CIANJUR [KC],-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur siap mencetak sejarah baru dengan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak nirkertas pada Minggu, 18 Oktober 2026, yang diproyeksikan mampu memangkas anggaran daerah hingga 20 persen. Pesta demokrasi tingkat desa berbasis digital ini akan mengakomodasi sekitar 190.000 hingga 200.000 pemilih yang tersebar di 47 desa dari 23 kecamatan.
Strategi dan Kesiapan Teknis Pilkades Digital,Efisiensi Pengadaan (Skema Sewa): Kepala Bidang Bina Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Cianjur, Dendi Reynaldi, memastikan tidak ada pembelian aset permanen. Perangkat keras (komputer tablet, pencetak/printer, dan kartu memori) diperoleh melalui sistem sewa, sementara aplikasi pemungutan suara disediakan tanpa biaya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,Rasio Perangkat dan Pemilih: Kapasitas maksimal untuk satu unit tablet dibatasi hingga 500 pemilih. Kebutuhan jumlah perangkat di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan disesuaikan secara proporsional dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) masing-masing desa,Pemetaan Wilayah Padat Pemilih: Desa Ciranjang menjadi wilayah dengan konsentrasi pemilih terbesar, mencapai estimasi 14.000 hingga 16.000 jiwa. Untuk mengakomodasi antrean, DPMD mewajibkan penyiagaan minimal 28 paket perangkat digital khusus di desa tersebut,Sinergi dan Simulasi: Langkah transformasi digital ini telah mengantongi dukungan penuh dari Bupati Cianjur. Tahapan krusial selanjutnya adalah eksekusi sosialisasi dan simulasi teknis secara menyeluruh yang melibatkan jajaran Forkopimda, Pemprov Jabar, para camat, hingga panitia pelaksana di tingkat desa.[r]


Komentar0
Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.