HEADLINE
---
deskripsi gambar

Dana Dipotong, Ketua RT Protes

CIANJUR (KC) Diberitakan Seputar Indonesia, Pengurus Asosiasi RW/RT (ARWT) Kabupaten Cianjur akan memotong dana bantuan hibah program Rp10 juta per rukun tetangga (RT) yang diperuntukkan bagi RT se-Kabupaten Cianjur.
Setiap RT akan dipotong sebesar Rp250.000.Pemotongan tersebut dilakukan guna penyertaan modal Koperasi Serba usaha (KSU) ARWT Kabupaten Cianjur yang telah dibentuk. KetuaARWT Kabupaten Cianjur Ahmad Gunawan menjelaskan, pemotongan dana sebesar Rp250.000 itu dilakukan guna penyertaan modal KSU ARWT Kabupaten Cianjur yang telah terbentuk. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah untuk membantu para pengurus RT dalam melakukan pengelolaan dana hibah yang diterimanya itu.Lagi pula, kata dia, dalam program Rp10jutaperRT ituterdapat item mengenai kewajiban simpanan sebesar Rp500.000 dari para pengurus RT kepada asosiasi.
”Tidak terbayang mereka harus menyimpan di mana dana itu,masa harus di bawah kasur.Karenanya kami coba berinisiatif untuk membentuk koperasi agar dana yang harus mereka simpan itu menjadi lebih berguna,”jelasnya. Sementara para Ketua RT yangmendapatkanbantuanmasih belum tahu ada pemotongan dana tersebut.Banyak di antaranya yang mempertanyakan kebijakan pengurus ARWT Kabupaten Cianjur yang akan memotong anggaran Rp250.000 dari dana program tersebut. 
D Muharram Djunaedi,KetuaRT 01/02,PerumGading Asri, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, mengatakan, pemotongan tersebut tidak ada aturan yang menyebutkan pihak ARWT terlibat dalam pengelolaan dana hibah tersebut. Lagi pula, tegas dia, jika hal itu dibenarkan secara kebijakan, petunjuk pelaksanaan/teknis (juklak/juknis) harus digodok terlebih dahulu oleh pihak legislatif, dalam hal ini DPRD Kabupaten Cianjur. ”Ini kan uang negara (APBD),tidak bisa pihak ARWT mengeluarkan kebijakan begitu saja tanpa ada peran serta Dewan sebagai lembagalegislatif,” kataMuharram. 
Pihaknya khawatir, jika pemotongan dana oleh ARTW sebesar Rp250.000 bagi 10.042 pengurus RT di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur secara sepihak, hal itu dapat menjadi bahan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ecep, pengurus RT lainnya, mempertanyakan dana yang dipotong. Dia belum tahu manfaat uang potongan dari dana yang sudah diprogram pemerintah. (ricky susan.KC06)
Also Read:
Post a Comment
Close Ads