CIANJUR, [KC].- Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kab. Cianjur Sumitra didampingi stafnya Ahmad Ubaidillah mengatakan, meninggalnya TKW Nur Sifah bin Hoer (28) tersebut merupakan kejadian pertama yang masuk ke Dinsosnakertrans pada tahun 2013. Pihaknya berharap tidak ada lagi kasus serupa yang menimpa TKW asal Kab. Cianjur.

"Kita turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya pahlawan devisa kita. Meski yang bersangkutan sebagai TKI mandiri, kita akan berupaya memberikan bantuan terhadap keluarganya. Khususnya mengenai adanya informasi kalau gaji almarhumah selama 10 bulan yang belum dibayarkan. Kita akan berupaya membantu pengurusannya," kata Sumitra.

Sementara Perwakilan PT. Amira Prima Asep Hidayatulloh (Akew) mengaku kalau korban pertama berangkat menjadi TKW melalui jasa perusahaanya. Korban berangkat pada tahun 2008 dan pulang cuti pada tahun 2010. Hanya saja korban hanya beberapa bulan cuti dan kembali berangkat menjadi TKW.

"Berangkat yang kedua inilah, almarhumah tidak melalui perusahaan lagi. Dia berangkat menjadi TKI mandiri. Mungkin saja majikannya yang mengurusnya. Apalagi kalau lihat paspor perpanjangannya juga diurusnya bukan dari Indonesia," katanya.

Meski demikian, sebagai rasa kemanusiaan pihaknya akan membantu hak-hak korban yang belum terpenuhi. "Kita akan telusuri dulu dokumennya, sebab dokumen yang ada seperti paspor, hanya ada paspor yang perpanjangan pertanggal 10 Maret 2013, sedangkan paspor yang lama tidak ada. Kita akan telusuri itu, terutam hak almarhumah seperti gaji yang belum terpenuhi," katanya [KC-02]***.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.