CIANJUR, [KC].- Akibat bendungan Persido di Desa Sukamahi, Kec. Sukaresmi Kab. Cianjur jebol, ratusan hektar lahan di wilayah tersebut sejak sembilan bulan silam mengalami kekeringan. Keberadaan bendungan yang dibuat tahun 1900-an itu sangat membantu masyarakat untuk mengairi lahan mereka.

"Ada sekitar 550 hektar lahan yang semula bergantung pengairannya dari bendungan itu. Setelah bendungan itu jebol, masyarakat sulit untuk menanam dan bahkan ada diantaranya yang terpaksa harus menganggur," kata Kepala Desa Sukamahi Odang Edi Sulaeman.

Lahan yang saat ini mengalami kekeringan tersebut masuk di tiga kedusunan yakni Sadamaya, Cibadak, dan Cikancana Desa Sukamahi. "Kami sangat mengharapkan aliran air ke lahan warga bisa lancar. Saat ini pun warga banyak yang menganggur selama 9 bulan atau sama dengan tiga kali panen, kondisnya bisa lebih parah jika tidak turun hujan," katanya.

Pihaknya berharap pemerintah bisa segera membantu untuk mencarikan solusi atas apa yang dialami warga yang tertimpa dampak dari jebolnya bendungan. "Warga kami butuh penghidupan, sedangkan lahan yang kami tanam kekeringan. Selain itu saat ini pun kami membutuhkan pasokan air bersih juga karena lahan yang ada sudah mulai kering. Kami pernah membuat swadaya namun tidak maksimal. Makanya, kami harapkan ada solusi dari pemerintah," tegasnya.

Seorang warga Desa Sukamahi Popon (52) mengatakan, dia menilai pemerintah lamban menyikapi derita yang dialami warga. Apalagi jika melihat kondisi kekeringan yang semakin meluas, tentu akan memperpanjang derita warga.

"Kami sudah berusaha berkerjasama dengan mitra air dan warga untuk menggalang dana. Namun tetap saja aliran air belum bisa berjalan. Makanya, kami harapkan adanya bantuan pemerintah,"jelasnya.

Saat ini warga membutuhkan saluran air dari bendungan persido itu, sepanjang kurang lebih 500 meter ke perkampungan warga. Permohonan bantuan telah disampaikan, namun sejak bendungan itu jebol sembilan bulan lalu hingga kini belum adanya tanda tanda perbaikan.

"Bendungan Persido selama ini berfungsi untuk mengairi persawahan sehingga sangat penting perannya. Makanya kami harapkan perhatian pemerintah untuk segera membangun kemabli bendungan yang jebol. Keberadaannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat," tegasnya [KC-02]***.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.