CIANJUR,[KC],- Komisioner yang tergabung dalam wadah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID ) Cianjur, Jumat (25/9) bertempat di ruang Garuda Pendopo Pemkab Cianjur resmi dilantik Plt Bupati Cianjur, berdarkan surat keputusan Bupati Cianjur Nomor 463/Kep.326-Kesra/2020 tentang Pembentukan Komisi Perlindungan Anak Daerah periode 2020-2025.

Agenda tunggal pelantikan ini dihadiri Komisioner KPAI dan Komisioner dari Jawa Barat,  unsur Forkopimda, para kepala OPD terkait, pejabat kantor Kementerian Agama Cianjur dan Kepala bagian kesejahteraan rakyat, sementara dari unsur masyarakat diwakili Ketua umum MUI Kabupaten Cianjur.

Plt Bupati Cianjur menilai keberadaan lembaga KPAI ini sangat diperlukan, terutama dalam hal pengawasan serta perlindungan terhadap anak khususnya di Kabupaten Cianjur. “Saya titip kepada para komisioner yang baru dilantik agar aktif melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan amanat Undang-undang, mari bersama-sama kita dukung Kabupaten Cianjur yang ramah anak” tegasnya.

Sementara itu Ketua KPAI Susanto sangat mengapresiasi Bupati Cianjur sebagai Kepala Daerah, yang memiliki kepedulian dan keberpihakan terhadap perlindungan dan hak-hak anak,  hal tersebut dibuktikan dengan respon yang baik dan cepat dalam pembentukan KPAID Cianjur, dalam amanatnya meminta para komisioner agar lebih jeli dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak anak, memberikan masukan dan usulan dalam perumusan kebijakan tentang penyelenggaraan perlindungan anak.

Dadang Misbah Fuad Fauzi Ketua KPAID Kabupaten Cianjur pasca dilantik, pihaknya bersama komisioner lainnya  akan segera melakukan konsolidasi internal dan mendengar aspirasi maupun temuan temuan di masyarakat, serta mengikuti tahapan berikutnya yang telah ditetapkan sesuai SOP dari KPAI pusat. “Kami mohon do’a dan dukungannya dari semua pihak dalam menjalankan amanah ini, semoga kami istiqomah. [KC.04/iman)]**      

CIANJUR,[KC],- Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur secara terbuka pengundian nomor urut dan penetapan nomor urut pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kabupaten Cianjur digelar hari ini di Hotel Yasmin Cianjur, Kamis (24/9).

Pantauan kabarcianjur.com pengundian diawali dengan pengambilan nomor urut untuk mengambil nomor pasangan calon oleh para calon Wakil Bupati Kabupaten Cianjur yang telah disiapkan oleh KPU Cianjur.

Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan nomor pasangan calon sesuai nomor urut yang diambil langsung oleh para calon Bupati.

Hasilnya, pasangan Muhamad Toha - Ade Sobari (HADE) mendapat nomot urut 1, dari jalur perseorangan.

Pasangan Oting Zaenal Mutaqin - Wawan Setiawan (OTW) mendapat nomor urut 2, diusung Partai Gerindera dan Partai Demokrat.

Pasangan Herman Suherman dan TB Mulyana Syahrudin (BHS-M) mendapat nomor urut 3, diusung PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan.

Pasangan Lepi Ali Firmansyah - Gilar Budi Raharja  (PILAR) mendapat nomor urut 4, diusung Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Keadilan Sejahtera.

Pengambilan nomor urut dilakukan di hadapan Ketua dan Komisioner KPU Kabupaten Cianjur, Bawaslu dan FKPD Kabupaten Cianjur [KC.03]**


CIANJUR,[KC],- Rapat pleno Penyampaian hasil penelitian administrasi perbaikan syarat calon dan penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur, Rabu (23/9). Selain itu pula selanjutnya akan dilakukan rapat koordinasi persiapan pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Cianjur 2020.

Rapat Pleno dihadiri oleh bawaslu Provinsi Jawa Barat, dan Bawaslu Kab. Cianjur serta Tim Penghubung masing-masing bapaslon, tanpa mengundang empat bakal pasangan cabup dan cawabup maupun tim pemenangan. Hal ini sebagai bagian dari upaya pencegahan penyebaran covid-19. Meski demikian, bapaslon, parpol pengusul dan tim pemenangan dapat bergabung menyaksikan melalui media Live streaming di akun  youtube  KPU Cianjur dan Facebook KPU Kabupaten Cianjur.

Komisi Pemilihan Umum Kab. Cianjur akan mengirim surat keputusan (SK) penetapan pasangan calon kepada masing-masing kandidat, partai politik, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Cianjur. Selain itu, KPU Kab. Cianjur juga akan mengumumkan hasil penetapan pasangan calon via website KPU, sehingga publik bisa mengakses website tersebut.

Sebagaimana hasil rapat pleno, ke empat peserta bakal calon bupati dan wakil bupati dinyatakan memenuhi syarat kemudian ditetapkan sebagai pasangan  calon  bupati dan wakil bupati Cianjur. Selanjutnya empat paslon tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Pengundian nomor urut Paslon peserta akan dilaksanakan di Ballroom Hotel Yasmin, Cipanas, Cianjur. Kamis (24/9) pukul 12.00 s.d selesai. 

Ridwan Abdullah, Koordinator divisi teknis penyelenggaraan memastikan semua tahapan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker dan melakukan physical distancing. [KC.09/MC]**


CIANJUR,[KC],-  Hingga pukul 11.15 WIB hasil pencarian oleh Tim SAR Gabungan belum membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian korban dari pukul 08.00 WIB, dengan melakukan penyisiran dan membagi tim menjadi 2 SRU.  (11/9) 

“Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 2 SRU, SRU 1 melakukan penyisiran dari Pantai Apra ke arah Timur sampai dengan Pantai Sereg sejauh 3 km sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran dari Pantai Apra kearah Barat sampai dengan muara Cisadea sejauh 3 KM” 

Deden Ridwansah S.Sos, Kepala Kantor SAR Bandung Berdasarkan pertimbangan teknis di lapangan, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada pukul 13.30 WIB.

Adapun kedua korban dilaporkan hilang setelah perahu jukung yang ditumpanginya ditemukan terdampar di perairan Pantai Sindabarang Kab Cianjur.

Korban a.n Ajum (45) beralamat di Kampung Citarate RT/RW 016/04 Desa Ujung Genteng Ciracap dan A.n Mardi (47) beralamat di Banten.

Sarana Yang Digunakan yaitu 1 Unit LCR, 1 Unit Rescue Carier , 1 Unit Rescue Double Cabin, 2 Unit Motor Trail, 1 Set Peralatan Komunikasi dan 1 Set APD Personal.Adapun cuaca di sekitar lokasi pencarian terpantau Cerah Berawan dengan Kecepatan  Angin 10 Knots, kecepatan Arus  0.4 Knots dan Tinggi Gelombang  1 - 4 Meter.

Unsurs SAR yang berada di lapangan yaitu Polsek Sindang Barang, Damkar Sindang Barang, Potensi SAR Sindang Barang dan HNSI Ujung Genteng [KC.04]**

CIANJUR[KC],-  Dua nelayan asal Ujung Genteng dilaporkan hilang di perairan Pantai Apra Kec Sindangbarang setelah sebelumnya dilaporkan melaut pada Kamis (10/09)  pukul 01.00 WIB dini hari tadi. 

Kantor SAR Bandung menerima informasi dari nelayan Cianjur A.N Asep pada pukul 22.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan pihak yang berkaitan termasuk pemilik kapal a.n Iyuk. 

“Pihak nelayan Cianjur menginformasikan adanya Kapal Nelayan dengan nama Sinar Putra II terdampar di perairan pantai Apra Kec  Sindangbarang Kab Cianjur, diketahui kapal ditumpangi  dua orang yang  hingga saat ini masih dalam pencarian” Jelas Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah S.Sos,

Menerima informasi, Kantor SAR Bandung memberangkatkan satu tim rescue  menuju lokasi kejadian pukul 22.00 WIB dengan estimasi waktu tempuh  6 jam 30 menit. 

“Berdasarkan informasi yang kami dapat, Kapal berangkat melaut untuk mencari ikan pada malam hari dan tidak mengindahkan himbauan BMKG untuk tidak melaut karena cuaca buruk. Saat sedang lego jangkar, kapal terhempas ombak dan terbalik sehingga 2 korban sampai saat ini masih dalam pencarian” lanjut Deden, Kepala Kantor SAR Bandung. 

Adapun kedua korban berjenis kelamin laki laki A.N Ajum (45) beralamat di Kampung Citaraje RT016 RW04 Desa Ujung Genteng Ciracap dan satu korban lainnya A.N Mardi (47) asal Banten. Dengan data kapal yaitu:  Nama Kapal, Sinar Putra II, berjenis kapal Jukung dengan warna biru kombinasi kuning dan panjang kapal 11 meter.

 Tim dibekali dengan alut dan palsar berupa 1 Unit Rescue Car, 1 Set Pal SAR Air, 1 Set Peralatan Alkom, 1 Set Peralatan Medis  dan APD Personal. [KC.04/Iman]**