KEINGINAN untuk memberikan ikan gurame pada acara khitanan cucunya pupus sudah. Setelah kolam ikan tempat untuk membesarkan ikan gurami tersebut airnya tercampur dengan air laut bekas pembuangan pertunjukan lumba-lumba di parkir Hypermart Cianjur hingga mengakibatkan dua ekor ikan gurame seberat 9 kilogram mati.
Demikian yang dialami Dahlan (66), salah seorang warga Kampung Salakopi RT 02/RW 14 Kelurahan Pamoyanan Kec/Kab. Cianjur yang kolam ikannya terdampak langsung pembuangan air laut bekas pertunjukan lumba-lumba. Kolam ikan Dahlan merupakan yang paling dekat dengan lokasi pembuangan air laut.
"Tidak hanya ikan yang mati, air sumur juga tercemar, rasanya jadi asin seperti air laut dan menjadi bau," kaa Dahlan saat dijumpai dirumahnya, Senin (1/9/2014).
Menurut Dahlan, air laut bekas pertunjukan lumba-lumba itu diketahui dibuang sekitar pukul 01.00 WIB. Awalnya ia tidak curiga, kalau air laut tersebut mengakibatkan ikan dikolamnya menjadi mati. "Waktu mau ke air, untuk sholat subuh saya melihat ikan saya sudah mengambang dan mati, saya baru tersadar," katanya.
Sedianya ikan yang sudah ditanam sejak lima tahun lalu itu akan buat hajatan sunatan cucunya di Bekasi pada bulan September sekarang. "Ya apa boleh buat, hajatannya sekarang saja di goreng. Saya hanya minta pihak pengelola atraksi lumba-lumba agar bertaggungjawab. Selama ini tidak pernah ada sosialisasi. Saya juga sudah lapor ke RW," katanya.
Ketua RW 14 Kampung Salakopi, Usep Wahyudi (50) mengaku sudah mengkomunikasikan masalah matinya ikan-ikan warga yang diakibatkan tercemar air laut dari kegiatan pertunjukan lumba-lumba. Pihak pengelola lumba-lumba sudah sepakat untuk memberikan ganti rugi kepada warga.
"Sudah ada kesepakatan, akan ada penggantian antara warga dengan lumba-lumba. Sudah saya tanyain, masyarakat juga sudah ditanyaian, akan diganti saja. Saya sudah berkomunikasi," kata Usep saat ditemui dirumahnya.
Hasil dari laporan warga, ada sekita 5 kolam yang ikannya pada mati. Ikan yang mati tersebut terdiri dari ikan lele, nila dan gurame. "Jumlahnya sekitar 35 kilogram," katanya [KC-02]**.



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!







Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.