SEORANG petugas pelayana KTP tengah memeriksa berkas
CIANJUR, [KC].- Masyarakat mengeluhkan habisnya blanko pembuatan Kartu Tandan Penduduk (KTP) disejumlah Kecamatan di Kabupaten Cianjur. Sudah satu minggu terakhir masyarakat yang ingin memperpanjang KTP tidak bisa terlayani akibat banko KTP disetiap kecamatan habis.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Cugenang, Kab. Cianjur. Sudah satu minggu terakhir berkas pemohon KTP tidak bisa diproses. Para petugas pelayanan KTP di Kecamatan Cugenang hanya bisa menerima berkas pemohon KTP dan direkap.

"Ini sudah satu minggu berkas pemohon KTP numpuk di meja. Paling kita hanya bisa rekap saja, menunggu sampai ada blanko KTP, baru bisa dicetak," ujar seorang petugas pelayanan KTP di Kecamatan Cugenang yang tidak mau namanya, Selasa (20/8/2013).

Menurut petugas tersebut, dalam setiap hari pemohon KTP di wilayah Kecamatan Cugenang mencapai 30-40 orang pemohon. Hingga Selasa (20/8/2013) jumlah berkas pemohon KTP yang masuk sudah mencapai sekitar 300 orang lebih.

"Kita hanya bisa menerima berkas saja, paling kita rekap dan entri agar nanti saat dicetak bisa cepat. Kita tidak tahu sampai kapan blanko KTP itu kosong, kita pernah konfirmasi kepada petugas di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk) Capil Cianjur, tapi mendapatkan informasi yang tidak jelas," katanya.

Pihaknya juga mengaku pernah berupaya mencari blanko KTP ke kecamatan lain di Kabupaten Cianjur. Ternyata kosongnya blanko KTP juga menimpa di kecamatan lain. "Saya pernah kontek Kecamatan Pasir Kuda, tadinya kalau ada mau disusul. Tapi ternyata mereka juga kosongan," tegasnya.

Kosongnya blanko KTP tersebut juga disesalkan oleh seorang warga Akin (49) warga Kampung Cihikeu, RT 01/RW 07, Desa Sarampad, Kec. Cugenang. Warga tersebut kesal lantaran permohonan KTPnya tidak bisa diproses gara-gara banko KTP habis. "Ini tadinya kita buru-buru membuat KTP, karena untuk persyaratan kerja. Tapi kalau blanko tidak ada, mau bagaimana lagi," kata Akin.

Pihaknya berharap, kekosonga banko KTP itu bisa segera diatasi. Karena kalau tidak akan berdampak kurang baik. "Ini pelayanan umum, harus diprioritaskan. Berapa banyak masyarakat yang terganggu jika dibiarkan terus. Mereka sangat membutuhkan KTP untuk berbagai keperluan," katanya.

Secara terpisah Kepala Disdukcapil Kab. Cianjur, H. Hilman Kurnia membantah kalau saat ini terjadi kekosongan banko KTP. Kebutuhan banko KTP di Kabupaten Cianjur kata Hilman, masih mencukupi.

"Blanko ada, kita menunggu pengajuan permohonan dari masing-masing kecamatan. Karena kita tidak bisa serta merta mengasihkan balnko begitu saja tanpa ada permohonan kebutuhan," kata H. Hilman saat dihubungi terpisah.

Dikatakan H. Hilman, meski ada surat pengajuan permohonan dari kecamatan yang ditanda tangani camat, tidak bisa serta merta juga untuk direalisasikan. Permohonan tersebut harus dianalisa kebutuhannya.

"Kita harus hitung dulu berapa kebutuhan pastinya, karena banyak masyarakat yang sudah memiliki e-KTP. Baru setelah kita analisa kebutuhannya, kita baru bisa berikan kepada setiap kecamatan yang mengajukan permohonan," tegasnya [KC-02]***.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.