BSY0BSWiGSMpTpz9TUAoGfC7BY==

Berawal dari Kepedulian, Pelajar Cianjur Bangun Komunitas Literasi untuk Tingkatkan Minat Baca


CIANJUR [KC],-Semangat meningkatkan budaya membaca di kalangan generasi muda mendorong seorang pelajar di Kabupaten Cianjur membentuk komunitas literasi yang aktif menggelar kegiatan membaca buku dan diskusi bersama. Komunitas tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk memperluas wawasan, bertukar gagasan, serta menumbuhkan kebiasaan membaca di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Komunitas literasi itu rutin mengadakan kegiatan di ruang-ruang terbuka, seperti taman kota dan ruang publik lainnya. Kegiatan tersebut diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah yang datang membawa buku favorit untuk dibaca bersama, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai isi buku maupun isu-isu yang berkembang di masyarakat.

Pendiri Komunitas Literasi, Muhammad Fikri Ramadhan, mengatakan ide membentuk komunitas muncul karena masih rendahnya minat baca di kalangan remaja. Ia ingin menghadirkan ruang belajar yang santai namun tetap memberikan manfaat bagi para pelajar.

"Kami ingin membuktikan bahwa membaca tidak harus dilakukan di perpustakaan. Di ruang terbuka pun, anak-anak muda bisa belajar bersama, berdiskusi, dan saling bertukar pengetahuan," ujar Muhammad Fikri Ramadhan.

Menurutnya, kegiatan yang digelar secara rutin mendapat sambutan positif dari para pelajar. Jumlah peserta terus bertambah karena banyak anak muda yang tertarik mengikuti diskusi dan berbagi pengalaman setelah membaca buku.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Dr. H. Cecep Sobandi, M.Pd., mengapresiasi inisiatif para pelajar yang mampu menghadirkan gerakan literasi secara mandiri. Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui budaya membaca.

"Gerakan literasi yang lahir dari kalangan pelajar patut diapresiasi. Kami berharap komunitas ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah maupun komunitas lain untuk menumbuhkan minat baca di lingkungan masing-masing," katanya.

Salah seorang anggota komunitas, Siti Nur Aisyah, mengaku banyak memperoleh manfaat sejak bergabung. Selain menambah pengetahuan, ia juga merasa lebih percaya diri saat menyampaikan pendapat dalam forum diskusi.

"Awalnya saya hanya suka membaca sendiri. Setelah ikut komunitas ini, saya belajar menyampaikan ide dan mendengarkan pandangan orang lain. Kegiatannya sangat menyenangkan," ungkapnya.

Selain menggelar diskusi buku, komunitas tersebut juga berencana mengadakan kegiatan berbagi buku, kelas menulis, hingga kunjungan literasi ke sekolah-sekolah di Kabupaten Cianjur. Program itu diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pelajar dan memperluas budaya membaca di berbagai wilayah.

Kehadiran komunitas literasi yang digagas para pelajar menjadi bukti bahwa perubahan positif dapat dimulai dari langkah sederhana. Dengan semangat kolaborasi dan kecintaan terhadap buku, gerakan tersebut diharapkan mampu mencetak generasi muda Cianjur yang lebih kritis, kreatif, dan berwawasan luas.[KC.11/Ranti]*

Komentar0

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.

Type above and press Enter to search.