Headlines News :

Pembaca Setia KC

LOGIN REPORTER

Enter your username and password to enter your KC Reporter


INFO CIANJUR

TITIK RAWAN CIANJUR

Menjelang Rekap Hasil Pileg 2014 Tingkat Kabupaten, KPU Mulai Disorot

CIANJUR, [KC].- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur mulai menjadi sorotan menjelang tahapan penghitungan suara yang rencananya akan dilakukan Senin, (21/4). Permainan angka perolehan suara menjadi salah satu sorotan utamanya.

Anggota KPU Kabupaten Cianjur Divisi Sosialiasi, Kusnadi, berjanji pihaknya akan netral dan independen dalam pelaksanaan rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2014. Pihaknya menjamin, jika KPU Kabupaten Cianjur tidak berpihak kepada salah satu partai politik (parpol) maupun calon legislatif (caleg).

"Kami akan berupaya terus menjaga netralitas. Itu akan kami buktikan dengan sebuah hasil, bukan hanya sekedar opini," kata Kusnadi, Jum'at (18/4).

Pihaknya tidak memungkiri menjelang pelaksanaan rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kabupaten yang rencananya akan dilaksanakan pada Senin (21/4) berbagai tekanan dari pihak luar mulai berdatangan. Hal itu dianggap wajar dan biasa terjadi dalam proses demokrasi di Indonesia. Yang terpenting tidak terjadi aksi anarkistis dan merugikan orang lain.

"Sebenarnya sih itu bukan sebuah tekanan, tapi sebuah upaya manusia yang memiliki keinginan sehingga selalu datang dan membayangi. Sifatnya juga silaturahmi," ujar Kusnadi.

Dikatakan Kusnadi, KPU Kabupaten Cianjur pun siap digugat jika ada ketidakpuasan dari sejumlah pihak. Sejauh ini KPU Kabupaten Cianjur telah menjalankan berbagai hal secara normatif. "Kalaupun ketidak sempurnaan dan kekurangan saya rasa hal yang manusiawi. Artinya setiap kali momentum itu selalu ada evaluasi dan pada prinsipnya kami juga siap digugat baik secara administrasi dan lainnya," katanya.

Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Cianjur Azhar Sukmawan mengatakan, dugaan terjadinya peralihan pelimpahan suara dari partai caleg, dari caleg ke caleng menjadi salah satu sorotan yang terus harus dipantau.

"Ini mungkin saja terjadi, bisa dalam prakteknya istilah kong kalikong. Dugaan terjadinya transaksional dengan kentrak tertentu, misalnya setelah berbagi program untuk mengembalikan modal pengeluaran dana kampanye setelah yang bersangkutan dilantik," kata Azhar saat ditemui di Kantor Panwaslu Kabupaten Cianjur, Jum'at (18/4).

Untuk meminimalisir terjadinya persoalan tersebut, kuncinya penyelenggara, netral menjaga inpendendsinya sebagai penyelenggara tanpa keberpihakan."Kalau itu tidak dilakukan sudah mennciderai demokrasi. Kalau itu terjdi kpu sudah menciderai proses demokrasi yg ada di indonesia," tegasnya.

Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Cianjur, Ayi Sofwanul Umam atau yang akrab disapa Obay, mengatakan, pesta demokrasi lima tahunan yang juga merupakan hajat nasional itu sebentar lagi akan memasuki tahapan akhir atau penentuan calon wakil rakyat untuk lima tahun kedepan.

"Hasil dari proses demokrasi itu harus merepresentasikan dan sebagai bukti kedaulatan rakyat dalam memilih wakilnya untuk duduk di parlemen," ujar Obay saat ditemui terpisah.

Pihaknya juga menduga akan banyak kepentingan dari sejumlah pihak mencoba mengintervensi KPU Kabupaten Cianjur menjelang rekapitulasi suara nanti. "Kami akan mensuport dan akan melakukan pengawalan KPU Kabupaten Cianjur untuk bisa menjalankan kinerjanya dengan baik dan profesional sehingga tak ada kesalahan secara teknis di lapangan," kata Obay.

Pihaknya mengkhawatirkan terjadinya keberpihakan Kabupaten Cianjur terhadap parpol atau caleg tertentu akibat adanya kedekatan emosional. "Dan kami juga meminta KPU Kabupaten Cianjur menjaga netralitas dan nilai-nilai independen," tegasnya [KC-02]***.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Panwas Catat Terjadi 78 Dugaan Pelanggaran Pemilu Pada Tahapan Kampanye dan Pungut Hitung

CIANJUR, [KC].- Sedikitnya 78 dugaan pelanggaran tecatat di Panwaslu Kabupaten Cianjur selama tahapan kampanye, pungut hitung hingga sampai pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) usai disejumlah kecamatan. Pelanggaran-pelanggaran tersebut saat ini masih terus didalami.

"Dugaan pelanggaran yang masuk dan ditangani panwaslu bentuknya variatif, baik yang sifatnya administratif maupun yang dugaan tindak pidana pemilu," ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Cianjur, Saepul Anwar, Jum'at (18/4).

Dikatakan Saeful, sejauh ini terdapat dua kasus dugaan tindak pidana pemilu, yakni money politik, yang tengah didalami Panwaslu Kabupaten Cianjur.  Panwaslu pun sudah memanggil kedua calon legislatif (caleg) yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi.

"Untuk mendukung fakta-fakta pelanggaran, kami masih mengundang saksi lain. Hanya saja dua kasus ini sudah digelar di Sentra Gakumdu," katanya.

Selama pelaksanaan pemungutan suara, pihaknya mengaku mendapatkan laporan dugaan penggunaan tinta palsu. Pelapor mengadu bahwa tinta yang digunakan mudah sekali terhapus. "Ada laporan jika di satu TPS di Kecamatan Karangtgengah dugaan penggunaan tinta palsu. Karena itu untuk membuktikan hal ini membutuhkan pengujian apakah benar jika memang tinta yang digunakan itu palsu atau tidak," ujar Saepul.

Saepul mengaku, saat ini tengah menyoroti tahapan rekapitulasi suara yang rawan terjadi perubahan jumlah suara. Menurutnya, pelaku diancam pidana jika melakukan pelanggaran yang melanggar UU no 8 tahun 2012 tentang penyelenggaraan pemilu.

"Aturannya sudah jelas, dalam pasal 309, bagi setiap orang yang sengaja melakukan perbuatan yang menyebabkan suara seorang pemilih tidak bernilai atau menyebabkan peserta pemilu tertentu mendapat tambahan suara atau perolehan suara menjadi berkurang dipidana penjara empat tahun dan denda Rp 48 juta," ujarnya.

Aturan lainya yang akan menjarat kata Saepul sebagaimana pasal 311, 312, 321 bisa diterapkan bagi setiap orang yang melakukan kecurangan dalam tahapan rekapitulasi suara. Karena itu pihaknya mengimbau KPU Kabupaten di berbagai tingkatan untuk bekerja secara profesional.

"Kami ingin pemilu anggota DPR, DPD, DPRD 2014 ini berjalan sesuai dengan asas penyelenggaraan yang umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Jangan coba-coba bermain yang bisa berakibat fatal dan menciderai demokrasi," tegas Saepul [KC-02]***.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Cindev Gelar Operasi Hernia Gratis

CIANJUR,[KC],- Yayasan Cindev Cianjur bekerjasama dengan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), dan Yayasan Hijau Putih melaksanakan Operasi Gratis bagi penderita hernia yang mendaftarkan diri pada saat Pengobatan gratis yang dilaksanakan Cindev dibeberapa lokasi di cianjur, bertempat di Rumah sakit Angkatan Udara 2 Jakarta (12/4).

Ketua Yayasan Cindev, Ir.H. Doddy Imron Cholid, MS mengatakan Kegiatan ini  kita gelar dalam rangka bahkti sosial untuk meringankan beban masyarakat yang tidak mampu, khususnya bagi  penderita hernia.  Operasinya sendiri akan kita mulai hari ini. 

Hingga pertama tak kurang dari  50 pasien yang telah terdata dan tidak menutup kemungkinan masih bertambah.Setiap pasien sendiri hanya membwa kelengkapan administrasi berupa foto copy KTP, KK, dan surat keterangan tidak mampu, serta didampingi kerabat.

Sekretaris Yayasan Cindev, Kankan Abdurahman yang ditemui di sela-sela acara acara mengucapkan terima kasih kepada SIKIB, Yayasan Hijau Putih,  yang menjadikan Cianjur sebagai sasaran kegiatan pengobatan gratis.

"Kegiatan bakti sosial semacam ini sangat membantu masyarakat, terutama mereka dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pelayanan kesehatan secara cuma-cuma, selain  itu tujuan dilaksanakan operasi gratis ini antara lain untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan , dan diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sekaligus untuk menanggulangi berbagai penyakit  yang diderita oleh masyarakat.  Diharapkan masyarakat akan terbantu dengan adanya pengobatan gratis ini, walaupun tidak mungkin secara menyeluruh minimal bisa memberikan pelayanan kesehatan secara baik bagi masyarakat yang membutuhkan " katanya.

Koordinator Pelaksana Pengobatan Gratis, Irvan Helmi Khadafi  menjelaskan acara bakti sosial ini merupakan agenda rutin Yayasan Cindev di bidang kesehatan yang dilaksanakan 2 bulan sekali dibeberapa Wilayah di Cianjur, operasi gratis kali ini adalah kegiatan yang kelima yang digelar Yayasan Cindev di semester pertama di Tahun 2014" ujarnya. (KC.01)***

Forum CSR Cianjur Terbentuk

CIANJUR, [KC].- Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR), sejumlah perusahaan yang ada di Cianjur sepakat membentuk forum CSR Cianjur. Pembentukan Forum tersebut dilaksanakan di PT. Tirta Investama-Cianjur  (Pabrik Aqua) Jalan Raya Sukabumi Kecamatan Gekbrong.

Hadir sejumlah perusahaan diantaranya PT. Armoxindi, PT. Manggis, PTPN VIII, Hypermart, Lembah Hijau Hotel, PBS, PT. Transplans, BUMN dan BUMD. Selian itu juga di hadiri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Asep Achmad Suhara.

Dalam arahannya, mantan Kabag Hukum Setda Cianjur itu menyampaikan,  sesuai dengan amanat UU No. 40 Tahun 2007 dan PP No. 47 Tahun 2012, bahwa pelaksanan CSR diharapkan  dapat meningkatkan tarap kehidupan dari berbagai aspek termasuk didalamnya peningkatan pengurangan resiko bencana.

"Dengan adanya forum CSR Cianjur ini kita harapkan perusahaan bisa lebih peka dan peduli terhadap lingkungan disekitarnya. Sehingga keberadaan perusahaan itu bisa dirasakan secara langsung manfaatnya oleh masyarakat luas," kata ASep.

Sementara itu dalam pertemuan yang difasilitasi Aqua tersebut menghasilkan kesepakan bersama terbentuknya pengurus Forum CSR Cianjur. Terpilih sebagai Ketua Uden Winajat  (PT. Tirta Investama-Cianjur). Sekretaris Poltak Simanungkalit (Palace Hotel) dan Bendahara Dedi Supriadi (Perum Perhutani) sebagai Bendahara.

"Mudah-mudahan langkah kecil ini akan menjadi besar  seiring dengan bertambahnya para investor  dan pemerhati  CSR yang lain ikut bergabung dengan forum ini. Semua itu demi terwujudnya masyarakat  Cianjur yang sejahtera dan  kondusif bagi  investor," kata Uden [KC-02]***.

Partai Demokrat Optimis Pertahankan 14 Kursi di DPRD Cianjur

CIANJUR, [KC].-  Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD), Kabupaten Cianjur merilis jumlah kursi di DPRD Cianjur. Partai, Demokrat diprediksikan akan meraih 14 kursi DPRD Cianjur. Jumlah itu berdasarkan hasil tabulasi DPC Demokrat yang telah masuk dari para saksi di masing-masing TPS.

"Pada saat lima tahun lalu DPC Demokrat Cianjur meraih 14 kursi di DPRD Cianjur, sedangkan tahun ini diperkirakan akan tetap meraih 14 kursi,” kata Wakil Sekretaris Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPC Demokrat Cianjur, Yadi Mulyadi SH , Rabu (16/04/2014).

Menurut Yadi, yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Cianjur itu, saat ini jumlah tabulasi suara dari masing-masing saksi di tiap-tiap TPS sudah mencapai 80 persen, sisanya dua hari lagi tabulasi akan segera masuk 100 persen. “Kita lihat saja nanti, apakah kursi di DPRD Cianjur akan meraih 14 kursi atau tidak. Kami berkeyakinan jika kursi di DPRD akan tetap 14 kursi,” paparnya.

Dia menjelaskan, persentasi 14 kursi diambil dari 23 persen perolehan suara Demokrat yang sudah masuk. Dimana dibandingkan dengan partai lain serta perkiraan angka partisipasi pemilih mencapai 60 persen dari jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap), 1,6 juta lebih.
 “Mudah-mudahan sisanya 20 persen segera masuk dan Demokrat mencapai 14 kursi,” tegasnya.

Yadi memaparkan, untuk kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat diperkirakan akan masuk dua kursi, sedangkan di DPR RI akan masuk satu atau dua kursi. Selanjutnya, raihan suara Demokrat masih stabil, karena hasil kerja keras pengurus DPC, Bapilu, PAC dan ranting, relawan serta masyarakat Cianjur yang sama-sama mengsukseskan Demokrat .

”Kami mengucapkan terima kasih kepada tim pemenangan dan masyarakat Cianjur yang telah mementangkan partai besutan SBY ini,” pungkasnya  [KC-02]***.

Wabub Suranto: Tunjukkan Kualitas Lulusan

CIANJUR, [KC].- Sekolah menengah kejuruan diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia unggul ditambah kelebihan dari hasil pendidikan yang diterapkan pada mata pelajaran kejuruan didukung sarana praktikum dapat menghasilkan alumni yang siap kerja didaerah masing-masing.

Demikian ditegaskan Wakil Bupati Cianjur H. Suranto disela kegiatan monitoring pelaksanaan Ujian Nasional di SMKN 1 Karangtengah kemarin. Suranto menegasknan, jangan terlalu bangga apabila lulusan SMK mampu bekerja di luar negeri, namun alangkah lebih baik apabila ilmu yang selama tiga tahun mengenyam pendidikan di bangku sekolah kejuruan dapat menciptakan sebuah karya nyata dengan membangun daerahnya.

Untuk itulah UN yang seringkali dianggap menakutkan itu, harus disikapi dengan keyakinan atas kemampuan masing-masing siswa. Sehingga bisa menghasilkan yang maksimal dan tidak lagi percaya kepada kebocoran jawaban yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Peninjauan UN ini dilakukan agar pelaksanaannya dapat berlangsung dengan baik dan lancar guna menghindari isu-isu yang tidak
diharapkan serta peran aktif para pengawas agar jangan sampai terjadi kebocoran soal UN karena akan sangat merugikan siswa, para
penyelenggara UN bahkan mencemarkan nama baik sekolah," kata SUranto.

Pihaknya berharap UN tahun 2012 kali ini akan menghasilkan kelulusan 100 persen dan bagi para siswa yang mengikuti UN semoga barhasil melewati ujian dengan tenang tanpa kepanikan dan perbanyaklah belajar dan menghafal serta berdoa agar bisa lulus ujian untuk meraih hasil yang memuaskan.

Sementara Kepala Sekolah SMKN 1 Karangtengah, Hj. Dedeh Kurniasih melaporkan, jumlah siswa-siswi yang mengikuti UN untuk tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 62 orang dari empat jurusan kompetensi keahlian diantaranya Nautika Kapal Penangkap Ikan berjumlah 11 peserta, dari jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian sebanyak 9 peserta, Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura sebanyak 15 peserta serta jurusan Agribisnis Perikanan yang mengikuti UN berjumlah 27 peserta.

Setelah melakukan monitoring ke SMKN 1 Karangtengah, Suranto melanjutkan dengan mendatangi SMAN 1 Mande. Di sekolah tersebut Suranto juga mengecek penyelenggaraan UN yang secara umum berjalan dengan baik.

Kepala Sekolah SMAN 1 Mande Jarwoto menuturkan, situasi UN disekolahnya cukup tenang untuk para siswa-siswi yang sedang melaksanakan proses akhir kelulusan di akhir tahun pelajaran. Sebanyak 160 siswa dari jurusan IPA dan IPS yang mengikuti UN dihari pertama.

"Penerapan tatatertib ujian yang diberikan kepada para peserta dengan pengawas dari guru yang didatangkan dari sekolah lain menjadi sebuah transparansi mutu pendidikan saat ini. Ditambah dengan pengawasan dari pihak kepolisian sektor setempat diharapkan mampu memberikan kondisi yang nyaman bagi para peserta UN," kata Jarwoto [KC-02]***.

Polisi Amankan Caleg Ngamuk di Ruang Ketua KPU Cianjur

CIANJUR, [KC].- Begitu mendapatkan informasi dan laporan adanya caleg ngamuk diruang kerja Ketua KPU Kabupaten Cianjur U. Awaludian, pihak kepolisian bertindak cepat. Caleg dari PPP Dapil 5, HS itu langsung diamankan ke Mapolres Cianjur di Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Senin (14/4).

Kapolres Cianjur, AKBP Dedy Kusuma Bakti, membenarkan telah mengamankan Caleg DPRD Kabupaten Cianjur dari PPP Dpil 5, HS. Pihaknya kini tengah melakukan pemeriksaan terhadap HS terkait tindakannya yang melakukan perusakan di ruang kerja Ketua KPU Kabupaten Cianjur.

"Atas perbuatannya, HS, terancam pasal 401 tentang perusakan dengan ancaman kurungan 3 bulan dan dendan Rp 2,5 juta," ujar Dedy ketika dihubungi terpisah.

Pihaknya juga tidak menampik, saat terjadi perusakan yang dilakukan oleh HS, sejumlah anggotanya tengah melakukan penjagaan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur di Jalan Ir. H. Djuanda Salakopi.

"Pada saat kejadiaan memang anggota kami tengah berjaga dengan ketat, tapi kalau ada tamu dipersilahkan masuk dan tidak mungkin kami masuk ke ruangan ketua KPU. Kami hanya berjaga di luar," ujar Dedy.

Dedy juga membantah, adanya pelarangan tamu yang ingin masuk kedlam kantor KPU pasca terjadi perusakan."Semua boleh masuk kok. Tidak mungkin yang bertamu dilarang termasuk wartawan. Tapi memang penjagaannya lebih ketat," kata Dedy.

Berdasarkan pantauan, pasca terjadinya perusakan yang dilakukan oleh seorang Caleg dari PPP Dapil 5 berinisial HS, penjagaan yang dilakukan oleh aparat kepolisian di Kantor KPU Kabupaten Cianjur terlihat lebih diperketat. Tidak sembarangan orang bisa keluar masuk kedalam kantor KPU termasuk wartawan.

Sejumlah aparat kepolisian terlihat berjaga dipintu masuk halaman kantor. Setiap orang yang akan masuk diminta menunjukkan identitasnya dan ditanyakan keperluan datang ke kantor KPU Kabupaten Cianjur [KC-02/tmg]***.

Kecewa Terhadap Kinerja KPU Dalam Penyelenggaraan Pileg, Caleg PPP Itu Ngamuk

CIANJUR, [KC].- Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari PPP Daerah Pemilihan (Dapil) 5, HS kepada sejumlah wartawan yang ada di kantor KPU Cianjur itu mengaku, ia kecewa dengan kinerja KPU Kabupaten Cianjur. HS menganggap selama ini KPU Kabupaten Cianjur telah gagal sebagai penyelenggara pemilihan umum legislatif (pileg) di Kabupaten Cianjur.

"Pileg yang terjadi baru-baru ini banyak terjadi kecurangan dilapangan, tapi mereka menganggapnya seperti sepele," kata Herlan saat di cegat sejumlah wartawan sembari berjalan ke luar dari kantor KPU Kabupaten Cianjur, Senin (14/4).

HS juga menganggap bahwa tingkat partisipasi pileg pada 9 April 2014 di Dapil 5 yang meliputi Kecamatan Cibinong, Kecamatan Tanggeung, Kecamatan Agrabinta, Kecamatan Kadupandak, Kecamatan Leles, Kecamatan Cidaun, Kecamatan Cijati, Kecamatan Naringgul, Kecamatan Cikadu, dan Kecamatan Sindangbarang, sangat rendah, yakni di bawah 65 persen.

"Saya meminta PSU di Dapil 5. Saya akan datang lagi membawa massa dengan jumlah lebih banyak," kata HS singkat [KC-02]***.

Seorang Caleg Ngamuk Diruang Ketua KPU Cianjur

CIANJUR, [KC].- Diduga kecewa atas perolehan suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) tidak sesuai dengan harapanya, seorang calon anggota legislatif (Caleg) ngamuk diruang kerja Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur, Senin (14/4). Akibatnya meja kaca diruang Ketua KPU itu hancur berantakan.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, aksi nekat yang dilakukan caleg berinisial HS dari PPP Daerah Pemilihan (Dapil) 5 itu terjadi disaat Kantor  KPU Cianjur di Jalan Ir. H. Djuanda Salakopi sedang ramai. Sejumlah aparat kepolisian, komisisoner KPU, Panwascam dan sejumlah wartawan sedang berada di KPU karena hari itu tengah ada distribusi logistik untuk Pemilihan Suara Ulang (PSU) disejumlah TPS.

Tiba-tiba mereka dikejutkan oleh suara kaca pecah dan tidak lama berselang keluarlah caleg tersebut dari ruang kerja Ketua KPU Cianjur. Bahkan sempat melemparkan kursi kearah awak media yang tengah melakukan pengiriman berita. Tidak hanya itu caleg tersebut juga sempat melempar helm milik seorang wartawan yang tengah meliput.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, U Awaludin, mengaku, sebelum kejadian perusakan, ia sempat berbincang dengan HS di ruang kerjanya. Hanya saja ditengah perbincangan itu tiba-tiba HS mengamuk dan mengangkat meja kaca yang ada di ruang kerjanya hingga pecah berantakan. Ia kemudian berlalu meninggalkan ruangan kerja.

"Dalam perbicangan dengan saya itu, HS sempat menyampaikan ada kekacauan dan kecurangan di daerah pemilihannya. Tapi ketika saya tanya, tidak disebutkan secara spesifik apa kekacauan dan kecurangan yang dimaksud," ujar Awaludin kepada sejumlah media di kantor KPU Kabupaten Cianjur, Senin (14/4).

HS kata Awal, juga sempat meminta dilakukan PSU didaerah pemilihannya. Ia beralasan partisipasi masyarakat di dapil lima tempat HS maju untuk merebutkan kursi caleg tidak sampai 65 persen. Awalpun menjelaskan perihal PSU tidak bisa serta merta dilakukan lantaran tingkat partisipasi masyarakat rendah atau sedikit.

"Saat saya sarankan agar melaporkan ke Panwaslu jika merasa ada kecurangan, tiba-tiba yang bersangkutan marah dan mengangkat meja kaca kearah saya, tapi saya berupaya menghindar," kata Awal.[KC-02]***
 

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Redaksi: Jl. Perintis Kemerdekaan Cianjur | Cianjur Jabar | 089698682683
Copyright © 2011. KABAR CIANJUR - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by KC