TRENDING NOW


ka
barcianjur.com-DALAM rangka menyongsong satu tahun Penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menggelar Pagelaran Seni dan Budaya. Kegiatan yang mengambil tema, “Melalui Pagelaran Seni dan Budaya Membangun Pemilih Berdaulat Guna Menyukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019”. Itu berlangsung di areal Pasar Induk Pasir Hayam, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Sejumlah Komisioner KPU Cianjur hadir dalam Pagelaran Seni dan Budaya tersebut diantaranya Ketua KPU Kabupaten Cianjur Anggy Shofia Wardany, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Hilman Wahyudi,  Divisi Hukum Selly Nurdinah, Divisi Program dan Data Kusnadi, Divisi Umum, Keuangan dan Logistik Baban Marhaenda, Sekretaris KPU Kabupaten Cianjur Endan Hamdani, Kasubag Teknis dan Hupmas Hendi Rohendi, Para Kasubag lainnya, serta staf  KPU Kabupaten Cianjur.

Selain itu, nampak pula hadir  Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Kepolisian Resor Cianjur, Komando Distrik Militer 0608 Cianjur, Kejaksaan Negeri  Cianjur, Pengadilan Negeri  Cianjur,  Dinas Perhubungan Kabupaten  Cianjur,  Satpol PP Kabupaten  Cianjur,  Badan  KESBANGPOL Cianjur,  Kabag Humas SETDA Kabupaten Cianjur, Kepolisian Sektor Cilaku, PMI Cabang Cianjur, Panwaslu Kabupaten Cianjur, Perwakilan dari Partai Politik Peserta Pemilu 2019, ORMAS/LSM, rekan media, dan masyarakat umum.

Pagelaran Seni dan Budaya ini dengan tema Melalui Pagelaran Seni Budaya Membangun Pemilih Berdaulat guna menyukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019, masyarakat bisa berperan serta untuk menyukseskan jalannya tahapan Pemilu Tahun 2019 dengan lancar dan aman,” ujar Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Anggy Shofia Wardany.

Acara Pagelaran Seni ini dimeriahkan oleh sajian Wayang Bodoran  dengan penyampaian pesan sosialisasi Pemilu Tahun 2019, Gelar Maenpo/atrak sisilat, Gelar budaya seni kolosal yaitu tariring kang darma sauyunan serta prosesi penyambutan para tamu undangan oleh Padepokan Putra Giri Loka Cianjur.

Samsat Kabupaten Cianjur ikut berperan dalam kegiatan ini dengan menyediakan fasilitas SIM keliling. Masyarakat sangat antusias mengikuti jalannya acara pagelaran seni dan budaya ini, dengan adanya pembagian doorprize yang telah disediakan oleh Panitia. Selain itu, Pagelaran Seni Budaya ini menjadi ajang untuk mendeklarasikan  Anti HOAX  yang diucapkan oleh Perwakilan Partai Politik beserta penyelenggara Pemilu. [KC-02/**]




IHK, Ketua DPD Partai Berkarya
bersama Tommy Suharto Ketua Umum DPP 
CIANJUR [KC],- Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Cianjur, Irvan Helmi Khadafi (IHK) membantah dirinya menjadi Tim Kampanye salah satu pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Ia meminta agar namanya tidak dicatut-catut oleh tim sukses paslon bersangkutan.

Irvan pun bereaksi keras atas pencatutan namanya tersebut, ia mengatakan timses 2DM tersebut tidak tahu etika dan gagal paham politik.

Irvan juga menyayangkan adanya SK yang diterimanya melalui  media sosial whatssaps, SK tersebut diduga dari  Sekretariat Gabungan Tingkat Provinsi Tim Kampanye  pasangan Cagub Cawagub No 4 yang seolah-olah dirinya dan Partai Berkarya aktif  mendukung paslon tersebut bahkan tertera nama saya sebagai penasehat.

Dia pun mencoba meminta konfirmasi kepada ketua Timkam Tingkat Kabupaten Cianjur, Deni Aditya, namun menurutnya Deni tidak bisa menjawab perihal pencatutan namanya.

“Kalo mengenai Partai Berkarya, Perindo dan PKPI minta penjelasanya ke Pa Deden Nasihin Golkar. Saya hanya merekomendasikan kader-kader Demokrat yang masuk ke tim gabungan 2DM, begitu kata Deni Aditya,” papar Irvan.

“ Saya menghimbau kepada pembuat SK itu untuk segera mengklarifikasi kepada publik terkait pencatutan nama saya, agar tidak ada masalah hukum dikemudian hari saya mohon nama saya jangan dicatut tanpa konfirmasi dan komunikasi yang jelas" kata IHK di Sekretariat Partai Berkarya.

Ia menegaskan, ia dan seluruh jajaran Partai Berkarya sangat fatsun terhadap keputusan partai, sesuai dengan hasil Rapimnas III di Solo terkait dukungan salah satu Calon Gubernur dan Wakil Gubernur harus se ijin tertulis dari Ketua Umum DPP Partai Berkarya, terlebih hingga saat ini DPW Jawa Barat dan DPP Partai Berkarya  belum menentukan dukungan ke salah satu Cagub Jawa Barat.

“Saya mendukung secara moral kepada semua calon gubernur tanpa terkecuali sebagai putra-putra daerah terbaik yang dapat memimpin Jawa Barat. Namun dalam hal dukungan politik  saya sangat manut terhadap keputusan partai, apalagi saat ini kita sedang fokus membangun struktur partai dan sayap partai  hingga ke tingkat  RT, namun jika ada Instruksi untuk mendukung salah satu calon, semua struktur mulai dari DPC, DPAC, dan DPRA akan kita kondisikan untuk pemenangan Cagub Cawagub" tegasnya. [KC. 10]**


Kabarcianjur.com-UNTUK meningkatkan partisipasi pemilih pemula atau pemilih muda pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat (KPU Jabar) bersinergi dengan Center For Election and Political Party Universitas Indonesia (CEPP UI) serta Universitas Suryakancana (UNSUR) Cianjur untuk menggelar Electainment on Campus berjudul Rock The Vote Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hutan Kota Universitas Suryakancana, Jalan Pasir Gede Raya Cianjur, Selasa (17/4/2018).

Kegiatan ini dihadiri oleh Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat Divisi SDM dan Parmas Nina Yuningsih, Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Divisi SDM dan Parmas Hilman Wahyudi, Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Divisi Hukum Selly Nurdinah, Ketua DPRD Cianjur Yadi Mulyadi, Wakil Rektor I Universitas Suryakancana Iis Ristiani, Wakil Dekan I Fakultas Hukum Universitas Suryakancana Cianjur Dedi Mulyadi, Wakil Dekan II Fakultas Hukum Universitas Suryakancana Cianjur Kuswandi, Dosen Universitas Indonesia Mulyadi, beberapa Civitas Akademika dari Universitas Suryakancana dan para peserta dari mahasiswa serta pemilih muda dari berbagai pihak lainnya.

“Saya sangat antusias mengikuti kegiatan Rock The Vote Indonesia di Universitas Suryakancana ini, dengan semangat pemilih pemula dan pemilih muda, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi menjelang Pilgub tahun 2018,” ujar Nina.

Harapan serupa juga diungkapkan Wakil Dekan I Fakultas Hukum Universitas Suryakancana Cianjur Dedi Mulyadi. “Saya berharap kegiatan hari ini dapat menjadikan komitmen bahwa satu suara saja itu sangat bermakna”, tambah Dedi Mulyadi.

Dalam kegiatan Rock The Vote Indonesia ini selain adanya hiburan yang berupa penampilan Angklung dari SLB, juga adanya forum diskusi pakar yang diikuti oleh beberapa Dosen dari Unsur, Peneliti Senior CEPP UI, Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Divisi Hukum, Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Divisi SDM dan Parmas, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Perwakilan Guru, dan Perwakilan dari Media.

Para ahli saling beragumentasi menyampaikan pendapat sehingga terdapat beberapa kesimpulan dari permasalahan yang dihadapi seputar problem sistematika dan dinamika yang terjadi seputar Pemilu dari regulasinya sampai yang berkembang dimasyarakat. [KC-02/**]




kabarcianjur.com - SEBANYAK 32 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Divisi SDM dan Parmas mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) pelayanan disabilitas pada pemungutan suara dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018 yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur di Palace Hotel Cipanas pada 13 sampai 14 April 2018.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Cianjur Anggy Shofia Wardany, Komisioner Divisi SDM dan Parmas Hilman Wahyudi, Komisioner Divisi Hukum Selly Nurdinah, Sekretaris KPU Kabupaten Cianjur Endan Hamdani, serta para Kasubag KPU Kabupaten Cianjur.

Menurut Sekretaris KPU Cianjur Endang Hamdani, hingga kini tingkat partisipasi penyandang disabilitas terhadap pemilu dianggap belum maksimal.  Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan pelayanan untuk memudahkan kelompok pemilih disabilitas pada hari pelaksanaan pemungutan suara. “Tujuan diselenggarakannya Bimtek ini yaitu salah satunya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat khususnya kelompok pemilih disabilitas dalam Pilgub Jabar 2018,” kata Endang.

Kegiatan Bimtek tersebut menghadirkan nara sumber Komisioner SDM dan Parmas KPU Provinsi Jawa Barat  Nina Yuningsih, Ketua PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia) Kabupaten Cianjur Asep Hermawan beserta rekan-rekan dari penyandang disabilitas.

Nina menjelaskan mengenai hak politik bagi penyandang disabilitas dalam pemilihan Pilgub Jabar 2018. Selain itu, Nina mengungkapkan bahwa petugas harus lebih proaktif terhadap pemilih, terutama dalam memprioritaskan penyandang disabilitas, ibu hamil, dan orang sakit. “KPU Provinsi Jawa Barat telah menyediakan berbagai fasilitas pelayanan seperti template, aplikasi, dan lain sebagainya untuk para penyandang disabilitas, jadi petugas harus lebih proaktif terhadap pemilih”, ujarnya.

“Ingat! Disabilitas bukan orang yang serba kekurangan, tetapi mereka adalah orang yang luar biasa, akan tetapi hanya ada sedikit perbedaan kemampuan saja,” lanjut Nina.

Sementara Asep meminta bahwa dalam penyelenggaraan pemilu hak penyandang disabilitas disamakan. “Saya ingin hak disabilitas itu disamaratakan dengan non disabilitas,” tegasnya.

Dalam Bimtek ini dilakukan simulasi tata cara pelayanan terhadap kelompok pemilih disabilitas pada saat pemungutan suara. Perwakilan dari beberapa kalangan disabilitas menjadi pemeran dalam simulasi tersebut. Peserta nampak terlihat antusias dalam kegiatan ini. [KC-02/**]


kabarcianjur.com – SEBAGAI wujud apresiasi terhadap para siswa akan seni dan budaya, Sekolah Dasar (SD) Aisyiyah Islamic Centre Cianjur hari ini Kamis (12/4/2018) menggelar Apresiasi Kreasi Seni yang dilaksanakan di gedung Assakinah jalan KH. Abdullah bin Nuh.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa. Mereka akan menampilkan kreasi seni yang selama ini sudah dipersiapkan. Tidak hanya itu, para siswa juga akan menunjukkan sesuai dengan keahliannya kepada para orang tua yang akan hadir dalam kegiatan tersebut.

Berdasarkan data list kegiatan, sejumlah penampilan kreasi seni akan disuguhkan pada perhelatan kali ini. Seperti sejumlah tari-tarian, pencak silat, pidato bahasa arab, dai cilik (Dacil), tahfidz dan penampilan lainnya.

Wali Kelas 2C SD Aisyiyah Islamic Centre Cianjur Asti Yuliawati mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan diri untuk menampilkan anak didiknya dan pentas kreasi seni tersebut. Untuk kelas 2C kata Asti, akan menampilkan dua jenis tarian untuk kategori laki-laki dan perempuan.

“Untuk kelas 2C, anak didik kami akan menampilkan tari arab untuk laki-laki dan tari jaipong untuk anak perempuan,” kata Asti. Anda penasaran, yuk saksikan pentas kreasi seni SD Aisyiyah Islamic Centre Cianjur di gedung Assakinah hari ini. [KC-02]