BSY0BSWiGSMpTpz9TUAoGfC7BY==

Kontainer Tersangkut Dahan Pohon di Karangtengah, Lalu Lintas Cianjur Sempat Lumpuh


CIANJUR [KC],-Arus lalu lintas di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, sempat mengalami kemacetan setelah sebuah truk kontainer tersangkut dahan pohon yang menjuntai ke badan jalan, Selasa pagi. Peristiwa tersebut menghambat kendaraan dari kedua arah sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas kepolisian.

Insiden terjadi sekitar pukul 08.00 WIB ketika truk kontainer sumbu tiga melintas menuju arah Balai Latihan Kerja (BLK) Cianjur. Bagian atas kontainer mengenai dahan pohon hingga beberapa ranting patah dan menghalangi sebagian badan jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan personel Satlantas bersama anggota Samapta segera diterjunkan ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat. Langkah cepat dilakukan agar kemacetan tidak semakin panjang.

"Kami langsung melakukan pengamanan lokasi dan mengevakuasi truk yang tersangkut. Beberapa dahan pohon harus dipotong agar kendaraan dapat melintas kembali dengan aman," ujar AKP Aang Andi Suhandi.

Menurutnya, selama proses evakuasi petugas menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi. Kendaraan diarahkan secara bergantian agar arus tetap bergerak, sehingga antrean kendaraan tidak meluas ke ruas jalan lainnya.

Berdasarkan keterangan sopir, truk tersebut sebenarnya hendak menuju wilayah Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Namun karena tidak mengetahui rute dan tidak menggunakan aplikasi navigasi, pengemudi masuk ke jalur pusat Kota Cianjur yang memiliki banyak pohon peneduh di sisi jalan.

Salah seorang warga sekitar, Rudi Hartono, mengaku sempat melihat arus kendaraan melambat ketika truk berhenti akibat tersangkut dahan pohon. Menurutnya, petugas bergerak cepat sehingga kemacetan tidak berlangsung lama.

"Awalnya kendaraan dari dua arah tersendat. Setelah polisi datang dan melakukan pemotongan dahan, arus lalu lintas berangsur kembali normal," kata Rudi Hartono, warga Karangtengah.

Setelah proses evakuasi selesai, petugas memberikan pengawalan kepada sopir untuk memutar balik menuju jalur yang benar. Seluruh penanganan di lokasi berlangsung singkat dan kondisi lalu lintas kembali normal dalam waktu kurang dari 30 menit.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengemudi kendaraan bertonase besar agar memastikan rute perjalanan sebelum berangkat, terutama saat melintasi kawasan perkotaan. Selain memanfaatkan aplikasi navigasi, pengemudi juga diimbau memperhatikan tinggi kendaraan agar tidak membahayakan pengguna jalan lain maupun merusak fasilitas umum.[KC.11/Ranti]

Comments0

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.

Type above and press Enter to search.