CIANJUR, [KC].- Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur H. Sumitra kesal atas maraknya gelandangan yang ada di Cianjur. Keberadaan gelandangan yang suka meminta-minta itu sudah mencidrai keindahan kota Cianjur.

"Kita sudah seringkali melakukan penertiban, mereka kita bina dan diberikan bekal keterampilan. Tapi setelah itu masih saja banyak yang kembali ke jalan. Kita sulit menyadarkan mereka," kata Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur H. Sumitra, Senin (7/4/2014).

Maraknya gelandangan peminta-minta yang ada di Cianjur itu kebanyakan orang dari luar daerah Cianjur. Hal itu dipastikan setelah mereka terjaring operasi penertiban dan dilakukan pendataan. "Banyaknya orang dari luar daerah Cianjur, mereka banyak yang bawa keluarganya," kata Sumitra.

Untuk menekan peredaran gelandangan di Cianjur kata Sumitra, harus ada sanksi yang tegas baik bagi yang memberi atau menerima. "Kalau ada masyarakat yang memberi diberikan sanksi berupa ancaman hukuman, tentu dengan sendirinya gelandangan peminta-minta itu akan hilang dengan sendirinya," katanya.

Berangkat dari itulah Sumitra akan mengusulkan Perda tentang larangan memberi kepada gelandangan peminta-minta. "Harus ada Perda tentang larangan itu, daerah lain sudah ada, itulah yang menjadi penyebab bergesernya gelandangan dari luar Cianjur," katanya.

Dengan adanya Perda larangan memberi kepada gelandangan peminta-peminta piaknya yakin Cianjur akan bersih dari pemandangan yang kurang baik. "Mudah-mudahan Perdanya bisa dikabulkan, itu harapan kami," katanya [KC-02]***.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

1 comments:

  1. bismilahhirohmannirohim,nama saya agus saya sangat mendukung PERDA tersebut pak,alesannya betul seperti bapak bilang artinya saya malu sebagai warga cianjur dengan banyaknya gelandangan dan pengemis didaerah cianjur,kotor sekali kelihatannya pak wilayah cianjur dan apalagi dudaerah saya pak didaerah cipanas tepatnya disepanjang jalan KOTA BUNGA CIPANAS banyak sekali pengemis dadakan atau musiman dikarenakan daerah saya tersebut menjadi kawasan wisata baik asing manca negara ataupun dari jakarta.sering saya lihat anak anak kecil umuran sekitar 6-15 tahun berlarian mengejar mobil berpenumpang turis dari timur tengah sambil berlari.....BABAH.....PULUS.....BABAH.....HADIAH....PULUS.....aduh pak mereka tidak sadar akan bahaya yang mengancam keselamatan dirinya sendiri,kami warga sepanjang jalan kota bunga ygb peduli sudah BOSAN untuk memperingatinya,tapi ada juga warga yg mendukung kegiatan mengemis anak anak tersebut.mungkin sekiranya bapak bersedia atau bisa untuk mengecek sendiri keadaan pengemis disepanjang jalan kota bunga cipanas.sekali lagi say mendukung PERDA TERSEBUT dan semoga ini bukan hanya gertakan dari pemda cianjur saja ....tolong wujudkan pak semboyan cianjur gerbang MARHAMAH bukan ..maaf....CIANJUR GERBANG SURGA PARA PENGEMIS......

    BalasHapus

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.