CIANJUR — Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-48 tingkat Kabupaten Cianjur tahun 2026 yang dipusatkan di Kecamatan Pagelaran sukses digelar dengan sangat megah dan memukau. Acara yang berlangsung sejak tanggal 25 hingga 30 Juli 2026 ini berhasil menarik perhatian dan mengundang decak kagum dari berbagai pihak.
Kesigapan panitia sudah terlihat sejak pra-pelaksanaan, mulai dari pelayanan proses pendaftaran peserta hingga orientasi dewan hakim pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kemeriahan semakin terasa dengan digelarnya pawai taaruf kafilah dari 32 kecamatan se-Kabupaten Cianjur. Pawai ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati, Pejabat Kepala Kantor Kemenag, Forkopimda, Ketua Umum LPTQ, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Pada malam harinya, seremonial upacara pembukaan dibuka langsung oleh Wakil Bupati yang diawali dengan pelantikan Dewan Hakim. Ribuan santri dan masyarakat antusias memadati lokasi pembukaan yang juga disaksikan oleh Forum Silaturahmi Ulama Umaro Kecamatan Pagelaran.
"Dari seluruh kecamatan di Kabupaten Cianjur, seluruh masyarakat yang terlibat, ada hal positif yang sangat terlihat, ada semangat, ada ghiroh yang sangat luar biasa representatif, kerasa sekali Cianjur kota santrinya. Apresiasi setinggi-tingginya untuk panitia, tempat penyelenggara Kecamatan Pagelaran, Pak Camat, pimpinan pondok, tokoh masyarakat, TNI, Polri, serta seluruh santriwati dan santri yang sudah membuat acara semegah dan sebagus ini," ungkap Wakil Bupati Cianjur saat memberikan sambutan.
Selama lima hari pelaksanaannya, para peserta dari 32 kecamatan bersaing menampilkan performa terbaik mereka di hadapan dewan hakim. Perwakilan Panitia MTQH (dalam laporan panitia) merincikan bahwa MTQH ke-48 tahun 2026 ini diikuti oleh kafilah dari 32 kecamatan dengan total peserta mencapai 654 orang.
"Para peserta mengikuti perlombaan pada 22 cabang musabaqah yang terbagi ke dalam 44 golongan sesuai dengan pedoman penyelenggaraan MTQH. Untuk menunjang kelancaran perlombaan, panitia menyiapkan 11 venue atau majelis lomba yang tersebar di wilayah Kecamatan," tuturnya.
Pada hari terakhir pelaksanaan, Kamis 30 Juli 2026, kemeriahan kembali tersaji dalam upacara penutupan. Panitia tingkat kabupaten dan lokal mempersembahkan berbagai atraksi pertunjukan inspiratif yang melibatkan lebih dari 2.000 santri.
Perwakilan Panitia/Pengurus LPTQ Kabupaten Cianjur menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan acara tersebut yang terwujud berkat sinergitas ulama, umaro, aparat keamanan, dan dukungan penuh masyarakat.
"Saya atas nama panitia mengucapkan terima kasih terkhusus kepada Pak Camat dan rengrengan. Tidak akan bisa melaksanakan kegiatan semegah ini kalau tidak ada dukungan, baik moral maupun materil dari masyarakat Pagelaran yang dikomandoi oleh Bapak Camat dan kawan-kawan. Mudah-mudahan kebaikan masyarakat Pagelaran ini menjadi spirit bagi terus tumbuhnya generasi Qur'ani di Kabupaten Cianjur yang berjaya," ujarnya.
Apresiasi puncak datang dari Bupati Cianjur yang hadir secara langsung pada momentum penutupan untuk menyerahkan piala kepada para pemenang dan piala juara umum yang berhasil direbut oleh tuan rumah, Kecamatan Pagelaran.
"Bapak ibu, Akang Teteh, luar biasa MTQH ke-48 sangat gebyar sekali, di atas harapan saya ternyata hasilnya luar biasa. Kalau ada kata-kata di atas luar biasa, istimewa, MTQH ke-48 ini istimewa. Kalau kata saya mah di atasnya lagi, spektakuler," puji Bupati Cianjur.
Ia menambahkan bahwa kesuksesan Pagelaran sebagai tuan rumah akan menjadi standar baru yang berat bagi panitia di tahun-tahun berikutnya. Lebih lanjut, Bupati menitipkan harapan besar kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ).
"Saya ingin menyampaikan harapan besar tentunya untuk seluruh pengurus LPTQ baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan. LPTQ harus menjadi motor penggerak pembinaan Al-Qur'an dan Hadis yang berlangsung secara berkelanjutan. Pembinaan harus mulai dari akar rumput dari lingkungan RT, RW, desa, sampai kecamatan. Dengan demikian bibit-bibit qori-qoriah, hafiz-hafizah, akan lahir melalui proses yang terarah, bukan hanya proses instan menjelang perlombaan," pesan Bupati.
Ia juga mendorong agar seleksi dan pembinaan dapat dirangkaikan dengan berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan di wilayah masing-masing.
Selamat kepada Kafilah Kecamatan Pagelaran yang berhasil meraih Juara Umum, serta seluruh pemenang yang telah mengukir prestasi dari Kota Santri di ajang MTQH ke-48 tahun 2026.

Komentar0
Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.