CIANJUR, [KC].- Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur hingga saat ini telah berhasil menyelesaikan sedikitnya 700 kasus korban perdagangan orang (trafficking). Diantara para korbannya juga berhasil direhabiltasi sebagai upaya pemilihan mental.
Ketua P2TP2A Kabupaten Cianjur, Hj. Yana Rosdiana, mengatakan, sejumlah kasus perdagangan orang yang dilaporkan ke P2TP2A selalu ditindak lanjutinya. Pigaknya selalu melakukan koordinasi dengan aparat terkait termasuk kepolisian.
"Kalau melihat data di kami tidak kurang dari 700 kasus trafficking berhasil kami tangani. Korbannya juga berhasil kami rehabilitasi mentalnya. Kami terus berupaya agar korban-korban trafficking ini bisa kembali normal seperti biasanya dan diterima ditengah-tengah masyarakat," kata Yana disela kegiatan peresmian Gedung Yayasan Istri Binangkit dan Sekretariat P2TP2A di Pabuaran Kelurahan Sayang Cianjur, Jum'at (22/8).
Dikatakan Yana, jumlah perkara atau pengaduan yang masuk ke P2TP2A terbilang cukup tinggi. Setiap kali pengaduan yang masuk selalu ditindak lanjuti. "Kalau dijumlah dengan kasus lainya tidak hanya trafficking, termasuk kasus kekerasan terhadap anak jumlahnya bisa mencapai 1000 lebih," katanya.
Untuk menekan terjadinya kasus trafficking dan kekerasan terhadap anak maupun rumah tangga, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang rentan terhadap ancaman tersebut. "Sosialisasi terus kita lakukan, terutama kepada remaja pencari kerja, jangan sampai tertipu. Modus yang acap kalai terjadi menawari pekerjaan yang enak ternyata malah dijual," katanya.
Sementara itu terkait dengan pembangunan kantor yang menelan biaya Rp 1,1 miliar, Yana menegaskan bahwa hal itu dibutuhkan. Keberadaan kantor yang representatif khususnya untuk penanganan korban trafficking serta anak-anak marjinal/jalanan. Selain itu pembangunan gedung kantor juga akan digunakan sebagai tempat pelatihan bagi anak-anak marjinal/jalanan serta kegiatan-kegiatan Yayasan Istri Binangkit dan P2TP2A lainnya.
Secara terpisah, Bupati Cianjur, H. Tjetjep Muchtar Soleh seusai meresmikan gedung kantor Yayasan Isteri Binangkit dan Sekretariat P2TP2A mengungkapkan, sebuah organisasi yayasan istri binangkit dan P2TP2A sudah semestinya mampu menunjukan jati dirinya, yang tidak hanya mempunyai rencana dan program–program strategis, akan tetapi juga harus mampu mewujudkan keberhasilan organisasinya melalui pembinaan dan pemeliharaan persatuan dan kesatuan.
"Yayasan Istri Binangkit dan P2TP2A harus dapat mengisi ruang–ruang yang masih kosong untuk turut serta dalam pembangunan bangsa di berbagai bidang. Untuk itu jangan hanya menunggu, tetapi harus lebih pro aktif dalam melaksanakan aktivitas kegiatan. Saya yakin ini bisa menjadi pelopor sekaligus contoh dalam melakukan perubahan diri, keluarga dan masyarakat ke arah yang lebih baik," tegasnya.
Tjetjep mengharapkan dengan telah dimilikinya gedung Yayasan Isteri Binangkit dan sekretariat P2TP2A Kabupaten Cianjur, dapat memotivasi para pengurus dan anggota Yayasan Istri Binangkit dan P2TP2A secara terus menerus  membangun semangat kerjasama satu sama lain.

"Mengimplementasikan program secara bersama–sama untuk menciptakan wadah organisasi yang solid serta mampu menciptakan kader-kader yang memiliki daya nalar tinggi serta karya nyata yang bermanfaat untuk  kepentingan  masyarakat," kata Tjetjep [KC-02]**. 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!








Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.