Headlines News :
KABARCIANJUR.COM MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS TERPILIHNYA BAPAK JOKO WIDODO DAN JUSUF KALLA SEBAGAI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERIODE 2014 - 2019, SEMOGA AMANAH DAN DAPAT MEMPERJUANGKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT INDONESIA  

LOGIN REPORTER

Enter your username and password to enter your KC Reporter


INFO CIANJUR

TITIK RAWAN CIANJUR

Pembaca Setia KC

31 Desa Dapat Bantuan PPIP

CIANJUR, [KC].- Sebanyak 31desa tersebar di 16 wilayah Kecamatan di Kabupaten Cianjur mendapatkan bantuan dana dari Program Pembangunan Infrakstuktur Permukiman (PPIP) 2014. Bantuan dana dari pemerintah pusat tersebut akan disalurkan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Kabupaten Cianjur Yoni Raleda melalui Kepala Seksi (Kasi) Bina Lingkungan Perumahan dan Permukiman Yeddi Indragunawan mengungkapkan harapannya agar dalam pelaksanaannya dapat menyandingkan program tersebut dengan program yang tidak terkafer dalam APBD. Selain itu dalam pelaksanaannya dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dikatakan Yeddi, program PPIP hampir sama dengan program PNPM Mandiri dimana pada dasarnya program PPIP tersebut bertujuan dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, terutama di wilayah pedesaan dan fokus program PPIP ini untuk peningkatan akses, kapasitas perencanaan dan pengembangan masyarakat dalam penyelenggaraan penerapan tata kelola pemerintahan yang baik.
"Program PPIP ini banyak manfaatnya bagi pemerintahan desa, karena pelaksanaanya juga melalui swakelola. Kita berharap program ini terus berkesinambungan, agar manfaatnya bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat," katanya.
Pada tahun 2014 ini Kabupaten Cianjur mendappatkan bantuan PPIP di 31 desa di wilayah 16 kecamatan. Bantuan tersebut terdiri dari dua tahap yakni reguler satu dan reguler dua. Untuk reguler satu dilaksanakan di 3 desa diwilayah Kecamatan Cibinong yakni Desa Wargaluyu, Desa Pananggapan dan Desa Sukamekar.
"Sisanya 28 desa berada di reguler 2 yang pelaksanaanya akan segera dimulai. Kita akan sosialisasikan dulu kepada para kepala desa penerima bantuan," kata Yeddi.
Ke 16 kecamatan yang wilayahnya mendapatkan bantuan PPI di Kabupaten Cianjur diantaranya Kecamatan Cibinong 4 desa, Kecamatan Cidaun 3 desa, Kecamatan Cikalongkulon 1 desa, Kecamatan Cilaku 3 desaa, Kecamatan Ciranjang 1 desa, Kecamatan Cugenang 1 desa, Kecamatan Gekbrong 1 desa, Kecamatan Haurwangi 1 desa, Kecamatan Kadupandak 3 desa, Kecamatan Karangtengah 2 desa, Kecamatan Leles 1 desa, Kecamatan Mande 1 desa, Kecamatan Pacet 3 desa, Kecamatan Pasir Kuda 2 desa, Kecamatan Sukaresmi 1 desa dan Kecamatan Warungkondang 3 desa.
"Kalau sebelumnya masing-masing desa mendapatkan bantuan Rp 250 juta, tahun ini baru Rp 100 juta. Tujuan utamanya untuk perbaikan infrastruktur pedesaan yang anggarannya merupakan bantuan langsung masyarakat dari APBN 2014," ujarnya.
Dalam penyaluran dana tersebut akan langsung masuk ke rekening organisasi masyarakat setempat (OMS) yang telah dibentuk terlebih dahulu oleh masyarakat desa. Untuk pencairan dananya akan dilakukan sebanyak 3 kali dimana tahap pertama 40 persen, tahap kedua 30 persen saat pengerjaan fisik sudah mencapai 30 persen dan tahap ketiga 30 persen saat pengerjaan sudah mencapai 60 persen pengerjaan.

Ditambahkannya bahwa dalam sistem pengerjaannya dalam program PPIP ini tidak melalui tender atau dikontrakkan kepihak lain, tetapi pengerjaannya dan material pembangunannya langsung disediakan oleh masyarakat setempat dan dalam pelaksanaan pembangunan infrakstuktur, setiap desanya akan didampingi oleh tenaga ahli atau konsultan [KC-02]**. 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!








Hasil Penelitian Gunung Padang Diakui Dunia

CIANJUR, [KC].- Hasil penelitian Situs Megalitikum Gunung Padang yang dilakukan Tim Nasional Pengelola dan Pelestarian Gunung Padang yang dilakukan dengan berbagai macam metode selama ini telah diakui dunia internasional.
Hal itu terjadi setellah Ketua Arkeologi Timnas, Ali Akbar memaparkan hasil riset Gunung Padang pada Konferensi Arkeologi Dunia Konferensi internasional SIEAS di Seoul, Korea Selatan 16-17 Oktober 2014.
Sekretaris Timnas, Erick Ridzky, mengatakan, SIEAS merupakan forum internasional bergengsi yang dihadiri oleh para arkeolog seluruh dunia. Tidak banyak para arkeolog Indonesia yang pernah dan mendapat kesempatan baik dalam forum ilmiah arkeologi dunia ini. 
"Hadir dalam konferensi tersebut para ahli dari berbagai negara terutama untuk mencermati perkembangan riset megalitik di wilayah Asia Tenggara dan Pasifik. Para ahli yang hadir juga membandingkan dengan wilayah lain di dunia," ujar Erick, Senin (20/10).
Erick menambahkan, para pembicara yang terlibat pada forum tersebut, berasal dari Korea, Amerika,‎ Inggris, Laos, Australia, Mariana Island, Kanada, Belgia, dan masih banyak‎ lagi negara lainnya. Adapun yang dipresentasikan Ali Akbar berjudul "Recent Research at Gunung‎ Padang Megalithic Site ini Cianjur, West Java, Indonesia".
Sebelum konferensi dilaksanakan, lanjut Erick, setiap pembicara diwajibkan menyampaikan paper ilmiah kepada panitia dan kemudian dibagikan kepada‎ para peserta. Ketika hasil riset Gunung Padang dipresentasikan Ali Akbar didepan ratusan arkeolog se dunia itu, para peserta sangat antusias mengikuti presentasinya.
"Banyak peserta tercengang dan terlihat penuh perhatian serta apresiasi diberikan karena metode dan teknik yang digunakan tergolong sangat maju untuk riset arkeologi saat ini," kata Erick.
Setelah presentasi, kata Erick, cukup banyak yang memberikan‎ ucapan selamat dan menunggu kabar baik dari riset selanjutnya. Beberapa peneliti bereputasi internasional dari berbagai negara pun menyatakan siap bekerjasama dan memberikan dukungan yang diperlukan.

"Para peneliti tersebut, memandang situs Gunung Padang tidak hanya penting dalam konstelasi megalitik Asia Tenggara tetapi juga dunia," kata Erick seraya menyebut Forum arkeologi internasional ini amat penting dan strategis bagi setiap arkeolog untuk mendapatkan pengakuan ilmiah secara internasional [KC-02/g]**. 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!







Irvan Rivano Muchtar: Tanggul Leuwi Kored Harus Segera Diperbaiki

CIANJUR, [KC].- Sedikitnya 300 rumah warga di lima ke RT an Desa Kertajadi Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur terancam terkena imbas banjir bandang kembali menyusul jebolnya tanggul Leuwi Kored akibat bencana alam banjir tahun 2013 lalu.

Berdasarkan informasi, pada tahun 2013 lalu, terjadi bencana alam banjir bandang di sungai Cikangkareng. Bencana alam banjir sampai ke sungai Lewi Kored Kertajadi. Karena, debit air naik, sehingga tanggul jebol dengan lebar sekitar 10 meter kedalaman 30 meter.

"Akibat jebolnya tanggul, sehingga air sungai dan lumpur masuk ke rumah warga di lima ke RT an," kata Saputra Hidayat (40), tokoh masyarakat Cidaun, Minggu (19/10/2014).

Menurutnya, ke lima ke RT an itu, masing-masing RT 01,02,03,04,05. Lima ke RT an itu ada sekitar 300 rumah yang dihuni sekitar 1 ribu jiwa. "Ini harus diantisipasi jangan sampai terjadi ke dua kali, rumah kami terendam banjir dan lumpur," paparnya.

Tak hanya rumah saja, ratusan sawah juga terendam banjir, akibatnya sawah milik warga gagal panen. Hal yang sama dikatakan, tokoh pemuda Cidaun, Bagas Saputra (34). Menurutnya, pemerintah harus segera turun tangan untuk mengantisipasi persoalan ini. "Pemerintah harus segera memperbaiki tanggul yang jebol karena tergerus air," tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Demokrat, Irvan Rivano Muchtar, berjanji akan segera membantu warga Cidaun. Pihaknya akan membantu melalui dana aspirasi "Saya akan memperioritaskan anggaran untuk membangun tanggul yang jebol," tutur Irvan seusai melihat lokasi tanggul.

Irvan menambahkan, berbagai persoalan di Kabupaten Cianjur memang beragam. Dari mulai infrastruktur jalan, jembatan, sarana air bersih, irigasi, dan lainnya. "Tentunya persoalan-persoalan itu segera akan direalisasikan, meski harus memakan waktu yang cukup lama," imbuh Ketua FPKT Kab Cianjur ini [KC-02/den]**.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Mayat Didalam Mobil Gemparkan Warga Cibogo Ciranjang

CIANJUR, [KC].- Warga Kampung Cibogo gempar, menyusul ditemukannya sososk mayat didalam kendaraan minibus yang terparkir dipinggir jalan RT 01/06 Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, Minggu (19/10). Mayat berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di jok belakang kendaraan dalam kondisi mengenaskan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan mayat itu bermula dari kecurigaan sejumlah warga yang melihat sebuah mobil minibus nopol F 1641 KG yang terpakir di pinggir jalan tepatnya di Kampung Cibogo RT 01/RW 06 Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur.
"Awalnya tidak curiga, saya kira itu mobil tamu yang sengaja di parkir disitu (lokasi penemuan, red)," kata Dani (40) Ketua RT 01/RW 06 Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang.
Menurut Dani, dirinya dan sejumlah warga pertama kali melihat mobil itu terparkir di sekitar lokasi penemuan mayat sejak, Sabtu (18/10) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Malam itu saya sedang ronda, tak tahu persis di parkirnya jam berapa ? Namun, pas saya keluar rumah sekitar pukul 22.00 WIB sampai saya selesai melaksanakan ronda sekitar pukul 04.00 WIB (Minggu dini hari, red) mobil itu masih tetap terparkir," ungkapnya.
Dia menjelaskan, karena mulai curiga dengan posisi mobil yang masih tetap di lokasi semula. Ia meminta kepala desa dan warga lainnya untuk memberanikan diri melihat ke dalam mobil itu.
"Sampai pukul 07.00 WIB, mobil masih terparkir. Akhirnya saya memutuskan untuk melapor ke Kades agar memeriksa dan melihat ke dalam mobil. Ternyata setelah di lihat lewat kaca mobil terlihat di bagian belakang jok mobil ada sesosok tubuh manusia yang tertelungkup," jelasnya.
Setelah yakin ada tubuh manusia di dalam mobil dalam kondisi tertelungkup, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Ciranjang. "Kami langsung melapor ke Polsek Ciranjang, dan tak lama sejumlah anggota polisi datang ke lokasi penemuan itu," katanya.
Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Dedi Kusuma Bhakti membenarkan adanya penemuan mayat di dalam bagasi mobil minibus. "Saat dilakukan pemeriksaan oleh anggota, posisi mayat tertelungkup di bagian belakang bagasi mobil minibus warna putih," kata Dedi.
Pihaknua beum bisa memastikan aoakah mayat tersebut merupakan korban pembunuhan ataau bukan. Untik penyidikan lebih lanjut, mayat perempuan yang diperkirakan berusia 40 tahunan itu dibawa ke RSUD Cianjur untuk dilakukan visum et repertum.
"Untuk penyelidikan kami bawa mayat itu ke RSUD Cianjur, untuk mengungkap penyebab kematiannya," tuturnya [KC-02/a]**.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!








Tindak Lanjut Informasi Kendaraan Plat Merah Nunggak PKB, DPKAD Periksa Periksa Fisik dan Administrasi 61 Kendaraan Dinas

CIANJUR, [KC].- Untuk mengungkap kendaraan dinas yang belum bayar pajak kendaraan bermotor (PKB) dilingkungan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Cianjur, sebanyak 61 kendaraan dinas jenis sepeda motor diperiksa fisik dan administrasinya, Jumat (17/10). Pemeriksaan yang dilakukan langsung bidang aset DPKAD itu untuk membuktikan data masih banyak kendaraan dinas yang nunggak PKB.
Kepala Bidang (Kabid) Aset DPKAD Kabupaten Cianjur, Endan Ramdan, mengatakan, untuk membuktikan temuan sebanyak 4434 kendaraan dinas yang menunggak pajak sejak 2009, pihaknya melakukan pemeriksaan. Hal otu dilakukan sebelum dilaksanak
annya apel kendaraan dinas di Kabupaten Cianjur.
"Kami ingin memberikan contoh, makanya kami lakukan pemeriksaan kendaraan dinas yang ada dilingkungan DPKAD. Kami melakukan cek fisik dan administrasi sebanyak 61 motor. Dari hasil pemeriksaan semua sepeda motor milik DPKAD sudah bayar pajak dan layak pakai," kata Endan kepada sejumlah wartawan di kantor DPKAD Kabupaten Cianjur, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kecamatan Cianjur.
Untuk tindak lanjutnya, Endan menegaskan, akan melakukan pengecekan terhadap kendaraan dinas di 16 kecamatan di Kabupaten Cianjur. Berdasarkan temuanya, sebanyak 726 kendaraan dinas yang dipakai di kantor kecamatan, puskesmas, desa, dan pusat pembinaan dan pendidikan (pusbindik) menunggak PKB.
Adapun 16 kecamatan itu, yakni Campaka Mulya (38 unit), Campaka (40 unit), Sukanagara (48 unit), Takokak (36 unit), Kadupandak (45 unit), Cijati (28 unit), Pagelaran (64 unit), Tanggeung (56 unit), Pasirkuda (34 unit), Cibinong (60 unit), Sindangbarang (47 unit), Cidaun (61 unit), Naringgul (64 unit), Agrabinta (35 unit), Leles (39 unit), dan Cikadu (31 unit).
"Data yang terverifikasi dari 4434 unit kendaraan dinas menunggak pajak yang diinfromasikan Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) wilayah Kabupaten Cianjur, ternyata kendaraan dinas milik pemerintah Kabupaten Cianjur sebanyak 1810 unit. Dari jumlah tersebut 726 diantaranya berada di Cianjur selatan dan sisanya di Cianjur utara," ujar Endan.
Pihaknya akan mengembalikan data kendaraan yang tidak tercatat milik pemerintah Kabupaten Cianjur dengan dibuatkan surat pemberitahuan status kendaraan. "Ada pengkoreksian kembali karena mereka datanya hanya kendaraan yang tercatat milik pemerintah Kabupaten Cianjur saja. Jadi memang data yang diberikan sebanyak 4434 unit kendaraan itu tercampur dengan kendaraan pribadi milik masyarakat," ujar Endan.
Endan menambahkan, kendaraan dinas yang masuk kendaraan tidak melaksanakan daftar ulang (KTMDU) itu teridentifikasi tak hanya menunggak pajak selama lima tahun. Ada kendaraan dinas yang menunggak pajak sampai 10 tahun lamanya. Ada pula yang menunggak pajak selama satu tahun.
"Kami sudah koordinasi dengan samsat mengenai pembayarannya. Setiap pemegang kendaraan dinas harus memiliki rekomendasi dari bidang aset untuk membayar PKB. Hal ini berlaku seterusnya untuk mempermudah kami mengontrol kendaraan dinas milik pemerintah Kabupaten Cianjur. Mengenai biaya untuk PKB, tidak dianggarkan tapi diserahkan ke pemegang kendaraan dinas," ujar Endan.
Mengaca pada kondisi yang terjadi saat ini, Endang mengaku telah memberikan masukan kepada tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) untuk menghindari persoalan yang sama kedepannya. Pada 2015, selain OPD dan kecamatan, desa juga akan diwajibkan menganggarkan dana untuk pembayaran PKB. Sebab selama ini desa tidak pernah menganggarkan biaya untuk PKB dan pemegang kendaraan dinas membayar PKB dengan menggunakan uang pribadi.
"Yang jelas penyebab utamanya kendaraan dinas nunggak pajak, karena kesadaran membayar pajaknya masih minim. Selain itu banyak pemegang kendaraan dinas terutama di wilayah pelosok merasa keberatan untuk membayar pajak lantaran jarak kantor Samsat cukup jauh. Ada pelayanan di Cibinong namun sifatnya bukan untuk cek fisik, hanya pembayaran saja," kata Endan [KC-02/g]**.


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!










DKP Harapkan Ada TPAS Baru

CIANJUR, [KC].- Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Cianjur tengah mengusulkan untuk pemindahan lokasi Tempat Pembuanga Akhir Sampah (TPAS) Pasir Sembung Kecamatan Cilaku ke tempat TPAS baru. Pasalnya TPAS Pasir Sembung saat ini sudah ever load dan tidak idial lagi.
Kepala DKP Kabupaten Cianjur, Rika Ida Mustikawati mengungkapkan, keberadaan TPAS Pasir Sembung sudah tidak tepat lagi dijadikan TPAS. Solusinya perlu TPAS baru dengan konsep pengelolaan modern serta sentuhan tekhnologi.
"Kita sudah mengusulkan untuk pemindahan TPA Pasir Sembung, karena sudah over load. Rencananya ada di daerah Mekarsari Kecamatan Cikalongkulon. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi agar persoalan sampah di Cianjur bisa tertangani seluruhnya," kata Rika (17/10/14).

Dikatakan Rika, rencana TPAS Mekarsari tersebut berada diatas lahan seluas 100 hektar. Bahkan dimungkinan menjadi TPAS regional Jawa Barat. "TPAS regional di Mekarsari Cikalongkulon sudah masuk kajian tahun kemarin, termasuk masterplane dan DEDnya, cuma masalah tanah harus dikembalikan ke daerah. Tahun
2012 sudah masuk usulan 10 hektar, tapi sampai saat ini belum realisasi," katanya.

Tidak hanya menyiapkan solusi TPAS baru di Mekarsari Cikalongkulon, untuk mengatasi sampah diwilayah Cianjur bagian selatan juga rencananya akan disiapkan TPAS yang lokasinya berada diwilayah Pageurmaneuh Kecamatan Tanggeung. "Untuk lokasi Pageurmaneuh Tanggeung sudah siap," katanya.
Seperti diberitakan, dalam sehari volume sampah yang ada di Cianjur diperkirakan mencapai sekitar 633 kubik. Dari jumlah tersebut hanya sekitar 250 kubik sampah per hari yang terangkut.
"Masih banyak sampah yang tidak terangkut, salah satunya akibat minimnya sarana yang kita miliki. Apaboleh buat kita memaksimalkan armada yang ada, meski untuk itu harus membayar mahal unuk operasionalnya," kata Rika.

Untuk mengangkut sampah yang maksimal, idialnya di Kabupaten Cianjur memiliki armada pengangkut sampah sebanyak 70 truk. "Kalau melihat jumlah titik layanan, kita memiliki 23 titik. Idialnya setiap titik ada 2 saja armada. Berarti minimal harus ada 46 kendaraan baru terlayani, apalagi permintaan dari masyarakat cukup tinggi," katanya [KC-02]**.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!






Tekan Angka Lakalantas, Pencegahan Sampai Penegakan Hukum Dilakukan

CIANJUR, [KC].- Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Cianjur, Polres Cianjur melakukan upaya pencegahan sampai penegakan hukum. Upaya pencegahan dilakukan dengan melakukan sosialiasi di semua kalangan dan penyampaian imbauan dengan memasang atribut di jalan-jalan.

Kasatlantas Porles Cianjur, AKP Didin Jarudin, melalui Kanit Laka Polres Cianjur, Ipda Tenda Sukendar, mengungkapkan, pencegahan dilakukan dengan melakukan sosialisasi terkait tentang berpengendara yang benar serta rambu-rambu lalu lintas.

"Kami juga melakukan upaya preventif dengan melakukan patroli penjagaan pos, dan pengawalan. Dan kami melakukan upaya represif dengan melakukan penegakan hukum baik dengan memberikan tilang bagi pelanggar lalu litans dan penyidikan sesuai UU 22 tahun 2009 untuk kecelakaan lalu lintas yang terjadi," ujar Tenda.

Diberitakan, sepanjang 2014, jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Cianjur mencapai 233 kejadian yang mengakibatkan 115 orang tewas, 124 orang mengalami luka berat, 156 mengalami luka ringan, dan kerugian materi sebanyak Rp 566.300.000. Dari jumlah kejadian tersebut, 40 persen diantaranya akibat human error.

Kanit Laka Polres Cianjur, Ipda Tenda Sukendar, mengatakan, human error menduduki urutan pertama sebagai penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Hal itu biasanya akibat emosi pengendara bermotor yang tidak terkendali dan ketidakpatuhan pengendara melaksanakan peraturan berlalu lintas.

"Penyebab lainya keceakaan lalu lintas itu akibat medan jalan sekitar 25 persen, kondisi infrastruktur 10 persen, kondisi kendaraan 10 persen, dan lain-lain seperti sarana penunjang jalan atau cuaca, sekitar 15 persen," ujar Tenda [KC-02/g]**.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Penyebab Utama Kecelakaan di Cianjur Akibat Human Error

CIANJUR, [KC].- Sepanjang 2014, jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Cianjur mencapai 233 kejadian yang mengakibatkan 115 orang tewas, 124 orang mengalami luka berat, 156 mengalami luka ringan, dan kerugian materi sebanyak Rp 566.300.000. Dari jumlah kejadian tersebut, 40 persen diantaranya akibat human error.

Kasatlantas Porles Cianjur, AKP Didin Jarudin, melalui Kanit Laka Polres Cianjur, Ipda Tenda Sukendar, mengatakan, human error menduduki urutan pertama sebagai penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Hal itu biasanya akibat emosi pengendara bermotor yang tidak terkendali dan ketidakpatuhan pengendara melaksanakan peraturan berlalu lintas. 
"Penyebab lainya keceakaan lalu lintas itu akibat medan jalan sekitar 25 persen, kondisi infrastruktur 10 persen, kondisi kendaraan 10 persen, dan lain-lain seperti sarana penunjang jalan atau cuaca, sekitar 15 persen," ujar Tenda, Kamis (16/10/14).

Menurut Tenda, sejumlah jalur jalan di Kabupaten CIanjur selama ini dikenal rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Diantaranya Jalan Raya Bandung, Jalan Raya Cianjur-Bogor, Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, dan Jalan Raya Cianjur-Sindangbarang. Masing-masing jalan tersebut memiliki kontur jalan yang berbeda. Ada yang menurun berkelok, menurun lurus, dan lurus panjang.
"Kecelakaan yang sering terjadi pada tahun ini di Jalan Raya Bandung, jumlahnya mencapai 40 persen. Penyebabnya kepadatan, penerangan, kondisi jalan, dan human eror. Disusul kemudian di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi jumlahnya mencapai 20 persen, Jalan Raya Cianjur-Bogor mencapai 20 ppersen serta di pusat kota Cianjur-Sindangbarabg mencapai 20 persen," jelasnya.
Sementara itu, 50 persen yang terlibat dalam kecelakaan di Kabupaten Cianjur adalah warga berusia 16-35 tahun. Disusul kemudian warga berusia 35-45 tahun jumlahnya mencapai 20 persen, warga berusia 45-jumlahnya mencapai 15 persen, warga berusia di bawah 16 tahun jumlahnya mencapai 10 persen, dan warga berusia 60 ke atas jumlahnya mencapai 5 persen.

"Jika melihat data sepertinya tahun ini jumlah kecelakaan lalu lintas belum terlihat ada peningkatan dan kami memprediksi tidak ada peningkatan. Memang pada 2013 mengalami peningkatan sekitar 10 persen disbanding 2012. Hal itu disebabkan adanya kecelakaan menonjol yang terjadi pada Februari di Gekbong yang menewaskan 16 orang dan Ciloto yang menewaskan 23 orang. Adapun jumlah kecelakaan pada 2013 sebanyak 276 kejadian, sedangkan 2012 sebanyak 266 kejadian," ujar Tenda [KC-02/g]**.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!




Tingkatkan Minat Baca, Perpusnas Road Show ke Cianjur

CIANJUR, [KC].- Untuk mendorong dan menumbuhkembangkan minat baca dimasyarakat, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) akan melaksanakan road show ke berbagai provinsi dan kabupaten/kota salah satunya di Cianjur. Sedianya Perpusnas akan mendatangi Cianjur pada Senin (27/10) mendatang.

"Kami akan memfasilitasi Perpusnas, kami yakin road show yang insya Allah akan dibuka Bupati itu akan berjalan lancar dan sukses, dan memperoleh hasil yang memuaskan dengan meningkatnya minat baca di wilayah Kabupaten Cianjur ini," kata Kepala Arsif dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Cianjur,  Supanji, Kamis (16/10).

Dikatakan Supanji, road show perpusnas tersebut bertujuan untuk merangsang warga masyarakat, khususnya para pelajar di Cianjur agar lebih giat dan lebih gemar lagi dalam membaca aneka jenis buku berbagai disiplin ilmu, dengan memanfaatkan buku-buku yang ada di berbagai perpustakaan.

Jika tujuan road show tersebut terealaisasi, kata Supanji, pihaknya sangat yakin pengetahuan warga masyarakat Cianjur, khususnya para pelajar akan cepat bertambah. "Banyak buku berbagai disiplin ilmu, maka pengetahuan mereka dengan sendirinya akan cepat bertambah karena membaca adalah kuncinya ilmu," katanya.

Dikatakan Panji berdasarkan penilitian Unesco tahun 2010, minat baca masyarakat Indonesia di Asean ternyata sangat rendah, karena hanya menduduki peringkat ketiga terbawah, yakni di atas Kamboja dan Laos. Itu berarti minat baca masyarakat Indonesia kalah oleh negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Filipina dan Vietnam.

"Jika dirata-ratakan, setiap bulannya warga masyarakat Indonesia hanya membaca buku 47 halaman, sedangkan di negara-negara maju, seperti di Amerika, setiap bulannya warga masyarakat di sana membaca buku 1.500 halaman di Jepang 1.000 halaman," kata Supanji [KC-02]**.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

PDAM Cianjur Gratiskan Pemasangan Baru Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

CIANJUR, [KC].- Dalam rangka kesetaraan gender, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mukti Kabupaten Cianjur memberikan pelayanan khusus kepada para ibu hamil dan menyusui. Pelayanan tersebut adalah pemasangan geratis sambungan air PDAM kepada para ibu hamil dan menyusui.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Herman Suherman mengatakan, pelayanan sambungan air PDAM kepada ibu hamil dan menyusui tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian PDAM terhadap kesetaraan gender. Dengan adanya program tersebut diharapkan masyarakat bisa memanfaatkanya.
"Diberikan layanan sambungan air PDAM geratis kepada ibu hamil dan menyusui serta jompo. Kita pasang PDAM geratis, dengan catatan didepan rumah ada jalur pipa distribusi PDAM," kata Herman, Kamis (16/10).

Dikatakan Herman, antusiasme masyarakat terhadap program pemasangan sambungan PDAM geratis bagi ibu hamil, menyususi dan jompo tersebut cukup tinggi. Hanya saja saat dilakukan pensurvean, banyak diantaranya yang didepan rumahnya tidak terdapat pipa distribusi PDAM.
"Yang mendaftar cukup banyak, tapi banyak cuga yang tidak bisa terlayani lantaran didepan rumahnya tidak ada pipa distribusi PDAM, terpaksa di cancel. Karena syarat utamanya didepan rumahnya harus ada sambungan pipa distribusi," katanya.
Hingga pertengahan bulan Oktober 2014, jumlah pengajuan layanan sambungan geratis bagi ibu hamil, menyusui serta jompo baru terealisasi sekitar 25 sambungan. "Memang masih minim yang tersambung layanan, ada juga yang tidak tersambung," katanya.

Kemarau Tidak Terpengaruh
Musim kemarau ternyata tidak berpengaruh terhadap produksi air PDAM Tirta Mukti Cianjur. Sebaliknya, saat ini PDAM malah menmbah sumber air 20 liter per detik dari daerah Salakwaung Desa Sarampad Kecamatan Cugenang.

"Pasokan air kita aman, meski musim kemarau. Kalaupun ada yang tidak keterima air itu trabel perorangan seperti mampet. Kalau jumlah pasokan air semunya mencukupi," kata Herman.

Hingga saat ini produksi air PDAM Tirta Mukti Cianjur mencapai 650 liter per detik untuk melayani 45 ribu pelanggan tersebar di 17 kecamatan.
Adapun sumber airnya berasal di 7 sumber mata air sisanya sekitar 10 sumber dari pompa dan pengolahan dari sungai ada 2 yakni di Cibeber dan Ciranjang.

"Sampai saat ini tingkat kebocoran maasih sama dengan rata-rata nasional sebesar 32 persen idialnya kebocoran itu dibawah 30 persen. Salah satu penyebabnya ilegal conection, kebocoran pipa dan kebocoran aparatnya," katanya.

Akibat terjadi kebocoran itulah, pihaknya pada tahun 2014 mem PHK dua karyawanya. "Kita tindak tegas, kalau terbukti kebocoran ityu berasal dari pegawai seperti nagihan rekening masuk saku pribadi, kami tindak tegas. Kami telah mem PHK dua karyawan yang bekerja di Cabang Warungkondang," tegasnya [KC-02]**. 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!








 

KELUHAN MASYARAKAT CIANJUR

Nama

Email *

Pesan *

Redaksi: Jl. Perintis Kemerdekaan Kp. Baru RT. 01/21 Kel. Sayang Cianjur | 089698682683 | 089698682683
Copyright © 2012. KABAR CIANJUR - NPWP : 00.539.489.5-406.000
Template Didukung Published by Mas Template
Proudly powered by KC Support by Blog Asnur