. Sayang Cianjur | 089698682683 | 089698682683
Copyright © 2012. KABAR CIANJUR - NPWP : 00.539.489.5-406.000
BADAN HUKUM NOMOR 80 TAHUN 2014 NOTARIS : KUSNADI,SH,MH,MKn
Terdaftar di Kemenkumham RI dan Lembaran Negara RI