CIANJUR, [KC].- Cuaca ekstrim menghambat proses pencarian terhadap dua orang pelajar MAN 1 Bandung yang terseret ombak di perairan Pantai Jayanti, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Kamis (20/3). Hingga Jum'at (21/3) tim search and rescue (SAR) gabungan belum berhasil menemukan dua orang pelajar yang diketahui bernama Nurul Huda (18) dan Asep Hoerudin (17).

Kapolsek Cidaun, AKP Oni Haeroni, mengatakan, cuaca yang kurang bersahabat mempengaruhi pencarian terhadap dua pelajar yang terseret ombak. Hujan deras sejak pukul 08.00 pagi, menghambat pencarian terhadap korban. Selain hujan gelombang laut yang tinggi juga menghalangi nelayan untuk turun kelaut membantu mencari korban.

"Kita baru bisa melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang pantai sekitar pukul 11.00 WIB setelah hujan reda. Selain itu kita juga melakukan pemantauan ke laut dengan menggunakan teropong," kata Oni saat dihubungi melalui ponselnya, Jum'at (21/3).

Hingga pukul 15.00 WIB, kedua pelajar yang terseret ganasnya ombak laut selatan itu belum berhasil ditemukan. Tim SAR masih terus melakukan pencarian. Sementara keluarga korban sudah berdatangan ke pesisir pantai Cidaun menantikan hasil dari upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan. Demikian juga rekan korban sudah mulai berdatangan ke lokasi kejadian.
"Saat ini sejumlah rekan korban sudah ada di pantai, bahkan Kepala Sekolah MAN 1 Bandung juga sudah tiba. Mereka ingin mengetahui hasil dari pencarian yang kami lakukan terhadap korban," katanya.
Dijelaskan Oni, peristiwa yang menimpa dua orang pelajar tersebut bermula saat 12 pelajar MAN 1 Bandung menghabiskan waktu liburnya dengan mendatangi pantai Jayanti di Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur. Para pelajar itu sebagian bermain bola dipesisir pantai dan lima pelajar lainya memilih bermain air di Muara Karang Pantai Jayanti.
"Tidak lama berselang, disaat pelajar itu tengah bermain air tiba-tiba ombak besar datang dan menerjang lima pelajar yang tengah asik. Tiga pelajar berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan kedua korban terbawa arus dan hilang ditelan ombak," katanya.
Kedua korban yang ditelan ombak tersebut kata Oni, sempat berteriak minta tolong ke arah teman-temannya. Namun mereka tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa menyaksikan kedua korban hilang ditelan ombak.

"Kerban terseret ketengah laut dan hilang tenggelam, karena di pinggir karang itu memang kondisinya dalam sampai ke dasar laut," ujar Oni seraya menambhakan pencarian terhadap jorban akan dilakukan sampai enam hari kedepan [KC-02/tm]***. 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!






Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.