HEADLINE
---
deskripsi gambar

Akibat Sakit, Seorang Jemaah Haji Asal Cianjur Meninggal di Arab Saudi

CIANJUR, (KC).- Seorang jemaah haji asal Kabupaten Cianjur, Kholisoh binti Mukarom (60), meninggal dunia di Arab Saudi setelah sebelumnya sempat dirawat oleh tim medis akibat sakit. Almarhumah tercatat sebagai warga Kecamatan Warungkondang dan tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 58.

Kepala Seksi Urusan Haji Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur Hipni membenarkan adanya jemaah haji asal Warungkondang Cianjur yang meninggal di Arab Saudi. Kabar tersebut diterima Hipni dari KBRI di Arab Saudi. Berdasarkan laporan yang diterima, jemaah haji yang meninggal tersebut akibat sakit.

"Jemaah haji yang meninggal itu sebenarnya juga mendapatkan penanganan medis akibat sakit, tapi tidak tertolong. Ada beberapa jemaah haji lainya juga smepat sakit, tapi bisa ditangani dan melanjutkan ibadah haji. Saat ini mereka tengah bersiap untuk menjalankan wukuf di padang arafah," kata Hipni, Senin (22/10/2012).

Dengan meninggalnya seorang jemaah haji yang tengah berada di Arab Saudi, calon jemaah haji yang meninggal dunia menjadi dua orang. Seorang lagi meninggal sebelum berangkat ke tanah suci mekah akibat sakit. "Total jemaah haji asal Cianjur mencapai 1.270 orang. Akibat ada yang meninggal jumlah yang tersisa ada 1.268 orang. Sebetulnya jumlah sebelumnya itu 1.317 orang, namun yang dapat melunasi sekitar 1.270 orang," ujarnya.

Pemulangan Jemaah Haji
Meski saat ini para jemaah haji masih menunaikan rukun haji, pihak Urusan Haji Kementerian Agama Cianjur sudah mempersiapkan pemulangan mereka. Berdasarkan jadwal bahwa jemaah haji kloter 16 dijawalkan tiba di Cianjur pada 6 November 2012. Kemudian jemaah haji kloter 58, dijadwalkan pada 19 November 2012, dan jemaah haji kloter 78 dijadwalkan pada 26 November 2012.

"Pada akhir Otober kita akan menggelar rapat panitia untuk pemulangan para jemaah haji asal Cianjur, kita tengah mempersiapkan itu. Direncanakan kami akan menjemput para jemaah haji itu dari embarkasi dan sesampainya di Cianjur para jemaah akan dijemput keluarganya masing-masing dengan kartu khusus yang kita berikan agar bisa lebih mudah mengenalinya," jelasnya (KC-02)**.
Also Read:
Post a Comment
Close Ads