IKLAN KC
Headlines News :
ALAMAT REDAKSI KABARCIANJUR : JL. NYI RADEN SITI BODEDAR NO. 42 KAUM CIANJUR HARI INI MENSOS RI ERA SBY AKAN KUNJUNGI PONDOK PESANTREN AL-MUSYAROFAH CIANJUR PAC PP CIANJUR KOTA SANTUNI 300 ANAK YATIM PIATU DAN KAUM DHUAFA LKP GARUDA MEDIA INDONESIA ADAKAN KURSUS DAN PELATIHAN GRATIS SELAMA BULAN MARET PRIVATE KOMPUTER DI GARUDA MEDIA CUMA 1 JUTA HINGGA BISADPC IPPRISIA KAB. CIANJUR GELAR SEMINAR KEPRIBADIAN DI BALERANCAGEALUMNI SANTRI ATTAUBAH LAPAS CIANJUR DISAMBUT MASYARAKAT DENGAN ANTUSIASSIRKULASI DAN IKLAN : 087714522998GEDUNG TV CIANJUR JL. NYI RADEN SITI BODEDAR NO. 42 KAUM CIANJUR IKUTI TERUS BERITA VIDEO TERKINI DI MEDIA ONLINE NO 1 WWW.KABARCIANJUR.COM  

LOGIN REPORTER

Enter your username and password to enter your KC Reporter


INFO CIANJUR

TITIK RAWAN CIANJUR

Pembaca Setia KC

BKPRMI Kab. Cianjur Gelar Pesan Kirama 1437 H

CIANJUR, [KC],- Dalam rangka memakmurkan mesjid serta memanfaatkan liburan sekolah pada bulan ramadhan 1437 H, Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Cianjur melalui Lembaga Pembinaan Pengembangan Dakwah dan Sumber Daya Manusia  menggelar Pesantren Kilat Ramadhan Masjid Agung (Pesan Kirama) kegiatan ini digelar mulai tanggal 26 Juni hingga 1 Juli 2016  bertempat di Masjid Agung Cianjur.

Kegiatan Sanlat Ramadhan Masjid Agung 1437 H  ini dibuka langsung oleh Sekretaris Umum Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur,  H. Ahmad Yani, S.IP. Dalam sambutannya, Sekretaris Umum MUI Kab. Cianjur menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas diselenggarakannya pesantren kilat ramadhan ini, karena kegiatan Sanlat Ramadhan 1437 H  sangat bermanfaat bagi peserta didik terlebih bagi generasi muda sebagai ujung tombak pembangunan bangsa.

Ia berharap kegiatan Sanlat Ramadhan Masjid Agung ini  dapat meningkatkan pengetahuan para peserta tentang agama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Cianjur, Muhammad Soleh, S.Pd,M.Pd  dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini digagas sebagai bentuk realisasi program kegiatan tahunan DPD BKPRMI Kabupaten Cianjur.

" Ini adalah  Program Studi Islam BKPRMI yang kita kemas dengan Sanlat Ramadhan 1437 H ini merupakan salah satu kurikulum pengkaderan di BKPRMI, para peserta Sanlat Masjid Agung ini akan kita rekrut untuk menjadi panitia Sanlat tahun depan bahkan bisa jadi mereka direkomendasikan untuk menjadi pengurus BKPRMI dimana dia tinggal' Ungkap Soleh.

Soleh berharap  pihak terkait seperti DKM MA, DMI, MUI, dan Pemerintah  dapat menindaklanjuti generasi kader Remaja Mesjid yang juga peserta sanlat ini untuk diadakan pembinaan kelanjutan melalui kajian rutin yang berjenjang, sehingga generasi kita akan semakin banyak menjadi generasi masjid yan dapat memotivasi generasi lainnya untuk memakmurkan masjid.

Ketua Panitia Sanlat Ramdhan 1437 Masjid Agung , Indra Suhendar,  mengungkapkan bahwa kegiatan Pesantren Kilat sangat harus dilaksanakan, mengingat  pentingnya pembinaan secara intensif terhadap para remaja karena mengingat pergaulan anak remaja masa kini yang sudah cukup memprihatinkan, disamping itu sekaligus memberikan solusi terbaik dalam rangka mengisi kegiatan ramadhan dengan hal yang positif serta bermanfaat bagi keidupan pribadi anak dengan tujuan meningkatkan iman dan taqwa mereka kepada Allah SWT.

" Peserta Sanlat Ramadhan Masjid Agung Cianjur ini  berjumlah 500 orang dari utusan pelajar SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan remaja masjid se Kabupaten Cianjur dan besok dimungkinkan peserta akan bertambah dua kali lipat" tutur Indra.

Indra menambahkan bahwa kegiatan Sanlat ini disamping  menggunakan kurikulum khas BKPRMI juga menggali  materi dasar  diantaranya Sudah betul kah sholat anda? “praktik shalat fardhu, masbuk, jama’ qasar dan jama’ qasar, bahaya penyalahgunaan narkoba bagi remaja dan pencegahannya, belajar bercerita dan menyanyi, tata cara thaharah (istinja, whudu, tayamum dan mandi junub), tentang puasa (syarat, rukun, yang membatalkan dan manfaat puasa), bimbingan tajwid praktis, akhlak dan pergaulan menurut pandangan islam, serta praktik penyelenggaraan jenazah.

Sanlat Ramadhan tahun ini mengangkat tema "Bersama meraih Lailatul Qodar untuk Menjadi Muslim Kaffah Yang berintelektual"  dengan tujuan untuk menjalin ukhuwah Islamiyah dan mempererat tali sailaturrahmi peserta didik  dan remaja masjid se-Kab. Cianjur, meningkatkan pengetahuan dan pengalaman serta meningkatkan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT menjalankan segala perintah dan menjauhi semua bentuk larangan-nya.  [KC.01]***

Pesan Aher di Masjid Agung Cianjur, dan Serahkan Santunan

CIANJUR,[KC],- Gubernur Ahmad Heryawan dalam sambutan sebelum shalat sunnat taraweh di Masjid Agung Cianjur, Kamis (23/6) malam mengatakan, "ada tiga masjid yang disucikan Allah Swt", yaitu, Masjidil Haram di Mekah, Masjid Nabawi di Madinah dan Masjid Al Aqso di Palestin.

"Di dua masjid, yaitu, Al Haram dan Nabawi, kita bebas mengerjakan shalat, tetapi di Masjid Al Aqso sangat sulit, karena berada di kawasan yang dikuasai Yahudi (Israel). Oleh karena itu wajib bagi kita untuk turut memerdekan Negara Palestina, melalui do'a dan dorongan politik", ujar Aher.

Bersyukur kita di Indonesia dimana ummat Islam menjadi mayoritas dan bebas melaksanakan syariatnya, sehingga kita saksikan di masjid Agung ini dipenuhi jamaah, jelas Aher.

Saya berharap di masjid lainnya yang ada di Cianjur sama-sama dipenuhi jamaah sebagaimana di masjid Agung ini, harapnya.

Berkaitan dengan peringatan Nuzulul Qur'an, Aher berpesan. Pertama, hendaknya ummat Islam secara mantap mengimani al qur'an hingga akhir dan jangan ada keraguan sedikitpun atas kebenaran al qur'an. Kedua, perbanyak membaca al qur'an, dan menghafalkannya. Ketiga, setelah kita memahami Al Qur'an, lantas melaksanakannya dan turut mengajarkannya, tegas Aher.

Terakhir Aher berpesan kepada jamaah, untuk menjadikan anak-anak kita sebagai generasi qur'ani dan semoga Allah memberikan syafaat di hari akhir kepada ummat muslim.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan hadir di Masjid Agung Cianjur dalam rangka pelaksanaan program taraweh keliling di empat BKPP yang kili ini giliran diselenggarakan di BKPP II Bogor, bertempat di Cianjur, Kamis (23/6).

Taraweh keliling di Cianjur itu, bertepatan dengan Peringatan Nuzulul Qur'an, yang diselenggarakan Pemkab.Cianjur.

Gubernur pada kesempatan itu, menyerahkan bantuan/santunan untuk kaum dhu'afa yang sehari-harinya dibina oleh DKM Masjid Agung Cianjur yang totalnya  Rp 50 juta.

Pelaksanaan Taraweh keliling Gubernur, dihadiri Bupati Cianjur, pejabat mewakili Pemkab Bogor, Kota Bogor, Kab.Sukabumi, dan Kota Sikabumi.[KC.11/yed/jabarprov]**

Jamaah Mesjid Agung Sumbang Rp. 147.650.000,- Untuk Muslim Palestina

CIANJUR, [KC],- Bupati Cianjur H. Irvan Rivano Muchtar, S.IP, SH, M.Si. Selasa kemarin menerima kunjungan Ulama Palestina Syeh Asri Muhammad Hasan beserta rombongan. Kunjungan tersebut di sambut baik oleh Bupati di pendopo Kabupaten Cianjur, dan setelah melakukan audience kedua belah pihak melakukan sholat ashar berjamaah bersama di mesjid Agung Cianjuryang dihadiri para Kepala OPD, beserta para Jajaran pemerintah lainnya serta para jemaah mesjid Agung Cianjur.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan atas nama pemerintah dan seluruh warga masyarakat Cianjur, mengucapkan selamat datang di kabupaten Cianjur kepada Syeh Asri Muhammad Hasan beserta rombongan. disertai ucapan terima kasih atas perkenannya melaksanakan road show di Kabupaten Cianjur.

Selanjutnya Bupati menyampaikan pihaknya telah tiga kali berkunjung ke palestina, sesungguhnya tahu betul bagaimana suasana disana, sekalipun sedang melakukan sholat terkadang senjata yang di suguhkan, sedangkan di kabupaten Cianjur melakukan aktifitas apapun termasuk melakukan sholat sangat aman dan nyaman, suasana inilah yang mereka dipalestina tidak dipunyai,itulah sekilas gambaran intinya kita warga Cianjur harus banyak bersyukur.

Terakhir Bupati mengetuk hati para jemaah untuk menyisihkan rijkinya untuk saudara saudari muslim dipalestina hingga para jemaah merasa terpanggil untuk berbagi kasih membantu bagi korban muslim palestina, dana yang terkumpul pada acara tersebut sebesar Rp. 147.650.000,- (sertaus empat puluh tujuh juta enam ratus lima puluh ribu rupiah).[KC.11/YED/mmc]**

Cianjur Patut Bangga Memiliki Yayasan Bina Sehat Terpadu

CIANJUR, [KC],- Di Indonesia jumlah penderita penyakit jiwa berat sudah memprihatinkan, yaitu 6 juta orang atau sekitar 2,5 % dari total penduduk Indonesia. Dari jumlah tersebut ternyata hanya 8,3% penderita yang bersedia berobat, sebagian besar lainnya enggan dan sebagian besar lainnya lagi tidak punya biaya. Sayangnya, pemerintah justru seolah tidak menaruh perhatian pada penyakit ini. Pemerintah seolah lepas tangan terhadap para penderita penyakit ini.

  Dalam beberapa pemberitaan tidak jarang dikabarkan juga bahwa jumlah penderita gangguan jiwa (dalam tulisan ini digunakan terminologi Orang Dengan Masalah Kejiwaan yang di singkat disingkat ODMK), dari level paling parah sampai paling ringan yang sering kita sebut stress, semakin meningkat seiring kondisi sosial-ekonomi yang tidak kunjung membaik dan beban kehidupan yang semakin berat dari waktu ke waktu.

Namun walau fakta di lapangan seperti itu, Kini Cianjur mesti berbangga dan bersyukur karna memiliki sekelompok orang yang peduli terhadap pelayanan kesetan jiwa , yaitu Yayasan Bina Sehat Terpadu yang ber alamat di Jln,Raya Bandung km 17 ds.cibiuk kec ciranjang.

Sudah banyak sekali kasus – kasus kesehatan jiwa yang mereka tangani sejak berdiri pada tahun 2010, kasus terbaru yang mereak tangani ialah , penanganan salah seorang pengidap gangguan jiwa Nining Yuningsih (19) warga Cikaret girang, Ds. limbangan sari.

Nining sudah di kurung selama 1 tahun karna dinilai sangat meresahkan masyarakat ujar AI RUSMAYATI sebagai kepala divisi kesehatan Yayasan Bina Sehat Terpadu “kami sangat menyayangkan bila sampai saat ini masih ada tindakan pemasungan atau pengurungan terhadap orang yang mengidap gangguan jiwa,maka dari itu saat kami mendengar ada pengidap jiwa yang telah di kurung selama 1 tahun, kami pun langsung bergerak ke TKP dan berkoordinasi dengan masyarakat dan pemerintah setempat, Alhamdulillah pihak pemerintah setempat pun menyambut kami dengan sangat baik dan koofratip,bahkan kami menerima bantuan pasilitas ambulance dari Puskesmas nagrak, dan dengan segala keterbatasan Yayasan pun kami langsung membawa pasien ke RSJ. Marjuki Mahdi di Bogor” tidak lupa kami pun mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS Kab.Cianjur yang telah menyisihkan sebagian donasi nya untuk mambatu kami, tambah Ai.[KC.06/aves]**

Dompet Dhuafa Isi Bulan Ramadhan Melalui Sanrasi

CIANJUR, [KC],- Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa mengirimkan para Guru Konsultan ke sekolah yang akan didampingi sekolahnya untuk menjalankan program Sekolah Literasi Indonesia. Guru Konsultan yang dikirim merupakan para Mahasiswa Sekolah Guru Indonesia (SGI).

SGI angkatan ke 16 berjumlah 19 orang yang merupakan perwakilan dari beberapa daerah di Indonesia. Setelah dibina pendidikan di Bogor selama 2 bulan, dan satu bulan pelaksanaan SGI Help and Care (SHARE) atau lebih dikenal banyak orang sebagai Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Tasikmalaya, kini mereka sudah disebar ke beberapa sekolah yang ada di Indonesia.

Begitupun dengan Benning Rizahra, Mahasiswa SGI yang berasal dari Kuningan Jawa Brat, kini bertugas sebagai Guru Konsultan di Cianjur, tepatnya di Kampung Gunung Putri Desa Sukatani Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Dalam bulan Ramdhan ini yang menginjak bulan kelima masa pengabdian, Dompet Dhuafa melaksanakan program SANRASI yang merupakan kepanjangan dari Pesantren Literasi.
“Alhamdulillah hari sudah Launching SANRASI. Setelah itu dilanjutkan dengan shalat Duha, mengaji bersama, dan hafala surat.” Benning menjelaskan.

Dalam Launching tersebut, Benning menjelaskan kepada anak-anak terkait kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan pada program SANRASI tersebut.

“Kegiatannya pasti berkaitan dengan literasi. Kegiatan yang dilaksanakan yaitu mengaji, menulis ayat-ayat Al-Qur’an, Ramadhan’s Diary, Hafiz, Outbond berbasis Literasi, Story Telling (Kisah-kisah Nabi), Buka Puasa Bersama, Ramadhan berbagi, juga nanti di akhir Ramadhan akan ada Perlombaan yang berbasis Literasi.” Benning menambahkan. [KC.04/iman]**

Menolong dengan Menumbuhkan Semangat dan Kemampuan Berwirausaha

Menolong dengan Menumbuhkan Semangat dan Kemampuan Berwirausaha Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
“Poor people are not asking for charity. Charity is not a solution for poverty. – Orang-orang tidak ingin selalu diberi. Pemberian bukanlah solusi bagi kemiskinan,” Prof. Muhammad Yunus.
Menolong sesama yang serba kesulitan menjadi kebiasaan yang sangat melekat dalam pola kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam berbagai kesempatan istimewa, semisal hari raya, ulang tahun dan lain sebagainya, para jutawan kerap berbagi dengan kaum miskin. Pasti manfaat yang dirasakan masyarakat semakin besar dan dinikmati masyarakat secara luas jika semangat menolong yang terpuji itu dilakukan dengan cara yang tepat.
Mengapa demikian? Karena ternyata memang membutuhkan kecermatan dalam menyalurkan bantuan kepada kaum miskin yang membutuhkan agar tepat sasaran dan mampu menciptakan perubahan jangka panjang. Dalam hal ini Prof. Muhammad Yunus sudah menerapkan langkah-langkah yang inspiratif, bahkan tergolong cukup berhasil mengentaskan kemiskinan di Bangladesh. Dalam pidato di WFDSA World Congress XIII 2008 di Singapura, peraih hadiah Nobel perdamaian tahun 2006 tersebut menceritakan bagaimana ia dan kawan-kawan menyalurkan bantuan sejak tahun 1
... baca selengkapnya di Menolong dengan Menumbuhkan Semangat dan Kemampuan Berwirausaha Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Beras Pandanwangi Banyak Dipalsukan

kabarcianjur.com-Beras Pandanwangi yang selama ini beredar dipasaran banyak dipalsukan oleh pelaku usaha yang tidak bertanggungjawab. Padahal beras-beras tersebut jauh dari aslinya. Mereka hanya memanfaatan merk Pandanwangi tanpa mempedulikan keasliannya.

Ketua KUD Sukamulya Warungkondang, Ade Ismatulloh mengaku geram melihat fenomena yang saat ini terjadi. Ironisnya pihak Pemkab Cianjur seakan tutup mata terhadap fenomena beras Pandanwangi palsu yang beredar dipasaran. "Sia[a yang tidak geram melihat produk beras asli Cianjur ini dipalsukan," kata Ade Ismatulloh.

Ade menyebut, saat ini pihaknya bersama anggota koperasi dan para petani tengah berupaya memurnikan beras Pandanwangi sebagaimana aslinya. Kalaupun dijual kepasaran itu beras asli dengan harga yang terstandar.

"Kami pastikan kalau beras Pandanwangi yang koperasi jual itu beras asli tidak ada campuran yang lain-lain. Kami harapkan masyarakat faham dan jika ingin mendapatkan yang asli silahkan menghubungi KUD Sukamulya di Warungkondang," tegas Ade.

Pihaknya mengharapkan Pemkab Cianjur mau memproteksi keberadaan Pandanwangi dengan langkah-langkah nyata. Kalau kondisi saat ini dibiarkan, Pandanwangi kedepan akan tinggal nama.

"Pemberlakuan petani Pandanwangi ini harus berbeda, demikian juga dengan harga beras Pandanwangi, tidak bisa tidak. Karena usia tanam berbeda jauh lebih banjang, sudah barang tentu harganya juga berbeda jangan disamakan dengan yang lainnya. Inilah yang diharapkan petani peran pemerintah ada didalamnya," paparnya. [KC-02]**

Srikandi Pemuda Pancasila Bakti Sosial

kabarcianjur.com-Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur melaksanakan bakti sosial kepada keluarga kurang mampu dan anak yatim  di Jalan Raya Sukabumi Bayubud Cilaku, Cianjur. Bantuan yang diberikan sebanyak 500 paket berupa bahan-bahan kebutuhan pokok dan uang kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

“Penyerahan bantuan berupa sembako dan uang ini  ini, kami lakukan sebagai bentuk bakti sosial peduli terhadap sesama manusia dalam momen Ramadan ini,” kata Ketua Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur, Hj Leny Maulani, Minggu (5/6).

Dia mengharapkan, agenda seperti ini agar tetap berlanjut di masa mendatang. Seluruh pengurus Srikandi Pemuda Pancasila tetap berjiwa sosial yang bisa memberi manfaat kepada masyarakat Cianjur. “Insya Allah kegiatan yang dapat langsung dirasakan masyarakat seperti ini terus kita lakukan ke depannya. Mohon doa dari masyarakat, semoga Srikandi Pemuda Pancasila  terus diberi kesehatan, rezeki, dan kesempatan agar bisa berbagi kebahagian bersama masyarakat”, kata Leny.

Sementara itu, Lidia Windi salah seorang penerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada Srikandi Pemuda Pancasila yang telah berbagi kepada warga Bayubud Cilaku Cianjur. “Semoga apa yang diberikan kepada warga kami dapat dibalas Allah SWT, amiin,” imbuhnya. [KC-2/dak]**

Lima Belas Kader NasDem Ikuti Kemah Restorasi

kabarcianjur.com-Lima belas kader Partai Nasional Demokrat (NasDem), Cianjur dikirim mengikuti  Kemah Restorasi dan Sekolah Kader Partai NasDem DPW Jawa Barat, di Ranca Upas, Ciwidey, Kabupaten Bandung baru-baru ini. Salah satu yang ditegaskan dalam acara ini adalah mempersiapkan dan memenangkan pemilu legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Ketua DPD Partai NasDem Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh memaparkan, lima belas kader Partai NasDem yang dikirim dari unsur ketua,  sekretaris, bendahara dan para wakil ketua. Sedangkan tujuan sekolah kader ini untuk menyatukan kesadaran kolektif di seluruh jajaran pengurus di DPD NasDem Cianjur. “Sekolah ini juga untuk memperkuat kesadaran kader menyambut kondisi dan perhelatan politik. Terutama menghadapi Pileg nanti,” tutur Tjetjep yang juga mantan bupati Cianjur ini.

Tjetjtep  menambahkan, Cianjur sudah dianggap sebagai salah satu daerah yang paling berpotensi dan strategis. “NasDem bisa bangkit di Cianjur. Kami harus membangun kesadaran kolektif. Dengan itikad untuk memberikan kebaikan atau kemaslahatan untuk kebaikan masyarakat,” katanya.

Menurut Tjetjep, salah satu kebaikan yang sudah diterapkan Partai NasDem ialah menunjukkan kepada masyarakat nilai-nilai penting kemanusiaan, misalnya melalui kerja nyata dalam membantu pembebasan sandera di Filipina baru-baru ini oleh pengurus DPP NasDem. “Dengan semangat kebaikan, tentu kita bisa jauh lebih berkembang. Kita tunjukkan pengorbanan dan perjuangan untuk memenangkan NasDem di Cianjur,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat , Saan Mustofa memaparkan, Kemah Restorasi dan Sekolah Kader itu diikuti sekitar 600 kader NasDem di wilayah Provinsi Jabar. Seperti Cianjur,  Depok, Bandung, Kabupaten Bandung, Purwakarta, dan lainnya. Hadir dalam Kemah Restorasi itu Ketua Bappilu NasDem Enggartiasto Lukita, Ketua Fraksi NasDem DPR Victor Laiskodat, Ketua OKK DPP NasDem Sri Sajekti Sudjunadi  atau Ibu Janet dan pengurus lain DPP NasDem.

Dia juga menjelaskan, model kemah restorasi ini dipadukan antara pembekalan materi kepartaian, politik, dan outbound. “Kita menamamkan bahwa dalam membangun partai itu butuh sinergi dan kebersamaan. Di sini akan dinilai masing-masing individu dan akan dijadikan bahan pertimbangan siapa saja yang akan maju dalam pileg selanjutnya,” jelasnya.

Lebih lanjut Saan memaparkan, kemah restorasi ini didesain untuk menciptakan para kader yang memiliki jiwa kenegarawanan yang mumpuni. “Hal ini bertujuan agar para politisi tidak hanya berkutat pada kegiatan-kegiatan demokrasi prosedural saja, akan tetapi juga pada dimensi wawasan kebangsaan,” imbuhnya. [KC-2/dak]**
 


1 Ramadan 1437 H Jatuh Pada Senin 6 Juni 2016

CIANJUR, [KC],- Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim  mengumumkan hasil sidang isbat yang menentukan awal puasa ramadhan. Hasilnya, 1 Ramadan 1437 H disepakati jatuh pada Senin, 6 Juni 2016.

"Dari hisab dan laporan petugas melihat hilal, seluruh peserta sidang isbat menyepakati pada malam hari ini kita sudah masuk Ramadan. Secara mufakat disepakati tahun 1437 Hijriah akan dimulai besok hari Senin 6 Juni 2016," kata Menag Lukman dalam jumpa pers di Kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (5/6/2016).

Keputusan ini diambil setelah ahli dari Planetarium Jakarta memaparkan posisi hilal. Menurut Lukman, ada laporan dari 93 petugas dari 93 titik di Tanah Air.

Sidang isbat digelar secara tertutup dan dihadiri sejumlah tokoh. Di antaranya Kepala LAPAN Thomas Djamaludin, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat KH Ma'ruf Amin, Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Ma'rifat Iman, dan sejumlah duta besar dari negara sahabat. Sementara itu dari Nahdatul Ulama (NU) diwakili oleh beberapa pengurus antara lain Zaki Mubarak, Zulfan Sofwa, dan Rozali Masruli.

Umat Islam bisa melakukan puasa Ramadan secara serentak. Lukman berharap kebersamaan bisa dibangun sehingga persoalan bisa disikapi secara bersama-sama. [KC.11/Yed/Net]**

Bupati Cianjur Berikan Apresiasi Kepada PA Kab. Cianjur

CIANJUR, [KC],- Bupati Cianjur Bupati Cianjur H. Irvan Rivano Muchtar mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh Pengadilan Agama Kabupaten Cianjur dan semoga dengan itu pelayanan terhadap masyarakat cianjur lebih meningkat. Dalam acara TASYAKURAN ATAS KEBERHASILAN PENGADILAN AGAMA KABUPATEN CIANJUR MEMPEROLEH SERTIFIKASI SISTEM MANAGEMEN MUTU ISO 9001 : 2008. di Aula Gedung Pengadilan Agama Kabupaten Cianjur. Kamis, 02 juni 2016.

Kasus perceraian di Kabupaten Cianjur trendnya mengalami peningkatan setiap tahunya. Hal itu diketahui berdasarkan jumlah perkara yang masuk ke Pengadilan Agama (PA) Cianjur setiap tahunnya cenderung mengalami peningkatan, fenomena ini tentu saja akan mempengaruhi akselerasi pembangunan di Kabupaten Cianjur, oleh karena itu Bupati Cianjur menekankan agar masyarakat lebih bijak dalam menghadapi hal tersebut.

Selanjutnya Bupati berharap ada peningkatan signifikan yang dilakukan oleh pihak Pengadilan Agama Kabupaten Cianjur bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Cianjur serta pemerintah Daerah terkait sosialisasi dan pendidikan agama yang berkesinambungan dan konsisten guna menekan angka perceraian di Kabupaten Cianjur.

Sementara itu Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Cianjur, Drs. H. Saepudin Tirmizi menjelaskan terkait Sertifikasi Sistem managemen mutu ISO 9001 : 2008 adalah hasil dari kerja sama antar pihak yang mencerminkan pengelolaan administrasi yang baik dan tertata secara koordinatif. Prestasi ini menjadi rool model untuk Pengadilan Agma yang ada di Kabupaten Lain. [KC.11/Yed/d_nie/net]

Bupati Solusi Termudah dan Tercepat Harus Menguntungkan Ke Dua Belah Pihak

CIANJUR, [KC],- Bupati Cianjur H. Irvan Rivano Muchtar, mengatakan ada dua hal yang bisa dijadikan solusi tercepat untuk memecahkan permasalahan terkait pencemaran udara yang sudah lama dirasakan oleh masyarakat setempat, pertama diupayakan semaksimal mungkin untuk mengurangi dan menghilangkan Polusi udaranya atau bau tidak sedap yang berasal dari lokasi Pabrik PT Ql, kedua yaitu dengan cara bernegosiasi dengan masyarakat untuk merelokasi lokasi usaha mereka ke tempat rest area, sekema proses upaya mengurangi dan menghilangkan polusi udara dan air, kedua solusi ini tentu saja hanya sebagai saran dan masukan dari Bupati untuk memecahkan permasalahan tersebut sehingga tidak berlarut – larut, dalam hal ini tentu saja solusi harus bisa menguntugkan kedua belah pihak baik masyarakat dan juga pihak PT. Kamis 02 juni 2016.

Apapun solusinya yang terpenting bisa menguntungkan kedua belah pihak sehingga keberadaan PT QL tetap bisa bersinergi dengan masyarakat sekitar dalam beberapa aspek, sejatinya Perusahaan apapun yang berdiri di Kabupaten Cianjur harus ramah terhadap lingkungan dan ramah juga terhadap masyarakat sekitarnya dalam arti tidak menimbulkan efek lingkungan seperti pencemaran udara dan air ataupun limbah lainnya yang bisa merusak lingkungan sekitar.

Dede perwakilan dari PT Ql, mengatakan secara normatif PT QL memiliki legalisasi dan secara procedural sudah sesuai dengan aturan yang disepakati, namun demikian hal semacam ini juga menjadi kajian penting bagi kami untuk dijadikan evaluasi agar tidak terjadi lagi dikemudian hari, untuk itu saya atas nama PT QL akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan permasalahan ini dalam tenggang waktu 90 hari kedepan. [KC.11/YED/NETd_nie]**

URGENSI REFORMASI PERADILAN INDONESIA


Oleh : Ispan Diar Fauzi
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Suryakancana

Sederet kasus yang melibatkan aparat penegak hukum, menjadi potret hitam dunia hukum di Indonesia. Perjuangan para ahli hukum yang menginginkan adanya perubahan paradigma cara berhukum, dinegasikan oleh tangan-tangan kotor oknum penegak hukum yang notabene mereka mengerti hukum. Alih-alih menjadi pencerah dan penegak keadilan tapi justru merekalah yang merusak nilai-nilai hukum dan keadilan itu sendiri.
Lembaga penegak hukum yang kembali menjadi sorotan kali ini adalah lembaga peradilan, hal tersebut tak lepas dari hasil release yang dikeluarkan oleh Ombudsman Republik Indonesia, yang menyatakan bahwa pada tiga tahun terakhir Ombudsman menerima laporan sejumlah 394, khusus untuk tahun 2016 sampai pada tanggal 31 maret Ombudsman menerima laporan sebanyak 68 untuk pengadilan negeri, dan pengadilan negeri merupakan lembaga yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat.
Hal-hal yang dikeluhkan oleh masyarakat antara lain, pelaksanaan eksekusi putusan, dugaan maladministrasi, tidak kompeten dalam melaksanakan kinerja dalam sistem peradilan, putusan yang tidak mencerminkan rasa keadilan, hingga tumbuh suburnya mafia peradilan.
Modus-modus mafia peradilan memang semakin canggih, mereka tidak akan kehabisan cara untuk meloloskan niat-niat busuknya demi kepentingan pribadi dan kelompoknya. Hukum dijadikan komoditi ekonomi untuk meraup sebesar-besarnya keuntungan. Mereka para mafia peradilan adalah orang-orang yang pintar dan mengerti hukum, tapi kepintarannya hanya sebatas utopia belaka, yang terbersit oleh mereka hanya benefit dan dagang-dagang kasus di pengadilan.
Ironis memang, pengadilan sebagai benteng terakhir bagi masyarakat untuk mencari keadilan, tapi pada kenyataannya ditumpangi oleh mereka para mafia yang hanya ingin kekayaan semata, tanpa menaruh simpati kepada masyarakat yang ingin mencari keadilan dan kepastian.
Not the gun but man behind the gun, memang kita tidak dibenarkan menyalahkan peradilan sebagai proses dan pengadilan sebagai lembaga, karena pada hakikatnya mereka tidak berdosa, tapi merekalah para oknum penegak hukum dan merekalah para mafia peradilan yang membuat marwah pengadilan terseok-seok seakan-akan bukan lagi lembaga penegak keadilan, tetapi lembaga dimana tempat suburnya praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Maka jangan salahkan masyarakat, ketika skeptisisme muncul dan bahkan ketidakpercayaan mereka kepada lembaga  peradilan. Selama praktek kotor di pengadilan masih terjadi maka selama itu pula masyarakat akan memandang bahwa pengadilan bukanlah lembaga  penegak keadilan tetapi menjadi lembaga perusak keadilan (contempt of justice).
Kita semua tentu mengingingkan praktek-praktek kotor, praktek mafia peradilan, jual beli kasus di pengadilan segera berakhir, sehingga the principle of judicial independence (independensi peradilan) dan the principle of judicial impartiality (ketidak berpihakan  peradilan) dapat di implementasikan dalam setiap penyelesaian perkara.
Melihat realita-realita yang terjadi, maka reformasi adalah opsi yang paling tepat untuk mewujudkan independensi dan ketidak berpihakan peradilan. Perubahan, moral, mindset, dan perilaku koruptif para penegak hukum adalah hal yang utama yang harus dibenahi.
Hal tersebut dapat dimulai dengan melakukan tindakan Self Concept yaitu mengatur diri sendiri dengan memberikan keyakinan bahwa setiap tindakan melawan hukum adalah perbuatan yang tidak dibenarkan. Setelah terbiasa dengan melakukan Self Concept, dengan sendirinya akan mampu melakukan kontrol diri (Self Control), sehingga mampu mengontrol diri sendiri untuk terus melakukan tindakan yang dibenarkan menurut hukum.
Dengan terus melakukan Self Concept dan Self Control maka dengan sendirinya akan timbul Social Control dimana masyarakat yang tinggal dan hidup disekitar akan mengikuti dan terus menyebar ke masyarakat yang lain.
Dengan cara-cara tersebutlah diharapkan dapat merubah moralitas dan perilaku-perilaku koruptif para oknum penegak hukum, sehingga dengan memperbaiki moralitas dan perilaku penegak hukum, dapat terwujud peradilan yang bebas, independen, tidak memihak, dan tentunya sebagai lembaga penegak keadilan bukan lembaga perusak keadilan.

Quid leges sine moribus, hukum tidak berarti apa-apa tanpa moralitas.
 
Redaksi: Jl. Perintis Kemerdekaan Kp. Baru RT. 01/21 Kel. Sayang Cianjur | 089698682683 | 089698682683
Copyright © 2012. KABAR CIANJUR - NPWP : 00.539.489.5-406.000
BADAN HUKUM NOMOR 80 TAHUN 2014 NOTARIS : KUSNADI,SH,MH,MKn
Terdaftar di Kemenkumham RI dan Lembaran Negara RI
close
Banner iklan disini