CIANJUR, (KC).- Minimnya pasokan daging domba dari peternak di Kab. Cianjur belakangan mendapatkan perhatian dari Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh. Demi mondongkrak pasokan domba dari peternak, orang nomor satu di Cianjur itu menjanjikan akan memberikan bantuan untuk ternak domba setiap kelompok dengan anggota 15 orang senilai Rp 50 juta.

"Bantuan dana ini memang baru rencana, tapi dari hasil pertemuan dengan para peternak, program seperti ini sudah ada yang berjalan dilakukan sejumlah kelompok peternak. sehingga kami ingin program ini bisa berjalan lebih luas untuk semua kelompok ternak di Kabupaten Cianjur,” Tjetjep.
           
Dikatakan Tjetjep, bantuan tersebut hanya dilakukan untuk pembelian domba saja. Berdasarkan hasil wawawancara dengan kelompok peternak, satu anggota kelompok bisa menjalankan usahanya jika memiliki tiga domba betina. Sedangkan domba betina biasanya memiliki harga Rp1 juta per ekornya.

"Hasil wawancara itulah yang menjadi dasar, kalau jumlah anggotanya 15 orang berarti harus ada anggaran Rp 45 juta jika diasumsikan harga domba atau kambing betina Rp 1 juta. Sementara sisa Rp5 juta, itu untuk lima domba jantan. Jadi para peternak ini membutuhkan bantuan dana sebesar Rp50 juta,” ujarnya.

Bantuan tersebut kata Tjetjep, tidak lain agar para peternak domba di Kabupaten Cianjur bisa melakukan usahanya dengan lancar. Selain itu, pihaknya juga berharap para peternak lebih mandiri tanpa harus ketakutan mencari modal untuk memelihara domba yang kerap diserbu masyarakat ketika Idul Adha.

"Kalau rencana ini berjalan mulus, pasokan daging domba dari peternak akan meningkat. Dengan demikian Cianjur tidak selalu bergantung dengan pasokan daging domba dari luar. Domba-domba yang dihasilkan para peternak domba di Cianjur harus dijual di lingkungan Kabupaten Cianjur, tidak boleh keluat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kab. Cianjur, Tresna Gumilar, mengatakan, bantuan dana sebesar Rp50 juta tersebut akan diusulkan pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2014. Rencananya, total anggaran yang akan diusulkan nanti mencapai Rp750 juta.

"Alokasi anggaran yang kita ajukan tersebut untuk kelompok ternak domba dan ikan lele sebanyak 44 kelompok. Mudah-mudahan itu bisa terlaksana agar bisa meningkatkan produktifitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan para peternak domba dan ikan lele di Cianjur,” katanya.

Dana bantuan tersebut kata Tresna, tidak diberikan langsung kepada para kelompok ternak. Setiap kelompok, harus memenuhi persyaratan dan indikator yang sesuai dengan kriteria sebagai kelompok ternak. Hal tersebut sengaja dilakukan agar dana bantuan tepat sasaran kepada kelompok ternak.

“Program ini sebetulnya sudah pernah, tapi rencana program ini lebih luas dan akan berkelanjutan. Oleh karenanya nanti akan ada kelompok ternak percontohan. Di setiap kecamatan paling tidak harus ada satu kelompok ternak untuk mengelola dana bantuan ini,” katanya.

Pihaknya berharap, pada 2020 nanti para peternak domba dan ikan lele di Cianjur sudah bisa mencukup kebutuhan Kabupaten Cianjur dengan program tersebut. Pasalnya, kata dia, pemenuhan kebutuhan daging domba dan ikan lele di Cianjur masih mengandalkan produk dari luar.

"Harapan kita semua kebutuhan domba dan ikan lela tidak dari luar Cianjur. Sampai saat ini Cianjur sendiri penghasil daging domba dan ikan lele kurang lebih baru 30 persen. Sementara sisanya masih dipasok dari luar sehingga membuat lesu para peternak domba dan ikan lele di Cianjur," katanya (KC-02)**.

Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

1 comments:

  1. Terima Kasih Bapak Bupati semoga para peternak Cianjur menghasilkan Ternak yang berkwalitas,sukses untuk kita semua.

    BalasHapus

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.