Headlines News :
ALAMAT REDAKSI KABARCIANJUR : JL. NYI RADEN SITI BODEDAR NO. 42 KAUM CIANJUR WAKIL BUPATI SURANTO HADIRI PERINGATAN ISRO MI'RAJ DI MAJELIS TA'LIM PERUM GRIYANUGRATAMA PASIRHAYAM WAKIL BUPATI CIANJUR HADIRI PERINGATAN ISRO MI'RAJ IWAPI KABUPATEN CIANJUR RENI HERMAYATI, S.Pd KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI TINGKAT KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2015 DARI SDN MAJALAYA 2 KEC. CIKALONGKULON SITI MASPUPAH, S.Pd GURU BERPRESTASI TAHUN 2015 DARI SMK PERTANIAN CILAKU CIANJUR KOMUNITAS YOBEK SIDEG RUJNEIC 70-80 AN GELAR TEMU KANGEN DI CIANJUR, SDN LIMBANGANSARI KEC. TANGGEUNG RAIH JUARA 3 LOMBA WAWASAN WIYATAMANDALA TINGKAT KABUPATEN CIANJUR SMK IT NURUL HUDA CIANJUR MEMBUKA PENDAFTARAN SISWA/I BARU TH. PELAJARAN 2015-2016, BAGI PEMILIK KPS BIAYA PENDIDIKAN GRATIS, DAN BONUS LAPTOP HUB. 0885724070444 MTS. ISLAMIYAH SAYANG CIANJUR MENERIMA SISWA/I BARU PENDAFTARAN TELAH DIBUKA IKUTI TERUS BERITA VIDEO TERKINI DI MEDIA ONLINE NO 1 WWW.KABARCIANJUR.COM  

LOGIN REPORTER

Enter your username and password to enter your KC Reporter


INFO CIANJUR

TITIK RAWAN CIANJUR

Pembaca Setia KC

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Perorangan Harus Didukung Minimal 144.031 Orang

CIANJUR, [KC].- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menegaskan bahwa persyaratan pencalonan dalam Pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur tahun 2015 bisa oleh partai politik atau gabungan partai politik. Untuk partai politik yang bisa mengusung calon bupati dan wakil bupati minimal harus memiliki raihan 10 kursi di DPRD Cianjur.

Komisioner KPU Selly Nurdinah mengungkapkan, parpol yang akan mengusung pasangan calon dengan memperoleh 10 kursi di DPRD juga bisa mengusung pasangan calon berdasarkan raihan suara sebanyak 263.890 suara. "Bagi pasangan calon perorangan harus d dukung minimal 144.031 orang penduduk Cianjur yang punya hak pilih dan dukungan tersebut tersebar minimal di 17 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Cianjur," jelas Selly saat dihubungi, Minggu (24/5/2015).

Dikatakan Selly, untuk dukungan bagi pasangan calon perorangan mengacu pada Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2). "Data dukungannya itu terhitung berdasarkan DAK2, bukan pada Daftar Pemilih Tetap. Baru setelah ada dukungannya disampaikan ke KPU selanjutnya akan dilakukan ferivikasi data," tegasnya.

Untuk penyerahan syarat dukungan bagi pasangan calon perseorangan bisa disampaikan ke KPU Cianjur mulai tanggal 11 hingga 15 Juni 2015. "Kita akan tunggu penyerahan data dukungan pasangan calon perseorangan di kantor KPU dari jam 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB," jelasnya.

Saat ini lanjut Selly, penyelenggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) telah memasuki tahapan pengumuman persyaratan pencalonan. Untuk pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati baru akan dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2015.

"Pembukaan pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati akan dilaksanakan 26 Juli dan berakhir pada 28 Juli 2015 mendatang. Setelah itu baru dilakukan pemeriksaan kelengkapan administrasinya sebelum ditetapkan menjadi pasangan calon," kata Selly.

Sementara itu, meski pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati masih akan dibuka untuk dua bulan kedepan, sejumlah bakal calon sudah mulai 'tebar pesona' memperkenalkan diri kepada masyarakat. Meski mereka juga belum tentu pasti menjadi pasangan calon bupati dan wakil bupati yang mendaftarkan diri ke KPU Cianjur.

Sejumlah nama yang saat ini tengah mengejar popularitasnya seperti Herman Suherman. Bakal calon bupati yang saat ini masih menjabat sebagai Direktur PDAM Tirta Mukti Cianjur dan baru saja mengajukan pengunduran diri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu dikabarkan satu-satunya calon yang didukung oleh bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh. Bahkan sempat muncul anggapan kalau Herman Suherman merupakan "boneka" bupati Tjetjep.

Ada Juga H. Suranto, bakal calon yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Cianjur itu namanya juga mulai diperhitungkan. Apalagi dia selama dikenal sebagai korban tersakiti dari bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh. Konon pasangan Cerdas itu hanya bertahan bisa harmonis selama tiga bulan, selebihnya retak. H. Suranto memiliki kans pendukung tersendiri saat maju dalam Pilkada 2015 ini.

Kemudian nama Ade Barkah Surahman. Ia merupakan satu-satunya bakal calon dari politisi yang digadang-gadang maju meramaikan perhelatan Pilkada Cianjur. Namanya sufdah tidak asing dikalangan politisi Cianjur. Pria yang saat ini menjabat anggota DPRD Jawa Barat dari Partai Golkar ini sudah beberapa kali maju dalam Pilkada, tapi masih belum beruntung. Perhelatan kali ini ia akan kembali mermaikan persaingan menuju Cianjur satu.

Selain ketiga nama tersebut masih ada sejumlah nama yang saat ini terus meningkatkan popolaritasnya seperti, Idang, Iwan Mustofa, Abah Ruskawan, Ecky Awal Muharam, Dadang Solahudian, Puput Novel, dan sejumlah nama lainya [KC-02]** 








Pemindahan Pedagang ke Pasar Pasir Hayam Terancam Tidak Tepat Waktu

CIANJUR, [KC].- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur mengakui sejumlah pemegang Hak Guna Pemakain Kios (HGPK) yang rencananya akan ditempatkan di Pasar Pasir Hayam bukan atas nama pemegang HGPK. Hal itu diketahui setelah dilakukan pendataan untuk penentuan lokasi kios dan penomorannya.

Kepala Disperindag Kabupaten Cianjur, Himam Haris melalui Kepala Seksi (Kasi) Bina Perdagangan, Sukri, mengakui adanya sejumlah data pemegang HGPK yang namanya tidak sesuai sebagaimana yang tertera di HGPK. Kendati demikian pihaknya tidak mempermasalahkan selagi HGPK yang dipegang itu benar-benar miliknya.

"Mungkin waktu beli kiosnya dulu belum balik nama, tapi kita tidak mempermasalahkan itu, karena itu urusan pedagang dengan pihak ketiga. Kami hanya memastikan bahwa pemegang HGPK itu benar miliknya. Karena ini menjadi dasar penempatan para pedagang sebagaimana zoning," kata Sukri saat ditemui Minggu (24/5/2015).

Dikatakannya, hingga saat ini pendataan terhadap pedagang baik yang berada di pasar Induk, pasar Bojong Meron maupun para PKL di jalan raya sudah selesai dilakukan. Termasuk juga penomoran kios bagi para pedagang pun sudah usai.

"Tinggal menunggu bangunannya rampung, penomoran sudah. Jumlah yang dibutuhkan sekitar 4.500 terdiri dari ruko, tuko, kios, los, PKL. Kalau bangunannya sudah rampung seluruhnya, kita siap untuk memindahkan para pedagang," paparnya.

Berdasarkan perencanaan, pemindahan para pedagang ke Pasar Pasir Hayam di Kecamatan Cilaku itu akan dilaksanakan mulai bulan Oktober 2015. Namun hingga kini kondisi bangunan masih terdapat sejumlah kekurangan. "Kondisinya bangunan seperti itu, ruko dan toko masih kurang," katanya.

Melihat kondisi fisik bangunan pasar yang ada saat ini Sukri pesimis pemindahan para pedagang ke Pasar Pasir Hayam bisa terlaksana tepat waktu sesuai yang direncanakan. Karena proses pembangunan lanjutan tidak serta merta bisa dilaksanakan oleh pihak rekanan. Ada tahapan yang harus dipenuhi sebelum dilaksanakan pembangunan.

"Tentu ada proses, saat ini masih dalam proses lelang. Ini kan perlu waktu, mulai dari pemasukan berkas, penguman pemenang hingga waktu sanggah. Apakah pekerjaanya akan sesuai dengan waktu yang ditentukan? Kita berharap bisa tepat waktu meski untuk itu sepertinya berat," papar Sukri.

Wawan (36) seorang pedagang di Pasar Induk Cianjur berharap, pemindahan para pedagang pasir Hayam bukan untuk mematikan usaha para pedagang. Tapi harus bisa lebih memajukan usaha para pedagang.
"Ini sudah menjadi kesepakatan bersama, kami selaku pedagang hanya berharap setelah pindah nanti kami bisa berjualan seperti pada tempat awal, bukan sebaliknya. Tinggal bagaimana pemerintah untuk mengalihkan para pembeli bisa datang ke pasar Pasir Hayam," harapnya. [KC-02]**






Tujuh Bulan, Disdukcapil Mampu Cetak 19.500 e-KTP

CIANJUR, [KC].- Sejak kewenangannya diambil alih Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) per 1 Nopember 2014, pencetakan e-KTP semakin selektif. Pihak Disduk tidak mau gegabah mengulang kesalahan data yang pernah terjadi saat pencetakan masih dilakukan oleh pemerintah pusat.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Cianjur Moch Ginanjar melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran dan Informasi Kependudukan Disdukcapil, Sulastri mengatakan, sejak diambil alih pencetakannya di Disdukcapil, permohonan pencetakan e-KTP dan perbaikan data semakin meningkat. Hal itu suatu bukti bahwa implementasi Undang-Undang nomor 24 tahun 2013 tentang adminitrasi kependudukan bisa berjalan.

"Memang banyak yang benerin e-KTP, ini merupakan pekerjaan rumah (PR) Kementerian Dalam Negeri. Mereka punya batas waktu, selesai deadline waktunya sudah habis baru diserahkan ke dinas. Mau tidak mau kita harus selesaikan," kata Sulastri saat ditemui disebuah kegiatan, Minggu (24/5/2015).

Selama dilimpahkan ke Disdukcapil per 1 Nopember 2015 kata Sulastri, hingga 31 April 2015 setidaknya sudah 19.500 orang yang berhasil melakukan perekaman data e-KTP dan dilakukan pencetakan. Jumlah tersebut diprediksikan akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya warga yang wajib e-KTP.

"Secara keseluruhan, kota sudah berhasil melakukan perekaman data e-KTP sebanyak 1.300.000 wajib e-KTP. Hingga saat ini setelah diserahkan ke Disdukcapil kewenangan pencetakannya, kita sudah berhasil mencetak e-KTP sekitar 34.500 baik dari perekaman di Disdukcapil maupun yang dari kecamatan," tegasnya.

Dalam sehari, kata Sulastri, pihaknya rata-rata berhasil melakukan pencetakan e-KTP yang berlaku seumur hidup itu mencapai sekitar 5.000. Jumlah tersebut terdiri dari pencetakan perekaman, dan pembetulan kesalahan. "Kita harapkan masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan untuk pembetulan data administrasi kependudukan yang mengalami kesalahan dengan datang langsung ke Disdukcapil dan mengurusnya sendiri," harapnya [KC-02]**

Diundang Via Facebook Herman Hadiri Khitanan

CIANJUR-[KC],-  Rona sumringah terpancar dari wajah Rika Rianingsih, Dia tak menyangka khitanan anaknya, Muhammad Agni Maulana (3 tahun) pada Sabtu (23/5/2015) ternyata dihadiri oleh bakal calon Bupati Cianjur, H. Herman Suherman. Agni merupakan putra ke dua dari pasangan Rika Rianingsih dan Iman Firmansyah.

Rika Rianingsih mengaku terharu dan bangga kedatangan Kang Herman. “Memang saya mengundang beliau (Herman Red), acara khitanan anak saya. Saya tidak menyangka beliau hadir,” tuturnya pada selamatan khitananan putra ketiga warga Kampung Salaawi RT 05 RW 07 Desa Sukamanah, Karang Tengah, Cianjur tersebut.

“Saya bangga dan tidak menyangka kehadiran Kang Herman.” lanjutnya.

Awalnya, Rika ragu untuk mengundang Herman hanya melalui akun facebook. Tidak menggunakan  undangan resmi. "saya tahu agenda Kang Herman pasti padat setiap hari,” ungkapnya.

Rika menerangkan, di akun facebook Herman banyak yang berteman. Saat ini jumlahnya sudah mencapai ribuan orang. Hampir semua orang yang berteman, mengundang Herman untuk menghadiri kegiatan.

"Ternyata Kang Herman beda dengan pejabat lain. Kalau Kang Herman sangat bersahaja dan mudah akrab,” imbuhnya.

Herman Suherman sendiri sengaja menghadiri undangan warga walau hanya undangan dari facebook pribadinya. “Saya diundang oleh Ibu Rika Rianingsih melalui facebook, untuk menghadiri khitanan putra keduanya. Saya pun respon dan langsung hadir pada acara,” paparnya.

Herman mengaku, akun facebook pribadinya setiap hari banyak yang ingin berteman. Meski Herman sibuk dengan aktifitas tiap hari. Namun Herman masih bisa sempatkan diri mengelola akun pribadinya. Tidak di pegang oleh orang lain.

“Makanya, setiap orang yang berteman dan berkomunikasi melalui facebook saya selalu mengetahui,” tuturnya.

Herman memaparkan, banyak yang bertanya kepadanya di facebook. Dari mulai hal pribadi, pekerjaan sampai kepada niatan untuk pencalonannya sebagai Bupati di Pilkada Cianjur 9 Desember mendatang. “Semua pertanyaan itu, saya jawab satu per satu,” terangnya.

Herman menambahkan, selain pertanyaan juga banyak undangan, baik undangan pernikahan, khitanan, kegiatan isra mi’raj, silaturahmi dan lainnya. Salah satunya undangan  khitanan, Muhammad Agni Mualana (3 tahun).

Menurut Herman, kepemimpinan yang melayani publik harusnya tidak berjarak dengan rakyat. Dan dengan facebook, Herman ingin membangun budaya kepemimpinan publik yang tidak berjarak dengan  rakyat. "Melalui facebook, tidak ada batasan antara publik dan pemimpin" paparnya.

Kepemimpinan Indonesia hari ini, lanjut Herman, adalah kepemimpinan yang dekat dengan rakyat. "Kita lihat Pak Ridwan Kamil Walikota Bandung adalah contoh pemimpin yang aktif menjalin komunikasi dengan rakyat melalu sosial media", ujarnya mengakhiri.[KC.13/Den]***

Herman Sidak Pedagang Beras Cianjur

CIANJUR-[KC],- Beredarnya beras plastik yang diberitakan media di berbagai daerah, membuat keprihatinan bakal calon bupati Cianjur periode 2016-2021, Herman Suherman. Herman yang peduli kepada warga Cianjur, langsung ikut melakukan  inspeksi mendadak (sidak) ke para penjual beras.

Salah satunya ke pasar Cariu  Desa Mangunkerta Kec Cugenang Cianjur Sabtu (23/5/2015). Dalam sidak itu tidak ditemukan adanya beras plastik yang kini meresahkan warga Cianjur.

"Alhamdulillah  Cianjur tidak ditemukan adanya beras plastik yang kini meresahkan warga ," kata Kang Herman seusai berdialog dengan pedagang beras pasar Cariu.

Dia menambahkan, para pedagang beras, khususnya pedagang Cariu  telah berkomitmen untuk tidak menjual beras plastik. Apalagi beras prastik di larang pemerintah dan dapat menimbulkan penyakit jika di konsumsi. “Kami yakin beras plastik tidak akan masuk ke Cianjur,” terangnya.

Sementara itu, pedagang beras pasar Cariu, Kodir mengaku, semua pedagang beras di pasar ini sudah berkomitmen tidak menjual beras plastik.

“Pedagang disini taat kepada aturan pemerintah dan hukum,” imbuhnya.[KC.13/Den]***

Suranto Gagas Pendirian Rumah Sakit NU

“Kemesraan ini janganlah cepat berlalu…”  barangkali sebaris syair lagu “Kemesraan”  Iwan Fals ini pantas ditujukan kepada dua tokoh, Wakil Bupati, Suranto, dan Ketua DPD Golkar Cianjur/Anggota DPRD Jabar, Ade Barkah, saat menghadiri upacara peringatan Harlah NU Cianjur ke-89.
CIANJUR,[KC],- Gagasan Wakil Bupati Cianjur, Suranto,  patut diacungi jempol. Ia menggulirkan  perlunya  Nahdlatul Ulama (NU) Kab. Cianjur  memiliki Rumah Sakit (RS). Dengan memiliki  RS  maka peranan NU yang langsung dirasakan masyarakat akan lebih besar lagi. Tidak sekadar di bidang  sosial keagamaan, melainkan  kesehatan.

“Saya menginginkan  NU Cianjur memiliki  RS, sehingga NU bisa  lebih berkontribusi lagi dalam  membangun masyarakat,” kata Suranto, dalam sambutannya di hadapan puluhan ribu nahdliyin    saat perayaan Hari Ulang Tahun (Harlah) NU ke-89  di  lapangan Hypermart , Jl. Ir. H. Juanda, Sabtu (23/5).

Gagasan Suranto ini  sangat mungkin terwujud. Sebab  Lembaga Kesehatan NU (LKNU)  Cianjur  yang diketuai  dr. Mein Suranto, sekarang pun aktivitasnya  oftimal, sehingga bisa  dijadikan  embrio atau cikal bakal RS NU. Dua RS NU di  Jatim dan Jateng, menurut Ketua PC NU, KH. Choirul Anam, bermula dari LKNU yang dikembangkan. “Mudah-mudahan saja di Cianjur pun RS NU bisa  terwujud,” sebut  KH. Choirul, pada kesempatan yang sama.

Sejatinya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan wujud keberislaman. Berislam  tidak sebatas  upacara ritual, seperti  ibadah haji,  melainkan  hidup di berbagai ranah kehidupan. Membuka lapangan kerja, memberikan pelayanan kesehatan, memberikan layanan pendidikan, memedulikan orang miskin, dan sebagainya, itu juga, sebutnya, merupakan pelaksanaan nilai-nilai Islam.

Justru, lanjut Mustasyar NU Cianjur ini,  problem keberislaman sekarang karena masih adanya anggapan  bahwa berislam itu sebatas ritual keagamaan atau hal-hal yang bersipat  vertikal. Akibatnya,  ada kecenderungan muslim  kurang memedulikan masalah sosial, seperti gizi buruk, pengagguran, kesehatan, rendahnya pendidikan masyarakat, dan sebagainya.    

Oleh karena itu  NU tidak ingin terjebak pada anggapan sempit itu. NU Cianjur ingin  hadir di berbagai  aspek yang intinya memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi  umat. Sekarang pun sejumlah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU kecamatan,  diarahkan pada usaha mikro, yakni bisnis online yang bisa  memberikan layanan pulsa listrik (token), pulsa hape, internet, transper uang, dan sebagainya. Dengan adanya lahan usaha ini diharapkannya pengurus MWC NU kecamatan memiliki lahan hidup, sekaligus memberikan manfaat lebih besar lagi kepada masyarakat [KC.10]**

Wabup Suranto Apresiasi Program NU Cianjur

CIANJUR, [KC],- Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam terbesar di dunia berada di garis depan dan konsisten untuk menegakkan empat pilar kehidupan bernegara, yaitu Pancasila, NKRI, Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika. NU juga konsisten menegakkan negara kebangsaan yang berketuhanan, bukan negara agama, dan bukan negara sekuler yang menyingkirkan agama. Sikap NU yang konsisten itu sangat diperlukan dalam menegakkan kehidupan bernegara, yang senantiasa menghadapi ancaman dan tantangan, demikian diungkapkan Wakil Bupati Cianjur dr. Suranto dalam peringatan hari lahir NU ke 89 di Lapangan Parkir Hypermart, Sabtu (23/05).

Menurut Suranto, NU memiliki sikap yang jelas, yaitu antikekerasan, antiterorisme, dan antiseparatisme. Sikap Nahdlatul Ulama yang jelas itu juga sangat diperlukan, agar Indonesia tetap dapat menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayahnya dari berbagai ancaman, termasuk separatisme, serta agar kita dapat memelihara keamanan, ketenteraman, dan keselamatan rakyatnya dari ancaman terorisme dan aksi-aksi kekerasan.

Selain itu suranto juga berharap NU bisa menjadi organisasi Islam yang bermanfaat bagi masyarakat tidak hanya membentengi ummat dari Aqidah sesat namun juga bermanfaat dalam bidang lainnya seperti kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.

"Saya sangat mengapresiasi berbagai program NU yang sudah dilaksanakan, sebesar apapun yang didarmabaktikan NU  diharapkannya memberikan manfaat, paling tidak bisa  mengurangi beban  warga miskin penyandang penyakit tertentu. Oleh karena itulah ia berharap pula partisipasi masyarakat dalam bentuk penyampaian informasi tentang  peran Lembaga Kesehatan NU  kepada warga  yang membutuhkannya." Ungkap Suranto

Suranto dalam kesempatan tersebut hadir dan duduk bersebelahan dengan Bakal Calon Bupati Cianjur Ade Barkah Surahman, keduanya terlihat sangat akrab. [KC.10]**

KH. Choirul Anam, MZD : NU Cianjur Ajak Masyarakat Tolak Gerakan ISIS

CIANJUR, [KC],- Peringatan Hari Lahir (Harlah) NU di Cianjur  yang dilaksanakan di Lapangan parkir Hypermart berjalan meriah, Ribuan masyatakat Nahdliyin  berbaur dan tumplek di puncak acara Harlah NU, Sabtu (23/05).

Dalam sambutannya, Ketua Umum PCNU Cianjur, KH Choirul Anam  menegaskan pentingnya membangun persatuan diantara warga Nahdlyin dan juga mengajak warga nahdliyyin menolak gerakan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau Negara Islam di Irak dan Suriah. NU sepakat bahwa gerakan ISIS dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bertentangan dengan jiwa Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Nahdlatul Ulama menolak dan mengajak masyarakat untuk menolak penyebaran paham dan berdirinya ISIS,  gerakan ISIS bertolak belakang dengan ajaran dasar Islam yang menjunjung perdamaian dan nilai kemanusiaan. ISIS juga dinilai telah menimbulkan fitnah dan memperkeruh hubungan antarumat beragama di Indonesia” ucap Choirul Anam.

Harlah NU hari ini diawali dengan berbagai kegiatan antara lain Pawai Ummat dimulai dari Kantor PCNU selanjutya melewati Jl. KH. Hasyim Asy’ari untuk napak tilas mengenang pendiri NU, dan berkahir di lapangan Hypermart, panitia sudah menyediakan berbagai doorprize dan hadiah Umroh Gratis untuk pemenang pawai ummat, selain kegiatan pawai ummat Harlah NU juga dimeriahkan oleh berbagai  kegiatan syiar dan syair dari group qosidah modern tatar santri cianjur dan Wafiq Azizah serta kegiatan lainnya [KC.10]**

Ribuan Nahdliyyin Cianjur Meriahkan Harlah NU

CIANJUR,[KC],- Peringatan Hari Lahir (Harlah) NU di Cianjur  yang dilaksanakan di Lapangan parkir Hypermart berjalan meriah, Ribuan Nahdliyin dan Nahdliyat yang datang dari MWC-MWC atau kecamatan seluruh Cianjur,  badan otonom NU, santri pondok pesantren, lembaga pendidikan NU, dan masyarakat berbaur tumplek di puncak acara Harlah NU, Sabtu (23/05).

Tampak hadir dalam Harlah tersebut antara lain Ketua PWNU Jawa Barat, Ketua MUI Kab. Cianjur KRH. Abdul Halim, Rais Syuriah PCNU Cianjur  KH Abdul Qodir Rozy, Ketua PCNU Cianjur KH. Choirul Anam,  Wakil Bupati Cianjur dr. Suranto, MM, Anggota DPR RI Fraksi PKB Neng Eem, serta undangan dari berbagai organisasi masyarakat di Cianjur.

Ketua Panitia Harlah NU, Pipin mengatakan Acara Harlah  ke 89 di Cianjur dilaksanakan dengan berbagai kegiatan antara lain diawali oleh Pawai Ummat yang mengambil start di Depan kantor PCNU dan berakhir di Lapangan Parkir Hypermart dan kegiatan lainnya.

“ Harlah Nu hari ini diawali dengan Pawai Ummat dimulai dari Kantor PCNU selanjutya melewati Jl. KH. Hasyim Asy’ari untuk napak tilas mengenang pendiri NU, dan berkahir di lapangan Hypermart, panitia sudah menyediakan berbagai doorprize dan hadiah Umroh Gratis untuk pemenang pawai ummat” Ungkap pipin
Menurutnya selain kegiatan pawai ummat Harlah NU juga dimeriahkan oleh berbagai  kegiatan syiar dan syair dari group qosidah modern tatar santri cianjur dan Wafiq Azizah serta kegiatan lainnya. [KC.10]**

Wabup Cianjur, dr. Suranto Layat Keluarga Siti Nuraisah

CIANJUR,[KC],- Wakil Bupati Cianjur,  dr. Suranto, melayat  keluarga  almarhumah  Siti  Nuraisah, warga Kp. Tegallega,  Desa Limbangansari, Kec. Cianjur, yang meninggal di Arab Saudi. Tenaga Kerja Wanita (TKW) berusia 31 tahun ini meregang nyawa di negeri   real  diduga akibat penganiayaan majikannya.      

Suranto diterima ayah korban  Otang Dimyati (62)  dan adik ipar korban, Lukmanul Hakim (29), di Kp Tegallega itu,  Jum’at (22/5). Kepada keluarga  korban, Suranto mengungkapkan bela sungkawanya, dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. “Ya, inilah takdir, kita semua harus bersabar, dan kita do’akan semoga almarhumah mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT,” kata  Suranto, kepada keluarga almahumah.

Kabarnya korban meninggal dunia  diduga setelah disekap dan dianiaya selama enam tahun oleh majikannya.  Pihak keluarga mendapatkan informasi dari Kemenlu bahwa Aisah, panggilan sehari-harinya, dirawat di RS Khamis Musleit Arab, meninggal dunia Selasa (19/5). Menurut Lukmanul Hakim, korban yang berangkat 2008 lalu  dikebumikan di negeri orang, dengan menguasakan kepada  Kemenlu. Pihaknya sendiri  mengetahui adanya dugaan penganiayaan dari laporan Kemenlu.    

Kabar tragis yang menimpa TKW Cianjur  akibat  penganiayaan oknum majikan di Arab atau negara tetangga  acapkali terjadi. Bahkan terdapat pula TKW  yang  tidak diketahui rimbanya di negeri orang itu. Namun tragedi  TKW Cianjur di luar negeri   tidak menimbulkan efek jera.  Terus saja warga Cianjur, terutama dari pelosok,  berbondong-bondong ingin menjadi buruh migran. Iming-iming gaji menggiurkan menghapuskan rasa takut.

Salah satu pemicu keinginan mengais rezeki di luar negeri ini, sebut Suranto, masih terbatasnya lapangan kerja di kampung halamannya. Sedangkan untuk bekerja di sektor tertentu mereka tidak bisa, sehubungan keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Dengan minimnya SDM ini  kebanyakan  TKW asal Cianjur hanya mampu  menjadi pembantu rumah tangga, itupun dengan keterampilan alakadarnya.

Oleh karena itulah salah satu solusinya, lanjut Suranto,  menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya di pelosok yang bisa  diakses oleh SDM warga sekitar.  Potensi pertanian di wilayah Cianjur selatan, misalnya,  bisa  dijadikan salah satu katup pengaman, agar  calon tenaga kerja tidak perlu jauh-jauh ke kota, apalagi luar negeri untuk  mencari nafkah. “Jadi yang harus dilakukan menciptakan gula di pelosok pedesaan,” ujar Suranto yang akan mencalonkan  sebagai Bupati Cianjur 2015-2021.[KC.10]**

Herman dan Ade Barkah Diisukan Duet Di Pilkada

CIANJUR, [KC],- Cianjur adalah daerah yang santun dan budi pekerti yang menjungjung tinggi nilai-nilai religius serta mempunyai slogan gerbang marhamah (gerakan berakhaqul karimah), Dalam membangun cita cita luhur yang sesuai dengan budaya cianjur. Dalam aspek hukum positif serta hukum islam, berbagai peraturan daerah dibuat dengan sedemikian rupa untuk membangun cianjur lebih baik sesuai dengan visi misi kabupaten cianjur.

Salah satunya adalah Perda no 30 tahun 2006 adalah salah satu bentuk nyata hukum positif serta dikodifikasikan dengan hukum islam untuk membangun akhlak serta norma norma masyarakat kabupaten cianjur.

Tidak hanya disana, melihat kehidupan sosial serta permasalahan yang terjadi di kalangan masyarakat baik anak anak, pemuda/i sebagai generasi bangsa khususnya generasi dikabupaten cianjur kita Kisruh suasana politik di internal Partai Beringin Golkar yang belum juga berakhir, mempengaruhi opini publik terkait keikutsertaan calon dari partai berlambang beringin itu di Pilkada. Padahal, semua tahu sosok Ade Barkah Surachman yang telah malang melintang di percaturan politik di Cianjur, memiliki peluang besar untuk meraup suara di Pilkada mendatang.

“ Kalau masih ada upaya banding di PTUN, dan belum juga incracht hingga batas pendaftaran Cabup dan Cawabup ditutup Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur, mau tidak mau Golkar DPD Kabupaten Cianjur, hanya akan menjadi penonton dalam Pilkada nanti. Namun tentu, Golkar sebagai partai besar yang memiliki pengalaman cukup kuat dalam mengahadapi dinamika politik seperti ini, memiliki resep mujarab agar tetap ikut andil meramaikan bursa Pilkada, misalnya dengan melakukan islah” tegas Ketua Forum Pembangunan dan Pendidikan Politik Cerdas Cianjur (FP3C) Irfan Rudiwansyah, saat ditemui di sekretariatnya di Jalan baru Maleber Cianjur, kemarin.

Irvan mengungkapkan, jika kondisi terpahit harus dihadapi Golkar, maka mau tidak mau Golkar yang identik dengan sosok Ade Barkah Surachman, harus berkoalisi dengan partai lainnya. Idealnya, kata Irfan, Golkar bersinergi dengan partai besar seperti Demokrat, sehingga kemungkinan menang dalam Pilkada cukup terbuka.

Dinamika politik saat ini, terang Irfan, membuat banyak partai di parlement berlomba untuk merangkul sosok yang memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas tinggi. Namun terlepas itu semua, pandangan masyarakat juga menentukan warna politik yang sekarang mulai memanas di Cianjur.

“ Isu yang sekarang berkembang, menyeruak nama Herman Suherman yang digadang-gadag akan maju dari Demokrat, berpasangan dengan Ade Barkah Surachman dari Golkar. Beberapa alasanpun muncul, salah satunya dianggap bisa saling menutupi saat menjalankan roda pemerintahan nanti,” cetus Irfan.

Herman dianggap Irfan, memiliki pengalaman kuat di pemerintahan dengan segudang jabatannya, sehingga tidak aneh saat melakukan tata kelola pemerintahan. Sementara kang Ade, semua pihak tahu beliau cukup matang dalam berpolitik, sehingga bisa menciptakan suasana baik antara eksekutif dengan legeslatif.

Isu tentang Herman  akan berpasangan dengan AB, sebenarnya sudah lama berhembus di social media dengan segala pro dan kontranya. Saat itu,  AB belum terlihat bergerak di lapangan untuk sosialisasi, dan mendaftarkan diri sebagai bakal calon ke beberapa Parpol.[KC.13/TB]*

31 Desa di Cianjur Dapat Bantuan PPIP Lanjutan

CIANJUR, [KC].- Sempat dikawatirkan tidak akan turun, akhirnya Kabupaten Cianjur kembali mendapatkan bantuan lanjutan Program Pembangunan Infrastrukter Perdesaan (PPIP) pada tahun 2015. Bantuan PPIP tersebut pada tahun sebelumnya baru dilaksanakan setengah anggaran.

"Sempat kawatir juga, apalagi saat kita menanyakan ke fasilitator maupun ke Distarkim (Dinas Tata Ruang dan Permukiman) tidak bisa memberikan kepastian. Mereka hanya memberi harapan mudah-mudahan cair. Tapi setelah adanya kepastian ini kami para Kepala Desa (Kades) jadi lega, karena bantuan lanjutan PPIP ini sangat dibutuhkan," kata Kepala Desa Cirumput Kecamatan Cugenang Beni Irawan, Jum'at (22/5/2015).

Beni menegaskan, bantuan PPIP lanjutan yang akan diterima desanya itu akan dimanfaatkan untuk melanjutkan pekerjaan fisik yang sebelumnya telah dilaksanakan dari bantuan PPIP tahun 2014 sebesar Rp 100 juta. "Dana lanjutan sebesar Rp 150 juta ini kita akan manfaatkan untuk anjutan pengerjaan fisik jalan, karena perencanaanya sudah dilaksanakan pada tahun 2014," jelasnya.

Kepala Distarkim Kabupaten Cianjur Yoni Raleda melalui Kepala Seksi (Kasi) Bina Lingkungan Perumahan dan Permukiman Yeddi Indragunawan mengungkapkan, pada tahun 2015 ini sebanyak 31 desa di 16 kecamatan mendapatkan bantuan lanjutan PPIP dengan total anggaran sebesar Rp 4.650.000,-. Bantuan PPIP itu untuk pembangunan infrastruktur.

"Masing-masing desa mendapatkan bantuan PPIP sebesar Rp 150 juta. Ini lanjutan dari PPIP sebelumnya. Pelaksanaanya tetap diserahkan melalui OMS (Organisasi Masyarakat Setempat) yang di bentuk berdasarkan rembug warga dan di SK kan oleh Kepala Desa," kata Yeddi.

Berdasarkan jadwal rencana kerja, proses pencairan dana bantuan PPIP itu dimungkinkan baru bisa dicairkan melalui rekening OMS pada akhir Juli 2015. Proses pencairannya juga masih sama seperti dengan PPIP sebelumnya. "Hanya saja kita menekankan kepada OMS dan Kepala Desa sebelum dana tersebut dicairkan, pekerjaan PPIP sebelumnya harus dalam kondisi bagus," tegasnya.

Dalam pelaksanaan pekerjaan mulai dari tahapan persiapan sampai pelaksanaan fisik hingga selesai, setiap desa akan didampingi oleh Fasilitator Masyarakat (FM). FM tersebut akan membantu dalam pelaksanaan program agar tepat sasaran dan hasilnya berkualitas.

"Kita harapkan pelaksanaan PPIP lanjutan pada tahun ini bisa terlaksana sesuai dengan rencana dan menghasilkan pekerjaan yang berkualitas. Tidak asal-asalan, makanya dilapangan ada FM yang selalu mendampingi. Ditargetkan awal Oktober pekerjaan sudah selesai," paparnya.

Setelah pekerjaan selesai dilaksanakan, nantinya dari OMS akan diserahkan ke Kepala Desa yang selanjutnya akan diserahkan kepada KPP (Kelompok Penerima dan Pemeliharaan). KPP ini dibentuk berdasarkan rembug warga dan di SK kan oleh Kepala Desa.

"Pekerjaan infrastruktur dari bantuan PPIP ini jika telah rampung tidak begitu saja diserahkan, tapi juga ada pemeliharaanya. KPP inilah yang nantinya memelihara hasil dari pelaksanaan bantuan. Karena diharapkan pekerjaan fisik yang telah dilaksanakan bisa terawat dan terjaga serta bermanfaat," kata Yeddi [KC-02]
**







 
Redaksi: Jl. Perintis Kemerdekaan Kp. Baru RT. 01/21 Kel. Sayang Cianjur | 089698682683 | 089698682683
Copyright © 2012. KABAR CIANJUR - NPWP : 00.539.489.5-406.000
BADAN HUKUM NOMOR 80 TAHUN 2014 NOTARIS : KUSNADI,SH,MH,MKn
Terdaftar di Kemenkumham RI dan Lembaran Negara RI