Headlines News :
KABARCIANJUR.COM MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS TERPILIHNYA BAPAK JOKO WIDODO DAN JUSUF KALLA SEBAGAI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERIODE 2014 - 2019, SEMOGA AMANAH DAN DAPAT MEMPERJUANGKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT INDONESIA  

LOGIN REPORTER

Enter your username and password to enter your KC Reporter


Keluhan/Opini Masyarakat

KELUHAN & OPINI MASYARAKAT

Pembayaran PDAM mengalami pembengkaan hingga Rp.700.000,- yang Rp.50.000,- hingga Rp.70.000,- sudah 3 bulan berturut-turut, Keluhan sudah masuk namun tidak lanjut solusi sampai hari belum ada, ada apa dengan PDAM cianjur

Sudah lama sekali Jalan Raya Cianjur ke arah Cikalong Kulon rusak parah Kapan perbaikan jalan tersebut akan dimulai....!!!

Saya menyimak sedikit peyampaian mengenai tatap muka bapak bupati cianjur di desa kademangan kecamatan mande,,,,, mengenai capaian program selamaini yang dijalani,,, sedikit mengutif,,, hal-hal yang disampaikan beliau,,, mengenai infrastruktur jalan yang mengalami penurunan/ tidak ada realisasi jalan,,, walaupun buakn sebagian dari jangji" padasaaan pemilihan namun kami berharap wajib untuk melaksanakan kerja yang lebi dari sebuah program kerja.../mengutamakan umum dibangsing realisasi janji...!!!(Dadan)

Situs nya mantap, beritanya ok, sukses buat kabar cianjur. (Adi)

Pemerintah daerah cianjur sepertinya tidak memperdulikan pemerataan kualitas jalan di cianjur, daerah pedalaman ciranjang, jalur gadung jangari, nagrak gasol, bertahun tahun kondisinya parah, padahal daerah tersebut bisa dibilang aktif dan trmsk daerah kota (Akhmadi Adillah)

keluhan masalah penetapan umk kab.cianjur kenapa tidak melibatkan serikat pekerja(purnama)

Aslmlikum. sya warga desa mulyasari kec.cilaku,mau menanyakan tentang harga beras raskin,apakah dibenarkan oleh perda cianjur tentang harga jual beras raskin itu Rp 2000 perliter? sya warga desa mulyasari dike RTan 05 membeli beras raskin dri ketua RT dengan harga Rp 2000 PERLITER. Terimakasih.(Najwa)

di musim era repormasi dan demokrasi di NKRI ini kita rasakan, tetapi tidak begitu yang kini di rasakan oleh warga Desa Sindangsari Kecamatan Kadupandak, semenjak keluar SK bupati tentang pemekaran tahun 2010 sampai saat ini belum diadakan pemilihan kepala desa, ada apa gerangan yang menyebabkan hal tersebut sampai sekarang masih di jabat oleh mantan kepala desa. mudah mudahan sistem dinasti ratu atut banten tidak terjadi di cianjur yang kita cintai ini , salam sukses KC. (Baraya ti Kidul)

Assalamu'alaikum...Wr.Wb. Interupsi point of information Pak/Bu Yth... 1. Sebenarnya saya sangat khawatir dengan keadaan di kecamatan Mande saat itu, ketika saya hendak membuat E-KTP dan katanya gak bisa bikin,katanya sih mesin pembuat E-KTP nya rusak. kepada pihak yang bersangkutan gimana nih sarannya? mohon untuk di perhatikan juga. 2. Satu lagi untuk penomoran atau NIK pada KTP lama punya saya kok bisa tidak sesuai dengan yang tercantum di data KPU? padahal saya hendak mendaftar CPNS. Nah, dengan keadaan seperti ini maka akan terjadi kekeliruan data dan ini tidak bisa dibiarkan juga. Pertanyaannya gimana juga dengan solusi tersebut? Terima Kasih... Hatur Nuhun... Wassalamu'alaikum...Wr.Wb. (sopiyudin)

peningkatan jalan kandang sapi - tanjung sari tidak sesuai kontrak. mohon tanggapan dari dinas terkait.(Usman)

Harga pupuk urea subsidi naik 50% di pasar cipanas sudah di ambang kekawatiran (Ari)

dear team, tolong donk di cek, kerjanya orang-orang pdam tirta mukti apa. sudah ditelp ke kantor tidak ada yg jwb, air tidak keluar sudah 1 mgg. trims, (Dewi)

tolong di liput jalan di wilayah kecamatan sukaluyu cianjur,terutama dari tungturunan sampai ke kantor kecamatan sukaluyu,dari dulu tahun 99 ga pernah ga berlubang (Herlan)

jalan desa talaga rusak berat coba jalan solusinya agar dapat diperbaiaki cepat udah cukup lama saudaraku yang ada cianjur (Solehudin)

tolong dong minta info kabar update cianjur setiap hari nya.trims (Hendi)

Mohon informasi tentang pemasangan iklan di kc. Tq (Agus)

SILAHKAN SAMPAIKAN KELUHAN DAN OPINI ANDA DI FORMULIR KELUHAN MASYARAKAT DI WEB INI

INFO CIANJUR

TITIK RAWAN CIANJUR

Pembaca Setia KC

Disperindag Cianjur Usulkan Penambahan Kuota LPG 3 Kg Tahun 2015

CIANJUR, [KC].- Untuk mencukupi kebutuhan warga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur mengusulkan penambahan pasokan LPG 3 kilogram tahun 2015 dari yang semula berkisar 1.282.836 per bulan menjadi 1.500.000 per bulan. Usulan tersebut diharapkan dikabulkan oleh pihak Pertamina mengingat konsumsi gas LPG di Cianjur terbilang tinggi.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Kabupaten Cianjur Judi Adinugroho mengatakan, usulan penambahan pasokan gas LPG 3 kilogram tersebut untuk menutupi adanya kekurangan kebutuhan serta tingginya harga jual ditingkat pengecer.
"Berdasarkan pantauan dilapangan, belakangan ini kami seringnya mendapati gos kosong, sering terjadi kekurangan. Tapi kalau dilihat evaluasi penyerapan realisasi masiih dibawah target kuota yang ditetapkan sebesar 1.282.836 per bulan," kata Judi saat ditemui disela kegiatan UMKM Cianjur Break tahun 2014 di lapang parkir Hupermat jalan KH. Abdullah bin Nuh, Minggu (21/12/2014).
Diakui Judi, meski secara umum kuota tidak terserap, ada beberapa bulan selama 2014 yang serapanya melebihi kuota. "Masih ada bulan-bulan tertentu yang serapanya melebhi kuota, tapi masih banyak yang tidak. Kalau diarata-rata memang tidak mencapai kuota," paparnya.
Pihaknya mengharapkan, dengan banjirnya pasokan selain mengatasi persoalan kebutuhan, juga bisa menekan tingginya harga di tingkat eceran. "Kita harapkan dengan banjirnya pasokan, dan distribusi lancar bisa mengatasi masalah harga. Pengecer tidak mengambil keuntungan terlalu basar. Mereka itu kadang memanfaatkan situasi kelangkaan dijual mahal," kata Judi.
Pihaknya mengakui, sampai saat ini masih ada pengecer gas LPG 3 kilogram yang menjual harga tinggi. Pengecer tersebut sulit untuk ditertibkan, mereka cenderung menjual gas LPG dengan memanfaatkan situasi.
"Idialnya radius 60 km ditingkat pengecer harusnya dibawah Rp 20 ribu. Kenyataanya sulit dikendalikan, mereka masih menjual diatas harga itu. Dengan banyaknya distribusi dengan lancar, kita harapkan tidak ada lagi pengecer nakal," tegasnya.

Disinggung adanya oknum agen yang menjual gas LPG 3 kilogram keluar Cianjur, pihaknya tidak secara tegas mengakui atau membantah. Namun warga luar Cianjur yang membeli gas ke wilayah Cianjur diakui Judi, memang ada. "Yang seperti itu berada diperbatasan, seperti Bandung Barat, ada warga yang beli gasnya ke Cianjur, kemungkinan memanfaatkan tempat yang lebih dekat," katanya [KC-02]**. 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!






30 Rumah di Sukaluyu Terendam Banjir

CIANJUR, [KC].- Sedikitnya 30 rumah di Kampung Stasiun Desa Selajambe Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur, Minggu (21/12/2014) malam sekitar pukul 20.30 WIB terendam banjir akibat meluapnya sungai Cijeurah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun warga yang menjadi korban terpaksa harus mengungsi.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, banjir yang merendam puluhan rumah warga tersebut dengan ketinggian mencapai 30-50 cm. Banjir tersebut merendam rumah di dua ke RTan yaki RT 02, dan 03/RW 03 di Kampung Stasiun. Sebelum terjadi banjir, hujan deras mengguyur disekitar kawasan sejak pukul 15.00 WIB sore harinya.

"Diduga terjadi pendangkalan sungai Cijeurah Babakan caringin, sehingga tidak bisa menampung debit air dan meluap. Air sungai Cijeurah ini merupakan kiriman dari Hulu sungai Ciheulang Desa Langensari Kecamatan Karang Tengah," kata Kapolsek Sukaluyu AKP Achmad Suprijatnya .

Menurut Achmad, dari hasil pendataan sementara, jumlah korban yang rumahnya terendam banjir mencapai 21 Kepala Keluarga. Sejumlah aparat kepolisian dibantu warga lainya berupaya membantu korban yang rumahnya terendam untuk memindahkan barang-barang berharga milik para korban.

"Kalau kerugian materi akibat banjir ini belum bisa dipastikan, tapi perkiraan mencapai sekitar Rp 800 jutaan. Karena tidak hanya rumah yang terendam, ada juga sejumlah sawah dan ternak serta kolam warga. Semuanya masih dalam pendataan," katanya.

Pihaknya menghimbau kepada warga agar selalu waspada, jika sewaktu-waktu terjadi banjir susulan mengingat intensitas curah hujan yang tidak menentu. "Kami tetap menghimbau agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan warga tetap Siaga bencana," tegasnya [KC-02]**.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Diduga Menghirup Gas Beracun, Seorang Penambang Emas Tewas Didalam Goa

CIANJUR, [KC].- Diduga menghirup gas beracun, Aep Supandi Bin Pani (41), tewas saat tengah melakukan penambangaan emas di Gunung Rosah Kampung Cibayondah RT 01/RW 05 Desa Sukadana Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur kemarin. Sementara rekanya, Eman (38) berhasil selamat meski kondisinya kritis dan harus mendapatkan penanganan medis di RSUD Cianjur.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, korban yang diduga merupakan penambang emas ilegal tersebut saat itu tengah melakukan penambangan dikedalaman sekitar 60 meter. Kedua korban yang tercatat sebagai warga Kampung Cibayondah RT 01/RW 02 dan warga Kampung Parabon RT 03/RW 04 Desa Sukadana itu tiba-tiba merasakan sesak nafas.
"Kemungkinan saat bekerja itu keduanya menghirup gas beracun. Aep tewas di tempat kejadian dan Eman kehilangan kesadaran atau koma dalam kondisi lemas," papar Kepala Desa Sukadana, Karmawan, saat dihubungi melalui telepon.
Mengetahui ada penambang yang menghirup gas beracun didalam goa, sejumlah penambang dibantu warga berupaya melakukan evakuasi untuk mengeluarkan korban. Perlu waktu beberapa saat akhirnya kedua korban berhasil dievakuasi.
"Awalnya korban yang meninggal akan divisum untuk memastikan penyebab meninggalnya, namun keluarganya menolak dan meminta untuk dimakamkan langsung. Tapi dugaan korban meninggal akibat menghirup gas beracun didalam gua," katanya.
Diakui Karmawan, semenjak ada aktivitas penambangan di gunung Rosah, sudah beberapa orang menjadi korban. Hanya saja pihaknya tidak tahu persis berapa jumlahnya. Para penambang tidak hanya warga sekitar, tapi ada yang datang dari luar.
"Jumlah korban tidak tahu persis, namun biasanya jika ada penambang yang beberapa hari tidak keluar dari goa, bisa diduga sudah meninggal didalam. Tidak ada data pastinya, meninggal atau selamat," katanya.
Hingga saat ini berdasarkan data sementara ada sekitar 500 penambang emas di Gunung Rosah dari empat desa, yang di antaranya Desa Sukadana, Wangunjaya, Karyamukti, dan Desa Cimenteng. Penambang emas yang paling banyak merupakam warga dari Desa Sukadana yang mencapai sekitar 150 orang.
"Tapi sayangnya, penambangan emas itu diduga ilegal. Warga sekitar yang menambang dan yang menampung hasil tambangnya adalah PT Paramindo. Sebenarnya pihak perusahaan sendiri baru melakukan eskplorasi dan penelitian, dan belum tahap pembuatan perizinan," keluhnya.

Sementara itu, Kapolsek Campaka, AKP H Toha Ma'ruf, mengaku, masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab meninggalnya seorang penambang emas dan seorang kritis itu. "Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebabnya, kita belum bisa memastikan," katanya [KC-02/rmd]**.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!








Sekda Cianjur Oting Zaenal Mutaqin: Pasar Modern Wajib Sediakan Tempat Produk UMKM

CIANJUR, [KC].-  Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur Oting Zaenal Mutaqin yang hadir dalam kegiatan UMKM Cianjur Break tahun 2014, berjanji memfasilitasi para pelaku UMKM. Salah satu yang saat ini tengah diupayakan diantaranya mewajibkan pemilik pasar modern menyediakan tempat untuk produk-produk UMKM Cianjur.

"Kami intruksikan seluruh pasar modern, dan pertokoan modern untuk memberikan tempat kepada produk UMKM. Kami tidak akan segan-segan untuk tidak mengeluarkan perijinan jika mereka tidak memberikan tempat bagi produk UMKM Cianjur," kata Oting.

Oting juga mengaku, tidak menutup kemungkinan jika intruksi tersebut kedepan akan menjadi sebuah peraturan daerah (Perda). "Ini kami lakukan hanya semata-mata agar UMKM Cianjur bisa maju dan berkembang dan memiliki daya saing, utamanya bisa mensejahterakan masyarakat," katanya.

Da"am waktu dekat pihaknya juga akan menyiapkan kendaraan khusus sebagai wadah untuk mempromosikan produk UMKM Cianjur agar lebih dikenal. "Ini merupakan upaya pemeasaran, dikendaraan itu kita promosikan produknya. Kita akan lakukan ditempat-tempat yang memungkinkan terjadinya konsentrasi warga. Tidak hanya di Ciabjur tapi juga diluar Cianjur," katanya [KC-02]**.

50 UMKM Meriahkan UMKM Cianjur Break Tahun 2014

CIANJUR, [KC].-  Sedikitnya 50 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Cianjur mengikuti UMKM Cianjur Break tahun 2014 yang dilaksanakan dilapang Hypermart Jalan KH. Abdullah bin Nuh Cianjur, Minggu (21/12/2014). Serangkaian kegiatan digelar dalam kegiatan yang juga bertajuk memperingati hari ibu itu.

Ketua Panitia UMKM CIanjur Break tahun 2014, Syarif mengatakan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka mewadahi UMKM supaya menjadikan media untuk mempromosikan produk Cianjur. "Begitu banyak potensi di Cianjur ini. Mudah-mudahan dengan media promosi adanya UMKM bisa bermanfaat terutama mengenai masalah ekonomi," kata Syarif disela kegiatan, Minggu (21/12/2014).

Pihaknya berharap, selaku pelaku UMKM, Pemkab Cianjur bisa lebih serius lagi dalam membantu mempromosikan produk UMKM agar bisa lebih bersaing. "Tentu harapan kita sebagai pelaku, kepedulian pemerintah dalam mendorong kami agar lebih maju dan berkembang selalu kami nantikan," katanya.

Dalan UMKM Cianjur Break tahun 2014, kali ini sejumlah produk UMKM ditamilkan seperti kuliner, fasion, aksesoris, bahkan sejumlah produk kerjinan batik asli Cianjur juga dipamerkan. "Ini salah satu bentuk promosi langsung hasil karya UMKM asli Cianjur," tegasnya.[KC-02]**

Lima Program CSR AQUA Diresmikan Gubernur Jabar

CIANJUR, [KC].- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan meresmikan lima program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikembangkan AQUA Grup dengan menandatangani prasasti di Kantor Gubernur, Gedung Sate, Bandung belum lama ini.  Turut menandatangani prasasti dalam acara ini adalah Pimpinan AQUA Grup, Parmaningsih Hadinegoro. 
Peresmian ini merupakan kegiatan rutin pemerintah setempat yang diberi nama Gelar Karya CSR Pembangunan Jawa Barat.  Pada acara ini, berbagai perusahaan juga turut meresmikan program-program CSR nya.  
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan memaparkan, sejak 2011, pemerintah Jawa Barat mendorong peran perusahaan baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta swasta untuk mempercepat pembangunan pedesaan melalui program CSR. 
"Program yang dikembangkan adalah  bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan hidup," paparnya. 
Sementara itu, pimpinan AQUA Grup, Parmaningsih Hadinegoro, lima program yang diresmikan mewakili bidang yang menjadi perhatian pemerintah Jawa Barat.  Kelima program yang diresmikan, papar dia, dari mulai  AQUA  di Kabupaten Bekasi, Bogor, Cianjur, Sukabumi dan Subang.  

"Programnya meliputi peningkatan akses air bersih, pengelolaan sampah rumah tangga di daerah pemukiman, pengembangan konservasi dan pelestarian keanekaragaman hayati," jelas Parmaningsih.
  
Dia mengakui, AQUA Grup secara rutin berpartisipasi dalam kegiatan yang digagas Pemerintah Jawa Barat ini.  Upaya Pemerintah Jawa Barat dalam melibatkan berbagai pihak ini sesuai dengan pendekatan AQUA Grup dalam menjalankan program CSR.
  
"Keterlibatan berbagai pihak ini sangat penting untuk mendorong tercapainya tujuan program serta keberlanjutan manfaat, " tutur Parmaningsih.  

Lebih lanjut, Parmaningsih menjelaskan  dalam setiap program CSR, para pemangku kepentingan memiliki peran dan kontribusinya masing-masing.  Dari mulai pemerintah pusat dan daerah berperan memfasilitasi pelaksanaan program melalui kebijakan, Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) lokal memiliki peran sebagai pendamping dalam proses pemberdayaan dan sektor swasta memberikan kontribusi dalam bentuk sumber daya dan keahlian.  Sedangkan peran masyarakat sangatlah penting untuk menjaga keberlangsungan program.
"Dengan kolaborasi yang sinergis tersebut, maka akan terjadi percepatan pembangunan pedesaan," paparnya [KC-02/dak]**

Berikut Lima Program CSR yang Diresmikan : 
1.       Program Cicadas Berseri (Bersih, Sehat dan Rindang), yaitu integrasi antara program konservasi dengan program peningkatan akses air bersih dan penyehatan lingkungan di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

2.      Program Kebun Raya Mini, yaitu pelestarian penanaman pohon langka untuk mendorong terciptanya keanekaragaman hayati di lingkungan Pabrik AQUA Babakanpari, Kabupaten Sukabumi
3.      Program Komunitas Hijau RW 10, yaitu peningkatan akses air bersih dan penyehatan lingkungan di RW 10, Kecamatan Medan Satria, Kabupaten Bekasi
4.      Program Bank Sampah, yaitu pengelolaan sampah rumah tangga berbasis masyarakat di Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur

5.      Program Konservasi Hutan Adat Bancuey, yaitu pelestarian hutan adat Banceuy serta peningkatan akses air bersih di Desa Banceuy, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.   

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!











Puluhan Warga Pasir Sarongge Gotongroyong Aspal Jalan

CIANJUR, [KC].- Puluhan warga di Kampung Pasir Sarongge Girang Desa Ciputri Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Kamis (18/12/2014) secara bergotong royong melaksanakan pengaspalan jalan yang menghubungkan kampung mereka ke Desa Ciputri. Pengaspalan jalan tersebut dilakukan atas swadaya masyarakat dan bantuan pemerintah.

Dalam pelaksanaanya, pengaspalan jalan itu dilakukan dalam pengawasan tenaga ahli. "Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan pengaspalan jalan oleh masyarakat dengan cara bergotong royong. Ini suatu bukti bahwa masyarakat masih memiliki tanggungjawab terhadap daerahnya," kata Dedi S, Sekretaris Organisasi Masyarakat (OMS) Desa Ciputri, Kamis (18/12/2014).

Dalam pelaksanaan pengaspalan di Ciputri, rencananya sepanjang 525 meter, namun dalam pelaksasanaan bisa melebihi. "Kita patut bersyukur, berkat swadaya dan gotong royong hasilnya bisa melebihi yang direncanakan," katanya.

Fasilitator Tekhnik Rio Arista Hidayat mengatakan, pelaksanaan pembangunan jalan di Desa Ciputri Kecamatan Pacet tersebut merupakan bantuan dari Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan. Dalam bantuan tersebut masyarakat didorong untuk melakukan swadaya.

"Kalau melihat pekerjaanya, rata-rata melebihi target dari gambar rencana. Baik dari segi ukuran maupun dari segi kualitas pekerjaan. Kami selalu memberikan dampingan agar pekerjaanya tidak hanya berkwantitas tapi harus berkualitas," katanya [KC-02]**.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Retribusi Parkir UPT Cipanas Diduga Menguap

CIANJUR, [KC].- Retribusi parkir dari Unit Pengelola Terminal (UPT) Cipanas diduga menguap. Dugaan tersebut didasari tidak jelasnya besaraan tarif parkir yang dikeluarkan petugas parkir. Padahal pihak Pemerintah Desa Cipanas selaku pemilik lahan telah menetapkan besaran tarif parkir.
Kondisi tersebut diperparaah dengan dibiarkannya sejumlah pungli terhadap parkir terjadi. "Saya harus membayar parkir sepeda motor Rp 2.000 sekali pparkir. Itupun saya tidak dikasih ticket parkir. Padahal sudah jelas besaran parkir sepeda motor itu hanya Rp 1.000,- sekali parkir," kata Asep Jafar (28) seorang warga saat dihubungi, Kamis (18/12/2014).
Dikatakan Asep, pungli tersebut terjadi sudah cukup lama berlangsung di lokasi parkir UPT Cipanas. Selaku pengguna lahan parkir ia mengaku keberatan adanya pungli tersebut. "Saya pernah minta bukti ticket parkirnya tapi malah tidak dikasih. Kalau resmi saya tidak masalah ini kan tidak resmi, malah besaranya di mark up. Pertanyaannya kemana uang lebihnya," kata Asep.
Pihaknya sangat menyayangkan adanya pungli parkir itu dibiarkan tanpa ada tindakan. Oknum petugas parkir yang nakal terkesan cuek menjalankan aksinya. "Kalau nyari duit seharusnya tidak seperti itu, saya juga sebagai pedagang di pasar sangat kecewa tidak adanya tindakan tegas terhadap oknum juru parkir. Berapa uang rakyat yang menguat. Kalau dhitung memang hanya Rp 1.000 tapi kalau dijumlahkan akan besar," paparnya.
Secara terpisah Cecep Sudrajat, petugas parkir UPT Cipanas mengaku kalau besaran parkir sejatinya sudah ditentukan oleh pihak pemerintah Desa Cipanas. Untuk parkir kendaraan roda dua (sepeda motor) besaran tarif parkir mencapai Rp 1.000,- sekali parkir. Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau lebih (mobil) besaranya parkir mencapai Rp 10.000,-sekali parkir.
"Kalau ternyata dilapangan berbeda, mungkin saja ada oknum. Tapi yang jelas petugas parkir kami selalu dibekali karcis atau ticket parkir dan itu wajib diberikan setiaoo ada kendaraan yang parkir," kata sataf pelaksana UPT Cipanas itu.
Pihaknya juga membantah, membiarkan terjadinya pungli terhadap retribusi parkir. Semuanya menganai tarif parkir sudah ada dasarnya. "Pokoknya tarif parkir itu sudah jelas, petugas selalau dibekali karcis parkir dan harus diberikan kepada setiap kendaraan yang parkir diareal UPT CIpanas," tegasnya.
Kepala Desa Cipanas Dadan BK membenarkan kalau tarif pengelolaan parkir UPT Cipanas ditentukan oleh pihak desa. Penentuan besaran tarif parkir tersebut berdasarkan peraturan desa (Perdes). "Lahan parkir terminal tersebut dikelola oleh UPT, dan besarnya tarif parkir sudah sesuai dengan Perdes. Untuk mobil Rp.10.000 dan kendaraan roda dua Rp.1000,- persekali parkir. Pengguna lahan parkir tersebut diberikan karcis untuk satu kali parkir," kilah Dadan.
Pihaknya mengaku tidak tahu banyak dilapangan kalau prakteknya terjadi pungli. "Kalau masalah pungli kami tidak tahu itu, karena pengelolaanya di UPT. Yang pasti tarif parkir sudah jelas dan siapa saja yang parkir harus diberi karcis parkir," jelasnya [KC-02/tis]**.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

PNPM Masih Sangat Dibutuhkan

CIANJUR, [KC].- Penanggulangan Kemiskinan Daerah Melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), dipandang masih sangat diperlukan. Adanya PNPM masih sangat dirasakan manfaatnyaa oleh masyarakat.

Hal itu terungkap dalam kegiatan Lokakarya Review PNPM Perkotaan akhir tahun 2014, yang dilaksanakan di Aula Graha Permana Desa Cipendawa Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Kamis (18/12/2014). Lokakarya tersebut diikuti oleh 25 Desa yang berada di 3 BKM/Kecamatan di Kabupaten Cianjur.

Ae Haenudin perwakilan UPK Pacet mengungkapkan, PNPM merupakan kegiatan nasional, yang menangani kemiskinan diperdesaan dan perkotaan. PNPM sudah berlangsung meski terjadi pergantian pimpinan dinegeri ini. "Cuma dalam hal pengelolaan belum bisa memastikan dalam bentuk bagai mana, karena saat ini akan berakhir programnya," kata Ae disela kegiatan Lokakarya.

Pihaknya masih berharap, program PNPM masih bisa terus berlangsung meski namanya berubah. "Mudah-mudahan masih terus, ini program penanggulangan kemiskinan pasti berkelanjutan. Pelaku di daerah dan pelaku PNPM menunggu kebijakan yang baru dari pemerintahan yang baru, bentuknya seperti apa," ungkapnya.

Dikatakan Ae, dalam rangka mempertahankan kegiatan, pelaku PNPM masih berupaya dalam hal bentuk pendataan data base yang paling akurat. Karena di PNPM terdapat Pemetaan Swadaya (PS). "Jadi bisa tergambarkan,tentang data orang miskin ada berapa banyak dan orang kaya ada berapa banyak. Kalau diperdesaan ada  UPK  dan dikota  BKM," tegasnya [KC-02/tis]** .


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

SMKN 1 Cipanas Lakukan Kunjungan Industri ke PT. Indofood

CIANJUR, [KC],- SMKN 1 Cipanas melakukan kunjungan industri ke PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Cabang Bandung . Kunjungan Industri ini diikuti oleh dua program keahian yaitu Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) dan Pemasaran dengan jumah 166 siswa-siswi, 8 guru pembimbing dan 16 guru produktif yang ada di dua program keahian tersebut.

Kunjungan Industri diawali dengan penerimaan dari pihak PT Indofood. dalam sambutannya beliau mengucapkan selamat datang yang dilanjutkan dengan penjelasan singkat tentang company profile dari PT Indofood.

Adapun tujuan kunjungan industri ini adalah untuk menambah wawasan siswa-siswi sesuai program keahlian masing-masing.

"Kegiatan kunjungan industri ini selain sudah menjadi program kerja dari Jurusan, diharapkan juga dapat menambah wawasan siswa-siswi terutama di bidang pengolahan, karena di sini juga kita diajak melihat-lihat proses produksi secara langsung" ujar Dian Marzilupah,S.Si ketua program keahlian TPHP.

Setelah berkunjung ke PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, acara dilanjutkan dengan berkunjung ke Trans Media untuk mengikuti acara seminar tentang Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan.

"Serangkaian acara ini diharapkan benar-benar dapat menambah wawasan siswa siswi SMK Negeri 1 Cipanas, yang natinya dapat menjadi motivasi bagi mereka ke depan sesuai dengan program keahlian yang ditempuh sehingga dapat menghasilkan siswa-siswi yang sukses" ungkap Neneng Yanti,SE Ketua Program Keahlian Pemasaran yang sekaligus Ketua Panitia dari acara Kunjungan Industri ini [KC.06/Angga]*** 

Polsek Sukaluyu Amankan 1.200 Botol Miras Dari Sebuah Rumah

CIANJUR, [KC].- Sebanyak 1.200 botol minuman keras (miras) berbagai merk berhasil diamankan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Sukaluyu dari sebuah rumah milik Irpan (37) di Kampung Bancey RT 02/RW 06 Desa Tanjung sari Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur, Rabu (17/12/2014).

Selain mengamankan barang bukti (BB) miras, petugas juga berhasil mengamankan pemiliknya berinisial E (66) warga Cipanas. Selanjutnya E akan dikenakan tindak pidana ringan (tipiring) atas perbuatannya yang memperjual belikan miras.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, penyitaan ribuan botol miras tersebut bermula saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat. Informasi tersebut ditindak lanjuti dan akhirnya mengarah pada sebuah rumah yang beraada di lokasi perkampungan yang cukup terpencil.

"Kita bergerak cepat, setelah memastikan adanya miras di dalam rumah tersebut, kami langsung melakukan penggerebekan. Ternyata benar, didalam rumah itu ada sekitar 100 dus (1.200 botol) miras siap edar," kata Kaplsek Sukaluyu AKP Achmad Suprijatna, Rabu (177/2014).

Dikatakan Achmad, rumah tempat penyimpanan miras tersebut ternyata milik anak dari E pemilik miras. Sedianya miras yang baru saja dibeli dari Sukabumi itu akan di edarkan didaerah Cipanas.

"Pengirimannya dari Sukabumi menggunakan mobil box. Rencanannya akan di edarkan di Cipanas, di Sukaluyu hanya untuk penyimpanan sementara saja," katanya.

Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan terkait adanya ribuan miras yang berhasil di sita. Pemiliknya diancam dengan Tipiring. "Secepatnya akan segera disidangkan," tegas Achmad.

Kapolres Cianjur AKBP Dedy Kusuma Bakti menegaskan pihaknya telah memerintahkan seluruh jajarannya diwilayah untuk gencar memerangi peredaran miras melalui operasi Cipta Kondisi. "Kita sudah perintahkan anggota diwilayah untuk gencar melakukan operasi peredaran miras. Hasilnya Plsek Sukaluyu berhasil menyita 1.200 botol miras dari pemiliknya," katanya [KC-02]**.


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

FKPS Gelar Porseni Antar Panti

CIANJUR, [KC].- Untuk kali pertama, Forum Komunikasi Panti Sosial (FKPS) Kabupaten Cianjur menggelar acara pekan olahraga dan seni (Porseni) antar panti yang dilaksanakan di Panti Asuhan Al-Madina Desa Ciherang Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur. Kegiatan yang diikuti perwakilan 34 panti asuhan itu dilaksanakan merebutkan tropi Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur.
Ketua Panitia Pelaksana Porseni antar Panti Sosial Irwan Stefanus mengungkapkan, Porseni antar panti tersebut dilaksanakan untuk yang pertama kalinya. Salah satu tujuannya untuk menjalin tali silaturahmi antar sesama panti yang terbilang langka sebelumnya untuk saling bertemu.
"Kegiatan Porseni ini merupakan rangkaian peringatan hari Kesitiakawanan Sosial Nasional (KSN) yang jatuh setiap tanggal 20 Desember. DI Cianjur yang pertama digelar, meski kita sudah merencanakan jauh-jauh hari," kata Irwan yang merupakan Ketua Yayasan Penuai Indonesia didampingi Sekretarisnya Beben saat ditemui di Kantor Dinsosnakertrans CIanjur, Rabu (18/12/2014).
Dikatakan Irwan, pelaksanaan Porseni antar Panti Sosial itu akan dilaksanakan pada Kamis (19/12/2014). Pesertanya diperkirakan sebanyak 500 oorang dariperwakilan 34 Panti Sosial. "Salah satu tujuannya dalam rangka membina persaudaraan dan kesetiakawanan sosial serta persaudaraan antar lembaga sosial di Cianjur," tegasnya.
Dalam pelaksanaanya, para peserta Porseni akan bertarung dalam berbagai cabang diantaranya untung cabang olahraga yang dipertandingkan futsal, bulutangkis, catur dan tenis meja. Sedangkan untuk cabang seni diantaranya kaligrafi, marawis, kosidah dan baca puisi. Sementara untuk Keagaamaan diantaranya Hifdzul quran, tilawtil quran dan pidato.
"Peserta Porseni ini diikuti mulai dari tingkat SD hingga SLTA yang semuanya merupakan penghuni panti. Mereka nantiinya yang berprestasi akan kita arahkan ke dinas pendidikan dan kementerian agama," katanya.
Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur, H. Sumitra menyambut baik, adanya kegiatan Porseni antar panti sosial di Cianjur. Selain yang pertama kalinya, kegiatan tersebut juga sebagai upaya untuk mengukur kemampuan anak-anak panti.
"Kegiatan Porseni ini merupakan ajang publikasi bagi panti. Tidak banyak yang tahu kalau ternyata di Cianjur itu ada 34 Panti Sosial. Secara tidak langsung masyarakat akan mengetahui, ternyata banyak juga anak panti yang memiliki prestasi," kata Sumitra saat ditemui terpisah.
Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur, H. Sumitra menyambut baik, adanya kegiatan Porseni antar panti sosial di Cianjur. Selain yang pertama kalinya, kegiatan tersebut juga sebagai upaya untuk mengukur kemampuan anak-anak panti.
"Kegiatan Porseni ini merupakan ajang publikasi bagi panti. Tidak banyak yang tahu kalau ternyata di Cianjur itu ada 34 Panti Sosial. Secara tidak langsung masyarakat akan mengetahui, ternyata banyak juga anak panti yang memiliki prestasi," kata Sumitra saat ditemui terpisah.

Sumitra mengharapkan, adanya sejumlah panti di Cianjur bisa memberikan kontribusi sebagai upaya mewujudkan Cianjur yang lebih sejahtera dan berakhlakul karimah. "Adanya Porseni ini merupakan salah satu bagiannya. Kedepan kita harapkan akan bisa lebih baik lagi kegiatannya yang bisa dirasakan oleh masyarakat," paparnya [KC-02]**. 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!









 

KELUHAN MASYARAKAT CIANJUR

Nama

Email *

Pesan *

Redaksi: Jl. Perintis Kemerdekaan Kp. Baru RT. 01/21 Kel. Sayang Cianjur | 089698682683 | 089698682683
Copyright © 2012. KABAR CIANJUR - NPWP : 00.539.489.5-406.000
BADAN HUKUM NOMOR 80 TAHUN 2014 NOTARIS : KUSNADI,SH,MH,MKn
Terdaftar di Kemenkumham RI dan Lembaran Negara RI