Iklan Sisi Kiri ×
Iklan Sisi Kanan ×
BSY0BSWiGSMpTpz9TUAoGfC7BY==

Tragedi Rem Blong di Cianjur: Truk Minuman Hantam Fasilitas Dapur Makan Bergizi Gratis, Tiga Orang Terluka


CIANJUR [KC],-
 Kecelakaan lalu lintas yang mengejutkan warga terjadi di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ketika sebuah truk boks bermuatan minuman kemasan tiba-tiba kehilangan kendali. Kendaraan berukuran besar tersebut terperosok dan menabrak fasilitas Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di pinggir jalan raya. Peristiwa nahas ini sontak membuat warga sekitar terkejut dan berhamburan mendekati lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden kecelakaan tunggal ini terjadi di Kampung Citamiang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur. Peristiwa tersebut berlangsung pada hari Senin (12/10/2026) siang, tepatnya sekitar pukul 12.00 WIB. Suara benturan keras dari arah tepi jalan menandakan betapa kencangnya hantaman truk terhadap fasilitas publik tersebut.

Sebelum kecelakaan terjadi, truk boks tersebut diketahui sedang melakukan perjalanan lintas kecamatan. Kendaraan niaga ini melaju dari arah pusat Kota Cianjur dengan tujuan akhir menuju Kecamatan Sindangbarang. Jalur yang dilalui tersebut memang dikenal memiliki kontur jalan yang cukup menantang dengan perpaduan tanjakan, turunan, dan tikungan tajam.

Petaka bermula ketika truk memasuki ruas jalan dengan kontur menurun tajam sekaligus berbelok di sekitar lokasi kejadian. Laju kendaraan yang membawa beban berat berupa ribuan botol minuman kemasan itu mendadak tidak terkendali. Sang sopir diduga kuat kesulitan menguasai kemudi akibat adanya kegagalan fungsi pengereman atau rem blong di saat-saat krusial.

Menurut keterangan salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Rafi (20), pergerakan truk terlihat sangat tidak wajar saat menuruni lintasan tersebut. Ia menyebutkan bahwa alih-alih melambat untuk mengambil tikungan, truk justru meluncur dengan kecepatan yang sangat tinggi. "Kejadiannya sekitar jam 12. Ketika melalui jalan berbelok dan menurun itu, truk tetap melaju cepat," ungkap Rafi memberikan kesaksiannya.

Akibat kecepatan yang tak terbendung, laju truk tersebut akhirnya menyimpang hingga meluncur ke luar dari bahu jalan. Kendaraan berat ini kemudian menghantam keras pagar pelindung yang ada di batas jalan. Hantaman tidak berhenti di situ, moncong truk terus merangsek dan merusak sebagian struktur bangunan Dapur MBG yang berlokasi tepat di tepi jalan utama.

"Truk nabrak pagar hingga bangunan dapur MBG. Pagarnya hancur," tambah Rafi menceritakan keparahan kondisi pascatabrakan. Puing-puing pagar dan bagian depan bangunan yang hancur berserakan, sementara sebagian dinding dapur mengalami kerusakan struktural akibat dorongan badan truk.

Beruntung, insiden kecelakaan yang mengerikan ini tidak sampai merenggut nyawa. Kapolsek Pagelaran, AKP Budi Rustandi, saat dimintai keterangan membenarkan adanya peristiwa tersebut dan mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa. Namun, insiden ini mengakibatkan jatuhnya korban luka-luka akibat benturan dan material bangunan.

"Untuk sopir berhasil selamat, sedangkan satpam dan pegawai dapur MBG mengalami luka-luka akibat kejadian ini. Jumlah korban luka secara keseluruhan sebanyak 3 orang, dipastikan tidak ada korban jiwa," tegas AKP Budi. Para korban luka segera mendapatkan penanganan medis usai kejadian.

Proses penanganan pascakecelakaan di lokasi memakan waktu yang cukup lama, bahkan evakuasi berlanjut hingga petang hari. Petugas kepolisian yang dibantu oleh warga setempat harus bergotong royong membongkar dan memindahkan muatan minuman botol kemasan dari dalam boks truk. Langkah pembongkaran ini wajib dilakukan guna mengurangi beban kendaraan sehingga proses evakuasi menjadi lebih mudah.

"Muatannya diturunkan terlebih dahulu, sambil perlahan dievakuasi. Tadi terlihat ada mobil derek juga yang datang ke lokasi untuk membantu evakuasi penarikan badan kendaraan," tutur Rafi menjelaskan proses evakuasi yang sempat menarik perhatian para pengguna jalan lainnya.

Saat ini, penanganan perkara kecelakaan lalu lintas tersebut telah sepenuhnya dilimpahkan ke Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur. Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih mendalam dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. "Penanganannya oleh unit Gakkum Satlantas Cianjur. Untuk kepastian penyebab kecelakaan masih didalami, untuk sementara diduga kuat truk alami rem blong," pungkas Budi. [KC.104/Pebri]

Komentar0

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.

BERITA TERKINI KABARCIANJUR.TV
Memuat berita terbaru...

Type above and press Enter to search.