CIANJUR, (KC).- Sungguh tragis nasib yang menimpa Bunga (nama samaran), bocah 9 tahun itu diduga diperkosa oleh Pencuri yang menyatroni rumahnya di Kompleks Perumahan BTN Bumi Emas Bayubud Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, Rabu (20/3/2013) dini hari.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, aksi pencurian yang disertai tindakan pemerkosaan yang menimpa anak pemilik rumah itu terjadi saat penghuni rumah tengah tertidur lelap. Pelaku masuk kedalam rumah setelah berhasil membuka jendela rumah bagian depan dekat teras yang dalam kondisi tidak terkunci.

Korban saat itu tidur dikamar depan dekat ruangan tamu. Sementara kedua orang tuanya tidur di kamar belakang. Pelaku diduga merupakan orang dekat korban, karena mengetahui nama korban. Saat itu korban langsung diancam agar menunjukkan uang orang tuanya. Namun korban mengaku tidak tahu. Saat itulah menurut pengakuan korban, dirinya digauli pelaku. Pelaku akhirnya kabur setelah berhasil membawa hand phone korban.

"Susana komplek malam itu sedang turun hujan, sehingga kondisinya sepi. Saya sendiri tidak mendengar adanya kegaduhan, padahal rumah saya berdampingan," kata Budi Purwanto (40), tetangga korban yang rumahnya berdampingan.

Namun demikian pihaknya mengaku sempat mendengar suara motor bolak-balik didepan rumah sekitar pukul 01.00 WIB. "Saya tidak merasa curiga, karena rumah dipinggir jalan dan sudah biasa rame, karena jalan perlintasan," katanya.

Sementara salah seorang kerabat korban, H. Budi (45), mengakui bahwa jendela depan rumah kerabatnya itu jarang dikunci. Kemungkinan kondisi itu dimanfaatkan oleh pelaku untuk masuk kedalam rumah. Hal itu diperkuat dengan adanya bekas jejaknya.

"Keponakan saya bilang dia diancam dan diminta untuk menunjukkan tempat penyimpanan uang orang tuanya. Tapi gimana ceritanya sampai pelaku diduga memperkosa keponakan saya," katanya.

Untuk memastikannya, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur untuk dilakukan visum et repertum.

Dua Anjing Pelacak Dikerahkan
Untuk mengungkap pelaku pencurian yang diserta dugaan pemerkosaan, di Kompleks BTN Bumi Emas Bayubud di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, Polres Cianjur mengerahkan dua anjing pelacak yang tergabung dalam unit K-9.

Kanit K-9 Polres Cianjur, Aiptu Sucipto mengatakan, dari hasil pengendusan yang dilakukan dua anjing pelacak yang dikerahkan, kemungkinan besar pelaku masuk kedalam rumah melalui jendela depan yang tidak terkunci. Pelaku juga diduga mengetahui persis seluk beluk didalam rumah.

"Berdasarkan hasil keterangan sementara, selain pencurian juga terjadi dugaan pemerkosaan. Sepertinya pelaku mengetahui banyak tentang kondisi keluarga korban. Karena pelaku juga mengatahui nama korban. Korban diancam agar tidak berteriak di bawah ancaman senjata tajam. Melihat kondisi seperti itu dugaan kuat pelaku orang dekat. Untuk penyidikan lebih lanjut, Satreskrim yang akan melakukan," kata Sucipto (KC-02)**.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.