HEADLINE
---
deskripsi gambar

Akibat Kemarau, Harga Sayuran Naik

Seorang pekerja tengah membersihkan daun bawang
CIANJUR, (KC).- Sejumlah harga sayuran diwilayah Kabupaten Cianjur cenderung mengalami kenaikan pasca lebaran Idul Fitri 1433 Hijriyah. Melambungnya berbagai jenis harga sayuran tersebut tidak terlepas dengan musim kemarau yang berdampak pada sulitnya untuk mendapatkan air bagi para petani.

"Faktor kemarau menjadi penyebab utama naiknya harga sayur mayur. Para petani mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bagi tanaman sayurannya. Selain itu kemarau juga mempengaruhi kwalitas sayuran yang ditanam para petani akibat kekurangan air," kata H. Ece (38) bandar sayuran di Cipanas, Rabu (19/9/2012).

Menurutnya, kemarau juga menjadi penyebab minimnya produksi sayuran, sementara permintaan cenderung meningkat. Sehingga bisa dipastikan akan mempengaruhi harga jual sayuran itu sendiri. "Sejak lebaran sampai saaat ini atau satu bulan terakhir, harga sayuran bukanya turun, tapi cenderung mengalami kenaikan," paparnya.

Jenis sayuran yang dalam satu bulan terakhir mengalami kenaikan seperti buncis yang semula pada lebaran Rp 4.000,-/kg sudah satu bulan terakhir menjadi Rp 7.000,-/kg. Demikian juga pada jenis wortel yang semula Rp 4.000,-/kg sekarang menjadi Rp 4.300,-/kg. Tomat yang semula harganya Rp 1.500,-/kg naik menjadi 4.000,-/kg.

Sementara harga sayuran yang cenderung menurun diantaranya daun bawang yang semula sempat mecnapai Rp 4.000,-/kg menjadi Rp 2.800,-/kg. Penurunan harga tersebut akibat adanya pasokan barang dari daerah Majalengka. Demikian juga halnya saledri yang semula sempat mencapai angka Rp 6.000,-/kg saat ini terjun bebas menjadi Rp 2.000,-/kg.

"Hanya kentang yang harganya stagnan, semua itu akibat masuknya kentang impor dari Bangladesh dan Philipina. Padahal sebelumnya saat impor kentang belum masuk, harga kentang berada di level Rp 7.500,-/kg. Tapi secara umum petani yang diuntungkan, punya modal Rp 1 juta saja saat ini bisa menghasilkan Rp 5 juta, karena harga sayuran menjadi meningkat," tegasnya (KC-02)**.


Also Read:
Post a Comment
Close Ads