CIANJUR, [KC].- Bermaksud pergi ke sekolah, namun nahas menimpa Siti Maesaroh (16) siswi SMP PGRI Cibeber Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur. Betapa tidak saat tengah menyeberang jembatan gantung malah terpeleset dan jatuh kesungai, Senin (16/2/2015). Korban sempat terseret arus sungai yang deras hingga 400 meter. Saat ditemukan kondisinya sudah meninggal dunia.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, korban yang tercatat sebagai warga Kampung Cihaur RT 03/RW 04 Desa Cihaur Kecamatan Cibeber itu bermaksud berangkat ke sekolah. Sekitar pukul 06.30 WIB korban bermaksud menyeberang sungai melalui jembatan gantung.

Beberapa temannya berhasil melintasi jembatan tanpa hambatan. Namun korban saat berada ditengah-tengah jembatan tiba-tiba terpeleset dan terjatuh ke sungai yang kebetulan arusnya tengah deras. Sejumlah teman korban yang mengetahui korban jatuh berteriak histeris dan berupaya meminta bantuan.

Sejumlah warga yang mengetahui adanya siswi SMP yang terjatuh ke sungai berupaya melakukan pencarian. Korban akhirnya dtemukan sekitar 400 meter dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolsek Cibeber Kompol Pardiyanto membenarkan peristiwa terjatuhnya seorang siswi saat melintasi jembatan gantung. Menurutnya, kemungkinan korban terjatuh akibat kondisi jembatan yang terdapat bambu licin dan terpeleset.

"Kemungkinan terpeleset karena jembatan licin. Korban itu mau nyebrang, kebetulan sekolahnya persis diseberang sungai. Saat nyeberang dia hanya sendirian, teman-temanya sudah duluan," kata Pardianto saat dihubungi, Senin (16/2/2017).

Hasil dari pengecekan lokasi, kondisi jembatan yang dari bambu kondisinya memang licin jika turun hujan. "Memang kondisinya kelihatan licin, apalagi saat itu memang sebelumnya gerimis. Berbahaya sekalai, apalagi bagi anak-anak pelajar, kalau tidak hati-hati bisa terjatuh," katanya.

Adanya peristiwa kecelakaan yang menimpa seorang siswi SMP tersebut, pihaknya mengaku telah meminta Kepala Desa (Kades) untuk mengganti bambu dengan papan supaya tidak licin dan tidak membahayakan.

"Saya sudah meminta diganti dengan papan ke Kades dan saat ini juga sudah dilaksanakan. Jangan sampai terjadi kembali musibah kecelakaan, apalagi sampai merenggut jiwa," kata Pardiyanto [KC-02]**.


Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.