Iklan

iklan

Keluarga Pasien Mengamuk di RSUD Cianjur

Wednesday, January 25, 2012 | 8:19:00 AM WIB Last Updated 2012-01-25T01:19:01Z
Sumber Foto dan Berita : PR

KabarCianjur-Jl.Dr.Muwardi; Dewi (38), warga Kampung Baros, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur mengamuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur, Selasa (24/1/12). Saat itu dia akan menebus jenazah keponakannya. Kemarahan tersebut akibat tagihan yang mahal. Padahal ia sudah memiliki kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).
Permasalahan berawal saat Dewi hendak meminta rekap atas biaya perawatan keponakannya, Yuni Amalia Purwitasari (22). Pihak RSUD Cianjur menyatakan Yuni meninggal dunia akibat komplikasi penyakit yang dideritanya setelah menjalani perawatan medis sejak Selasa (17/1) hingga Kamis (19/1/12).Oleh pihak RSUD, ia dimintai uang jaminan sebesar Rp 1 juta untuk menebus jenazah Yuni.

Tidak hanya itu, meski pasien memiliki Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Dewi mengaku tetap harus membayar biaya perawatan keponakannya itu sebesar Rp 1.369 750.

“Saat dirawat di sini (rumah sakit) kami harus memberikan uang jaminan dulu, padahal kami memiliki kartu Jamkesmas. Saat jenazah keponakan saya mau dibawa, pihak rumah sakit menyebutkan biaya yang harus dibayar semuanya sekitar Rp 1,3 juta,” katanya.
Kecewa, Dewi dan beberapa keluarganya pun mengamuk di loket pembayaran. Mereka marah karena merasa tidak diperlakukan sewajarnya oleh pihak manajemen rumah sakit. Pasalnya, mereka merasa dipersulit ketika ingin membawa jenazah Yuni.
Bahkan, kata Dewi, ketika keluarga pasiean pun bermaksud meminta rincian atas keseluruhan biaya perawatan selama tiga hari almarhumah keponakannya tersebut, justru diperlakukan tidak baik.

Sementara itu, Humas RSUD Cianjur, Dicky Suangsa yang menerima pengaduannya meminta maaf atas perlakukan salah seorang petugas rumah sakit. Meskipun demikian, kata Dicky, apa yang dilakukan petugas adminsitrasi Ruang Kenanga tersebut telah sesuai prosedur dan aturan administrasi.

“Rincian atas keseluruhan biaya perawatan memang tidak dapat dimunculkan sebelum pasien menyelesaikan keseluruhan biaya administrasi di kasir,” tuturnya. 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Keluarga Pasien Mengamuk di RSUD Cianjur

Trending Now

Iklan

iklan