CIANJUR, [KC].- Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur masih menunggu penetapan nomor induk pegawai (NIP) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait status ribuan tenaga honorer yang dinyatakan lulus dalam tes CPNS kategori pada November 2013. Status mereka diperkirakan akan ditentukan pada Desember 2014.
"Sejauh ini kita tidak bisa mengeluarkan tugas kepada mereka (tenaga honorer yang lulus CPNS), kita sedang menunggu penetapan NIP-nya dari BKN Kantor Regional III Jawa Barat (Jabar)-Banten," kata Kepala BKPPD Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi, ketika dihubungi, Minggu (16/11).
Diakui Cecep, sejauh ini banyak diantara tenaga honores yang lulus CPNS itu menanyakan sttatusnya. Setidaknyaa sebanyak 1142 tenaga honorer lulus tes CPNS kategori dua. Mereka statusnya belum berubah masih sebagai tenaga honorer. "Mereka sudah bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing. Hanya memang secara formalnya belum karena belum ada surat keputusan dari bupati," ujar Cecep.
Cecep mengatakan, penetapan NIP bagi tenaga honorer di Kabupaten Cianjur yang lulus CPNS kategori dua pada November 2013 diperkirakan akan rampung Desember 2014. Hal itu sesuai dengan keterangan yang diperoleh BKPPD Kabupaten Cianjur dari BKN Kantor Regional III Jabar-Banten.
"Kita harapkan tidak lewat Desember 2014. Itu didasarkan hasil konsultasi ke BKN Kantor Regional III Jabar-Banten memang direncanakan Desember. Mudah-mudahan yang disampaikan itu sesuai kenyataannya," kata Cecep.
Untuk itulah pihaknya meminta kepada para tenaga honorer yang lulus CPNS untuk bersabar. Dipastikan semua tenaga honrer yang lulus itu tetap akan diangkat menjadi PNS di Kabupaten Cianjur. "Kita tidak bisa memaksa BKN untuk segera turunkan nomor induk pegawai. Karena itu prosesnya untuk seluruh Jabar. Jadi sabar menunggu karena dalam proses. Yang penting kalau lulus itu sudah aman cuman tinggal menunggu penetapannya," kata Cecep.
Pihaknya juga belum bisa memastikan nasib tenaga honorer yang tidak lulus tes CPNS. Sejauh ini kata Cecep belum ada petunjuk BKN maupun kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi yang membahas nasib tenaga honorer yang tidak lulus itu.
"Surat terakhir dari kementerian pendayagunaan aparatut negara dan reformasi birokrasi hanya minta data tenaga honorer yang tidak lulus. Data itu sudah kami kirim. Ada 3985 orang yang tidak lulus dan itu sudah kami kirimkan," katanya.
Disinggung, wacana moratorium pemberhentian penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) Cecep berharap hanya semua itu hanya wacana. Sebab di Kabupaten Cianjur sangat membutuhkan tenaga PNS baru terutama di sektor pendidikan menyusul hampir empat tahun tak melakukan perekrutan.
"Kami anggap selagi kami belum menerima surat resmi, moratorium PNS itu baru sebatas wacana. Kami tidak mengumumkan ada moratorium kalau belum ada surat resminya. Itu kan baru disampaikan di pusat saja," kata Cecep.
Kalaupun benar ada moratorium, lanjut Cecep, tidak untuk tenaga pendidikan. Pasalnya Kabupaten Cianjur sangat membutuhkan tenaga PNS di bidang pendidikan. "Yang saya dengar mooratorium itu untuk umum, tapi tidak untuk tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan. Mudah-mudahan seperti itu, tapi sampai hari ini belum ada petunjuk," katanya [KC-02/g]**.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.