CIANJUR, [KC].- Kepergian sejumlah anggota DPRD Kab. Cianjur ke Batam menuai kritik pedas dari sejumlah elemen masyarakat. Mereka rata-rata menilai kepergian wakil rakyat itu lebih cenderung menghambur-hamburkan uang dibandingkan output yang didapatnya.

Seperti yang diungkapkan Institute Social And Economic Development (Inside) Kab. Cianjur. Lembaga yang selama ini dikenal kritis tersebut mensoal kepergian sejumlah anggota DPRD Cianjur yang termasuk dalam Badan Anggaran ke daerah Batam selama tiga hari terhitung sejak Senin (3/6/2013).

Direktur Inside Kab. Cianjur Yusep Somantri didampingi Divisi Politik dan Kebijakan Publik Hadi Dzikri Nur mengatakan, kegiatan DPRD ini tentunya sangat ironis dengan kondisi permasalahan Cianjur. Setidaknya kegiatan wakil rakyat ini membutuhkan anggaran ratusan juta rupiah sementara kebutuhan dasar dan pelayan publik luput dari perhatian mereka.

"Seharusnya APBD diprioritaskan untuk pembangunan dan melakukan penghematan namun dengan arogan wakil rakyat ini tak lebih "menghambur-hamburkan” uang Negara," kata Yusep, Senin (3/6/2013).

Dikatak Yusep, Indikasi dari penghamburan uang negara terlihat dari tidak jelasanya output dari hasil kegiatan ke luar daerah baik kunjungan kerja ataupun studi banding. Dewan menurut Yusep tidak mampu menjelaskan capaian atau hasil apa yang dapat dintegrasikan di Kabupaten Cianjur.

"Untuk itulah hemat kami bahwa kegiatan yang dilakukan oleh badan anggaran sekedar ritual tamasya. Dengan demikian wakil rakyat ini setidaknya telah melukai amanat rakyat yang telah diberikan," tegasnya.

Pihaknya menolak tegas kegiatan ke Batam yang dilakukan Badan Anggran DPRD Cianjur. Dia meminta agar Kejaksaan Negeri Cianjur mengaudit kegiatan Badan Anggaran DPRD Cianjur yang melakukan kegiatan ke Batam, dan jika ditemukan indikasi korupsi maka jangan segan-segan untuk memprosesnya dengan mekanisme hukum yang fair dan imparsial.

"Kita akan mengumumkan ke publik Anggota Badan Anggaran DPRD Cianjur yang suka jalan jalan agar jangan dipilih kembali pada Pileg 2014. Ini bentuk kepedulian kami agar masyarakat nantinya tidak salah pilih wakilnya," katanya.

Ketua DPRD Cianjur Gatot Subroto membenarkan, jika sejumlah anggota Badan Anggaran DPRD tengah melakukan study banding ke Batam. Hal tersebut, dilakukan  dalam rangka untuk menghadapi perubahan anggaran tahun 2013.

"Ia benar ada sejumlah anggota dewan yang ke Batam. Mereka study banding dalam rangka membandingkan implementasi anggaran dalam rangka mempersiapkan perubahan anggaran 2013. Saya sendiri tidak ikut, karena ada kegiatan lain," katanya [KC-02]**.

Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.