Headlines News :
KABARCIANJUR.COM MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS TERPILIHNYA BAPAK JOKO WIDODO DAN JUSUF KALLA SEBAGAI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERIODE 2014 - 2019, SEMOGA AMANAH DAN DAPAT MEMPERJUANGKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT INDONESIA  

LOGIN REPORTER

Enter your username and password to enter your KC Reporter


INFO CIANJUR

TITIK RAWAN CIANJUR

Pembaca Setia KC

Alasan Cekcok Dengan Isteri, Bocah ini diterlantarkan di Depan Mesjid Sukaluyu

CIANJUR,[KC],- Bocah laki-laki berusia 2 tahun yang ditemukan petugas seorang diri di depan masjid pada (27/07) pukul 20.00 malam lalu, hari ini Kamis (31/7) diserahkan kepada orangtuanya.

Kapolsek Sukaluyu, AKP Achmad Suprijatna menyerahkan Muhammad Zidni Fauzan ke pangkuan ayah dan ibunya. Sang ibu, Cucu Rohaeni 34, terharu buah hatinya kembali ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat. Cucu Rohaeni, warga Jalan Cagak  Kabupaten Subang ini berterimakasih kepada polisi yang telah merawat buah hatinya pasca lepas dari pangkuan orangtua.

Ibu yang datang ke Mapolsek Sukaluyu Kamis  setelah  mendapat informasi dari rekannya yang membaca berita, anaknya ditemukan polisi Cianjur.

Ayah tiri bocah, Jaeroni alias Roni Bin Jaeman 36, yang baru menikah satu tahun dengan ibunda kandung bocah mengaku, sengaja membawa anak tersebut tanpa ijin ibu kandungnya.

Mereka berangkat dari Subang menuju Jakarta. Di Sukaluyu Cianjur, si bocah diturunkan seorang diri. Usai menurunkan bocah, ia lalu meninggalkannya.

“Alasan bapak tiri nurunin bocah ini di depan masjid Sukaluyu Cianjur, karena ada cekcok rumah tangga dengan istrinya ,” kata AKP Achmad, Kapolsek Sukaluyu.

Namun sebelum bocah ini diserahkan, ada serangkaian pemeriksaan. Hal ini guna memastikan, jika benar Cucu adalah ibu kandung sang anak. Sedangkan ayah tiri si bocah itu ditahan poisi .

Diberitakan  sebelumnya, 27 Juli lalu sekitar pukul 20.00, anggota patroli Polsek Sukaluyu Polres Cianjur bertepatan malam takbiran menemukan seorang anak laki-laki seorang diri di Kampung Tungturunan Desa Hegarmanah.Saat itu korban belum di ketahui identitas serta alamat dan orangtuanya.

Polsek Sukaluyu menitipkan bocah ini kepada Bhayangkari Polsek Karang Tengah, Ny Brigadir Eko yang saat itu sedang tugas BKO di Pospam X Ops ketupat 2014 di wilayah Sukaluyu selama 3 hari.
“Akhirnya kami minta media memberitakan kejadian ini. Dan pada hari ini ibu korban datang ke kami,”tandas AKP Achmad. [KC.03/Poskota]***

**Gambar Ilustrasi

PPC Ajak Masyarakat Bantu Penyembuhan Widda Fauziyah (4thn) Penderita Tumor Ganas.


CIANJUR, [KC],- Widda Fauziyah (4), warga kampung Jambudipa Desa Sukaratu Kecamatan Gekbrong, Cianjur, tidak dapat menikmati indahnya masa anak-anak karena tertutup rasa sakit  di sekitar matanya yang semakin lama semakin membesar, menurut keterangan dokter widda di vonis menderita tumor ganas.

Akibat penyakit tersebut, putri dari pasangan bapak hamid dan ibu Neni yang tergolong tidak mampu itu terus merasakan sakit disekitar matanya yang bengkak tersebut dan menghabiskan waktunya di tempat tidur, .
Menurut hamid awalnya penyakit ini bermula dari bintik putih disekitar pinggir matanya namun semakin lama mata sebelah kanan yang  memerah dan membengkak , widda jadi sering menangis karena rasa sakitnya, kemudian kami membawa anak kami ke pusat pelayanan kesahatan masyarakat (Puskesmas) terdekat namun tidak ada perubahan yang berarti.

Rupanya, penyakit yang menyerang mata kanan widda tersebut, tidak juga kunjung sembuh dan beberapa bulan  terakhir ini malah mulai membesar, di mana besar benjolan sama seperti buah mangga besar.

“Tidak hanya membesar, di sekitar sini (mata) sangat perih dan terus menerus sakit disekitar mata,” ujar hamid, Rabu (30/7)

"Karena keterbatan dana yang kami  miliki sebagai seorang buruh tani, maka kemudian kami mengikuti program BPJS  dengan harapan anak kami dapat  memperoleh pengobatan yang intensif  di rumah sakit, setelah terdaftar kami bawa anak kami ke RSUD Cianjur dan RS Cicendo namun mereka angkat tangan dengan alasan tidak memiliki peralatan yang  memadai" Ujar hamid.

“Kalaupun harus dioperasi, jelas kondisi kami tidak mampu. Dapat uang dari mana untuk membiayai selama dioperasi,” ungkap hamid, yang sehari-hari hanya sebagai buruh tani lepas tersebut.

Kini, hamid hanya bisa berharap ada uluran tangan dari kalangan dermawan dan pemerintah setempat. Paling tidak ada bantuan untuk tindakan medis lebih lanjut, sehingga anaknya bisa kembali bermain dengan normal  dan tidak lagi malu pada temannya, akibat penyakit yang diderita selama tiga bulan belakangan ini. “Melalui teman-teman semua, saya berharap bisa diberitakan sehingga ada yang mau membantu meringankan beban penderitaan kami,” harapnya.

Sementara itu, dalam kunjungannya ke rumah penderita  tersebut. Pengurus Paguyuban Paduli Cianjur , Retno, menyatakan akan melakukan Advokasi dan koordinasi lebih lanjut dengan berbagai lembaga dan  instansi terkait, terutama dinas kesehatan setempat.

“Itu tidak lain bertujuan agar segera mendapat penanganan lebih lanjut. Bila sudah terdaftar sebagai peserta BPJS wajib mendapatkan hak-hak pengobatan hingga selesai, juga diharap untuk dipriortitaskan dalam penangan medis. Anda lihat sendiri, untuk bertahan hidup saja harus jadi buruh tani. Apalagi untuk biaya berobat, jelas sangat kesulitan sehingga wajib untuk dibantu, untuk itu bagi siapapun yang ingin berbagi dan memberikan sumbangan untuk meringankan beban keluarga bisa disampaikan melalui media online ini di 089698682683 atau keluarga langsung di 085861620600 ” terangnya. [KC.01]***

Cianjur Hingga Bandung Macet, Ini Penyebabnya !

CIANJUR,[KC],- Antrian panjang terjadi pada jalur menuju Bandung dari Cianjur atau sebaliknya, Selasa siang (29/7), terutama mulai dari Jalan Tungturunan-Ciranjang.

Faktor utama penyebab terjadinya antrean, kata Kapos Pam X AKP A Supriyatna, karena tingginya aktivitas warga di Pasar Ciranjang yang terdapat di jalur tersebut. Untuk mengurai kemacetan, pihaknya terpaksa melakukan sistem buka tutup satu arah dengan melihat kondisi panjangnya antrean dari kedua arah, seperti yang terjadi pada pagi hingga siang ini.

"Kita lihat kondisi dan situasi. Ketika antrean mulai memanjang dan tidak bergerak, kita lakukan sistem buka tutup satu arah sebagai solusi. Sejak H-3 antrean padat menuju arah Bandung, sedangkan dari Bandung merayap," katanya 

Dia menjelaskan, hingga hari kedua Lebaran, pihaknya hanya bisa melakukan sistem buka tutup satu arah secara bergantian, terutama bagi pengendara dengan tujuan Bandung karena tidak ada solusi jalur alternatif.

Sementara itu, memasuki hari kedua Lebaran, volume kendaraan di jalur Puncak-Cipanas mengalami peningkatan, tetapi tidak menyebabkan antrean. Kendaraan yang melintas yakni pemudik, pendatang, dan warga yang hendak bersilaturahim ke sanak saudaranya.

"Memasuki hari kedua ini, volume kendaraan yang melintas mengalami peningkatan. Antrean hanya terlihat di sejumlah titik rawan, di mana laju kendaraan tersendat, namun tidak sampai berhenti," kata Kapospam I Kompol Boby.

Pihaknya mengimbau penguna jalan dengan tujuan Cianjur dari arah Bogor dapat menggunakan jalur alternatif Hanjawar tembus Pacet untuk menghindari terjebak antrean di depan Pasar Cipanas, yang sudah terjadi sejak pagi.

"Kami mengarahkan pengguna jalan dengan tujuan Cianjur untuk mengambil jalur alternatif tersebut guna menghindari kemacetan. Namun, kami imbau pengguna jalan waspada karena selain landasan jalan berlubang, terdapat tebing di sepanjang jalur tersebut rawan longsor," kata dia. [KC.03/antara]****

Jelang Lebaran Busana Muslim Laris Manis


CIANJUR,[KC],- Sehari menjelang lebaran, Minggu (27/7), hampir setiap sudut tempat, penuh sesak oleh orang-orang yang akan menyambut datangnya hari kemenangan ummat islam bernama lebaran atau hari raya idul fitri, hal tersebut dapat kita jumpai di berbagai pasar modern, pusat perbelanjaan maupun pasar-pasar tadisional, salah satunya Elzatta sebagai penyedia busana muslim terkemuka di Kota Cianjur.

Toko mungil yang berada di kawasan jalan Siliwangi kota Cianjur ini, dikenal masyarakat sebagai penyedia busana muslim modern dengan berbagai aksesorisnya ini mengundang penasaran mata para pelanggan, maupun mereka yang kebetulan melewati toko bernuansa warna ungu tersebut.

Ketika kita menginjakkan kaki mulai dari halaman toko,sudah  terpampang aneka macam busana muslim seperti baju koko, jilbab,peci, dan baju muslimah dengan segala bentuk aksesorisnya ini menggoda siapa pun yang menjadi pengunjungnya.

Sejak dibuka pukul 9 pagi, tepatnya pada H-1 menjelang lebaran yang jatuh pada tanggal 28 Juli 2014, para pengunjung yang didominasi kaum hawa, meski tak dipungkiri kehadiran kaum adam di tempat itu, mereka tampak sibuk memilih aneka busana muslim kesayangannya, tentu saja busana yang mereka pilih yang sesuai dengan syariah. Nyaris tak pernah berhenti, pelanggan pun saling bergantian memenuhi tempat mungil tersebut, untuk berbelanja sambil mencari produk-produk terkini dari Elzatta. 

Kehadiran para pelanggannya ini, cukup beralasan, karena selain bebas memilih aneka produk yang diinginkan, mereka dimanjakan dengan fasilitas pendingin ruangan, yang tidak di semua took menyediakannya. “Meski saya datang jauh-jaun dari Naringgul Cianjur Selatan, referensi saya untuk urusan belanja busana muslim mah dipastikan di El zatta, selain produknya up date, fasilitas ruangannya yang dilengkapi AC membuat nyaman selama berada di sini” Seloroh Nurlaela yang berbelanja ditemani sanak saudaranya ini.

Sementara itu, menurut Rida Nurrahmah, manajer toko tersebut mengakui bahwa memasuki bulan Ramadhan omsetnya mengalami peningkatan. ”Sejak memasuki awal Ramadhan hingga H-1 lebaran, kami disibukkan dengan permintaan busana muslim baik dari lokal kota Cianjur maupun dari daerah, ya semoga Ramadhan ini benar benar membawa berkah untuk ummat islam, karena sisi lain dari bisnis yang dijalani, kami berharap aktivitas ini akan memberikan manfaat dan menjadi ladang hidayah serta inspirasi bagi setiap muslim bagaimana berbusana yang sesuai syariah”. Pungka Rida. [KC.04]****              

Mudik Lebaran 2014 : Tips Mudik Sehat

CIANJUR,[KC],- Hari ini, Sabtu (26/7/2014), merupakan hari kerja terakhir sebelum libur panjang Lebaran Idulfitri 1435 Hijriah.

Diperkirakan, Sabtu malam nanti akan terjadi peningkatan arus mudik. Bagi warga yang akan pulang ke kampung halaman, tentunya sudah bersiap-siap.

Namun, tak ada salahnya membaca dan mengikuti tips mudik sehat yang disampaikan oleh Prof. Tjandra Yoga Aditama, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Berikut delapan tips mudik Lebaran, termasuk penggunaan obat yang dikonsumsi:

1. Kebetulan sekarang sedang banyak pasien dengan keluhan demam, batuk‎, pilek , dan lainnya. Karena itu, cukup banyak dari kita yang saat ini sedang minum obat flu dalam berbagai jenis dan mereknya.

Ingatlah, sebagian besar obat flu menyebabkan rasa kantuk, atau setidaknya membuat refleks jadi tidak maksimal. Hal ini tentu bisa jadi berbahaya bila menyetir mobil, atau mengemudi sepeda motor.

Yang benar adalah sebaiknya jangan menyetir mobil atau mengemudi sepeda motor, bila Anda minum obat flu yang dapat menyebabkan kantuk.

2. Penyakit sejenis flu sendiri juga mengakibatkan tubuh jadi lesu. Karena itu sebaiknya kalau sakit dan lesu, jangan menyetir atau mengemudi sepeda motor.

3. Banyak diantara pemudik yang makan obat rutin untuk penyakitnya. Misalnya obat darah tinggi, diabetes mellitus, dan lainnya.

Obat rutin itu memang harus dimakan sesuai jadualnya, karena itu antisipasi kemungkinan macet berjam-jam di jalan, dengan selalu membawa obat rutin yang biasa diminum.

4. Vitamin mungkin diperlukan, walau dengan makan bergizi maka kebutuhan vitamin juga dapat dicukupi, kecuali bila keadaan umum sedang turun.

5. Obat 'penambah tenaga' tidak selalu berakibat baik. Begitu juga dengan minuman tertentu yang banyak beredar. Sebaiknya gunakan 'isyarat tubuh', yaitu bila lelah agar beristirahat. Ingat, keselamatan berkendara adalah yang paling utama

6. Bila mudik bersama anak-anak, selalulah bawa obat yang perlu konsumsi anak pada keadaan tertentu. Misalnya obat demam, mencret, dan lainnya.

7. Bawa juga obat-obatan persediaan penghilang gejala yang lain, seperti obat mual, gangguan lambung, sakit perut, sakit kepala dll. Hanya juga harus diingat bahwa obat anti mual juga dapat menyebabkan kantuk, sehingga berbahaya bila mengemudi.

8. Jangan lupa bawa kotak P3K (yang berisi plester, pencuci luka, verband, dan lainnya), untuk persiapan. Mudah-mudah tidak sampai digunakan.

"Untuk semua tips tersebut, tentu sebaiknya berkonsultasi dengan petugas kesehatan sebelum berangkat. Juga manfaatkanlah petugas kesehatan yang ada di Pos Kesehatan Mudik sepanjang jalan," kata Prof. Tjandra lewat surat elektroniknya, Sabtu (26/7/2014) pagi.

Dia mengimbau agar pemudik selalu menjaga kebersihan makanan yang dikonsumsi selama mudik, jangan sampai makanan tidak higienis sehingga menimbulkan gangguan pencernaan.

"Juga, sebenarnya tidak terlalu baik kalau Jumat pulang kerja (masih dalam keadaan lelah), dan langsung nyetir mobil atau mengemudi motor ber jam-jam ke kampung, malam hari pula. Sebaiknya mengemudi dalam keadaan segar, fit, dan bugar," ujarnya. Selamat mudik dengan sehat. [KC.03/tribun]***

BKPRMI-Cindev Gelar Silaturahmi dan Diskusi

CIANJUR,[KC],- Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Cianjur bekerjasama dengan Yayasan Cindev menggelar Silaturahmi dan Diskusi Interaktif tentang " Strategisnya Fungsi Masjid Sebagai Pemberdayaan masyarakat " dengan nara Sumber Bapak Ir. H. Doddy Imron Cholid, MS di Aula Yayasan Cindev, sabtu (25/7).

Ketua Yayasan Cindev, Ir. H. Doddy Imron Cholid, MS dalam paparannya mengungkapkan bahwa Remaja masjid memiliki kedudukan dan peranan yang sangat strategis dalam kerangka pemberdayaan masyarakat dan pembinaan remaja Islam di sekitarnya, sekaligus memiliki peran dalam memakmurkan masjid. 
" Remaja masjid semakin terasa diperlukan terutama untuk mengorganisir kegiatan dakwah yang memiliki keterikatan dengan masjid. Keberadaannya dapat memberikan warna tersendiri bagi pengembangan masjid. Dan tentunya, diharapkan remaja masjid dapat menjadi penggerak pengembangan dakwah Islam yaitu dengan menjadikan masjid sebagai pusat aktivitasnya." ungkap doddy.

Sementara itu Direktur Lembaga Pembinaan Pengembangan Dakwah dan Sumber Daya Manusia (LPPDSDM-BKPRMI) Kabupaten Cianjur, Ustadz Ahmad Suhendar, S.PdI dalam paparannya mengatakan '"keberadaan Pemuda dan Remaja Masjid merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Gerakan Kemasjidan di Indonesia, dalam berkhidmat kepada pembangunan bangsa untuk mencapai masyarakat adil dan makmur, material dan spiritual,dalam ampunan .Alloh SWT. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Yayasan Cindev, para Alumnus BKPRMI,  Sekretaris Umum DPD BKPRMI Kab. Cianjur, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda Cianjur, dan Direktur Daerah LPPKS BKPRMI  [KC.03]****



Masuk Wilayah Cianjur Utara, Pemudik Sebaiknya Menyiapkan Jas Hujan

CIANJUR,[KC],- Bagi pemudik berhati-hati jika melintasi ke daerah Cianjur utara terutama ketika menghadapi kontur jalan yang menanjak dan licin jika diguyur hujan. Khusus pengguna sepeda motor disarankan membawa jas hujan untuk menghadapi hujan yang bisa turun secara tiba-tiba.

Pasalnya cuaca Kabupaten Cianjur, Jumat (25/7), diprakirakan akan diguyur hujan ringan. Prakiraan itu sesuai dengan prakiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya.

Melalui laman resmi BMKG, Kabupaten Cianjur, prakiraan tersebut berlaku mulai tanggal 25 Juli mulai pukul 07.00 sampai dengan tanggal 26 Juli 2014 pukul 07.00.

Selain diprakirakan bakal diguyur hujan ringan, berdasarkan laman BMKG, suhu di Kabupaten Cianjur sekitar 22-30 derajat celcius. Sedangkan kelembaban 60-95 persen. Adapun kecepatan angin 15 km/jam dengan arah angin tenggara.

Pantauan Tribun, pagi hari ini khususnya di Kecamatan Karangtengah, Kecamatan Cianjur, Kecamatan Cugenang, Kecamatan Ciranjang, Kecamatan Sukaluyu, terpantau cerah.

Meski begitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur cuaca di Kabupaten Cianjur saat ini memang sulit diprediksi. Akhir-akhir ini pun selalu terjadi hujan deras disertai angin kencang. Maka dari itu warga diminta waspada ketika terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba.[KC.03/tribun]***

Klub Jantung Sehat Cianjur Berbagi Di Bulan Suci

CIANJUR, [KC],- Tiga pekan lamanya selama bulan Ramadhan, Klub Jantung Sehat (KJS) Kabupaten Cianjur melaksanakan rutinitas latihan senam yang dipusatkan di gedung Koni Cianjur. Di hari terakhir latihannya, Klub Senam Jantung Sehat ini melaksanakan tradisi tahunan yang juga merupakan kewajiban sesama ummat islam, yakni melakukan ramah tamah saling meminta maaf menjelang datangnya hari raya  idul fitri 1 syawal 1435 Hijriyah.

Tradisi saling bermaafan ini dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pembina Klub Jantung (BPKJ) Kabupaten Cianjur diikuti pengurus, anggota KJS dan KJR, mereka tampak terharu  satu sama lain dan saling berangkulan memanfaatkan momen terakhir jelang rehat selama dua pekan ke depan.

Sementara itu, pimpinan Klub Jantung Sehat Kabupaten Cianjur dr. Hj. Mien Suranto, pada kesempatan yang sama, menujukkan perhatiannya kepada para anggota KJS maupun KJR binaannya, usai menyalami anggotanya ini satu persatu, ia pun memberikan kadeudeuh  berupa ratusan bingkisan untuk lebaran. “Saya atas nama pribadi dan keluarga, menyampaikan minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan bathin kepada seluruh anggota klub senam dan masyarakat Kabupaten Cianjur pada umumnya, Insyaalloh kami akan beraktivitas kembali satu pekan pasca lebaran” pungkasnya.    

Mulyati salah seorang peserta senam yang menerima bingkisan lebaran pun, tampak senang dengan apa yang diterimanya pada hari terakhir latihan. “Alhamdulillah, terimakasih kepada bu dokter yang telah banyak memberikan perhatian kepada kami” ujarnya sambil menunjukkan wajah sumringah. [KC.04]***

Belasan PSK Terjaring Razia Satpol PP Cianjur

CIANJUR,[KC],- Belasan orang wanita pekerja seks komersial (PSK) diamankan Satpol PP Cianjur,  Selasa, dari sejumlah warung remang-remang yang ada di Jalan Baru Tungturunan, Sukaluyu dan Cikalongkulon.

PSK tersebut, terjaring razia penegakan peraturan daerah (Perda) Nomor 21 tahun 2000 tetang larangan pelacuran dan himbauan bupati tentang larangan hiburan selama bulan puasa.

Kepala Satpol-PP Cianjur Tohari Sastra, Selasa, melalui Kepala Bidang (Kabid) Perundang-Undang-Undangan Daerah (Perunda) Satpol PP Cianjur, Sulaeman Madna, mengatakan selama bulan Puasa, pihaknya telah berkali-kali melakukan razia yang sama.

Razia penegakan peraturan daerah (Perda) Nomor 21 tahun 2000 tersebut, dilakukan setelah mendapatkan laporan dari warga sekitar dan sejumlah ormas islam yang ada di Cianjur.

"Para PSK ini, diamankan petugas dari tempat hiburan malam yang berada dikasawan Tungturunan, Kecamatan Sukaluyu, Jalan Baru Mande dan Kampung Pasirtengah Cikalongkulon," katanya.

Setelah dilakukan pendataan dan peringatan serta diberikan sentuhan rohani, belasan PSK tersebut dipulangkan. Namun pihaknya ungkap Sulaeman, telah mengimbau agar puluhan PSK tersebut, tidak kembali mangkal karena akan dilakukan pembinaan di panti jika kembali tertangkap.

"Kami menggelar razia ini, tidak hanya bulan puasa, namun pada bulan-bulan lainnya. Namun pada bulan puasa ini, razia lebih kita tingkatkan karena banyak laporan dari warga," ucapnya.

Sementara itu, hingga saat ini, sejumlah tempat hiburan malam jenis karoke, masih beroperasi meskipun telah dilarang buka selama bulan puasa. Namun hingga saat ini, belum mendapat perhatian dari Satpol PP dan aparat keamanan dari Polres Cianjur.

Sehingga hal tersebut dipertanyakan sejumlah kalangan karena selain melanggar perda, tempat hiburan karoke itu, beroperasi melebihi batas yang ditentukan.

"Kami heran kenapa warem dipinggiran kota dirazia petugas, sedangkan tempat karoke ditengah-tengah kota, luput dari perhatian. Ada apa dengan tempat hiburan karoke itu," kata Dadang (47) salah seorang warga yang tinggal bersebalahan dengan tempat karoke di Jalan Panembong. [KC.03/Ant/mar]**

Wirausahawan Negara ASEAN Kunjungi Mochi Momi Cianjur

CIANJUR,[KC],- Puluhan wirausaha yang tergabung dalam wadah organisasi wirausaha muda negara negara Asean, beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke tempat produksi mochi momi yang berlokasi di area terminal Pasir Hayam Jebrod Cilaku Cianjur Jawa Barat.

Mereka adalah para pelaku usaha yang berasal dari Negara Indonesia sebagai tuan rumah, Malaysia, Brunei, Singapura, Myanmar, Thailand, Srilanka, Philipina dll. Kehadirannya di Cianjur yang didampingi  pejabat Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta jajaran pejabat Dinas Koperasi UKM Kabupaten Cianjur ini bertujuan untuk melihat dari dekat proses produksi makanan khas asal Jepang ini, yang memiliki karakter kenyal dan selalu bikin penasaran di lidah.

Selama ini orang orang bule tersebut hanya bisa melihat produk mochi momi dari dunia maya dan media sosial seperti website, facebook, dan twiter yang merupakan bagian dari strategi pemasaran sang owner.

“Kue moci buatan kami dijual langsung ke konsumen dan tidak dijual di toko-toko atau dapat pula diperolehnya melalui order, terus terang kehadiran para tamu dari Negara Asean untuk melakukan studi banding, bagi saya menyenangkan sekali” ujar Momi sapaan akrab sang pemilik pabrik rumahan, yang bernama lengkap Yani Nourmayani ini.[KC.04]****

 

KELUHAN MASYARAKAT CIANJUR

Nama

Email *

Pesan *

Redaksi: Jl. Perintis Kemerdekaan Kp. Baru RT. 01/21 Kel. Sayang Cianjur | 089698682683 | 089698682683
Copyright © 2012. KABAR CIANJUR - NPWP : 00.539.489.5-406.000
Template Didukung Published by Mas Template
Proudly powered by KC