CIANJUR, (KC).- Pencegahan terhadap terjadinya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) harus melibatkan semua pihak. Baik kebijakan pemerintah maupun kepedulian masyarakat.

Demikian ditegaskan Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh disela acara Seminar Pencegahan KDRT Bagi Anggota Korpri Kab. Cianjur di Gedung Bale Rancage Cianjur kemarin. "Pemerintah tidak bisa menangani kasus tersebut karena berada dalam ranah domestik. Karenanya, keterlibatan masyarakat menjadi sebuah keniscayaan," kata Tjetjep.

Keterlibatan masyarakat menjadi sangat penting dalam upaya memantau dan mencegah terjadinya KDRT di lingkungan sekitarnya. Kasus KDRT tersebut berkaitan dengan locus terjadinya yakni di ranah domestik atau privat, sehingga pemerintah tidak bisa melakukan penetrasi secara sembarangan apalagi melakukan pemantauan terhadap keseharian masyarakatnya tersebut.

Kata bupati, kasus tersebut menjadi sangat komplek karena antara pelaku dan korban berada dalam suatu hubungan personal, legal, institusional serta berimplikasi sosial. "Sehingga diperlukan berbagai upaya termasuk langkah terobosan untuk meningkatkan pelayanan, mengembangkan sistem, menghindarkan dan mencegah terjadinya KDRT, salahsatunya melalui acara seminar itu," ungkapnya.

Diharapkan, melalui kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman masyarakat terutama para anggota Korpri mengenai apa dan bagaimana menghindari tindak KDRT tersebut.

Kegiatan seminar tersebut dihadiri para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur, Para Kapusbindik, Dirut PDAM Tirta Mukti Cianjur serta tamu undangan lainnya (KC-02/ft)**.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.