CIANJUR, [KC].- Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur terus berupaya mendorong para ketergantungan narkoba untuk sadar diri mau mengikuti program rehabilitasi. Tidak hanya itu, para mantan pecandu narkoba tersebut juga akan dibekali dengan sejumlah keterampilan.
Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur Sumitra melalui Kepala Bidang (Kabid) Sosial Dindin Amaludin mengatakan, tahap awal pihaknya melakukan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengundang para pecandu narkoba dengan sejumlah tokoh masyarakat.
"Memang tidaklah mudah menghadirkan para pecandu narkoba. Ada virus ketakutan yang berlebihan, salah satunya takut dipenjarakan. Kita harus bekerja keras memberikan pemahaman, kalau apa yang kita lakukan semata untuk mengembalikan mereka dari ketergantungan penyalahgunaan narkoba," kata Dindin, Rabu (5/11/2014).
Dari sosialisasi itulah, diharapkan bisa terjaring para pecandu ketergantungan narkoba yang mau atas kesadarannya sendiri direhabilitasi. Kehadiran tokoh masyarakat juga diharapkan bisa memberikan kontribusi, bahwa keberadaan para pecandu itu tidak harus dijauhkan, tapi harus disadarkan.
"Peran tokoh masyarakat sangat dibutuhkan, mereka juga bisa memberikan motivasi kepada para pecandu agar tersadar dan mau direhabilitasi. Pada prinsipnya mereka juga sama, hanya akibat kesalahan, bukan berarti tidak bisa diperbaiki. Justru sebaliknya harus dirangkul agar memiliki kepercayaan kembali untuk hidup lepas dari ketergntungan," katanya.
Para pecandu narkoba yang mau direhabilitasi, selanjutnya akan dikirim ke panti rehabilitasi di Lembang Bandung. Selama didalam penanganan rehabilitasi, para pecandu narkoba harus bisa benari!enar melepaskan diri dari lingkungannya. Setelah mereka berhasil direhabilitasi dan kembali seperti semula mereka akan diberikan bekal berupa kahlian.
"Setelah benar-benar terbebas dari ketergantungan, kita berikan bekal keahlian. Itupun sesuai dengan keinginan masing-masing. Setelah berhasil, mereka juga akan kita upayakan untuk mendapatkan permodalan melalui kelompok," kata Dindin.
Dindin menyebut, meski jumlahnya belum seberapa, program yang dilaksanakan itu terbukti bisa menekan korban ketergantungan penyalahgunaan narkoba. "Memang jumlahnya setiap tahunya tidak seberapa, sekitar puluhan. Tapi itu cukup membantu dan kita ingin para pecandu lainnya sadar diri dan mau direhabilitasi," tegasnya.
Seorang pecandu narkoba asal Cipanas yang tidak mau disebut namanya mengaku menyambut baik program Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur yang merehabilitasi para pecandu narkoba. Hanya saja selaku pecandu, ia meminta jaminan apakah keikutsertaanya tidak menuai proses hukum.

"Kami seperti ini tidak semata keinginan kami. Kami juga ingin kembali normal. Kalau ada jaminan tidak sampai proses hukum jika kami ikut program rehabilitasi, kami yakin banyak para pecandu seperti kami mau kembali seperti semula. Kami hanya butuh jaminan saja," katanya [KC-02]**. 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!








Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.