Iklan Sisi Kiri ×
Iklan Sisi Kanan ×
BSY0BSWiGSMpTpz9TUAoGfC7BY==

Warga Cianjur Diminta Waspada, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi Sepekan ke Depan


CIANJUR,[KC]
Masyarakat Kabupaten Cianjur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengingatkan perubahan cuaca dapat berlangsung secara cepat dan berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, mengatakan potensi hujan tersebut mengacu pada prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG, potensi hujan akan terjadi untuk satu pekan ke depan,” kata Samudra, Minggu, 4 Oktober 2026.

Menurut dia, secara umum wilayah Kabupaten Cianjur masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat. Kondisi tersebut pada waktu tertentu juga dapat disertai kilat, petir serta angin kencang.

BMKG dalam prakiraan cuaca sepekan periode 2–8 Oktober 2026 juga memasukkan Jawa Barat sebagai salah satu wilayah yang perlu mewaspadai peningkatan hujan. Pada periode 5–8 Oktober, Jawa Barat berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang, meski kondisi atmosfer secara umum relatif lebih kering.

Sementara itu, BMKG sebelumnya mencatat Jawa Barat berada dalam kategori siaga potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada periode awal Oktober. Hujan lokal juga dapat disertai kilat, petir dan angin kencang.

BPBD Cianjur mengingatkan cuaca ekstrem perlu diwaspadai terutama oleh warga yang tinggal di kawasan rawan bencana.

Hujan berintensitas tinggi dalam waktu tertentu dapat meningkatkan risiko banjir, tanah longsor dan pergerakan tanah. Sedangkan angin kencang berpotensi menyebabkan pohon tumbang maupun kerusakan bangunan.

Samudra meminta masyarakat tetap tenang tetapi meningkatkan kesiapsiagaan serta mengenali potensi risiko yang terdapat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Tetap tenang namun siaga, mengenali risiko di lingkungan sekitar, serta selalu memperbarui informasi cuaca dan mengikuti arahan serta protokol evakuasi dari pemerintah daerah apabila terjadi bencana,” ujarnya.

Warga yang tinggal di daerah lereng dan perbukitan juga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika hujan berlangsung dengan intensitas tinggi dalam waktu lama.

Begitu pula bagi pengguna jalan. Masyarakat disarankan menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho maupun bangunan yang berpotensi roboh ketika terjadi hujan disertai angin kencang.

Kondisi atmosfer lokal masih memungkinkan terbentuknya awan konvektif yang dapat memicu hujan secara tiba-tiba di beberapa wilayah.

Karena itu, masyarakat diminta tidak hanya mengandalkan kondisi cuaca pada pagi hari sebelum beraktivitas.

Informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca terbaru dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG maupun informasi kebencanaan yang disampaikan BPBD Kabupaten Cianjur. [KC,19]

Komentar0

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.

BERITA TERKINI KABARCIANJUR.TV
Memuat berita terbaru...

Type above and press Enter to search.