HERI Sukirman salah satu narapidana penghuni Lapas Cianjur yang diangkat oleh para warga binaan sebagai Rois Am di kegiatan Pontren mengaku banyak mendapatkan pelajaran berharga selama adanya kegiatan Pontren berjalan. Salah satu yang dirasakan adalah upaya peningkatan ibadah. Kegiatan pontren membawa perubahan akhlak lebih baik dari yang sebelumnya dirasakan oleh para warga binaan.

"Setahun kemarin, pada tanggal 1 bulan ramadhan, sudah tercium bau rokok. Sekarang sudah nggak ada. Semenjak ada pesantren perubahan sangat signifikan terutama dari sisi ibadah. Rata-rata mereka menjalankan puasa. Bahkan kegiatan sampai ke malam berupa tadarusan layaknya dipesantren lain," kata Heri.

Dikatakan Heri, meski banyak kegiatan pontren, pelaksanaanya sendiri tidak keluar dari aturan. Para warga binaan yang belajar di pontren tetap diseleksi. "Mereka saat ini merasa memiliki seperti dirumah sendiri, didalam kamar banyak yang ngaji. Masjid nggak pernah kosong dari pagi, semenjak dibuka langsung ada yang ngaji, tadarusan. Subuh juga, kejadian ini muncul dari semua pihak, sehingga saling kepercayaan. Benar-benar dimanusiakan," katanya.

Diakui Heri, dengan pola pesantren seperti ini pembina merasa terbantu, tidak ada keriskanan. "Tidak ada kekerasan sekarang, mereka berlomba belajar dengan baik. Walaupun kekurangan manusiawi, perubahan sangat signifikan, baik warga binaan maupun petugasnya. Kalau dulu pemicu itu dari pembina, sekarang pembinanya sadar banyak yang beribadah bersama-sama," kata Heri [KC-02]**.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.