HEADLINE
---
deskripsi gambar

KCR Salurkan Rp 165 Milyar Tahun 2012

CIANJUR, (KC).- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan hadiri sosialisasi keberadaan Warung Bank Jabar Banten (BJB) sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaku usaha mikro dan mitra Bank BJB dan juga ajang promosi produk Kredit Cinta Rakyat (KCR) dan Kredit Mikro Utama di pasar Muka Cianjur, Jum'at (7/9/2012).

Menurut Aher (Amad Heryawan), pada tahun 2012 ini BJB telah mengucurkan KCR untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) senilai Rp 165 milyar. Jumlah tersebut akan ditambah jika program bersama pemprov Jabar dengan BJB itu bisa terserap seluruhnya.

"Kalau dana pada tahap pertama bisa terserap seluruhnya, Insya Allah pada tahun 2013 mendatang akan kami tambah menjadi Rp 200 miliar," kata Aher saat melakukan kegiatan Serbu Pasar di Pasar Muka Cianjur, Jumat (7/9/2012).

Syarat untuk mendapatkan KCR dinilai Aher sangat mudah. Kemudahan tersebut merupakan sebagai bentuk keberpihakan kepada para pelaku UMKM. "Selaian persayaratannya mudah, bunga dari KCR ini hanya sebesar 8,3% per tahun atau hanya 0,7% per bulan. Hasil survei bawa baru KCR yang mengeluarkan bunga pinjaman terkecil," katanya.

Menurut Aher, kemudahan proses dan kemurahan bunga kredit merupakan usaha memajukan dunia UMKM dalam konteks akses permodalan. Dengan kemudahan untuk mendapatkan permodalan diharapkan UMKM bisa semakin maju dan berkembang.

Secara terpisah Direktur Utama BJB Bin Subiantoro mengatakan, salah satu tujuan dilaksanakan kegiatan Serbu Pasar tidak lain merupakan ajang mempromosikan produk kredit mikro yaitu KCR dan Kredit Mikro Utama. Pihaknya mengaku serius mengembangkan jaringan dengan membuka sebanyak 431 unit warung BJB di wilayah Jawa Barat dan Banten.

"Dari 431 unit warung BJB, 201 unit diantaranya berada di pasar-pasar dan sisanya berada di KCP (Kantor Cabang Pembantu) dan kantor kas yang tersebar di Jawa Barat dan Banten," kata Subiantoro.

Dikatakan Subiantoro, mengacu pada laporan Bank Indonesia, BJB termasuk satu dari 14 bank nasional terbesar di Indonesia (bank sistemik). Bahkan rata-rata ekspansi selama tahun 2012 ini per bulan sudah mencapai Rp 200 miliar. "Pertumbuhanya pada tahun ini mencapai diatas 50%," tegasnya (KC-02)**.

Also Read:
Post a Comment
Close Ads