CIANJUR, [KC].- Masyarakat Cianjur selatan terus mendesak DPRD Cianjur yang baru saja dilantik priode 2014-2019 untuk menjadikan pemekaran Cianjur selatan menjadi program prioritas. Pasalnya pemekaran Cianjur selatan sebelumnya sudah menjadi pekerjaan DPRD sebelumnya untuk wilayah 13 kecamatan sebagai derah otonom baru (DOB).
"Beberapa bulan yang lalu, sebelum pemilihan anggota legislatif, Pansus tentang DOB Cianjur selatan itu sudah dibentuk, pansus ini sudah melakukan verifikasi terhadap usulan yang disampaikan badan permusyawaratan desa (BPD) di setiap desa tentang pemekaran Cianjur selatan menjadi DOB," kata Sekretaris Paguyuban Masyarakat Cianjur Kidul (PMCK), Ceng Badri, ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (12/9).
Dikatakan Ceng Badri, sejauh ini usulan pemekaran Cianjur selatan menjadi DOB sudah masuk dalam tahap pengkajian. Ke 13 wilayah kecamatan yang masuk dalam DOB tersebut diantaranya Agrabinta, Cibinong, Cidaun, Cijati, Cikadu, Kadupandak, Leles, Naringgul, Pagelaran, Pasirkuda, Sindangbarang, Sukanagara, dan Tanggeung
Masyarakat kata Aceng, sangat menuggu hasil kajian dari akademisi itu agar bisa ditindak lanjuti oleh eksekutif dan legislatif. Kedua lembaga itu nantinya akan melakukan verifikasi dan inventarisasi terkait kesiapan pemekaran.
"Kalau terkait dengan BPD sudah tidak ada masalah semuanya setuju pemekaran Cianjur selatan sebagai DOB. Hanya saat dilakukan pengkajian pertama memang ada indikator yang harus dipenuhi untuk menjadi DOB," kata mantan Ketua Panwaslu Kecamatan itu.
Dijelaskanya, indikator yang dimaksudkan adalah mengenai potensi daerah dan kemampuan keuangan. Pada pengkajian di tingkat akademisi untuk pertama kali terjadi kesalahan data yang tidak valid sehingga perlu dilakukan koreksi. Itu mengapa dilakukan pengkajian ulang untuk yang kedua kalinya.

"Sebagai masyarakat kami ingin semuanya itu dilakukan dengan transparan dengan mekanisme yang ada. Kami minta yang melakukan kajian itu lebih serius lagi, jangan sampai tergoda oleh tekanan maupun 
Intervensi dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab," katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Oting Zaenal Mutaqin, mengatakan, keinginan masyarakat Cianjur selatan untuk menjadikan wilayahnya sebagai DOB harus disikapi dengan positif. Apalagi kalau DOB itu bertujuan untuk lebih memaksimalkan pembangunan.
"Pemerintah Kabupaten Cianjur sangat mendukung adanya pemekarang Kabupaten Cianjur. Apalagi jika melihat geografis yang luas dengan jumlah penduduk yang banyak, tentu perlu adanya pemerataan pembangunan. Luas wilayah inilah yang selama ini menjadi salah satu kendalanya," kata Oting saat ditemui diruang kerjanya secara terpisah.
Diakui Oting, potensi Sumber Daya Alam diwilyah Cianjur selatan sangat memungkinkan menghasilkan pendapatan daerah. Selama ini potensi itu belum tergarap secara maksimal lantaran terbatasnya anggaran APBD Cianjur.

"Dengan menjadi DOB, Cianjur selatan akan bisa lebih maju dan berkembang. Karena tentu akan lebih fokus dalam melakukan pembangunan dengan mengoptimalkan potensi yang ada diwilayahnya," tegas Oting [KC-02]**. 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!









Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.