HEADLINE
---
deskripsi gambar

103 TKI Asal Cianjur di Deportasi Dari Arab Saudi, 30 Orang Diantaranya Sudah Sampai di Cianjur

Ilustrasi
CIANJUR, (KC).- Sebanyak 103 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Cianjur dideportasi dari Arab Saudi setelah mereka menggelar aksi demo meminta untuk dipulangkan ke Indonesia. Sedikitnya 33 orang TKI diantaranya telah tiba di Cianjur pada Kamis (18/10/2012) dinihari dan langsung dipulangkan ke keluarganya. Sementara 70 orang TKI lainya masih dalam perjalanan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) menuju Cianjur.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, pemulangan para TKI yang overstay tersebut di jadwalkan akan berlangsung hingga Minggu (21/10/2012). Hanya saja untuk TKI asal dari Cianjur belum diketahui pasti apakah masih ada atau tidak selain 103 TKI yang sudah pasti. Karena pihak Kementerian Tenaga Kerja belum memiliki data pasti. Data yang ada sifatnya dadakan dari hasil koordinasi via telepon.

"Para TKI yang dideportasi ini merupakan mereka yang overstay dan melakukan aksi unjuk rasa bersamaan dengan momen ibadah haji. Mereka ingin dipulangkan dan akhirnya pemerintaha Arab Saudi mendeportasi mereka. Dari beberapa pengakuan para TKI ada diantaranya yang sudah tinggal selama 18 tahun belum pulang-pulang," kata Kepala Bidang Ketenagakerjaan R. Finy Hikmat FB didampingi Kepala Seksi Bina Lembaga Usaha Ketenagakerjaan Ahmad Ubaidillah, Kamis (18/10/2012).

Menurut Ubadidillah ke 33 TKI yang sudah tiba di Cianjur itu diantar dengan menggunakan mobil elf dari Kementerian Tenagakerja. Setelah tiba di Cianjur lalu dilakukan pengecekan dan langsung dijemput oleh keluarganya. "Kami hanya mengkoordinasikan saja, setelah tiba di Cianjur memang tanggungjawab kami. ALhamdulillah para keluarganya setelah kami hubungi mereka pada datang dan menjemput para TKI itu," tegasnya.

Dari 33 TKI yang dideportasi, mereka sudah bekerja di Arab Saudi sampai adaya yang mencapai 18 tahun dan belum pernah pulang ke kampung halamannya. Ada juga yang beru bekerja dua tahun dan ingin dipulangkan dengan alasan sudah tidak betah. "Ada diantara 33 TKI dua balita yang dibawa. Kelihatan dari wajahnya wajah Indonesia, mungkin diantara mereka ada yang sampai menikah," paparnya (KC-02)**.
Also Read:
Post a Comment
Close Ads