CIANJUR, [KC].- Pemerintah Kabupaten Tulung Agung Jawa Timur menyambangi Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) di jalan Gadog II Desa Gadog Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Kamis (4/11/2014). Mereka datang ingin mengatahui banyak hal mengenai PLUT-KUMKM Cianjur beserta layanannya.

"Kita ingin tahu bagaimana PLUT-KUMKM Cianjur ini. Terutama dalam kaitannya pembinaan dan pengembangan koperasi dan UMKM. Kita ingin ada oleh-oleh untuk kita bawa, karena kita juga akan mendapatkan bantuan PLUT-KUMKM pada tahun 2015 mendatang," kata Kepala Bidang (Kabid) UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tulung Agung, Kustoyo saat ditemui disela kunjungannya ke Cianjur, Kamis (4/12/2014).

Pemerintah Kabupaten Tulung Agung Jawa Timur datang ke PLUT-KUMKM Cianjur dipimpin langsung Sekda Tulung Agung, Indra Fauzi beserta rombongan dari DPRD dipimpin Wakil Ketua DPRD Tulung Agung, Adio Makarim beserta Ketua Komisi B dan 12 anggotanya. Mereka tiba di PLUT-KUMKM Cianjur disuguhi sejumlah makanan hasil kreasi dari para pelaku UMKM seperti makanan sate jamur, es krim

"Kami datang ke Cianjur berniat untuk mengetahui secara mendalam bagaimana pengembangan PLUT-UMKM, kami perlu sharing bagimana terbentuknya gedung PLUT apakah dinai dari APBD atau dari pusat. Bagaimana dilakukan konseling dan bagaimana perekrutan konsultan termasuk haknya," kata Wakil Ketua DPRD Tulung Agung, Adio Makarim.

Pihaknya beserta rombongan lain juga ingin tahu sejauh mana pembinaan UMKM setelah ada PLUT, termasuk sharing dan produk unggulan sejak PLUT ada atau sejak gedung berdii baru ada. "Yang jelas kami sudah merasakan suguhan makanan jamur dan eskrim yang dijual seharga Rp 1.000,- per bungkusnya.

Dikatakan Adio, pihaknya ingin membawa hasil dari kunjungannya ke Cianjur. "Bagaimana ilmu di transfer, dan bagaimana pengembangannya. Ingin sharing dan bagaimana mentransfer PLUT ini ke Tulung Agung, semoga bisa terwujud, terutama dalam menghadapi ekonomi menengah bisa kompetitif dalam menjawab Masyarakat Ekonomi Asia (MEA)," katanya.

Sekda Cianjur H. Oting Zaenal Mutaqin mengungkapkan, pengembangan koperasi dan UMKM memiliki potensi yang besar dan strategis dalam rangka mengurangi kemiskinan. Pertumbuhan dan aktifnya sektor riil yang dijalankan KUMKM mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat yaitu dengan tersedianya lapangan kerja dan meningkatnya pendapatan.

"Ini menunjukkan bahwa KUMKM mampun menjadi penyeimbang pemerataan dan penyerapan tenaga kerja. KUMKM sebagai asset dapat diandalkan sebagai penggerak roda ekonimi masyarakat di pedesaan, perkotaan bahkan daerah tertinggal," kata Oting disela menyambut kedatangan tamu Pemkab Tulung Agung.

Dikatakan Oting, pembinaan dan pengembangan KUMKM di Kabupaten Cianjur lebih ditekankan melalui pendekatan aktivitas. "Melalui penaman roh jiwa dan semangan koperasi dan KUMKM, diharakan aktivitas perekonomian di Cianjur bisa berjalan," katanya [KC-02]**.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.