CIANJUR, [KC].-Rapat Kerja Daerah Dewan Koperasi Pimpinan Daerah (Dekopinda) Kab. Cianjur tahun buku 2012 yang berlangsung di aula Hotel Prima Jalan Prof. Moch. Yamin, Kamis (13/6/2023) dihadiri sedikitnya 60 koperasi aktif yang ada di wilayah Kab. Cianjur. Mereka berkomitmen untuk memajukan ekonomi melalui gerakan perkoperasian.

Ketua Dekopinda Kab. Cianjur Hugo Siswaya mengatakan, lahirnya Undang-Undang Nonor 17 tahun 2012 pengganti Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian mengharuskan setiap koperasi untuk terus mengembangkan usahanya secara jelas. Koperasi harus bisa mensejahterakan anggotanya.

"Inilah bedanya koperasi dengan perusahaan atau PT. Koperasi itu harus bisa memikirkan kesejahteraan anggotanya, tidak untuk perorangan. Lahirnya undang-undang nomor 17 tahun 2012 sudah secara jelas bahwa koperasi itu berbadan hukum dalam setiap menjalankan usahanya dan harus berkomitmen mensejahterakan anggotanya," kata Hugo Siswaya disela kegiatan Rakerda Dekopinda Cianjur.

Dikatakan Hugo sampai saat ini di Kab. Cianjur setidaknya terdapat 1.372 koperasi aktif pada tahun buku 2012. Dari Jumlah tersebut sekitar 166 diantaranya yang baru bisa melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). "Untuk tahun buku 2013 sudah melonjak menjadi 1.387 koperasi aktif, dam sampai saat ini baru 55 koperasi yang sudah RAT," tegasnya.

Kedepan untuk memajukan perkoperasian di Cianjur pihaknya akan mendorong para kader koperasi di sekolah-sekolah. Saat ini saja setidaknya ada 75 SMK di Cianjur. "Kita akan bangun kader-kader koperasi di sekolah melalui koperasi siswa. Nantinya kita harapkan mereka akan lahir sebagai kader koperasi yang handal," tegasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kab. Cianjur, Dudun Abdullah mengungkapkan, Pemkab Cianjur berkomitmen untuk melindungi perkoperasian di wilayah Cianjur. "Kita punya komitmen untuk melindungi, mendorong dan memfasilitasi gerakan koperasi di Cianjur. Banyak hal yg harus dilakukan untuk memajukan perkoperasian di Cianjur," katanya.

Salah satu upaya yang kini terus dilakukan pihaknya ada memberdayakan para Sarjana Pendamping (SP) dan Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL)untuk mendorong semangat perkoperasian agar bisa kembali terbangun.

"Tahun ini kita berupaya kembali mengembalikan Koperasi Unit Desa (KUD) agar bisa menjadi koperasi yang benar-benar dibutuhkan oleh anggotanya dan masyarakat sekitarnya. Kita berharap peran SP dan PPKL ini bisa memberikan kontribusi besar atas semakin berkembangnya perkoperasian khususnya KUD di Cianjur," jelasnya.

Koordinator SP Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Cianjur Azis Muslim mengatakan, tugas berat bagi para SP dan PPKL mengingat banyaknya koperasi yang harus didampingi tidak sebanding dengan SP dan PPKL yang ada.

"Kalau melihat jumlah memang jauh dari idial. Saat ini SP itu baru ada 10 ditambah PPKL 8, sementara dampingan kita sangat banyak. Kedepan kita harapkan ada keterpihakan anggaran APBD untuk menambah SP kalau bisa minimalnya 1 kecamatan 1 SP," katanya.

Meski tenaga terbatas, pihaknya bersama SP lainya tetap berkomitmen bekerja maksimal melakukan pendampingan agar perkoperasian bisa lebih maju dan berkembang. "Kita bekerja tidak main-main mendampingi koperasi, tahun ini kita prioritas mendampingi KUD agar lebih maju dan berkembang," kata Azis [KC-02]**.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.