CIANJUR, [KC].- Ratusan petani penggarap Ciguntur Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Cianjur di Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Selasa (10/2/2015). Petani menolak adanya relokasi dan siap mempertahankan tanah garapan.

Dalam aksinya masa yang kebanyakan menggunakan ikat kepala itu datang dengan menggunakan puluhan kendaraan angkot. Begitu tiba langsung merangsek sambil membentangkan spanduk panjang warna putih yang betuliskan, harga mati, menolak relokasi.

Dibawah kawalan ketat aparat kepolisian, para pendemo langsung menggelar orasi. Dalam orasinya mereka menganggap konsep relokasi merupakan konsep adu domba antara petani Maleber dan petani. Ciguntur.

"Kami menuntut oknum yang bermain dengan PT. Tenggara dihentikan, ini ada indikasi adu domba antara petani dengan adanya rencana relokasi. Mau relokasi kemana, ke Ciguntur, akan terjadi benturan," kata Endang Supriatna Koordinator Aksi.

Mereka menuding, kisruh masalah petani penggarap tidak terlepas adanya campur tangan dari oknum DPRD Cianjur. Mereka menganggap persoalan lahan garapan mereka merasa diadu domba antar sesama warga.

"Sangat disayangkan adanya oknum anggota DPRD Cianjur yang turut menjadi koordinator aksi pada tanggal 15 Januari 2015 lalu.  Baik atas nama lembaganya sendiri maupun secara pribadinya selaku wakil rakyat," kata Endang Supriatna.

Atas ulah oknum DPRD tersebut pihaknya meminta Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Cianjur menindak tegas oknum anggota DPRD yang turut bermain dalam masalah petani penggarap Ciguntur. "Kami minta agar Pemkab Cianjur berpihak kepada rakyat, bukan orang yang bermain kepentingan," paparnnya [KC-02]**
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.