Mohammad Yajid Bustomi, Balita Tanpa Anus
Cugenang (KabarCianjur) - Mohammad Yajid Bustomi (4)balita anak pasangan suami istri M. Ayi Iskandar (33) dan Evi Rahmawati (30) warga Kp. Senin RT 04/RW 02, Ds. Nyalindung, Kec. Cugenang, Kab. Cianjur itu sudan hampir empat tahun hidup tanpa anus. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak keluarga, agar anak ke empat dari penjual martabak keliling itu bisa seperti anak lainya.
"Anak saya ini memang pernah di operasi di RSHS Bandung dibuatkan ansu buatan diperut bagian kananya. Tapi karena keterbatasan biaya, saya tidak bisa menjalani perwatan lanjutan. Pada hal kata dokter yang menangani harus ada perawatan lanjutan," kata M. Ayi Iskandar saat ditemui dirumahnya, Minggu (15/4).
Peristiwa yang menimpa Mohammad Yajid Bustomi tersebut baru diketahui oleh orang tuanya tiga hari setelah dilahirkan. Saat itu dia lahir melalui persalinan normal dibantu oleh dukun beranak. Saat lahir kondisinya terbilang normal, tidak diketahui tanda-tanda kelainan. Kelainan tersebut baru diketahui tiga hari setelah dilahirkan.
"Saat itu anak saya menangis terus, saat dimandikan oleh dukun beranak baru diketahui ternyata anak saya tidak memiliki anus. Saat itu juga anak saya dibawa ke dokter anak di Cianjur dan setelah dilakukan peeriksaan harus segera dilakukan operasi. Dokter menyarankan untuk segera membawa ke rumah sakit," katanya.
Berbekal apa adanya, pasutri tersebut kemudian membawa anaknya ke RSHS Bandung. Setelah melengkapi persyaratan administrasi, baru mendapatkan penanganan dari tim medis RSHS yang lansung melakukan operasi pembuatan anus. Tim dokter membuatkan dua lubang dalam perut bagian kanan. Lubang pertama berfungsi untuk buang kotoran dan satu lagi untuk kentut.
Hanya saja saat selesai operasi, pihaknya mengaku kebingungan saat pihak rumah sakit meminta tagihan untuk biaya operasi. "Saat itu pihak rumah sakit meminta biaya Rp 5 juta, sedangkan saya tidak punya, terpaksa nyari pinjaman kesana kemari. Pokoknya total biaya yang harus dibayar sekitar Rp 11 juta dan sampai saat ini masih nunggak sekitar Rp 1 juta lebih," tandasnya.
Kini pihaknya bingung, kondisi anaknya semakin memburuk. Dia sering menangis dan mengeluh sakit. Saat dibawa ke dokter, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ada usus yang tertarik dan harus segera dilakukan operasi kembali. "Mau operasi bagaimana biaya untuk makan saja sudah sulit, apalagi sisa biaya operasi yang dulu juga belum dibayar. Saat ini kami lagi bvanyak hutang, setiap hari ditagih, kami jadi bingung," kata Evi Rahmawati ibu dari Mohammad Yajid Bustomi.
Pihaknya hanya berharap ada uluran dermawan yang bisa membantu meringankan bebannya. "Harapan kami hanya adanya kjeajaiban sehingga anak saya bisa menjalani operasi. Uluran tangan dari dermawan sangat kami harapkan," katanya sambil menangis (B.101)**.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin | Sekretaris Redaksi : Iman Sulaiman, M.Si | Redaktur Pelaksana : Mustofa | Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, M Fikri, Eris Risdianto, Muhammad Nasrul, Arsy, Intan Permatasari | Produksi TV : Nurholis Mahmud, Winda. | Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Cianjur 089698682683. | PT. MITRA SINERGI INFORMA : Direktur : Asep Moh. Muhsin | Komisaris : Iman Sulaiman, Sari Yulianti

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.