CIANJUR, [KC].- Penantian masyarakat yang menjadi korban pergerakan tanah di Kampung Cigedongan Kecamatan Cikalongkulon Kab. Cianjur untuk menempati lokasi baru sebentar lagi akan menjadi kenyataan. Saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Cianjur tengah mempersiapkan.

Para korban pergerakan tanah di Kampung Cigedongan sebanyak 152 kepala keluarga (KK) akan menempati lahan seluas 5 hektar milik PT Fajar yang masih berada diwilayah Kecamatan Cikalongkulon. Selain itu setiap rumah akan diberi bantuan stimulan dari Pemkab Cianjur sebesar Rp 10 juta.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Achmad Suhara mengatakan, para pengungsi korban pergerakan tanah di Kampung Cigedongan, Cikalongkulon saat ini dalam tahap relokasi. Masing-masing keluarga akan mendapatkan jatah 100 meter persegi untuk membangun rumahnya kembali.

"Saat ini kita sudah masuk dalam tahapan persiapam untuk relokasi warga di Kampung Cigedogan. Ada satu perusahaan yang menghibahkan tanahnya untuk dibangun pemukiman penduduk seluas lima hektar," kata Asep Senin (17/2/2014).

Dikatakan Asep, meski tanah sudah dihibahkan, warga yang akan direlokasi tetap harus mengganti tanah garapan milik para petani. Karena lahan yang akan dijadikan relokasi itu sebagian dijadikan lahan pertanian. Penggantian itu bosa dibayarkan dari dana bantuan stimulan yang diberikan Pemkab Cianjur.

"Dalam pembangunan rumah nantinya kita akan membantu agar tidak asal bangun. Hanya saja jika masih ada warga yang sudah pindah dan tidak ingin dipindahkan, kami tidak akan memberikan santunan terhadapnya, " jelasnya.

Untuk persiapan pembangunan pemukiman baru tersebut pihaknya mengaku telah meminta bantuan kepada Dinas Binamarga untuk melakukan cut and fill (perataan tanah) di lahan yang akan dijadikan pemukiman. "Dilokasi pemukiman yang baru kita juga akan buatkan jalan, MCK, tempat beribadah, dan sekolah. Untuk sekolah SD yang di Cigedogan sudah tidak bisa ditempati lagi, jadi nanti kami akan bangunkan gedung sekolah yang baru di lahan relokasi yang sudah di sediakan itu," katanya.

Hanya saja untuk pembangunan jalan, MCK, dan sekolah itu akan dilakukan secara bertahap tidak bisa dilakukan sekaligus. "Untuk fasilitas umum kita akan bangun secara bertahap menyesuaikan anggaran yang ada," tegasnya.

Sementara itu, lokasi pergerakan tanah di Kampung Cigedongan hingga saat ini masih terus berlangsung. Dikatakan Asep, panjang pergerakan tanah tersebut sudah mencapai 3 kilometer dengan luas masing-masing pergerakan 500-600 meter. Bahkan, pada saat ini Sungai Cidadap sudah tertutup oleh longsoran tanah sepanjang 100 meter.

"Pergerakan tanahnya terus berlanjut, pergerakan tanahnya hampir sampai ke desa sebelah, tapi masih terhalang dengan sungai kecil yang membatasi kedua desa tersebut. Kami harap warga masih tetap waspada terhadap pergerakan tanah susulan mengingat cuaca yang tidak menentu," kata Asep [KC-02/rk]***.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.