CIANJUR, [KC].- Sekolah menengah kejuruan diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia unggul ditambah kelebihan dari hasil pendidikan yang diterapkan pada mata pelajaran kejuruan didukung sarana praktikum dapat menghasilkan alumni yang siap kerja didaerah masing-masing.

Demikian ditegaskan Wakil Bupati Cianjur H. Suranto disela kegiatan monitoring pelaksanaan Ujian Nasional di SMKN 1 Karangtengah kemarin. Suranto menegasknan, jangan terlalu bangga apabila lulusan SMK mampu bekerja di luar negeri, namun alangkah lebih baik apabila ilmu yang selama tiga tahun mengenyam pendidikan di bangku sekolah kejuruan dapat menciptakan sebuah karya nyata dengan membangun daerahnya.

Untuk itulah UN yang seringkali dianggap menakutkan itu, harus disikapi dengan keyakinan atas kemampuan masing-masing siswa. Sehingga bisa menghasilkan yang maksimal dan tidak lagi percaya kepada kebocoran jawaban yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Peninjauan UN ini dilakukan agar pelaksanaannya dapat berlangsung dengan baik dan lancar guna menghindari isu-isu yang tidak
diharapkan serta peran aktif para pengawas agar jangan sampai terjadi kebocoran soal UN karena akan sangat merugikan siswa, para
penyelenggara UN bahkan mencemarkan nama baik sekolah," kata SUranto.

Pihaknya berharap UN tahun 2012 kali ini akan menghasilkan kelulusan 100 persen dan bagi para siswa yang mengikuti UN semoga barhasil melewati ujian dengan tenang tanpa kepanikan dan perbanyaklah belajar dan menghafal serta berdoa agar bisa lulus ujian untuk meraih hasil yang memuaskan.

Sementara Kepala Sekolah SMKN 1 Karangtengah, Hj. Dedeh Kurniasih melaporkan, jumlah siswa-siswi yang mengikuti UN untuk tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 62 orang dari empat jurusan kompetensi keahlian diantaranya Nautika Kapal Penangkap Ikan berjumlah 11 peserta, dari jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian sebanyak 9 peserta, Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura sebanyak 15 peserta serta jurusan Agribisnis Perikanan yang mengikuti UN berjumlah 27 peserta.

Setelah melakukan monitoring ke SMKN 1 Karangtengah, Suranto melanjutkan dengan mendatangi SMAN 1 Mande. Di sekolah tersebut Suranto juga mengecek penyelenggaraan UN yang secara umum berjalan dengan baik.

Kepala Sekolah SMAN 1 Mande Jarwoto menuturkan, situasi UN disekolahnya cukup tenang untuk para siswa-siswi yang sedang melaksanakan proses akhir kelulusan di akhir tahun pelajaran. Sebanyak 160 siswa dari jurusan IPA dan IPS yang mengikuti UN dihari pertama.

"Penerapan tatatertib ujian yang diberikan kepada para peserta dengan pengawas dari guru yang didatangkan dari sekolah lain menjadi sebuah transparansi mutu pendidikan saat ini. Ditambah dengan pengawasan dari pihak kepolisian sektor setempat diharapkan mampu memberikan kondisi yang nyaman bagi para peserta UN," kata Jarwoto [KC-02]***.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.