CIANJUR, [KC].-  Sebanyak 346 balita di Kabupaten Cianjur menderita gizi buruk. Dari jumlah tersebut 53 diantaranya sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Bahkan delapan diantaranya meninggal dunia.

Kepala Bidang pembinaan Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur,  Neneng Efa Fatimah mengatakan, balita yang meninggal penderita gizi buruk tersebut lebih akibat penyakit bawaanya.

"Memang balita yang meninggal itu semuanya penderita gizi buruk. Tapi mereka juga memiliki penyakit bawaan," kata Neneng saat ditemui di ruang Asda III Setda Cianjur, Senin (3/3/2014).

Dikatakan Neneng, delapan balita pendirita gizi buruk yang meninggal tersebut diantaranya ada yang menderita penyakit penemoni paru sebanyak dua balita, penyakit jantung bawaan satu balita, herastrom kelainan pada usus satu balita, penderita hidrocypallus satu balita dan kelainan mal absobsi atau kelainan metabolisme tubuh satu balita.

"Jadi delapan balita yang meninggal itu bukan pure penyakit gizi buruk, tapi penyakit bawaanya yang menyerangnya," kata Neneng.

Pihaknya saat ini tengah berupaya melakukan penanganan terhadap para penderita gizi buruk di Kabupaten Cianjur dengan meningkatkan asupan makanannya. "Ada beberapa program yang saat ini terus digenjot khusus bagi balita penderita gizi buruk diantaranya pembagian bubur tabur dan mengaktifkan data pelaporan," katanya.

Dari 53 yang pernah dirawat kata Neneng, banyak diantaranya yang sudah mengalami peningkatan kondisinya. "Banyak diantaranya yang setelah dirawat kondisinya sudah mulai membaik, tapi masih terus dipantau kesehatanya, apalagi terkait dengan asupan makanannya," tegasnya [KC-02]***.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

1 comments:

  1. Kemana saja Pemkab cianjur sehingga ratusan balita menderita gizi buruk..? ayo lebih memikirkan rakyat...

    BalasHapus

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.