CIANJUR, [KC].- Dalam rangka kesetaraan gender, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mukti Kabupaten Cianjur memberikan pelayanan khusus kepada para ibu hamil dan menyusui. Pelayanan tersebut adalah pemasangan geratis sambungan air PDAM kepada para ibu hamil dan menyusui.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Herman Suherman mengatakan, pelayanan sambungan air PDAM kepada ibu hamil dan menyusui tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian PDAM terhadap kesetaraan gender. Dengan adanya program tersebut diharapkan masyarakat bisa memanfaatkanya.
"Diberikan layanan sambungan air PDAM geratis kepada ibu hamil dan menyusui serta jompo. Kita pasang PDAM geratis, dengan catatan didepan rumah ada jalur pipa distribusi PDAM," kata Herman, Kamis (16/10).

Dikatakan Herman, antusiasme masyarakat terhadap program pemasangan sambungan PDAM geratis bagi ibu hamil, menyususi dan jompo tersebut cukup tinggi. Hanya saja saat dilakukan pensurvean, banyak diantaranya yang didepan rumahnya tidak terdapat pipa distribusi PDAM.
"Yang mendaftar cukup banyak, tapi banyak cuga yang tidak bisa terlayani lantaran didepan rumahnya tidak ada pipa distribusi PDAM, terpaksa di cancel. Karena syarat utamanya didepan rumahnya harus ada sambungan pipa distribusi," katanya.
Hingga pertengahan bulan Oktober 2014, jumlah pengajuan layanan sambungan geratis bagi ibu hamil, menyusui serta jompo baru terealisasi sekitar 25 sambungan. "Memang masih minim yang tersambung layanan, ada juga yang tidak tersambung," katanya.

Kemarau Tidak Terpengaruh
Musim kemarau ternyata tidak berpengaruh terhadap produksi air PDAM Tirta Mukti Cianjur. Sebaliknya, saat ini PDAM malah menmbah sumber air 20 liter per detik dari daerah Salakwaung Desa Sarampad Kecamatan Cugenang.

"Pasokan air kita aman, meski musim kemarau. Kalaupun ada yang tidak keterima air itu trabel perorangan seperti mampet. Kalau jumlah pasokan air semunya mencukupi," kata Herman.

Hingga saat ini produksi air PDAM Tirta Mukti Cianjur mencapai 650 liter per detik untuk melayani 45 ribu pelanggan tersebar di 17 kecamatan.
Adapun sumber airnya berasal di 7 sumber mata air sisanya sekitar 10 sumber dari pompa dan pengolahan dari sungai ada 2 yakni di Cibeber dan Ciranjang.

"Sampai saat ini tingkat kebocoran maasih sama dengan rata-rata nasional sebesar 32 persen idialnya kebocoran itu dibawah 30 persen. Salah satu penyebabnya ilegal conection, kebocoran pipa dan kebocoran aparatnya," katanya.

Akibat terjadi kebocoran itulah, pihaknya pada tahun 2014 mem PHK dua karyawanya. "Kita tindak tegas, kalau terbukti kebocoran ityu berasal dari pegawai seperti nagihan rekening masuk saku pribadi, kami tindak tegas. Kami telah mem PHK dua karyawan yang bekerja di Cabang Warungkondang," tegasnya [KC-02]**. 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!








Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.